Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV Basarnas dan TNI Angkatan Laut mempertimbangkan untuk menenggelamkan Kapal Virgo Transport 8 karena kapal telah bergeser sejauh 1,6 mil laut atau sekitar 3 kilometer per Senin, 14 September.

Basarnas menduga masih terdapat banyak sekat dan ruang kosong di dalam kapal yang memungkinkan Virgo Transport 8 terus bergeser. Kondisi ini menjadi tantangan bagi tim penyelam karena membuka salah satu sekat dapat menimbulkan risiko lebih tinggi akibat tekanan besar secara mendadak.

Di sisi lain, Wakil Ketua Forum Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Rakhmatika Ardianto, menganalisis dugaan penataan muatan sebagai salah satu faktor yang membuat kapal tidak stabil, miring, lalu terbalik. MTI merekomendasikan pengawasan penataan muatan, kepastian jumlah manifes, serta penghitungan muatan kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL).

Peluang dan risiko pengerahan tim penyelam untuk menjangkau korban yang kemungkinan masih berada di dalam kapal dibahas bersama Wakil Ketua Umum Ekosistem Transportasi Laut dari Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Khoiri Sutomo, dan Pendiri Indonesia Divers Rescue Team, Bayu Wardoyo.

#virgotransport8 #basarnas #tniangkatanlaut #sar #mt #penyelam

Baca Juga [FULL] Update Pencarian KM Virgo, Kolonel Edi Setiawan Ungkap Perluasan Area 4.920 NM |KOMPAS PETANG di https://www.kompas.tv/regional/690900/full-update-pencarian-km-virgo-kolonel-edi-setiawan-ungkap-perluasan-area-4-920-nm-kompas-petang

