00:00Meski kabut asap masih menyelimuti kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah,
00:04aktivitas Calvary Day tetap berlangsung.
00:07Tak hanya warga yang berolahraga,
00:09sejumlah gerai makanan dan minuman juga tetap berjualan.
00:17Beginilah suasana Calvary Day di tengah kabut asap yang menyelimuti Palangkaraya.
00:22Warga memadati kawasan ini untuk sekedar berolahraga ringan,
00:25berbulu kliner, dan menikmati suasana akhir pekan bersama keluarga.
00:30Aktivitas ini dilakukan di tengah kabut asap yang masih terlihat.
00:45Kondisi serta dampak karhutlah dan kabut asap di Palangkaraya, Kalimantan Tengah,
00:49akan disampaikan jurnalis Kompas TV Zahwa Majid dan juru kamera Bimo Wicaksana.
00:54Selamat siang Zahwa.
00:56Bagaimana dengan kondisi kabut asap di kota Palangkaraya hingga siang hari ini?
01:00Lalu dan seperti apa penanganan yang dilakukan oleh pemerintah daerah setempat?
01:08Ya, Imron dan juga saudara, saat ini kondisi terkini di kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah,
01:15kabut asap masih sangat tebal, bahkan berdasarkan pantauan kami kondisi langit pada siang hari ini juga cukup mulai kembali menguning.
01:25Dan berdasarkan indeks udara hari ini, mencapai 671 mikrogram per meter kubik atau dalam indeks berbahaya.
01:35Dan jika melihat dari data yang juga dihimpun oleh Kompas TV, jarak pandang pada siang hari ini mencapai 400 meter.
01:45Dan ini terlihat dari di belakang saya, ini merupakan salah satu ikon besar kota Palangkaraya,
01:50yakni bundaran besar ini bahkan sedikit samar terlihat begitu,
01:54karena terhalang oleh kabut asap yang begitu tebal pada siang hari ini.
01:58Namun dari pihak pemerintah sendiri juga tentu terus melakukan penanggulanan dan juga melakukan pemadaman di berbagai titik karhut lah begitu.
02:10Dan berdasarkan data saat ini, terdeteksi mencapai 420 titik panas di sekitar 167 lokasi di kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah.
02:24Dan makadari itu dari pemerintah kota Palangkaraya sendiri menyampaikan untuk status tanggap darurat kebakaran hutan dan lahan atau karhut lah,
02:34serta kekeringan ini akan diperpanjang hingga 9 November.
02:37Berdasarkan informasi dari yang disampaikan oleh wali kota Palangkaraya Farid Napari dalam keterangan resminya,
02:45keputusan ini diambil untuk memperkuat penanganan bencana melalui evaluasi berkala yang bisa dilakukan setiap harinya.
02:52Lalu juga perpanjangan masa tanggap darurat ini juga merupakan langkah strategis untuk terus memantau kondisi kebakaran hutan dan lahan yang
03:02terjadi,
03:03tak hanya di kota Palangkaraya namun juga di seluruh Kalimantan Tengah, Imron.
03:07Zahwal, lalu bagaimana dengan kasus ISPA di Palangkaraya akibat kabut asap yang terjadi di sana?
03:12Apakah jumlahnya terus meningkat atau justru menurut?
03:19Ya, Imron dan juga saudara jika melihat data yang dihimpun sejak beberapa hari lalu,
03:26lalu dengan hari ini, pada 16 Oktober kemarin,
03:30angka ISPA yang tergabung, yang terdeteksi, yang melaporkan itu mencapai 128.
03:38Namun pada hari ini, berdasarkan data terakhir 17 Oktober 2026,
03:43data ISPA yang terekam itu mencapai 121 yang didapatkan dari 8 puskesmas yang berada di kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah.
03:53Maka dari itu, terus dihimbau untuk masyarakat menggunakan masker ketika berkegiatan di luar,
03:59lalu juga jika dapat mengurangi kegiatan di luar, silakan mengurangi kegiatan di luar seperti itu.
04:04Karena memang kasus ISPA ini dinamis ya, Imron dan juga saudara,
04:08angka terus bisa bertambah atau juga berkurang begitu.
04:11Karena ISPA ini tidak hanya berdampak kepada bayi, anak-anak, dan juga mungkin kelompok rentan lainnya,
04:18tapi juga dapat berdampak kepada hewan peliharaan begitu.
04:21Bahkan di beberapa dokter hewan begitu melaporkan adanya kasus ISPA pada kucing begitu, Imron.
04:31Baik, Kabut Asap di wilayah Palangkaraya masih tebal,
04:34tercatat ada 420 titik panas di sejumlah wilayah di Palangkaraya.
04:39Terima kasih atas laporan Anda, Jurnalis Kompas TV, Jawa Omadi, dan Jurukamera Bimo Wicaksana.
04:44Tetap hati-hati rekan-rekan.
04:45Terima kasih atas laporan Anda.