00:00Asap mengepul dari kompleks Istana Kepresidenan Al-Masyik di Adenyaman setelah serangan rudal Houthi kemarin pada 16 Oktober 2026.
00:19Milisi Houthi merilis video serangan ke kompleks Istana Kepresidenan Al-Masyik di Adenyaman, pemerintahan yang diakui rasional.
00:27Dalam peristiwa itu, 5 orang tewas dan 16 lainnya terluka ketika 5 rudal menghantam markas sementara pemerintah Yaman.
00:35Menurut Kementerian Kesehatan dan Kependudukan Yaman, serangan ke Istana Kepresidenan Yaman dilakukan bersamaan dengan pertempuran sejumlah front houthi di Yaman
00:46dengan pasukan bersenjata pemerintah Yaman yang didukung Arab Saudi.
01:00Berdasarkan laporan media Arab Saudi di Riyadh, koalisi yang dipimpin Arab Saudi merilis rekaman video yang menunjukkan serangan udara yang
01:08menargetkan dermaga maritim pipa bahan bakar dan fasilitas penyimpanan bahan bakar yang dikuasai milisi Houthi.
01:25Sementara media Iran, Farsus melaporkan serangan houthi yang diklaim menyasar markas koalisi yang dipimpin Arab Saudi untuk pemulihan legitimasi di
01:36Yaman.
02:04Terima kasih telah menonton!
02:09Iran membantah tuduhan Arab Saudi bahwa Teheran terlibat dalam serangkaian serangan houthi ke wilayah Arab Saudi.
02:15Iran menyatakan tuduhan itu tak berdasar.
02:19Iran justru menawarkan diri sebagai mediator antara houthi dan Arab Saudi.
02:23Bantahan Iran itu disampaikan jurubicara Kementerian Luar Negeri Iran, Ismail Bagai dalam sebuah pernyataan.
02:30Ismail Bagai dalam sebuah pernyataan itu yang dikutip AFP menyatakan Republik Islam Iran berdolak klaim apapun bahwa Iran berperan dalam
02:39operasi Yaman atau Houthi.
02:43Arab Saudi melalui koalisi yang dipimpinnya mengungkap secara tak langsung keterlibatan pihak pemasok senjata canggih ke milisi Houthi di Yaman,
02:50berupa drone serang yang diarahkan ke bandara dan fasilitas minyak Arab Saudi.
03:37Di tengah memanasnya eskalasi Arab Saudi dengan milisi Houthi di Yaman,
03:41Presiden Amerika Serikat justru menyarankan Arab Saudi menerima tawaran bantuan Israel untuk melawan Houthi.
03:47Hal itu dikaitkan pula dengan kemungkinan Saudi bergabung dengan kesepakatan Abraham.
04:11Sebelumnya serangan Houthi pada Kamis menewaskan seorang pilot dan dua warga negara Saudi, serta melukai sejumlah orang.
04:18Serangan ke bandara Riyad kembali terjadi pada Sabtu 10 Oktober dan menewaskan 13 orang serta melukai 300 orang lainnya.
04:26Selain itu, Houthi juga menyerang sejumlah wilayah di Arab Saudi dan infrastruktur energi di negeri itu.
04:31Houthi juga menyerang sejumlah infrastruktur yang dikelola pemerintah Yaman yang didukung Arab Saudi.
04:45Konflik Arab Saudi dengan Houthi mulai menarik Iran dan Amerika Serikat.
04:48Lalu apakah Arab Saudi akan membuka pintu bagi negara lain terlibat?
04:52Kita bahas bersama dosen geopolitik Universitas Udayana, Efata Filomeno Beromio Duarte.
04:57Mas Efata, selamat petang.
05:00Halo, selamat petang Mas.
05:01Mas Efata, bagaimana Anda menilai tundingan koalisi dan bantahan Iran soal terlibat dalam konflik kutu Saudi?
05:07Mas Efata?
05:09Ya, tentunya apa yang disampaikan oleh Iran mencegah eskalasi perang regional yang lebih jauh.
05:16Kita tahu bahwa memang meskipun Iran menyampaikan bahwa mereka tidak terlibat langsung,
05:21tetapi doktrin perang dari Houthi itu sendiri adalah doktrin perang yang copy-paste benar-benar mentah dari cara berperang Iran.
