00:00Saudara kabar Duka datang dari Ajang, Pekan Olahraga Provinsi atau Port Prof. Jawa Tengah 2026.
00:05Seorang atlet pencaksilat kota Semarang meninggal saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Primaya Semarang, Rabu pagi.
00:12Sebelum meninggal, atlet kelas 45 hingga 50 kg itu sempat mengalami patah jari tangan saat bertanding dan menjalani operasi pada
00:20hari Selasa.
00:24Suasana Duka menyelimuti Ajang, Pekan Olahraga Provinsi Jawa Tengah 2026.
00:28Atlet pencaksilat kota Semarang Ayudiah Rifana Tridian Dinata yang baru berusia 19 tahun dilaporkan meninggal saat menjalani perawatan di Rumah
00:39Sakit Primaya Semarang, Rabu pagi.
00:41Ayudiah sebelumnya mengalami patah jari tangan saat bertanding pada Senin.
00:45Ia kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Primaya Semarang.
00:49Pada Selasa 27 Oktober, Ayudiah menjalani operasi untuk menangani cedera yang dialaminya.
00:54Namun pada Rabu pagi, atlet yang turun di kelas 45 hingga 50 kg itu dinyatakan meninggal.
01:02Yang mengakibatkan jari tengahnya itu patah, jari-jari yang patah karena menangis tendangan.
01:12Saya lagi pada ronde pertama.
01:15Nah kemudian dari kondisi itu, wasit menghentikan pertandingan dan tim dokter melihat, tim dokter pertandingan ya,
01:27itu melihat kondisinya, sebenarnya ada pendaraan kecil, kemudian ada luka karena patahnya tulang tadi.
01:38Nah maka langsung dibebat untuk menghentikan pendaraan dan langsung diunjuk ke Rumah Sakit Primaya.
01:46Tim medis menjelaskan operasi yang dilakukan bukan operasi besar,
01:50dan pasien sempat sadar setelah operasi sebelum menjalani perawatan lebih lanjut.
01:54Rumah Sakit Primaya Semarang juga menyebut, prosedur dan alur penanganan medis telah sesuai,
02:00meski penyebab kematian Ayudiah masih memerlukan pendalaman lebih lanjut.
02:04Setelah operasi, kondisi pasien baik-baik saja sudah sadar penuh, kemudian kembali ke ruangan.
02:11Kembali ke ruangan, dan selama perawatan di ruangan, kita pun juga masih komunikasi dengan pasien,
02:17kita berikan obat-obatan seperti biasa, karena operasinya pun juga sebetulnya operasi yang bukan operasi mayor.
02:25Saat pagi hari, itu pasien kita tawarkan untuk sipin, karena sesuai prosedurnya adalah,
02:34ya pagi kita tawarkan untuk sipin, ternyata pasien sudah tidak sadar, tidak ada dunia jantung,
02:42ataupun juga ada nafas.
02:44Jenazah atlet pencaksilat Ayudiah kemudian dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan di TPU Banyumanik, Semarang.
02:51Harry Widodo, Kompas TV, Semarang, Jawa Tengah