Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV Serangan rudal milisi Houthi menghantam kompleks Istana Kepresidenan Al-Ma'ashiq di Aden, Yaman, pada 16 Oktober 2026. Serangan lima rudal tersebut menewaskan lima orang dan melukai 16 lainnya, menurut Kementerian Kesehatan dan Kependudukan Yaman.

Di tengah konflik, koalisi pimpinan Arab Saudi juga merilis rekaman serangan udara yang menargetkan dermaga maritim, pipa bahan bakar, dan fasilitas penyimpanan bahan bakar yang dikuasai Houthi. Konflik ini turut menarik perhatian Iran dan Amerika Serikat, sehingga memunculkan pertanyaan mengenai kemungkinan keterlibatan negara lain.

Lantas, bagaimana perkembangan konflik Arab Saudi dan Houthi serta dampaknya terhadap geopolitik kawasan? Kita bahas bersama Dosen Geopolitik Universitas Udayana, Efatha Filomeno Borromeu Duarte.

#yaman #houthi #arabsaudi #iran #geopolitik #kompastv

Baca Juga Serangan Houthi ke Arab Saudi Tunjukkan Peningkatan Kekuatan Militer Pemberontak Yaman di https://www.kompas.tv/internasional/696571/serangan-houthi-ke-arab-saudi-tunjukkan-peningkatan-kekuatan-militer-pemberontak-yaman

