00:00Sementara itu saudara banjir kembali melanda Kabupaten Pidijaya Aceh pada Sabtu malam.
00:06Tak hanya merendam permukiman warga, gedangan air juga meluap hingga ke jalan yang menghubungkan antarwilayah di Aceh.
00:25Hujan deras yang turun di Kabupaten Pidijaya memicu banjir di sejumlah kawasan.
00:32Gedangan air tidak hanya merendam rumah dan fasilitas umum saudara, tetapi juga menggenangi badan jalan nasional.
00:39Akibatnya kendaraan yang melintas harus memperlambat lajunya, bahkan pengendara diimbau lebih berhati-hati saat melewati titik-titik genangan.
00:50Banjir juga merendam sejumlah desa di Kecamatan Bandar 2, Merah 2, dan Merudu di Kecamatan Bandar 2.
00:58Luapan Krueng, Ulim berdampak pada sejumlah desa, diantaranya Alue Ketapang, Babah Krueng, Pokro, Alue Me, dan Blang Kuta.
01:11Sementara di Kecamatan Merah 2, genakan air melanda sejumlah permukiman warga.
01:17Dengan ketinggian air di beberapa titik mencapai 50 cm hingga hampir 1 meter.
01:23Banjir dipicu curah hujan yang tinggi, ruapan sungai, serta kerusakan tanggul dan saluran drenase yang belum sepenuhnya tertangani.
01:34Kondisi ini saudara menambah beban masyarakat, terutama warga yang tinggal di kawasan rawan banjir.
01:40Pemerintah daerah melalui BPBD terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan penanganan sekaligus mengantisipasi kemungkinan banjir susulan.
02:15Sebelumnya banjir bandang juga menerjang Kabupaten Gayolues, Aceh.
02:20Derasnya hujan menyebabkan tanggul sungai di Desa Badak, Kecamatan Dabun Gelang, Cepul, Saudara.
02:28Air bercampur dengan lumpur mengalir deras memasuki permukiman warga.
02:33Banjir terjadi pada sore hari setelah hujan deras mengguyur Kabupaten Gayolues, menyebabkan tanggul sungai, Cepul, Saudara.
02:42Tugas gabungan TNI bersama dengan BPBD mengevakuasi warga yang terjebak banjir.
02:47Dua desa terdampak yaitu Desa Badak di Kecamatan Dabun Gelang dan Desa Agusen di Kecamatan Blankil Jeren.
02:56Lebih dari 100 kepala keluarga terdampak banjir.
03:20Petugas gabungan dibantu oleh warga mengevakuasi seorang bayi di tengah banjir bandang.
03:26BPBD juga menurunkan perahu karet untuk memudahkan proses evakuasi dan mobilitas tim penyelamat.
03:33Tanjir bandang yang terjadi di Kabupaten Gayolues menyebabkan sedikitnya dua desa terendam segaran.
03:55Informasi mengenai banjir di sejumlah wilayah di Aceh kita sudah terhubung dengan jurnalis Kompas TV.
04:01Ada Fikri Maulana di Banda Aceh.
04:04Zikri, wilayah mana saja di Aceh yang saat ini dilanda banjir?
04:11Ya, baik. Selamat siang, Putu, dan juga Saudara.
04:15Dampak hujan deras yang mengguyir wilayah Aceh sejak kemarin hingga malam tadi memang hingga hari ini.
04:23Data terakhir yang kami update dari Badan Penanggungan Bencana Aceh,
04:28itu ada masih enam kabupaten kota yang masih terdampak banjir.
04:33Di antaranya Kabupaten Sidi Jaya, Kabupaten Aceh Barat, Kabupaten Aceh Barat-Gaya, Kabupaten Aceh Selatan,
04:44kemudian Kabupaten Aceh Tenggara, dan Kota Subul Salam.
04:48Nah, Putu, untuk di Sidi Jaya sendiri memang yang kami update terakhir itu untuk Sidi Jaya ada sekitar 20 desa
04:56yang terdampak banjir di tiga kecamatan.
