Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Menembus akses yang sulit, menghadapi keterbatasan air, dan bergerak di tengah rapatnya vegetasi.

Inilah tantangan yang dihadapi para petugas Manggala Agni dalam upaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan di Jambi.

Di kawasan Taman Nasional Berbak-Sembilang dan Taman Hutan Raya Orang Kayo Hitam, penambahan personel terus dilakukan untuk memperkuat upaya pemadaman.

Kepala Daerah Operasi Manggala Agni Sumatera Sembilan Kota Jambi, Rinaldi menyebut sejumlah regu dari berbagai daerah operasi diterjunkan untuk membantu penanganan kebakaran di sejumlah titik. Dukungan personel tambahan datang dari luar provinsi.

Namun, di balik penambahan kekuatan personel, perjuangan memadamkan api masih jauh dari mudah.

Petugas satuan tugas darat harus menempuh akses yang sulit menuju titik api. Sejumlah lokasi bahkan tidak dapat dilalui kendaraan, sehingga pergerakan petugas menjadi terbatas.

Perjuangan memadamkan api menjadi penting karena dampak karhutla tidak hanya dirasakan masyarakat melalui asap dan gangguan aktivitas sehari-hari.

Kerusakan hutan juga mengancam satwa liar yang kehilangan habitat dan sumber makanannya.

Di Kalimantan Tengah, ancaman itu terlihat ketika seekor orangutan betina berusia 20 tahun ditemukan warga di sekitar kawasan perkebunan,

Gang Sahabat, Jalan Tjilik Riwut, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur.

Orangutan tersebut ditemukan sekitar 9 kilometer dari Sampit ke arah Palangka Raya. Warga melaporkan keberadaannya kepada petugas sekitar pukul 10 pagi.

Dalam proses evakuasi, seorang petugas harus memanjat pohon untuk menjangkau sang orangutan.

Setelah dibius agar dapat dievakuasi dengan aman, tubuhnya perlahan diturunkan menggunakan jaring pengaman yang dipegang petugas lain di bawah.

Baca Juga KPK: Pengadaan HT untuk Karhutla Diduga Dikorupsi di Kasus BNPB di https://www.kompas.tv/nasional/696557/kpk-pengadaan-ht-untuk-karhutla-diduga-dikorupsi-di-kasus-bnpb

#karhutla #orangutan #kalimantan

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/696620/detik-detik-orangutan-betina-diselamatkan-saat-terjebak-karhutla-di-kalteng-sapa-pagi
Transkrip
00:00Saudara di tengah kebakaran hutan dan lahan yang terus mengancam sejumlah wilayah,
00:04petugas Manggala Agni berjuang menaklukkan api di tengah sulitnya Medan dan juga terbatasnya sumber air.
00:10Upaya ini bukan sekedar untuk menghentikan penyebaran api,
00:14tapi juga menjaga hutan tetap jadi ruang hidup bagi satwa liar.
00:24Menembus akses yang sulit menghadapi keterbatasan air dan bergerak di tengah rapatnya vegetasi.
00:30Inilah tantangan yang dihadapi para petugas Manggala Agni dalam upaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan di Jambi.
00:37Di kawasan Taman Nasional Berbak Sembilang dan Taman Hutan Raya Orang Kayo Hitam,
00:42penambahan personel terus dilakukan untuk memperkuat upaya pemadaman.
00:46Kepala Daerah Operasi Manggala Agni Sumatra 9, Kota Jambi, Rinaldi menyebut,
00:51sejumlah regu dari berbagai daerah operasi diterjunkan untuk membantu penanganan kebakaran di sejumlah titik.
00:57Dukungan personel tambahan juga datang dari luar provinsi.
01:01Namun dibalik penambahan kekuatan personel, perjuangan memadamkan api masih jauh dari mudah.
01:07Petugas Satuan Tugas Darat harus menempuh akses yang sulit menuju titik api.
01:11Sejumlah lokasi bahkan tidak dapat dilalui kendaraan, sehingga pergerakan petugas jadi terbatas.
01:19Kendaraan kita di lapangan pertama akses, aksesibilitas untuk ke lokasi titik api.
01:25Kita mesti lewat jalan narat, tidak bisa akses kendaraan.
01:31Dan kedua adalah sumber air yang terbatas di lapangan.
01:37Perjuangan memadamkan api jadi penting karena dampak karhutlah tidak hanya dirasakan masyarakat melalui asap dan gangguan aktivitas sehari-hari.
01:46Kerusakan hutan juga mengancam satwa liar yang kehilangan habitat dan sumber makanannya.
01:51Di Kalimantan Tengah, ancaman itu terlihat ketika seekor orang hutan betina berusia 20 tahun
01:56ditemukan warga di sekitar kawasan perkebunan Gang Sahabat, Jalan Cilik-Riwud, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kota Waringin Timur.
02:05Orang hutan tersebut ditemukan sekitar 9 km dari Sampit ke arah Palangka Raya.
02:11Warga melaporkan keberadaannya kepada petugas sekitar pukul 10 pagi.
02:15Dalam proses evakuasi, seorang petugas harus memanjat pohon dan menjangkau sang orang hutan setelah dibius agar dapat dievakuasi dengan aman.
02:24Tubuhnya perlahan diturunkan menggunakan jaring pengaman yang dipegang petugas lain di bawah.
02:37Tim kemudian memeriksa kondisi kesehatannya sebelum membawanya ke tempat yang lebih aman.
02:42Penyelamatan dilakukan oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam atau BKSDA Kalimantan Tengah
02:47bersama orang hutan Foundation International dan komunitas penyelamat Satwa Sampit.
02:51Hasil pemeriksaan awal tidak menunjukkan tanda infeksi saluran pernafasan akut atau kelainan pada paru-paru.
02:59Meski demikian, paparan asap dan kehilangan habitat tetap jadi ancaman bagi satwa liar di tengah karhutlah.
03:06Bagi orang hutan, hutan adalah tempat mencari makanan, bergerak dan bertahan hidup.
03:12Tim Liputan Kompas TV
03:14Sampai jumpa.

Dianjurkan