00:00Sederhananya bahwa tindak lanjutnya sudah ada ditunjukkan oleh pemerintah, begitu menurut Anda?
00:04Serta-serta sudah, apakah memuaskan? Pasti tidak, oh kami aja gak puas, kami aja gak puas, kami aja gak puas.
00:09Sudah ada buktinya lho mbak, apalagi yang Anda ragukan dari...
00:11Bukan, bukan, bukan ada buktinya.
00:12Gimana?
00:13Bekerja, ya buktinya ya belum, ya belum selesai.
00:17Tapi kan setidaknya ada tindak lanjut yang menengkankan demikian kan?
00:20Kalau dikatakan kita belum bekerja, tidak juga.
00:23Bahwa itu sudah memuaskan, kami aja gak puas.
00:26Pemerintah aja gak puas, presiden aja belum, belum, belum puas.
00:28Kira-kira gitu.
00:30Ya sebenarnya Bang Budiman memang, jangan-jangan Bang Budiman ini ikut aksi lagi.
00:33Karena salah satu tuntutan kita sebetulnya adalah memang terkait korporasi itu Bang.
00:37Jadi kita berharap bahwa korporasi itu betul-betul ditindak, bukan hanya ditunjuk, tapi ditindak.
00:42Karena sepertinya, tapi correct me if I'm wrong ya Bang.
00:44Kita juga kadang kesel Bang, kalau seandainya korporasi-korporasi ini,
00:49kita lihat rasanya sudah berkali-kali ditunjuk-tunjuk hidungnya dari zaman presiden manapun sama.
00:55Generik, jadi mungkin tuntutan mahasiswa generik saat ini.
00:58Tapi perlakuan pemerintah pada korporasi juga generik.
01:02Selalu hanya menunjuk-nunjuk, tapi kemudian tidak ada satu hal konkret yang betul-betul terjadinya.
01:07Sebenarnya ini sih yang kita harapkan.
01:08Apakah di zaman Pak Prabowo ini akan terjadi Bang, yang betul-betul ditindak Bang?
01:12Saya sepakat.
01:13Saya kira ini menarik sekali apa dikatakan Fatima ya.
01:17Dan mudah-mudahan ini di-share oleh teman-teman Fatima yang lain.
01:23Sorry saya mau katakan agak politis dan agak personal.
01:27Ke arah mana tuh?
01:28Arah pada soal korporasi itu.
01:29Dan Pak Prabowo adalah presiden pertama di era reformasi lah ya.
01:35Yang saya katakan tujuan utama pemerintahnya ini ingin merombak, mendistrupsi elit korporasi.
01:43Kalau Pak Jokowi lebih banyak mengacak-acak elit politik.
01:47Pak Prabowo itu memang ijabnya, ijab kabul yang utama adalah memang ingin merombak korporasi itu.
01:55Dan saya pikir tidak sekali dua kali Pak Prabowo, mungkin besarnya dia belum memuaskan,
02:02tapi bahwa ada korporasi dibalik banyak kebijakan yang tidak berpihak pada rakyat,
02:08tidak berpihak pada ekologi, selain penjaman yang korup ya.
02:12Juga korporasi yang berlindung dibalik bahwa ini adalah bisnis.
02:17Bahwa kami tidak menggunakan uang pajak, kami tidak menggunakan uang APBN,
02:22kami tidak menggunakan uang rakyat, kira-kira begitu ya.
02:26Ya, sudah lama memang betul dikatakan Fatimah.
02:28Sudah lama dunia ini ada tidak transparan.
02:32Alasannya apa? Dunia privat.
02:35Sempatlah kita tahu ya.
02:37Saya senang kalau ada tutupan korporasi, karena tahu berarti sudah,
02:40sebetulnya teman-teman mahasiswa sudah membidik satu soal yang sangat peka.
02:43Kalau pemerintah, itu jelas kok jadwal giliran berkuasanya itu jelas.
02:49Lima tahun sekali.
02:52Orang berkuasa itu jadwal giliran berkuasanya itu jelas.
02:55Yang tidak pernah ada di Indonesia, atau di dunia beberapa kali,
02:59jadwal giliran kayanya tidak pernah jelas.
03:02Nah, artinya ketika menghujam satu entitas yang tidak jelas giliran kayanya,
03:09ya karena itu-itu saja.