04:59Di antaranya kecamatan Bandar 2, kecamatan Murah 2, dan kecamatan Murdu.
05:06Memang hingga dari siang tadi hingga menjelang setang ini memang untuk kondisi di Sidi Jaya sendiri
05:12banjir terus berangsur-surut, namun ada sebagian warga yang masih bertahan di lokasi yang aman.
05:21Memang semalam juga, maksud kami pada malam tadi, dampak banjir yang melanda.
05:26Ya, Bidi Jaya juga sempat merendam jalan nasional begitu, sehingga akses kendaraan sempat terganggu.
05:36Begitu Putu.
05:37Kalau di kawasan Gayolues, kemarin salah satunya ini juga terdampak banjir bandang.
05:43Pasca peristiwa tersebut terjadi, bagaimana situasinya saat ini di sana?
05:47Ya, baik. Untuk di Kabupaten Gayolues sendiri memang kondisi banjir saat ini sudah surut, begitu Putu.
05:57Masyarakat juga sedang dan juga sebagian masyarakat sudah membersihkan rumahnya dan kembali ke rumahnya masing-masing.
06:05Namun memang untuk kondisi curah hujan yang cukup tinggi untuk beberapa hari ini memang sangat dikhawatirkan akan adanya banjir susulan.
06:15Dan pemerintah Aceh maupun pemerintah daerah juga sudah jauh-jauh hari memberikan himbawan-himbawan terkait kondisi cuaca buruk dan juga
06:26BMKG juga terus mengupdate informasi
06:29agar bisa menjadi panduan warga jika terjadi bencana maupun banjir susulan, begitu Putu.
06:36Kalau kita lihat setiap menuju akhir tahun banjir kemudian banjir bandang, ini sering terjadi begitu di kawasan-kawasan ini.
06:44Sebetulnya penyebabnya apa? Apakah memang tidak ada antisipasi dari pemerintah daerah atau memang faktor cuaca yang sangat ekstrim sehingga mengakibatkan
06:55mau tidak mau banjir terjadi di sana?
07:00Ya, untuk antisipasi dari pemerintah daerah seperti saya katakan tadi, terutama adanya himbawan-himbawan dan juga ini tengah dilakukan normalisasi
07:10sungai-sungai di kabupaten kota yang rawan banjir begitu Putu.
07:14Memang tidak bisa dipungkiri kondisi saat ini untuk di wilayah Aceh sendiri tidak menentu.
07:21Sempat seperti di bandar Aceh, seperti siang ini tidak terjadi hujan, namun sore hingga malam hari terjadinya hujan.
07:29Yang berdampak parah ini ketika terjadinya hujan di dataran tinggi Aceh, sehingga di kawasan dataran rendah itu menjadi dampak begitu
07:40Putu.
07:41Selain itu juga untuk antisipasi bencana banjir di musim penghujan ini, pemerintah Aceh bersama dinas sosial juga telah menyalurkan bumper
07:52stock ke kabupaten kota yang rawan banjir untuk mengantisipasi jika terjadinya banjir sehingga stock bantuan tersedia di kabupaten kota.
08:03Begitu Putu.
08:05Tadi disampaikan ada yang sudah surut seperti salah satunya adalah di Gaya Luwes, kalau dari enam yang terdampak ini kondisinya
08:13sama atau masih ada daerah-daerah yang terpapar cukup parah?
08:17Ya untuk kondisi memang berbeda-beda begitu Putu, seperti di Pidi Jaya sendiri memang ini terus berangsur-surut kondisi debit
08:27banjir, hanya tersisa sebagian depan hanya tersisa genangan lumpur.
08:31Nah seperti di kabupaten Aceh Barat hingga saat ini kondisi debit air masih di antara hingga 50 cm begitu Putu.
08:41Belum ada update terakhir yang kami terima bahwa kondisi di Aceh Barat maupun Aceh Barat Dayak telah surut begitu Putu.
08:51Kalau masyarakat sendiri sampai dengan saat ini seperti apa? Apakah semuanya yang masih terdampak ini sudah diminta untuk mengungsi terlebih
09:01dahulu atau masyarakat masih memilih untuk tetap berada di rumah masing-masing?