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/696605/full-trump-sarankan-israel-bantu-saudi-hadapi-houthi-pengamat-geopolitik-ungkap-peta-konfliknya
Transkrip
00:00Asap mengepul dari kompleks Istana Kepresidenan Al-Masyik di Adenyaman setelah serangan rudal Houthi kemarin pada 16 Oktober 2026.
00:19Milisi Houthi merilis video serangan ke kompleks Istana Kepresidenan Al-Masyik di Adenyaman, pemerintahan yang diakui rasional.
00:27Dalam peristiwa itu, 5 orang tewas dan 16 lainnya terluka ketika 5 rudal menghantam markas sementara pemerintah Yaman.
00:35Menurut Kementerian Kesehatan dan Kependudukan Yaman, serangan ke Istana Kepresidenan Yaman dilakukan bersamaan dengan pertempuran sejumlah front houthi di Yaman
00:46dengan pasukan bersenjata pemerintah Yaman yang didukung Arab Saudi.
01:00Berdasarkan laporan media Arab Saudi di Riyadh, koalisi yang dipimpin Arab Saudi merilis rekaman video yang menunjukkan serangan udara yang
01:08menargetkan dermaga maritim pipa bahan bakar dan fasilitas penyimpanan bahan bakar yang dikuasai milisi Houthi.
01:25Sementara media Iran, Farsus melaporkan serangan houthi yang diklaim menyasar markas koalisi yang dipimpin Arab Saudi untuk pemulihan legitimasi di
01:36Yaman.
02:04Terima kasih telah menonton!
02:09Iran membantah tuduhan Arab Saudi bahwa Teheran terlibat dalam serangkaian serangan houthi ke wilayah Arab Saudi.
02:15Iran menyatakan tuduhan itu tak berdasar.
02:19Iran justru menawarkan diri sebagai mediator antara houthi dan Arab Saudi.
02:23Bantahan Iran itu disampaikan jurubicara Kementerian Luar Negeri Iran, Ismail Bagai dalam sebuah pernyataan.
02:30Ismail Bagai dalam sebuah pernyataan itu yang dikutip AFP menyatakan Republik Islam Iran berdolak klaim apapun bahwa Iran berperan dalam
02:39operasi Yaman atau Houthi.
02:43Arab Saudi melalui koalisi yang dipimpinnya mengungkap secara tak langsung keterlibatan pihak pemasok senjata canggih ke milisi Houthi di Yaman,
02:50berupa drone serang yang diarahkan ke bandara dan fasilitas minyak Arab Saudi.
03:37Di tengah memanasnya eskalasi Arab Saudi dengan milisi Houthi di Yaman,
03:41Presiden Amerika Serikat justru menyarankan Arab Saudi menerima tawaran bantuan Israel untuk melawan Houthi.
03:47Hal itu dikaitkan pula dengan kemungkinan Saudi bergabung dengan kesepakatan Abraham.
04:11Sebelumnya serangan Houthi pada Kamis menewaskan seorang pilot dan dua warga negara Saudi, serta melukai sejumlah orang.
04:18Serangan ke bandara Riyad kembali terjadi pada Sabtu 10 Oktober dan menewaskan 13 orang serta melukai 300 orang lainnya.
04:26Selain itu, Houthi juga menyerang sejumlah wilayah di Arab Saudi dan infrastruktur energi di negeri itu.
04:31Houthi juga menyerang sejumlah infrastruktur yang dikelola pemerintah Yaman yang didukung Arab Saudi.
04:45Konflik Arab Saudi dengan Houthi mulai menarik Iran dan Amerika Serikat.
04:48Lalu apakah Arab Saudi akan membuka pintu bagi negara lain terlibat?
04:52Kita bahas bersama dosen geopolitik Universitas Udayana, Efata Filomeno Beromio Duarte.
04:57Mas Efata, selamat petang.
05:00Halo, selamat petang Mas.
05:01Mas Efata, bagaimana Anda menilai tundingan koalisi dan bantahan Iran soal terlibat dalam konflik kutu Saudi?
05:07Mas Efata?
05:09Ya, tentunya apa yang disampaikan oleh Iran mencegah eskalasi perang regional yang lebih jauh.
05:16Kita tahu bahwa memang meskipun Iran menyampaikan bahwa mereka tidak terlibat langsung,
05:21tetapi doktrin perang dari Houthi itu sendiri adalah doktrin perang yang copy-paste benar-benar mentah dari cara berperang Iran.
05:29Dan komponen-komponen yang ada dan dikembangkan bersama dengan berapa pemasok-pemasok senjata perang yang diduga berasal dari Cina juga,
05:37tidak lepas dari dukungan diplomatik dari Iran itu sendiri atau dari IRGC.
05:42Maka Houthi sebenarnya tidak berdiri sendiri.
05:43Dan kita tahu bahwa eskalasi yang dilakukan oleh Houthi adalah untuk menambah leverage dari Iran itu sendiri.
05:50Dan pola serangannya juga tidak jauh berbeda seperti menjaga choke point.
05:54Misalkan kalau dari Houthi mereka akan mengganggu stabilitas dari Bab El-Mandeb,
06:00kalau dari IRGC atau dari kubu-kubu perlawanan ya,
06:04itu akan sama juga terlihat seperti mereka akan mengganggu stabilitas dari Satormus.
06:10Tampaknya demikian.
06:11Oke, Iran juga sebelumnya kan membantah bahwa memberi pasokan senjata ke Houthi termasuk juga pasokan dana.
06:16Jika bukan Iran, negara mana yang kemudian paling memungkinkan membantu Houthi?
06:20Ya, negara mana yang paling mungkin membantu Houthi dalam beberapa catatan dan laporan intelijen,
06:27memang diduga ada kelompok-kelompok yang sudah memasok bahan bakar padat ya.
06:32Dan juga mereka memasok senjata yang diperlengkapi dengan kemampuan artificial intelligence.
06:39Dan hal itu juga diakui oleh Antropik yang merupakan perusahaan hidup dari pengembang cloud itu sendiri.
06:44Yang mengatakan bahwa mereka awalnya menggunakan perusahaan tersebut dan akhirnya mampu mengembangkan hal itu secara offline.
06:51Dan ada nama perusahaan kalau tidak salah namanya Shenzhen Ryan yang terletak di Cina yang diduga itu membantu operasi dari
07:01Houthi