05:29Dan komponen-komponen yang ada dan dikembangkan bersama dengan berapa pemasok-pemasok senjata perang yang diduga berasal dari Cina juga,
05:37tidak lepas dari dukungan diplomatik dari Iran itu sendiri atau dari IRGC.
05:42Maka Houthi sebenarnya tidak berdiri sendiri.
05:43Dan kita tahu bahwa eskalasi yang dilakukan oleh Houthi adalah untuk menambah leverage dari Iran itu sendiri.
05:50Dan pola serangannya juga tidak jauh berbeda seperti menjaga choke point.
05:54Misalkan kalau dari Houthi mereka akan mengganggu stabilitas dari Bab El-Mandeb,
06:00kalau dari IRGC atau dari kubu-kubu perlawanan ya,
06:04itu akan sama juga terlihat seperti mereka akan mengganggu stabilitas dari Satormus.
06:10Tampaknya demikian.
06:11Oke, Iran juga sebelumnya kan membantah bahwa memberi pasokan senjata ke Houthi termasuk juga pasokan dana.
06:16Jika bukan Iran, negara mana yang kemudian paling memungkinkan membantu Houthi?
06:20Ya, negara mana yang paling mungkin membantu Houthi dalam beberapa catatan dan laporan intelijen,
06:27memang diduga ada kelompok-kelompok yang sudah memasok bahan bakar padat ya.
06:32Dan juga mereka memasok senjata yang diperlengkapi dengan kemampuan artificial intelligence.
06:39Dan hal itu juga diakui oleh Antropik yang merupakan perusahaan hidup dari pengembang cloud itu sendiri.
06:44Yang mengatakan bahwa mereka awalnya menggunakan perusahaan tersebut dan akhirnya mampu mengembangkan hal itu secara offline.
06:51Dan ada nama perusahaan kalau tidak salah namanya Shenzhen Ryan yang terletak di Cina yang diduga itu membantu operasi dari
07:01Houthi
07:01dan memasang komponen-komponen rudal tersebut sehingga rudal tersebut akhirnya mampu mencapai tingkat ketercapaian di titik-titik strategis milik dari
07:13Arab Saudi itu sendiri.
07:15Dan bahkan sudah mencapai dalam pengakuannya mencapai 1.900 km.
07:20Itu berarti sudah mencapai Israel.
07:23Makanya Israel juga terus meminta agar Donald Trump memaksa dalam kesempatan ini bantuan militer mereka harus disegerakan.
07:30Kalau tidak nanti ini akan mengancam keamanan dari Israel itu sendiri.
07:33Oke itu juga yang menarik karena di tengah serangan Houthi ke Saudi, Amerika Serikat juga menyarankan agar Saudi ini menerima
07:39bantuan Israel.
07:40Tapi pertanyaannya apakah saran ini akan diterima Saudi?
07:43Oh tidak, tidak. Tidak semudah itu ya.
07:45Kita tahu bahwa dalam konteks geopolitik hari ini meskipun hal itu adalah sesuatu yang paling mungkin ya bisa diambil.
07:55Tetapi hal tersebut tentunya akan membuat normalisasi dan juga kondisi stabilitas politik di dalam Arab Saudi kembali menjadi lebih buruk.
08:03Kita tahu bahwa perang itu tidak selalu serta-merta terkait dengan masalah militer ya.
08:08Dan upaya tangkal dan upaya tangkis dan upaya menyerang.
08:10Tetapi juga ada upaya untuk menjaga stabilitas di dalam negeri dan juga kita tahu bahwa sebenarnya Arab Saudi sampai saat
08:18ini tidak ingin terlibat.
08:19Dan visi dari pangeran MBS ini kan adalah visi Arab Saudi 2030.
08:24Jadi dia mencoba semaksimum mungkin untuk tidak terlibat langsung.
08:27Tetapi dalam fakta perjanjian yang dibuat yang melibatkan Turki dan juga Pakistan belum menunjukkan hasil-hasil yang konkret.
08:34Dan Donald Trump mengatakan bahwa ya Turki silahkan membantu.
08:37Tetapi Turki juga mengalami kondisi ekonomi yang cukup buruk.
