KOMPAS.TV - Saksikan kembali aksi 3 besar Stand Up Comedy Indonesia (SUCI) 1 dalam video throwback ini! Menampilkan komika yang berhasil melaju hingga babak 3 besar SUCI 1, Ernest, Akbar dan Rian Adriandhy.
Video ini menghadirkan berbagai materi stand up comedy dengan karakter dan gaya komedi yang berbeda-beda. Nikmati kembali momen-momen menarik dari perjalanan Stand Up Comedy Indonesia, mulai dari penampilan di atas panggung hingga berbagai materi komedi yang menjadi bagian dari perjalanan mereka di SUCI 1.
Jangan lupa LIKE, KOMEN, dan SUBSCRIBE untuk menyaksikan lebih banyak video stand up comedy Indonesia, komika SUCI, dan koleksi throwback SUCI lainnya.
#SUCI1 #StandUpComedyIndonesia #SUCI #StandUpComedy #KomikaIndonesia #KomediIndonesia #ThrowbackSUCI #StandUpIndonesia #KomikaSUCI
========================================================
Ayo jadi Warga Suci atau kalau klean pede boleh banget jadi Lurah Suci klik join link ini: https://www.youtube.com/channel/UC8zZ084em5pohjs6kk2Bpaw/join
Stand Up Comedy Indonesia, Let's Make Laugh!
Follow dan subscribe:
Instagram: @sucikompastv
Twitter: @StandUpKompasTV
TikTok: @suci_kompastv
Facebook: @standupkompastv
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/entertainment/690987/full-aksi-3-besar-suci-1-paling-berkesan-ernest-akbar-dan-rian-siap-tertawa-throwback-suci
Video ini menghadirkan berbagai materi stand up comedy dengan karakter dan gaya komedi yang berbeda-beda. Nikmati kembali momen-momen menarik dari perjalanan Stand Up Comedy Indonesia, mulai dari penampilan di atas panggung hingga berbagai materi komedi yang menjadi bagian dari perjalanan mereka di SUCI 1.
Jangan lupa LIKE, KOMEN, dan SUBSCRIBE untuk menyaksikan lebih banyak video stand up comedy Indonesia, komika SUCI, dan koleksi throwback SUCI lainnya.
#SUCI1 #StandUpComedyIndonesia #SUCI #StandUpComedy #KomikaIndonesia #KomediIndonesia #ThrowbackSUCI #StandUpIndonesia #KomikaSUCI
========================================================
Ayo jadi Warga Suci atau kalau klean pede boleh banget jadi Lurah Suci klik join link ini: https://www.youtube.com/channel/UC8zZ084em5pohjs6kk2Bpaw/join
Stand Up Comedy Indonesia, Let's Make Laugh!
Follow dan subscribe:
Instagram: @sucikompastv
Twitter: @StandUpKompasTV
TikTok: @suci_kompastv
Facebook: @standupkompastv
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/entertainment/690987/full-aksi-3-besar-suci-1-paling-berkesan-ernest-akbar-dan-rian-siap-tertawa-throwback-suci
Kategori
🗞
BeritaTranskrip
00:00Enggak, jadi Cina di Indonesia dulu dapet beban tau gak?
00:02Beban mental ekspektasi-ekspektasi orang gitu ya, aneh-aneh.
00:05Gue pernah lagi sama temen gue nih laik mobil, terus ngelewatin tukang martabak.
00:09Gue bilang gini, eh men mampirnya beli martabak.
00:10Temen gue bilang apa? Lo mau martabak?
00:12Jangan nengah ini, tuh deket tukang tambel ban enak yang jual Cina.
00:16Halo.
00:18Pernah ini membuktikan orang Indonesia tuh suka pamer.
00:22Begitu per saat mendarat, ambil handphone status Twitter, Facebook giganti.
00:26Just landing, mendarat, touchdown.
00:29Semua diganti, orang ngambil handphone.
00:31Halo, aku barusan landing ya, aku barusan landing juga.
00:34Aku juga berlending.
00:35Pernah gak kalau di terminal?
00:37Aku baru nyampe blok gadung.
00:40Terus soal juara, juara itu selalu terkait dengan dua hal.
00:43Yang pertama adalah peserta, yang kedua adalah tentang urutan.
00:47Jadi cewek-cewek jangan percaya kalau pacar lo bilang,
00:49Sayang, kamu adalah juara di hatiku.
