00:26KAPAL VIRGO TRANSPORT 8
00:30Ini menimbulkan risiko lebih tinggi akibat tekanan besar secara mendadak.
00:34Ada ruang di kapal kosong jika sampai memaksakan masuk dengan penyelam.
00:41Dan kalau membuka sekat salah satu ruang kosong itu, itu dikatakan akan bahaya karena ada tekanan besar.
00:50Kita berpikir bagaimana kita bisa merubah posisi dari tengkurupnya kapal ini untuk kita balik.
00:58Sebenarnya kalau dalam kondisi seperti ini, dari teman-teman masukan dari TNI Angkatan Laut,
01:05malah kalau perlu tenggelam akan lebih baik kalau misalkan kapal itu diam.
01:09Karena memang posisi keberadaan kapal ini di kedalaman yang sebenarnya merupakan laut yang dangkal.
01:18Jadi kira-kira di 30 meter.
01:25Wakil Ketua Forum Masyarakat Transportasi Indonesia Rahmatika Ardianto menganalisis.
01:30Penataan muatan diduga memicu kapal VIRGO TRANSPORT 8 tak stabil, miring, lalu terbalik.
01:38Ardianto menilai jika muatan kendaraan diatur di dek bawah, maka kapal tetap stabil.
01:43Meski gelombang mencapai 2 meter.
01:46Dan MTI merekomendasikan pengawasan penataan muatan kepastian jumlah manifest hingga menghitung muatan kendaraan overload,
01:54over dimension atau ODOL.
01:58Kalau misalkan ada dugaan-dugaan tonase seperti yang kami sampaikan sering ini,
02:03masalah ODOL ini loh, tolonglah ditertipkan.
02:06Jadi karena kejadian terakhir Tunuh Pratama di mana, Ketapang Gilimanu, itu kan juga masalah kendaraan ODOL juga.
02:14Sempat melihat nggak yang dari udara fotonya, kapal itu terbalik dulu.
02:17Kalau bocor itu nggak terbalik, langsung hilang.
02:20Terbalik tapi langsung hilang.
02:22Nah kalau itu berarti dia itu sebenarnya masih punya daya apung sebenarnya.
02:28Saudara Basarnas bersama personel TNI PORI berencana mengerahkan underwater team atau tim penyelam
02:34untuk menjangkau korban yang kemungkinan masih berada di dalam kapal.
02:39Lalu bagaimana peluang dan risikonya di tengah posisi kapal Virgo Transport 8 yang masih terbalik di Laut Jawa?
02:47Kita bahas bersama Wakil Ketua Umum Ekosistem Transportasi Laut dari Masyarakat Transportasi Indonesia MTI,
02:53Hoiri Sutomo dan pendiri Indonesia Divers Rescue Team yang juga banyak terlibat dalam upaya pencarian korban
03:01kecelakaan kapal, ada Pak Bayu Wardoyo.
03:04Selamat malam Pak Hoiri, Pak Bayu.
03:06Selamat malam.
03:08Ya, saya dengar Pak Bayu juga besok akan langsung terjun ke Laut Jawa ya Pak ya, untuk membantu search and
03:13rescue di bawah laut ya Pak ya?
03:16Iya betul Pak.
03:16Nah ini saya langsung saya bertanya ke Pak Bayu kalau begitu, dari pengalaman Anda dan melihat tantangan terbesar tim penyelam
03:24dengan karakteristik Laut Jawa dan kondisi kapal Virgo Transport 8 yang saat ini terbalik
03:30dan tadi dikatakan oleh Basarnas ada ruang-ruang yang harus diwaspadai supaya tekanan itu tidak membahayakan
03:36atau merisikokan tim penyelam untuk menyelamatkan korban.
03:41Bagaimana Anda bisa menjelaskan soal ini?
03:43Iya, benar Mas Radi.
03:47Ketika kita harus masuk ke satu kapal yang sudah tenggelam, ini berdasarkan pengalaman kami pada operasi SAR di KM Levina,
03:57Rimba 3, Putri Krakatawa,
03:59bahkan yang terakhir di KM Penuh Pratama, memang salah satu kesulitan terbesar adalah ketika kapal ini belum tenggelam sempurna.
04:07Tadi Kepala Basarnas sudah menyampaikan juga bahwa ketika kapal ini belum kita istilahkan itu duduk sempurna,
04:16itu memang akan sangat berisiko.
04:18Jadi ketika posisinya itu masih mungkin bergerak, bergeser, bahkan ada kemungkinan berguling.
04:26Sehingga ketika nanti penyelam masuk, ini malah akan membahayakan penyelam.
04:31Penyelam, ya.
04:31Itu, ya, apa itu pertama.
04:33Kemudian masih ada, kita sebutnya debris ya, debris itu barang-barang yang ada di dalam kapal,
04:41kemudian masih ada kemungkinan kebocoran bahan bakar, solar, oli, dan sebagainya.
04:48Dan sebagainya, juga ada hazard.
04:51Hazard itu seperti mungkin ada kabel, ada barang-barang yang akan menyulitkan dan juga mungkin akan membahayakan penyelam.
04:59Demikian, Mas.
05:00Oke.
05:00Ya, ini jadi perlu kehati-hatian.
05:02Nanti juga saya akan lebih lanjut bertanya,
05:05kalau memang begini kondisinya, apakah betul nanti kapalnya teknisnya ditenggelamkan?
05:10Atau bagaimana nanti saya akan tanya ke hal itu?
05:12Tapi saya ke Pak Hoiri dulu.
05:13Pak Hoiri, tadi rekan Anda Pak Ardian itu bilang, ada dugaan penataan kapal yang tidak stabil hingga miring dan terbalik.
05:20Nah, kalau begitu memang seharusnya penataannya seperti apa?
05:29Pak Hoiri?
05:33Agak sedikit terputus, tapi saya menangkap pesan yang sampai, ya tentu.
05:40Eh, oke.
05:41Baik-baik.
05:42Baik, pertama-tama kami menyampaikan duga cita yang sangat mendalam terhadap seluruh korban dan musibah KM Virgo terkode delapan.
05:51Perhatian kita harus tetap bertuju pada para korban dan keluarganya.
05:55Kami mengapresiasi kerja keras Pasarnas serta seluruh pihak yang telah membantu pertolongan dari seluruh penumpang dan ABK,
06:05mulai dari kapal nelayan, kapal takbut, kemudian Kementerian Perhubungan, kemudian KNKT, dan TNI, serta Polri.
06:13Dan sebagai bagian dari masyarakat transportasi Indonesia, kami mendukung investigasi KNKT yang profesional, independen, dan berbasis bukti.
06:25Berbagai informasi yang berkembang perlu diperiksa dengan cermat sebelum kita menyimpulkan penyebab kejadian.
06:32Jadi memang kalau hari ini kita baru melewati hari Minggu, dini hari, dan sekarang baru hari Selasa, tentu kerja Pasarnas
06:42masih belum selesai,
06:44posko juga baru dibentuk, dan itu tentu sudah bekerja keras untuk memberikan kesimpulan dan rekomendasi,
06:52dan itu kita tunggu. Nah, tapi musibah ini menjadi pengingat untuk kita semua agar seluruh rantai keselamatan,
07:02dimulai dari barang yang disiapkan oleh pengirim, pengangkutan dengan kendaraan,
07:08pemeriksaan di pelabuhan, penataan, dan pengikatan di atas kapal,
07:12hingga kesiapan awak menghadapi keadaan darurat.
07:16Karena memang kalau kita berbicara masalah sistem transportasi, khususnya masalah safety,
07:22itu tidak bisa berdiri sendiri, itu adalah sebagai sebuah rangkaian satu ekosistem,
07:27dan salah satu mata rantai ekosistem keselamatan ini lemah atau putus,
07:33maka terjadilah sebuah kecelakaan yang tidak kita inginkan.
07:37Intinya, kami mengingatkan bahwa untuk bisa mendapatkan sebuah jaminan keselamatan transportasi laut,
07:44maka seluruh stakeholder harus sama-sama bertanggung jawab,
07:51tidak hanya oleh operator saja, tetapi yang lebih penting adalah jalinan seluruh pemangku kepentingan,
07:58mulai dari operator, regulator, kemudian juga pengelola pelabuhan,
08:03kemudian juga pemakai jasa, penumpang, pengemudi truk, pemilik barang, agen, ekspedisi, bahkan.
08:09Terima kasih.
Komentar