Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Satreskrim Polrestabes Semarang menyelidiki penyebab kematian Ayudiah Rivana Tridiandinata, atlet pencak silat Kota Semarang, yang meninggal dunia setelah menjalani operasi akibat cedera jari.

Polisi telah meminta klarifikasi dari direktur rumah sakit, serta tenaga medis dan perawat yang bertugas saat kejadian.

Penyidik menyebut korban masuk rumah sakit pada Senin sore, 26 Oktober 2026, setelah mengalami cedera pada jari tengah tangan kirinya saat bertanding pencak silat.

Dari keterangan yang dihimpun penyidik, korban diketahui masih sadar dan dapat berkomunikasi setelah operasi pada Selasa. Namun, pada Rabu pagi, korban tidak merespons sama sekali dan dinyatakan meninggal dunia.

#atlet #silat #jateng

Baca Juga Proses Evakuasi 4 Siswa SD Tercebur Sumur Sedalam 8 Meter | BERITA UTAMA di https://www.kompas.tv/regional/698744/proses-evakuasi-4-siswa-sd-tercebur-sumur-sedalam-8-meter-berita-utama



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/698745/atlet-silat-porprov-jateng-meninggal-polisi-minta-klarifikasi-dari-pihak-rs-berita-utama
Transkrip
00:00Satreskrim Polres Tabes Sumarang menyelidiki penyebab kematian Ayudhya Rifana Tridian Dinata,
00:07atlet pencaksilat kota Sumarang yang meninggal usai menjalani operasi akibat cedera jari.
00:17Polisi telah meminta klarifikasi Direktur Rumah Sakit serta tenaga medis dan perawat yang bertugas saat kejadian.
00:24Penyidik menyebut korban masuk rumah sakit pada Senin sore 26 Oktober 2026 setelah mengalami cedera pada jari tengah,
00:33tangan kirinya saat bertanding pencaksilat.
00:36Dari keterangan yang dihimpun penyidik, korban diketahui masih sadar dan dapat berkomunikasi setelah operasi di hari Selasa.
00:42Namun pada Rabu pagi korban tidak merespon sama sekali dan dinyatakan meninggal dunia.
00:52Dan langkah-langkah kami yang sudah kita lakukan adalah melakukan penyelidikan
00:58atas dugaan menyebabnya korban meninggal dunia setelah atau pas keoperasi di rumah sakit.
01:08Langkah-langkah itu yang sudah kita lakukan adalah melakukan klarifikasi kepada para dokter.
01:17Di sini lebih khusus kepada Direktur, Pak.
01:21Berikut dengan perawat-perawat yang jaga saat itu.

Dianjurkan