03:11Oke.
03:11Kalau presidennya bisa ganti ya, bupati bisa ganti ya.
03:14Ini saya kira, satu entry point yang baik, teman-teman kata sudah membidik korporasi,
03:20saya berharap, students protest ini menjadi student movement, yang real.
03:25Yang sekarang apa?
03:28Tadinya saya mengira ini sekedar student protest,
03:30tapi ketika Fatima berbicara korporasi,
03:34oh berarti ini sudah ada embryo untuk menjadi real student movement.
03:39Gerakan mahasiswa ya, bukan sekedar protes mahasiswa.
03:43Kalau biasanya protes kan hanya kepada pemerintah nih,
03:46kalau movement itu kan ya pemerintah yang nggak benar juga bisa protes,
03:49korporasi yang nggak benar diprotes.
03:51Kalau perlu, profesor yang nggak benar yang sudah berhenti baca,
03:55di jaman AI, bukunya masih itu aja, itu juga diprotes.
03:59Fatima memang niatnya untuk membuat gerakan itu,
04:01tapi ekspektasinya sampai sebesar apa sebetulnya dengan beberapa kali melakukan unjuk kerasa ini?
04:06Kita sebetulnya, Bang, mungkin Bang Budiman sebagai yang dulu sudah lebih pro lah ya,
04:12dalam berunjuk kerasa.
04:14Saya coba sudah lahir lebih dulu aja.
04:17Ya, oke.
04:18Tapi kita semua melihat bagaimana dulu Bang Budiman Sujat Miko videonya,
04:21kita masih melihat sampai hari ini, Bang.
04:23Seperti itulah jejak digital bekerja ya, Bang.
04:25Kita sendiri sebetulnya saat ini merasa bahwa aksi, unjuk kerasa, dan sebagainya itu adalah
04:31salah satu cara agar kita bisa raise awareness sebesar mungkin.
04:35Tapi pada akhirnya kita juga menyadari bahwa perlu ada political will
04:38dari orang-orang yang mampu untuk mengubah kebijakan itu.
04:41Nah, dari kita sendiri selain political will, kita berharap ada pressure kepada pemerintah,
04:47kita juga berharap ada ruang-ruang seperti ini sebetulnya di mana kita bisa berdiskusi langsung,
04:51yang mungkin kalau tidak melalui forum terbuka seperti ini sulit,
04:54kalau forum-forum tertutup tiba-tiba pembahasannya kurang jelas gitu ya.
04:58Jadi kita sebenarnya mengharapkan hal seperti ini.
05:00Namun sebetulnya paling kita harapkan, ekspektasi kita adalah setelah kita sudah berkali-kali aksi,
05:04bahkan mungkin aksi kali ini kita mengajak teman-teman yang lain ya,
05:07masyarakat sipil juga, bahkan berbagai kampus untuk turun bersama.
05:11Kita berharap perbincangan seperti kita hari ini tuh tidak hanya berhenti di sini, Bang Budiman.
05:15Tapi orang-orang seperti Bang Budiman itu bisa menyampaikan kepada Pak Presiden,
05:19sehingga setelah ini betul-betul ada langkah nyata.
05:21Karena sebetulnya menurut saya pribadi ya,
05:23abang-abang, yang sedang kita tunggu di sini tuh bukan apa hasil dari gerakan mahasiswa pada mahasiswa,
05:30tapi pada pemerintah, bagaimana pemerintah rezim saat ini ingin menunjukkan dirinya gitu,
05:35apakah mereka adalah pemerintahan yang sama saja seperti sebelum-sebelumnya,
05:38dari zaman Bang Budiman berdemonstrasi sampai hari ini mereka masih sama,
05:42atau mereka betul-betul ingin berubah? Apakah mereka betul-betul berpihak?
05:45Yang belum berubah apanya?
05:47Bagaimana mereka menghadapi aksi demonstrasi mahasiswa,
05:50bagaimana mereka mendengar tuntutan rakyat,
05:52bagaimana mereka menjawab tuntutan rakyat,
05:54apakah masih sama, apakah mereka hanya formalitas, diskusi, dan sebagainya,
05:58atau mereka betul-betul mengubah hal-hal sampai pada fundamentalnya?