Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Ketua DPP PSI, Dedek Prayudi, menilai isu ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming yang terus bergulir sejak akhir 2024 bukan persoalan yang muncul tanpa sebab.

Dedek menyebut, serangan terhadap Gibran berlangsung hampir dua tahun dan mempertanyakan adanya pihak yang terus menyulut polemik tersebut.

Menurut Dedek, jika persoalan itu terus berulang dalam waktu lama, tentu ada pihak yang membuat isu tersebut tetap menyala.

Dedek juga menyinggung pernyataan Presiden ke-7 RI Joko Widodo yang menyebut adanya operasi politik.

Namun, Dedek mengaku tidak ingin berspekulasi mengenai siapa pihak yang dimaksud Jokowi.

Ia justru meminta publik mencermati dinamika politik, termasuk sikap sejumlah partai yang belakangan mendesak Gibran mundur dari jabatan Wakil Presiden.

Dedek menegaskan PSI tetap memandang penting keberlanjutan dukungan terhadap Gibran.

Meski demikian, ia mengakui setiap partai memiliki prioritas politik masing-masing, termasuk menjaga roda pemerintahan tetap berjalan.

Dedek menilai hubungan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran sejauh ini tetap terjaga.

Maka, ia mengingatkan agar polemik ijazah tidak sampai mengganggu jalannya pemerintahan.

Dedek juga menepis anggapan bahwa polemik ijazah Gibran membuat hubungan politik Prabowo dan Gibran berada di persimpangan jalan.

Menurutnya, dinamika tersebut tidak bisa langsung ditafsirkan sebagai keretakan hubungan Presiden dan Wakil Presiden.

Baca Juga Habiburokhman Buka Suara soal Sikap Gerindra Terkait Polemik Suket Wapres Gibran Pasca Putusan MA di https://www.kompas.tv/nasional/699443/habiburokhman-buka-suara-soal-sikap-gerindra-terkait-polemik-suket-wapres-gibran-pasca-putusan-ma

Bagaimana menurut Anda? Tuliskan di kolom komentar.

Selengkapnya saksikan di sini: https://youtu.be/7_JxFxCkemM



#ijazahgibran #wapresgibran #suketgibran



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/699445/psi-isu-ijazah-gibran-bukan-kebetulan-ada-yang-suntik-bensin-dipo

Dianjurkan