08:40Makanya hal ini menyebabkan tampaknya Arab Saudi berperang dengan cara mereka sendiri untuk sementara waktu.
08:47Apabila ekskalasi makin parah, Israel nanti mungkin akan menyerang langsung tanpa perlu melakukan normalisasi hubungan dengan Arab Saudi.
08:55Seberapa besar masyarakat peluang konflik antara Houthi dan Saudi ini juga menarik Iran, Amerika Serikat dan juga Israel?
09:02Ya tentunya kalau tekanan, titik tekan dan serangan ini bersifat saturasi ya.
09:07Artinya terus menerus, terus menerus.
09:09Dan kita tahu bahwa ada berapa titik-titik yang mulai dikuasai salah satunya di titik-titik pelabuhan.
09:14Dan kita tahu bahwa sudah ada peningkatan kualitas senjata dari yang dimiliki oleh Houthi.
09:19Jadi tampaknya mau dan tidak mau Amerika Serikat dan juga Israel dan negara-negara yang memiliki kepentingan terhadap rantai pasok
09:27dan lain sebagainya akan mulai menaruh mata dan mulai peduli.
09:31Tetapi kita tahu bahwa dalam upaya-upaya tersebut Houthi tidak mudah untuk dikalahkan.
09:36Dan strategi yang murah meriah ini tampaknya menjadi tren yang harusnya dipelajari oleh negara-negara yang mau melakukan serangan balik
09:42juga.
09:43Karena melakukan serangan ibaratnya memukul nyamuk dengan palu godam ini kan tidak akan pernah berhasil.
09:48Dan serangan ini tampaknya akan sangat awet.
09:50Oke. Apakah negara di timur tengah juga akan bergerak memmediasi Arab Saudi dan Houthi?
09:55Karena sebelumnya juga kita tahu Iran bahkan menyebut sebenarnya membuka peluang untuk kemudian menjadi mediator.
10:00Iya. Membuka peluang tetapi kan berarti mengakui ya berapa kepentingan-kepentingan dari Iran itu sendiri.
10:07Kita tahu bahwa secara ideologis keduanya ini kan tidak bisa disamakan begitu.
10:10Dan dalam operasi-operasi yang dilakukan kemarin Arab Saudi juga mengatakan bahwa mereka siap mengantam Iran.
10:16Maka dalam posisi demikian upaya-upaya yang dilakukan Houthi ini kan menambah leverage dari Iran itu sendiri.
10:24Yang menjadi guru perang dan juga pengendali proksi dari Houthi itu sendiri.
10:28Maka tampaknya ke depan posisi seperti ini adalah tamparan keras yang diberikan kepada Arab Saudi
10:34dan negara-negara sekutu Amerika Serikat di Timur Tengah bahwa kami masih memegang kendali.
10:39Itu yang ingin disampaikan oleh Iran.
10:41Oke. Lalu apa yang bisa meredam konflik antara Houthi dan Saudi ini Mas Hefata?
10:46Ya. Tampaknya apabila nanti ke depannya Arab Saudi mampu melumpuhkan berapa kapasitas militer ya
10:53dan juga Amerika Serikat mulai terlibat begitu serta Israel juga mulai memasang upaya-upaya untuk melakukan daya tangkal.
11:02Hal itu mungkin nanti akan menurunkan sedikit tekanan dan juga tensi yang ada.
11:06Tetapi tampaknya hal tersebut tidak akan terjadi dalam waktu dekat.
11:10Kita melihat bahwa ternyata banyak sekali perusahaan-perusahaan internasional penyedia senjata ya
11:15yang mulai terlibat masuk dalam jaringan-jaringan perang ini begitu.
11:20Dan mereka tahu bahwa perang ini harus dieskalasikan sedemikian rupa
11:24sehingga hal tersebut menjadi salah satu keuntungan ekonomis bagi pihak-pihak yang mensuplai itu.
11:30Dan ini tanda bahwa kondisi geopolitik hari ini cukup panas
11:36dan hal tersebut harus segera diantisipasi sedemikian rupa dengan cara yang terbaik.
11:40Oke. Dosen geopolitik Universitas Udayana Mas Hefata Filomeno B. Romeo Duartin
11:44terima kasih telah bergabung di Kompas Petang.
11:46Terima kasih. Selamat sore.
11:48Terima kasih.