00:51Itu berarti ada peserta lain, dan lo belum tentunya nomor satu.
01:03Selamat datang kembali di Grand Final Stand Up Comedy Indonesia.
01:07Yes, stand up!
01:15Ini yang gini-gini yang membuat gue diputusin pacar gue nih.
01:17Kayak gini-gini nih.
01:19Kamu tuh sekong ya gitu.
01:21Baiklah kalau begitu.
01:23Tadi kan gue bilang kan,
01:24Tim Akbar yang sebelah sini, ini adalah komik-komik sinting, gokil.
01:28Penontonnya juga gila, mana tim Akbar?
01:33Oke, boleh.
01:34Pendukung nyerian dong.
01:35Pendukung nyerian mana?
01:37Lebih heboh tuh.
01:39Kursi udah ada yang dibakar.
01:40Tuh, gila.
01:41Pendukung nyerian.
01:42Ini sebelah sini, wah siit goblok.
01:44Sebelah sini gitu.
01:45Salah penonton nih kayaknya.
01:46Salah juga.
01:47Salah penonton, kasian.
01:48Iya, gapapa.
01:49Tapi gue ngeliat ada naif diantara penonton gokil.
01:51Luar biasa orang tua masih pengen juga nonton kayak beginian ya.
01:55Parah dianya.
01:56Iya.
01:57Nah, dari tim gue yang akan stand up, nanti Ernest.
02:01Dari tim gue akan Sa'diah.
02:03Ini kita liat aja, coba kita aduk.
02:04Siapa dulu nih?
02:05Oke, coba Sa'diah dulu.
02:06Coba dari tim lo.
02:07Enggak, dari tim lo justru.
02:09Ya, kita panggil aja Ernest Prakasa.
02:19Selamat malam.
02:20Eh, nama gue Ernest dan gue Cina.
02:23Walaupun gue bingung dari kecil gue selalu dikata-katain Cina.
02:25Cina gitu.
02:26Mereka tau dari mana gue Cina ya.
02:32Mungkin karena mata gue yang sipit.
02:34Tapi mata gue sipit ini mengajarkan suatu hal.
02:36Gue jadi mengerti gitu.
02:37Kenapa ya?
02:37Orang Cina itu suka dibilang pelit.
02:39Ya, iya.
02:40Orang Cina gimana?
02:41Nggak mau dibilang pelit.
02:42Melek aja ngirit.
02:44Belang-belang pelit.
02:45Yaudah lah, terima aja ya.
02:46Dari SD gue dikatain,
02:47Wuh, Cina sipit segala macem.
02:49Tapi SD gue pas, SD gue sadar.
02:50Ini diskriminasi di Indonesia.
02:52Perhatiin buku pelajaran anak SD.
02:54Kalau ada soal matematika itu selalu namanya nama-nama orang peribumi.
02:58Joko membeli 2 kilo telur, ya kan?
03:01Nggak pernah ada.
03:01Aliong mendapatkan 2 buah angpau.
03:051 angpau isinya 10 ribu.
03:06Berapa uang Aliong?
03:07Gitu kan?
03:0820 ribu salah.
03:09Uangnya 0.
03:10Dipakai babenya main QQ.
03:11Abis.
03:13Mana lagi?
03:16Kasian si Aliong bener.
03:18Nggak, jadi Cina di Indonesia tuh lu dapet beban tau nggak?
03:21Beban mental ekspektasi-ekspektasi orang gitu ya.
03:23Aneh-anek.
03:24Gue pernah lagi sama temen gue nih laik mobil.
03:26Terus ngelewatin tukang martabak.
03:27Gue bilang gini,
03:28Eh men, mampirnya beli martabak.
03:29Temen gue bilang apa?
03:30Lu mau martabak?
03:31Jangan yang ini.
03:32Tuh deket tukang tumble ban enak.
03:33Yang jual Cina.
03:35Kenapa kalau yang jual Cina ya?
03:38Bikinnya pake tai chi gitu.
03:39Teng, neng, neng, neng, neng.
03:42Yang ada karena Cina pelit.
03:43Kejunya kawe, ya kan?
03:46Kiss-missnya kawe.
03:47Message lo dihitungin satu-satu, ya kan?
03:49Lama banget bikin martabak gitu.
03:52Aneh-aneh aja.
03:54Istri gue juga kena, ya.
03:55Dia pribumi asli.
03:56Istri gue orang Sunda.
03:57Tapi kalau lagi jalan sama gue,
03:59dia suka dipanggil ci, ci.
