Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Kehadiran pendukung Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma turut mewarnai persidangan kasus polemik ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur pada Kamis (05/11/2026).

Kehadiran mereka menjadi bagian dari perhatian di tengah berlangsungnya sidang kasus ijazah Jokowi. Simak suasana dan kehadiran para pendukung Roy Suryo serta Tifauzia Tyassuma dalam persidangan di PN Jakarta Timur.

#roysuryo #jokowi #ijazahjokowi #tifauziatyassuma #roysuryo #pnjaktim

Baca Juga [FULL] Guru Besar Unsoed Prof Hibnu Bahas Pentingnya Kehadiran Jokowi di Persidangan Kasus Ijazah di https://www.kompas.tv/nasional/699936/full-guru-besar-unsoed-prof-hibnu-bahas-pentingnya-kehadiran-jokowi-di-persidangan-kasus-ijazah



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/699937/kehadiran-pendukung-roy-suryo-tifauzia-di-sidang-ijazah-jokowi-di-pn-jaktim
Transkrip
00:00Jurnalis Kompas TV, Nanda Aprilia dan jurukamera Ova Farid yang berada di sisi lainnya,
00:07yaitu di bagian luar pengadilan negeri Jakarta Timur.
00:10Nanda, tadi Anda sempat melaporkan terkait dengan bagaimana kondisi terkini di bagian luar.
00:17Semakin siang, semakin ramai. Apakah kondisi ini juga saat ini semakin ramai dan bagaimana pengamanannya, Nanda?
00:32Kalau sekarang saya lihat semakin ramai dari sisi pengamanan, Nanda Jokowi Saudara.
00:37Tapi tidak menurutkan semangat dari para pendukung sebenarnya.
00:40Tapi kurang lebih lima menit yang lalu saya lihat memang ada dari pendukung Jokowi,
00:48tampaknya mereka berjalan kaki menuju ke sisi tempat di mana pendukung Jokowi memang disediakan tempat di sana.
00:54Nah, sembari menunggu juga tampaknya di sini masih ada beberapa dari masa,
01:00ataupun juga saya lihat sekarang semakin sedikit sebenarnya mencoba untuk kemasa maksud.
01:05Karena tadi itu lagi tidak boleh untuk masuk, ya ada juga Saudara,
01:09karena sudah dibatasi apalagi saat ini sidang sudah berlangsung begitu ya.
01:13Pengamanan tidak seketat yang tadi,
01:15tepatnya kalau untuk pengamanan di gerbang pengadilan negeri Jakarta Timur sekarang sudah dilonggarkan.
01:21Sekarang juga saya melihat bahwa polisi untuk personilnya ya kurang lebih masih sama,
01:28yang berjaga di gerbang pengadilan negeri Jakarta Timur.
01:31Dan yang saya lihat adalah saat ini tampaknya untuk jalan di depan pengadilan negeri Jakarta Timur,
01:39tepatnya di jalan Dr. Sumarno,
01:41ini sudah tidak ada yang melintas untuk kendaraan roda 4 khususnya,
01:45hanya kendaraan roda 2 saja.
01:46Begitu juga tadi, ada beberapa mobil taktis yang saya lihat tampaknya memang ada perubahan skema,
01:54mungkin yang juga Saudaranya harus saya konfirmasi lagi kepada pihak terkait.
01:58Kenapa kedemikian?
01:59Karena tadi ada beberapa mobil taktis yang memang disengajakan untuk berpindah.
02:02Nah ini salah satunya dari pendukung dari...
02:06Dari...
02:06Ini dari mana nih?
02:07Wibu izin ya?
02:08Oh oke, saya mencari-cari dari tadi.
02:11Ini ternyata pendukung Roy Suryo yang juga Saudara tidak hanya untuk mendukung Jokowi saja.
02:16Bapak, mohon izin ya.
02:17Maaf Bapak, Ibu-Ibu, kita turun dulu.
02:19Yang juga Saudara.
02:20Wah, dia tengah pendukung Jokowi.
02:25Saya menemukan pendukung Roy Suryo.
02:27Saya akan tanyakan dulu, ini Ibu dari mana?
02:29Saya ke Ibu dulu ya.
02:30Ibu dari ABRI I.
02:31Dari ABRI I.
02:33Oke, ini siapa aja yang datang?
02:35Relawan banyak dari KNPRI.
02:37Dari KNPRI.
02:39Terus dari...
02:41Dari aspirasi ada banyak kita dari universitas.
02:44Banyak.
02:44Itu Ibu siapa namanya?
02:45Saya Ibu Meli.
02:46Meli berarti pendukung dari?
02:47ABRI I dari Roy Suryo dan Dr. Tifa.
02:50Oke.
02:51Ibu, berarti tadi sama siapa aja bisa diulangi lagi?
02:55KNPRI, terus ABRI I, terus ABRI I, terus aspirasi.
03:00Dari Banten, Banten, itu, terus dari Ibu, Ibu dia apa?
03:10Gladiator.
03:11Memang banyaknya Ibu-Ibu di sini ya?
03:13Iya, rata-rata kita mama militan.
03:16Kita mama militan.
03:17Oke gitu, tapi kalau saya lihat bajunya agak kontras nih.
03:20Kalau yang satunya tim pakai baju warna putih,
03:22kita dari organisasi banyak.
03:25Dari skul banyak-banyak gabungan aja.
03:28Karena kita nggak dibiayain, nggak ini.
03:33Jadi kita masing-masing, harus sendiri-sendiri.
03:36Sekarang sendiri-sendiri untuk datang ke sini untuk berkumpul.
03:38Iya.
03:39Karena saya dari kita bayar.
03:41Kita berjuang dari diri sendiri.
03:45Dari persenganan Ibu di sini.
03:47Ibu melihatlah bagaimana?
03:48Sekarang kan Pak Jokowi juga sudah ada di dalam.
03:51Sebagai saksi begitu ya Bu ya, Pak Roy Surya juga di dalam.
03:54Ibu melihatlah bagaimana harapan yang Ibu layankan itu apa untuk si doktor?
03:58Kita mengharapkan ya, kita negara ini beraku adil.
04:02Terus memang jujur.
04:04Nah sekarang dia mau jadi presiden selama ini kan apa keuntungannya?
04:08Nggak ada.
04:09Malah negara yang ada bangkrut.
04:10Nah, dia nggak ada yang manfaat untuk rakyat.
04:15Nah sekarang apalagi dengan ijazahnya, asli apa tidaknya itu.
04:18Nah sekarang kita buktikan itu harus.
04:21Nah itu aja.
04:23Rakyat nggak ada yang minta banyak-banyak.
04:25Kepengen negara ini makmur.
04:26Bener, udah, titik, nggak ada lagi.
04:28Meskipun di dalam nanti tadi disampaikan bahwa nanti akan buka-bukaan nih ijazahnya segala macam.
04:33Ya, pasti akan terbukti.
04:35Karena keputusan MK, MA sudah membuktikan kalau Gibran tidak bersekolah.
04:40Dan dari TPUA ke ijazah palsunya Jokowi Dodo sudah lima tahun sampai sekarang pun tidak terungkap.
04:48Yaudah kalau memang selembar ijazah seperti saya.
04:50SD, SMP, SMA, dan universitas ada ijazahnya.
04:53Kita semua dididik oleh orang tua.
04:55Sekolah dengan rajin belajar.
04:57Mendapatkan apa?
04:58Ijazah.
04:58Masa seorang selembar ijazah nggak dikulau dikit?
05:02Asyik aja dikasih tahu ke rakyat Indonesia.
05:04Begitu.
05:05Itu harus terungkap.
05:08Kan sudah kelihatan.
05:09Sudah terlihat.
05:11Sudah terlihat.
05:13Ini Bu Meli, ini Bu Siapa?
05:14Saya Itapak Tahan dari Gerakan Perubahan.
05:17Oke.
05:18Oke, Bu begini.
05:19Dengan semangatnya segala macam makanya ibu dan pendukung Roy Suryo ada di sini.
05:23Kemudian ini sangat menarik.
05:25Di tengah banyak pendukung dari Jokowi,
05:27ibu tetap berdiri tegak di sini.
05:29Apakah tidak ada Gintar atau...
05:30Tidak ada takut.
05:31Kami tidak takut.
05:33Kami warga negara yang lu.
05:35Adi semangat terus.
05:36Adi semangat terus.
05:37Adi semangat.
05:37Di mana kebenaran akan selalu adil.
05:39Adil Jokowi.
05:40Oke.
05:41Adil Jokowi, harapannya apa kalau dari lu?
05:43Kedepannya, saya ingin adalah kejujuran.
05:47Satu adalah agama.
05:49Agama memberikan semua agama di Indonesia mengatakan apa?
05:53Agama, nilai ta'ala.
05:54Jujur.
05:55Insya Allah, negara kita makmur, keadilan, insya Allah.
05:58Persatuan, kesatuan.
05:59Sesuai dengan Pancasin dan pembukaan UUD 45.
06:02Itu saja.
06:03Jangan tipa-tipu.
06:04Kasian rakyatnya.
06:06Iya.
06:07Jujur saja.
06:08Negara ini mau dijadiin apa sih?
06:10Bukan main-mainan.
06:12Terima kasih kesempatan untuk Ibu-Ibu siapa, Bu?
06:14Saya Ibu Yuli dari Banten Indeponin Community.
06:17Kita semua selalu hadir untuk sidangnya dokter tipa.
06:21Memang kalau dari awal memang dia punya ijasa asli.
06:25Kenapa berbelit-belit seperti ini?
06:26Kenapa sampai sekarang dia mau didatangkan semua kru-kru-nya dia?
06:31Kita mah dari kita pendukung tidak ada sama saya.
06:34Karena hati nurani.
06:36Kita dari hati nurani sendiri untuk membantu dan mendukung Pak Roy dan dokteripa.
06:42Untuk kebenaran di negara ini.
06:44Kita butuh kejujuran.
06:46Dari awal kita butuh kejujuran.
06:48Gitu aja Pak.
06:50Ibu-ibu semua terima kasih banyak.
06:52Karena tampaknya juga tidak sedikit pendukung dari Jokowi.
06:55Jadi tetap jaga kawanan ya.
06:57Biar terponisif ya.
06:59Terima kasih banyak.
07:00Saya selalu Ibu.
07:03Durasi Bapak izin ya.
07:04Terima kasih ya.
07:05Tapi sudah diwakilkan sama Ibu-Ibu semua.
07:07Terima kasih Bapak.
07:08Itu akhirnya saya menemukan pendukung dari Rosurgo.
07:12Artinya saya ingin nanti kelihatan ke sisi dari pendukung Jokowi yang masih bertahan di satu spot.
07:18Di sana memang khusus dan banyak sekali.
07:20Sampai dengan saat ini kalau saya mendengar masih ada sayup-sayup.
07:23Tapi ya dan juga saudara.
07:25Di sebelah sana saya menarik perhatian.
07:26Karena tiba-tiba saja sepertinya ada mobil taktis yang mengeluarkan semacam asap begitu ya.
07:36Saya tidak tahu saya harus memastikan lagi.
07:38Tapi biar dipastikan.
07:39Ya dan juga saudara.
07:40Memang pengamanan di sini super-super berlapis bahasa yang saya gunakan.
07:43Bahkan tadi ada mobil pemadam kebakaran yang ingin memadamkan api.
07:49Tampaknya ada kebakaran di sekitar dari pengadilan Negeri Jagata Timur sini.
07:51Tidak bisa melintas.
07:53Dialihkan jalannya.
07:54Jadi tadi cukup menarik sekali.
07:55Tadi saya mengambilkan gambarnya.
07:57Dan kita lihat bagaimana jalannya sidang di penjak tim saat ini.
08:01Masih berlangsung.
08:02Kita lihat bagaimana nanti selesai sidang.
08:06Ya tadi suara-suara dukungan dari sisi Roy Suryo.
08:10Dan juga kita nantikan bagaimana juga dukungan dan juga orasinya dari sisi pendukung Presiden Ketujuan Republik Indonesia Jokowi Dodo.
08:17Terima kasih Jurnalist Kompas TV, Nanda Aprilia dan juga Jurukamira Ava Farid atas laporan langsungnya dari pengadilan Negeri Jakarta Timur.
08:23Selamat bertugas kembali.
08:24Saudara jangan kemana-mana karena breaking news, Kompas TV akan kembali sesaat lagi.
08:28Jadi tetaplah bersama kami.
08:36Mau cappuccino yang autentik Itali?
08:38Aha, ini top cappuccino baru.
08:41Milky Fomia, lebih baik di Tamba Crunchy Shop.

Dianjurkan