09:06Ya untuk kondisi masyarakat sendiri memang sebagian masyarakat memilih mengungsi ke lokasi titik yang lebih aman seperti rumah ibadah maupun
09:16balai desa.
09:16Namun sebagian masyarakat yang debit airnya tidak begitu tinggi di dalam rumah mereka memilih bertahan di dalam rumah.
09:24Memang untuk kondisi curah hujan yang tinggi ini memang tidak menuntut kemungkinan antisipasi dan waspada dari masyarakat cukup tinggi begitu.
09:33Masyarakat juga terus aktif untuk mengupdate informasi-informasi terkini dari BMKG maupun dari BPBD
09:42agar jika terjadinya banjir susulan ataupun banjir yang lebih besar mereka bisa segera mengevakuasi diri ke tempat yang lebih aman.
09:52Begitu Putu.
09:52Ada kalau bicara soal posko apakah sudah disiapkan oleh pemerintah daerah dan ini fungsinya apa?
10:00Apakah hanya posko pengungsian saja atau juga ada posko yang fungsinya untuk kemudian memantau jadi pusat informasi di sana?
10:08Iya untuk yang kami peroleh informasi terakhir memang untuk posko khusus pengungsian itu belum kami peroleh begitu Putu.
10:19Namun untuk posko dapur umum itu sudah didirikan di desa masing-masing yang terdampak banjir.
10:26Dengarakan memang kondisi rumah mereka masih tergenang sehingga dapur umum itu bisa digunakan untuk masyarakat yang perlu makanan dan juga
10:38lainnya.
10:40Begitu Putu.
10:41Dari pantauan Anda di lokasi jadi apa yang paling dibutuhkan masyarakat terdampak banjir di kawasan Aceh?
10:48Iya untuk kebutuhan masyarakat sendiri memang beragam begitu Putu yang sangat dibutuhkan yang pertama yaitu penyelesaian normalisasi sungai agar kondisi
11:01banjir seperti tahun lalu pada 24 November 2025 tidak terulang kembali begitu Putu.
11:08Dan juga untuk bantuan-bantuan lainnya yang sangat dibutuhkan mungkin untuk saat ini bahan makanan begitu ya dikarenakan memang dengan
11:18kondisi seperti itu mereka tidak bisa beraktivitas.
11:20Sehingga dengan adanya dapur umum dan juga stok makanan yang cukup bisa membantu masyarakat yang terdampak banjir begitu Putu.
11:29Kalau kita bicara soal bencana ataupun juga cuaca ekstrim begitu ya hidrometeorologi ini kan tidak bisa kemudian ditebak akan sebesar
11:39apa begitu.
11:40Apa yang kemudian dilakukan oleh masyarakat sekitar?
11:44Tentu kita tidak ingin ada kepanikan di sana.
11:46Apa yang kemudian dilakukan masyarakat untuk mengantisipasi adanya banjir susulan ataupun juga banjir bandang susulan?
11:52Iya yang dilakukan masyarakat terutama terlebih kondisi musim penghujan seperti saat ini memang masyarakat sangat aktif begitu ya sangat aktif
12:02mengupdate informasi melihat kondisi hujan mereka memantau kondisi debit air sungai sehingga jika terjadinya banjir susulan ataupun banjir yang lebih
12:13besar mereka bisa segera mengevakuasi diri ke tempat lebih aman.
12:18Dikarenakan jika tidak adanya pemantauan dari pihak petugas BPPD maupun masyarakat sendiri memang ini tidak bisa kita ketahui bagaimana akan
12:29terjadinya nanti begitu.
12:31Memang untuk pengalaman bencana tahun lalu memang sangat menjadi pelajaran begitu bagi masyarakat.
12:40Ini menjadi mitigasi bagi masyarakat agar bisa jauh-jauh hari mengantisipasi jika terjadinya banjir.
12:48Terima kasih laporan lengkap Anda Jurnalis Kompas TV Zikri Maulana dari Banda Aceh selamat bertugas kembali tetap hati-hati.