07:01dan memasang komponen-komponen rudal tersebut sehingga rudal tersebut akhirnya mampu mencapai tingkat ketercapaian di titik-titik strategis milik dari
07:13Arab Saudi itu sendiri.
07:15Dan bahkan sudah mencapai dalam pengakuannya mencapai 1.900 km.
07:20Itu berarti sudah mencapai Israel.
07:23Makanya Israel juga terus meminta agar Donald Trump memaksa dalam kesempatan ini bantuan militer mereka harus disegerakan.
07:30Kalau tidak nanti ini akan mengancam keamanan dari Israel itu sendiri.
07:33Oke itu juga yang menarik karena di tengah serangan Houthi ke Saudi, Amerika Serikat juga menyarankan agar Saudi ini menerima
07:39bantuan Israel.
07:40Tapi pertanyaannya apakah saran ini akan diterima Saudi?
07:43Oh tidak, tidak. Tidak semudah itu ya.
07:45Kita tahu bahwa dalam konteks geopolitik hari ini meskipun hal itu adalah sesuatu yang paling mungkin ya bisa diambil.
07:55Tetapi hal tersebut tentunya akan membuat normalisasi dan juga kondisi stabilitas politik di dalam Arab Saudi kembali menjadi lebih buruk.
08:03Kita tahu bahwa perang itu tidak selalu serta-merta terkait dengan masalah militer ya.
08:08Dan upaya tangkal dan upaya tangkis dan upaya menyerang.
08:10Tetapi juga ada upaya untuk menjaga stabilitas di dalam negeri dan juga kita tahu bahwa sebenarnya Arab Saudi sampai saat
08:18ini tidak ingin terlibat.
08:19Dan visi dari pangeran MBS ini kan adalah visi Arab Saudi 2030.
08:24Jadi dia mencoba semaksimum mungkin untuk tidak terlibat langsung.
08:27Tetapi dalam fakta perjanjian yang dibuat yang melibatkan Turki dan juga Pakistan belum menunjukkan hasil-hasil yang konkret.
08:34Dan Donald Trump mengatakan bahwa ya Turki silahkan membantu.
08:37Tetapi Turki juga mengalami kondisi ekonomi yang cukup buruk.
08:40Makanya hal ini menyebabkan tampaknya Arab Saudi berperang dengan cara mereka sendiri untuk sementara waktu.
08:47Apabila ekskalasi makin parah, Israel nanti mungkin akan menyerang langsung tanpa perlu melakukan normalisasi hubungan dengan Arab Saudi.
08:55Seberapa besar masyarakat peluang konflik antara Houthi dan Saudi ini juga menarik Iran, Amerika Serikat dan juga Israel?
09:02Ya tentunya kalau tekanan, titik tekan dan serangan ini bersifat saturasi ya.
09:07Artinya terus menerus, terus menerus.
09:09Dan kita tahu bahwa ada berapa titik-titik yang mulai dikuasai salah satunya di titik-titik pelabuhan.
09:14Dan kita tahu bahwa sudah ada peningkatan kualitas senjata dari yang dimiliki oleh Houthi.
09:19Jadi tampaknya mau dan tidak mau Amerika Serikat dan juga Israel dan negara-negara yang memiliki kepentingan terhadap rantai pasok
09:27dan lain sebagainya akan mulai menaruh mata dan mulai peduli.
09:31Tetapi kita tahu bahwa dalam upaya-upaya tersebut Houthi tidak mudah untuk dikalahkan.
09:36Dan strategi yang murah meriah ini tampaknya menjadi tren yang harusnya dipelajari oleh negara-negara yang mau melakukan serangan balik
09:42juga.
09:43Karena melakukan serangan ibaratnya memukul nyamuk dengan palu godam ini kan tidak akan pernah berhasil.
09:48Dan serangan ini tampaknya akan sangat awet.
09:50Oke. Apakah negara di timur tengah juga akan bergerak memmediasi Arab Saudi dan Houthi?
09:55Karena sebelumnya juga kita tahu Iran bahkan menyebut sebenarnya membuka peluang untuk kemudian menjadi mediator.
10:00Iya. Membuka peluang tetapi kan berarti mengakui ya berapa kepentingan-kepentingan dari Iran itu sendiri.
10:07Kita tahu bahwa secara ideologis keduanya ini kan tidak bisa disamakan begitu.
10:10Dan dalam operasi-operasi yang dilakukan kemarin Arab Saudi juga mengatakan bahwa mereka siap mengantam Iran.
10:16Maka dalam posisi demikian upaya-upaya yang dilakukan Houthi ini kan menambah leverage dari Iran itu sendiri.
10:24Yang menjadi guru perang dan juga pengendali proksi dari Houthi itu sendiri.
10:28Maka tampaknya ke depan posisi seperti ini adalah tamparan keras yang diberikan kepada Arab Saudi
10:34dan negara-negara sekutu Amerika Serikat di Timur Tengah bahwa kami masih memegang kendali.
10:39Itu yang ingin disampaikan oleh Iran.
10:41Oke. Lalu apa yang bisa meredam konflik antara Houthi dan Saudi ini Mas Hefata?
10:46Ya. Tampaknya apabila nanti ke depannya Arab Saudi mampu melumpuhkan berapa kapasitas militer ya
10:53dan juga Amerika Serikat mulai terlibat begitu serta Israel juga mulai memasang upaya-upaya untuk melakukan daya tangkal.
11:02Hal itu mungkin nanti akan menurunkan sedikit tekanan dan juga tensi yang ada.
11:06Tetapi tampaknya hal tersebut tidak akan terjadi dalam waktu dekat.
11:10Kita melihat bahwa ternyata banyak sekali perusahaan-perusahaan internasional penyedia senjata ya
11:15yang mulai terlibat masuk dalam jaringan-jaringan perang ini begitu.
11:20Dan mereka tahu bahwa perang ini harus dieskalasikan sedemikian rupa
11:24sehingga hal tersebut menjadi salah satu keuntungan ekonomis bagi pihak-pihak yang mensuplai itu.
11:30Dan ini tanda bahwa kondisi geopolitik hari ini cukup panas
11:36dan hal tersebut harus segera diantisipasi sedemikian rupa dengan cara yang terbaik.
11:40Oke. Dosen geopolitik Universitas Udayana Mas Hefata Filomeno B. Romeo Duartin
11:44terima kasih telah bergabung di Kompas Petang.
11:46Terima kasih. Selamat sore.
11:48Terima kasih.

Dianjurkan