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/690905/full-km-virgo-akan-ditenggelamkan-bayu-wardoyo-dan-khoiri-sutomo-bahas-evakuasi-korban-sapa-malam
Transkrip
00:26KAPAL VIRGO TRANSPORT 8
00:30Ini menimbulkan risiko lebih tinggi akibat tekanan besar secara mendadak.
00:34Ada ruang di kapal kosong jika sampai memaksakan masuk dengan penyelam.
00:41Dan kalau membuka sekat salah satu ruang kosong itu, itu dikatakan akan bahaya karena ada tekanan besar.
00:50Kita berpikir bagaimana kita bisa merubah posisi dari tengkurupnya kapal ini untuk kita balik.
00:58Sebenarnya kalau dalam kondisi seperti ini, dari teman-teman masukan dari TNI Angkatan Laut,
01:05malah kalau perlu tenggelam akan lebih baik kalau misalkan kapal itu diam.
01:09Karena memang posisi keberadaan kapal ini di kedalaman yang sebenarnya merupakan laut yang dangkal.
01:18Jadi kira-kira di 30 meter.
01:25Wakil Ketua Forum Masyarakat Transportasi Indonesia Rahmatika Ardianto menganalisis.
01:30Penataan muatan diduga memicu kapal VIRGO TRANSPORT 8 tak stabil, miring, lalu terbalik.
01:38Ardianto menilai jika muatan kendaraan diatur di dek bawah, maka kapal tetap stabil.
01:43Meski gelombang mencapai 2 meter.
01:46Dan MTI merekomendasikan pengawasan penataan muatan kepastian jumlah manifest hingga menghitung muatan kendaraan overload,
01:54over dimension atau ODOL.
01:58Kalau misalkan ada dugaan-dugaan tonase seperti yang kami sampaikan sering ini,
02:03masalah ODOL ini loh, tolonglah ditertipkan.
02:06Jadi karena kejadian terakhir Tunuh Pratama di mana, Ketapang Gilimanu, itu kan juga masalah kendaraan ODOL juga.
02:14Sempat melihat nggak yang dari udara fotonya, kapal itu terbalik dulu.
02:17Kalau bocor itu nggak terbalik, langsung hilang.
02:20Terbalik tapi langsung hilang.
02:22Nah kalau itu berarti dia itu sebenarnya masih punya daya apung sebenarnya.
02:28Saudara Basarnas bersama personel TNI PORI berencana mengerahkan underwater team atau tim penyelam
02:34untuk menjangkau korban yang kemungkinan masih berada di dalam kapal.
02:39Lalu bagaimana peluang dan risikonya di tengah posisi kapal Virgo Transport 8 yang masih terbalik di Laut Jawa?
02:47Kita bahas bersama Wakil Ketua Umum Ekosistem Transportasi Laut dari Masyarakat Transportasi Indonesia MTI,
02:53Hoiri Sutomo dan pendiri Indonesia Divers Rescue Team yang juga banyak terlibat dalam upaya pencarian korban
03:01kecelakaan kapal, ada Pak Bayu Wardoyo.
03:04Selamat malam Pak Hoiri, Pak Bayu.
03:06Selamat malam.
03:08Ya, saya dengar Pak Bayu juga besok akan langsung terjun ke Laut Jawa ya Pak ya, untuk membantu search and
03:13rescue di bawah laut ya Pak ya?
03:16Iya betul Pak.
03:16Nah ini saya langsung saya bertanya ke Pak Bayu kalau begitu, dari pengalaman Anda dan melihat tantangan terbesar tim penyelam
03:24dengan karakteristik Laut Jawa dan kondisi kapal Virgo Transport 8 yang saat ini terbalik
03:30dan tadi dikatakan oleh Basarnas ada ruang-ruang yang harus diwaspadai supaya tekanan itu tidak membahayakan
03:36atau merisikokan tim penyelam untuk menyelamatkan korban.
03:41Bagaimana Anda bisa menjelaskan soal ini?
03:43Iya, benar Mas Radi.
03:47Ketika kita harus masuk ke satu kapal yang sudah tenggelam, ini berdasarkan pengalaman kami pada operasi SAR di KM Levina,
03:57Rimba 3, Putri Krakatawa,
03:59bahkan yang terakhir di KM Penuh Pratama, memang salah satu kesulitan terbesar adalah ketika kapal ini belum tenggelam sempurna.
04:07Tadi Kepala Basarnas sudah menyampaikan juga bahwa ketika kapal ini belum kita istilahkan itu duduk sempurna,
04:16itu memang akan sangat berisiko.
04:18Jadi ketika posisinya itu masih mungkin bergerak, bergeser, bahkan ada kemungkinan berguling.
04:26Sehingga ketika nanti penyelam masuk, ini malah akan membahayakan penyelam.
04:31Penyelam, ya.
04:31Itu, ya, apa itu pertama.
04:33Kemudian masih ada, kita sebutnya debris ya, debris itu barang-barang yang ada di dalam kapal,
04:41kemudian masih ada kemungkinan kebocoran bahan bakar, solar, oli, dan sebagainya.
04:48Dan sebagainya, juga ada hazard.
04:51Hazard itu seperti mungkin ada kabel, ada barang-barang yang akan menyulitkan dan juga mungkin akan membahayakan penyelam.
04:59Demikian, Mas.
05:00Oke.
05:00Ya, ini jadi perlu kehati-hatian.
05:02Nanti juga saya akan lebih lanjut bertanya,
05:05kalau memang begini kondisinya, apakah betul nanti kapalnya teknisnya ditenggelamkan?
05:10Atau bagaimana nanti saya akan tanya ke hal itu?
05:12Tapi saya ke Pak Hoiri dulu.
05:13Pak Hoiri, tadi rekan Anda Pak Ardian itu bilang, ada dugaan penataan kapal yang tidak stabil hingga miring dan terbalik.
05:20Nah, kalau begitu memang seharusnya penataannya seperti apa?
05:29Pak Hoiri?
05:33Agak sedikit terputus, tapi saya menangkap pesan yang sampai, ya tentu.
05:40Eh, oke.
05:41Baik-baik.
05:42Baik, pertama-tama kami menyampaikan duga cita yang sangat mendalam terhadap seluruh korban dan musibah KM Virgo terkode delapan.
05:51Perhatian kita harus tetap bertuju pada para korban dan keluarganya.
05:55Kami mengapresiasi kerja keras Pasarnas serta seluruh pihak yang telah membantu pertolongan dari seluruh penumpang dan ABK,
06:05mulai dari kapal nelayan, kapal takbut, kemudian Kementerian Perhubungan, kemudian KNKT, dan TNI, serta Polri.
06:13Dan sebagai bagian dari masyarakat transportasi Indonesia, kami mendukung investigasi KNKT yang profesional, independen, dan berbasis bukti.
06:25Berbagai informasi yang berkembang perlu diperiksa dengan cermat sebelum kita menyimpulkan penyebab kejadian.
06:32Jadi memang kalau hari ini kita baru melewati hari Minggu, dini hari, dan sekarang baru hari Selasa, tentu kerja Pasarnas
06:42masih belum selesai,
06:44posko juga baru dibentuk, dan itu tentu sudah bekerja keras untuk memberikan kesimpulan dan rekomendasi,
06:52dan itu kita tunggu. Nah, tapi musibah ini menjadi pengingat untuk kita semua agar seluruh rantai keselamatan,
07:02dimulai dari barang yang disiapkan oleh pengirim, pengangkutan dengan kendaraan,
07:08pemeriksaan di pelabuhan, penataan, dan pengikatan di atas kapal,
07:12hingga kesiapan awak menghadapi keadaan darurat.
07:16Karena memang kalau kita berbicara masalah sistem transportasi, khususnya masalah safety,
07:22itu tidak bisa berdiri sendiri, itu adalah sebagai sebuah rangkaian satu ekosistem,
07:27dan salah satu mata rantai ekosistem keselamatan ini lemah atau putus,
07:33maka terjadilah sebuah kecelakaan yang tidak kita inginkan.
07:37Intinya, kami mengingatkan bahwa untuk bisa mendapatkan sebuah jaminan keselamatan transportasi laut,
07:44maka seluruh stakeholder harus sama-sama bertanggung jawab,
07:51tidak hanya oleh operator saja, tetapi yang lebih penting adalah jalinan seluruh pemangku kepentingan,
07:58mulai dari operator, regulator, kemudian juga pengelola pelabuhan,
08:03kemudian juga pemakai jasa, penumpang, pengemudi truk, pemilik barang, agen, ekspedisi, bahkan.
08:09Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan