Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Sebanyak 250 pasangan mengikuti upacara pernikahan massal di Jalur Gaza, Palestina. Acara digelar di tengah kawasan yang porak-poranda akibat perang, dengan bangunan runtuh dan jalanan dipenuhi puing-puing.

Para pengantin perempuan mengenakan busana tradisional Palestina dengan sulaman warna-warni. Sementara itu, para pengantin pria mengenakan keffiyeh yang menjadi simbol identitas Palestina.

Selama perang, banyak pasangan menghadapi kendala biaya sehingga sulit memulai kehidupan bersama. Pernikahan massal ini pun menghadirkan suasana perayaan dan kebahagiaan bagi warga Gaza di tengah kondisi yang masih sulit.

#menikah #gaza #palestina

Baca Juga Pakai Kekerasan! Pemukim Israel Ambil Alih 8 Rumah Warga Palestina | SAPA PAGI di https://www.kompas.tv/internasional/700255/pakai-kekerasan-pemukim-israel-ambil-alih-8-rumah-warga-palestina-sapa-pagi

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/700256/di-tengah-kehancuran-gaza-250-pasangan-rayakan-pernikahan-massal-sapa-pagi
Transkrip
00:00Sedara sebuah upacara pernikahan masal digelar untuk 250 pasangan di wilayah Gaza yang porok-poranda
00:07di tengah bangunan runtuh dan jalanan yang dipenuhi puing-puing.
00:22Pernikahan masal 250 pasangan digelar di tengah bangunan runtuh di wilayah Gaza.
00:28Pengantin perempuan mengenakan busana tradisional Palestina yang penuh sulaman warna-warni,
00:33sementara pria mengenakan keviyah yang menjadi simbol identitas mereka.
00:38Selama masa perang, hanya sedikit pasangan yang mampu memulai hidup bersama karena kendala biaya.
00:45Pernikahan masal ini menghadirkan semangat perayaan bagi penduduk Gaza.
00:49Matusan orang hadir dalam acara tersebut melakukan kebahagiaan dari pasangan pengantin yang menikah.
00:58Terima kasih telah menonton!

Dianjurkan