00:00Pengemudi becak di Kulon, Progo, Yogyakarta resah karena tercatat dalam desil kesejahteraan 9 atau kategori mampu.
00:08Saat ini data membuat keluarga pengemudi becak ini terancam kehilangan bantuan sosial atau bansos.
00:14Bahkan anak bungsunya terancam putus kuliah karena keterbatasan biaya.
00:24Polemik perubahan desil kesejahteraan dirasakan timbul seorang pengemudi becak.
00:30Asal Ngentak Rejo, Kapanewan Lenda, Kulon, Progo, Yogyakarta.
00:35Timbul adalah orang tua tunggal yang harus menghidupi kedua anaknya seorang diri.
00:41Timbul mencari nafkah dengan mengayuh becak di kawasan Malioboro pada malam harinya.
00:47Pendapatan yang diperoleh pun tidak menentu.
00:51Timbul pun mencari penghasilan tambahan dengan ternak ayam kampung.
00:55Angka desil kesejahteraan timbul di angka 9 ini menjadi pukulan bagi keluarga timbul.
01:03Bantuan sosial terancam hilang dan anaknya juga terancam putus kuliah
01:07karena harus melanjutkan pendidikan jalur mandiri.
01:13Jelas kaget itu.
01:15Soalnya kan harapan saya kan ya itu tadi udah saya bilang
01:18anak saya kuliah dengan harapan ada kartu kit, ada bias meswa.
01:24Itu kan saya dengar-dengar itu bisa nanti ya bisa untuk memperingan.
01:29Tapi ternyata desilnya naik kan ya tetap kaget.
01:37Harapan saya ya mudah-mudahan nanti dari pemerintah nanti bisa merubah data saya.
01:53Pemkap Klonprogo juga akan berkoordinasi dengan Badan Pusat Statistik atau BPS
01:59agar data kesejahteraan masyarakat dapat diperbarui secara berkala
02:03dan sesuai kondisi real di lapangan.
02:08Kan dia yang mau masuk UNG.
02:10Pengennya pakai apa itu kartu yang untuk sekolah itu?
02:14KIP.
02:15KIP kan sudah tidak bisa tau nek jelas 9.
02:17Itu harus mandiri.
02:19Akhirnya harus mandiri.
02:21Ini mandiri saat ini.
02:22Tapi orang tua berusaha baru bayar semaruh.
02:28Kasus keluarga timbul menjadi gambaran
02:32betapa akurasi data kesejahteraan sangat menentukan
02:36tepat atau tidaknya bantuan sosial diterima masyarakat.
02:42Ahmadi Kompas TV, Klonprogo, Yogyakarta.
02:49Bagian kategori desil, penerima bantuan sosial masih menjadi perbincangan di masyarakat.
02:54Sejumlah warga mengeluhkan status desil yang tercatat dinilai belum sepenuhnya sesuai
02:59dengan kondisi ekonomi mereka.
03:01Lalu jika merasa data desil tidak sesuai, apa yang dapat dilakukan masyarakat?
03:10Pemerintah memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mengajukan pemutahiran data desil.
03:15Pengajuan bisa dilakukan dengan dua cara.
03:18Datang langsung ke kantor pelurahan atau melakukannya melalui aplikasi cek bansos.
03:24Saudara bagi Anda yang ingin melakukan pemutahiran desil tidak hanya melalui kelurahan saja,
03:31namun juga bisa dilakukan secara mandiri dengan cara melakukan download atau unduh aplikasi cek bansos
03:39di Play Store dan juga App Store yang Anda miliki.
03:42Kemudian nanti bisa Anda buka untuk aplikasi cek bansos.
03:45Yang gambarnya akan seperti ini setelah dibuka,
03:50di mana data-data yang nantinya dipersiapkan juga tidak jauh berbeda dengan data-data yang dibawa ke kelurahan
03:56jika Anda ingin melakukan pemutahiran secara langsung.
03:59Di antaranya ini adalah kartu keluarga, kemudian KTP, ada juga foto rumah tampak depan, dalam rumah, dan juga belakang rumah.
04:10Nah, nantinya setelah Anda membuka, Anda harus membuat akun terlebih dahulu
04:15dengan cara memasukkan data diri mulai dari nomor kartu keluarga, kemudian NIK, dan juga data diri lainnya.
04:23Setelah itu Anda bisa login atau masuk ke aplikasi terlebih dahulu.
04:29Nah, nanti untuk menu pertama yang Anda bisa akses bentuknya adalah seperti ini.
04:33Pada menu-menu ini, nantinya Anda bisa memilih menu usulan.
04:40Di sini Anda bisa mengusulkan desil Anda atau memutahirkan desil Anda sesuai dengan keadaan ekonomi dan juga kesejahteraan.
04:50Lalu, bagaimana dengan warga yang memilih mengajukan secara langsung?
04:54Bu, sebelumnya menanggapi desil yang saat ini diperoleh masyarakat kan tidak sedikit begitu ya, yang kemudian naik.
05:01Apakah sudah ada keluh kesah dari masyarakat atau pengajuan yang dilakukan kepada pihak kelurahan siwalan ini, Bu?
05:07Ada beberapa dari warga kami mengeluh karena desilnya tiba-tiba tinggi.
05:13Jadi, mereka minta diturunkan desilnya.
05:18Sementara dari pihak kelurahan sudah menindaklanjuti dengan verval ke warga tersebut,
05:26mendatangi mereka ke rumahnya dan dengan syarat untuk penurunan desil untuk dimasukkan ke sistem itu,
05:34syaratnya ada KTP, KK, dan foto dari depan dan juga dari dalam rumah,
05:45serta ada beberapa pertanyaan sekitar pekerjaan dan bangunannya.
05:53Di kelurahan siwalan, data yang diajukan masyarakat kemudian diinput ke dalam sistem.
05:59Penginputan data pemutahiran ini dilakukan secara berkala setiap bulan pada tanggal 1 hingga 10.
06:07Ya, sodara, terkait dengan pemutahiran desil memang bisa dilakukan dengan dua sistem begitu ya,
06:14baik melalui kelurahan dan juga melalui aplikasi secara langsung.
06:18Yang mana memang untuk pemutahiran desil ini tidak bisa dilakukan dalam waktu yang terhitung singkat.
06:24Tadi pihak kelurahan menyebut ada waktu yang perlu ditunggu 1 sampai dengan 3 bulan,
06:30mulai dari pengajuan, pengecekan ke lapangan, bahkan menunggu sistem dari pemerintah pusat.
06:35Jadi tidak bisa dilakukan secara cepat dan tepat,
06:39namun harus melalui tindakan yang terstruktur dari pemerintah di lapangan atau paling dekat dengan rakyat,
06:47yaitu kelurahan sampai dengan pemerintah pusat.
06:49Dari Semarang, GSI Lutvia, Heri Widodo melaporkan.
Komentar