00:00Kebanyakan orang membayangkan alam semesta punya dinding di ujungnya,
00:03seperti tembok di ujung ruangan.
00:05Anggapan itu masuk akal,
00:07karena semua yang kita kenal punya batas,
00:09dari halaman rumah sampai garis pantai.
00:12Bagian alam semesta yang bisa kita lihat membentang sejauh 46,5 miliar tahun cahaya ke segala arah.
00:18Itu jarak yang ditempuh cahaya selama 46,5 miliar tahun.
00:23Padahal usia alam semesta baru 13,8 miliar tahun.
00:26Dan cahaya dari galaksi terjauh yang kita lihat hari ini berangkat saat alam semesta masih bayi,
00:32jauh sebelum bumi terbentuk.
00:34Pada tahun 1929, Edwin Hubble melihat sesuatu yang aneh di langit malam.
00:39Galaksi-galaksi di sekitar kita ternyata bergerak menjauh,
00:42dan semakin jauh galaksinya, semakin cepat ia menjauh.
00:47Temuan ini membuat para ilmuwan bingung selama puluhan tahun,
00:50karena artinya ruang itu sendiri sedang meregang.
00:52Satu angka dari teleskop Planck membuat para ilmuwan menyadari satu hal aneh.
00:57Kalau batas itu ada, sebagian besar alam semesta sudah bergerak menjauh lebih cepat dari cahaya.
01:03Dan yang paling membingungkan, galaksi-galaksi itu tidak bergerak menembus ruang,
01:07ruang di antara merekalah yang mengembang.
01:10Lalu apa bedanya alam semesta yang bisa kita lihat dengan alam semesta yang sebenarnya?
01:15Bagian yang terlihat disebut observable universe, alam semesta teramati,
01:19dan batasnya ditentukan oleh usia cahaya, bukan oleh dinding.
01:23Para ilmuwan menggambarkannya seperti permukaan balon yang terus ditiup.
01:27Semut di atas balon tidak akan pernah menemukan ujung, kemanapun ia berjalan.
01:32Pengukuran teleskop Planck menunjukkan ruang alam semesta nyaris datar sempurna,
01:36dan itu berarti ia bisa membentang tanpa ujung.
01:39Dan inilah bagian yang jarang disadari,
01:42jika alam semesta memang tanpa ujung,
01:44maka jumlah galaksi di dalamnya tidak terhitung,
01:46bahkan oleh komputer tercepat sekalipun.
01:49Setiap megaparsek ruang,
01:51atau sekitar 3,2,6 juta tahun cahaya,
01:54mengembang dengan kecepatan sekitar 70 km per detik.
01:58Artinya dua galaksi yang terpisah sejauh itu menjauh satu sama lain
02:01secepat mobil balap di jalan tol.
02:03Dan jarak yang lebih jauh berarti kecepatan yang lebih besar lagi.
02:07Di jarak yang cukup jauh,
02:09kecepatan menjauh itu melampaui kecepatan cahaya 300 ribu km per detik,
02:13dan itu bukan pelanggaran hukum fisika.
02:15Hukum itu hanya melarang benda bergerak menembus ruang lebih cepat dari cahaya,
02:20tapi tidak melarang ruang itu sendiri untuk mengembang secepat apapun.
02:24Dan yang mengejutkan,
02:26para astronom menghitung ada sekitar 2 triliun galaksi di bagian yang teramati saja,
02:30dan setiap galaksi berisi ratusan miliar bintang.
02:33Untuk memahami batas ini,
02:35para ilmuwan menengok ke cahaya tertua yang pernah tertangkap kamera.
02:39Cahaya itu disebut cosmic microwave background,
02:42radiasi latar gelombang mikrokosmis.
02:44Sisa panas dari masa ketika alam semesta baru berusia 380 ribu tahun.
02:50Cahaya itulah yang sekarang kita tangkap dari segala arah,
02:53seperti dinding cahaya yang membungkus pandangan kita.
02:56Tapi dinding itu bukan dinding sungguhan.
02:59Ia hanya penanda sejauh mana mata kita bisa menjangkau ke masa lalu.
03:02Dan yang membuat para ilmuwan tercengang,
03:04suhu cahaya purba itu hampir sama persis di semua arah,
03:08hanya berbeda sepersejuta derajat.
03:10Padahal bagian-bagian itu tidak pernah sempat saling bertukar panas.
03:14Lalu apa artinya semua ini bagi kita yang hidup di planet kecil ini?
03:18Tapi karena ruang terus mengembang,
03:20sebagian galaksi justru bergerak menjauh lebih cepat dari cahaya yang mereka pancarkan.
03:24Dan cahayanya tidak akan pernah tiba.
03:27Suatu hari nanti,
03:29para astronom di masa depan akan melihat langit yang lebih gelap.
03:31Karena galaksi-galaksi tetangga sudah menghilang dari pandangan.
03:35Ini akibat yang dijanjikan dari angka plank tadi.
03:38Sebagian besar alam semesta sudah bergerak menjauh lebih cepat dari cahaya.
03:42Dan batas pengamatan kita perlahan menyusut.
03:45Dan yang paling sulit diterima,
03:47alam semesta yang bisa kita lihat
03:49hanyalah setitik kecil dari keseluruhan yang mungkin tidak berujung.
03:53Jadi kalau batas itu ternyata hanya batas pandangan kita,
03:56apa yang bersembunyi di luar jangkauan cahaya?
03:58Menurutmu, apakah alam semesta ini berujung
04:01atau justru membentang tanpa akhir?
04:03Tulis jawabanmu di kolom komentar
04:05dan ceritakan alasan dibalik pilihanmu.
04:08Terima kasih sudah menonton sampai akhir.
04:11Kehadiranmu di sini yang membuat cerita ini berarti.
04:13Kalau tayangan ini menambah wawasanmu,
04:15tekan like,
04:16lalu subscribe supaya kisah berikutnya tidak terlewat.
04:19Terima kasih sudah menonton!