04:00Apalagi jalan ke ITC gitu ya.
04:01Mari ci, gitu.
04:02Padahal istri gue tidak pernah mengenakan
04:04atribut wajib seorang cinci, ya.
04:06Legging macan tutul, ya.
04:11Itu wajib.
04:12Kalau lo merasakan cinci,
04:14tapi lo tidak punya legging macan tutul,
04:15lo pertanyakan kembali ke cincian lo, ya.
04:18Harus.
04:22Gue gak ngerti konsepnya legging macan tutul.
04:24Sama kayak gue gak ngerti konsepnya
04:25kenapa di Jakarta sekarang.
04:26Dimana-mana lo liat apartemen.
04:28Dimana-mana apartemen.
04:30Gue gak ngerti apa sih enaknya tinggal di apartemen.
04:32Tinggi gitu kan.
04:33Misalnya lantai 21 tinggi gitu.
04:35Lo tinggal di apartemen lantai 21 lo.
04:37Gimana mau jajan?
04:38Weh, toprak!
04:40Weh!
04:41Weh, man!
04:44Gak bakal kedengeran tuh gangga topraknya juga.
04:46Kayak ada suara apaan ya.
04:49Jangan panggil aku, Tuhan.
04:55Aku masih mau go internasional bikin mek toprak.
05:01Mau jajan aja susah.
05:03Ngegosip juga susah.
05:04Lo kalau tinggal di rumah sebelah tetangga tinggal ngegosip.
05:06Gampang.
05:07Lo tinggal di apartemen gimana lo?
05:08Ibu-ibu biasa kan tukang gosip kan?
05:10Bu Susi!
05:13Bu Joko kawin lagi!
05:16Bu Joko laki-laki.
05:21Bu Joko kawin lagi.
05:23Akten ikannya nembak.
05:26Omar Tabak.
05:28Tuh deket tukang tambel banget enak yang jual Cina.
05:31Saya harus berakasnya.
05:31Terima kasih.
05:34Ini jagoan saya.
05:35Tepuk tangan untuk Insan Nur Akbar!
05:43Naik pesawat.
05:45Jadi maklum buru-buru.
05:47Tapi ini tasnya siapa?
05:50Kasian yang tertukar dengan saya.
05:52Karena saya tadi nggak bawa tas.
05:56Ketawa.
05:57Saya tapi bawa istri.
06:02Pesawat itu ya.
06:03Kalau kita tepat, pesawatnya yang telat.
06:06Kalau kita yang telat, pesawatnya minggat.
06:09Tapi kalau kita tepat, pesawatnya tepat.
06:12Kita belum tentu berangkat.
06:13Kalau ada pejabat mau lewat.
06:20Jangan keras-keras.
06:21Panggilan boarding saya nggak dengar.
06:24Pesawat itu kalau kita delay.
06:26Itu mesti dikasih nasi kotak.
06:28Itu tahu apa artinya?
06:29Itu pengalian isu.
06:31Pertama kita ngomel sama pesawat.
06:32Begitu kita dikasih nasi kotak.
06:34Kita ngomel sama catering.
06:36Makanan apa ini?
06:42Jangan keras-keras.
06:43Panggilan boarding saya nggak dengar.
06:46Nah, pesawat itu kan biasanya delay kan.
06:48Dikasih nasi kotak.
06:49Dili dua jam.
06:50Dikasih nasi kotak.
06:51Mari mulai besok kita bawa nasi kotak sendiri ke bandara.
06:55Kita kasihkan petugasnya ngomong.
06:57Mbak, mbak saya kasih nasi kotak ya.
06:59Tapi bisa nggak saya diberangkatkan dua jam lebih awal?
07:07Eh, ini tasnya siapa?
07:09Istri saya di bawah loh.
07:11Nah, biasanya kalau telatkan itu kita dikasih nasi kotak.
07:15Mari kita berdoa ya.
07:17Kita semoga delay 10 jam.
07:19Siapa tahu loh kita dapat depot.
07:21Bapak, Bapak dapat memiliki depot yang sebelah sana loh Bapak ya.
07:24Bapak dapat memiliki depot yang sebelah sana.
07:26Silahkan Bapak.
07:27Waduh, maaf Pak.
07:28Bapak depotnya habis.
07:29Bapak bisa memiliki minimarket yang di sebelah sana.
07:32Itu adalah pesawat.
07:34Nah, begitu memasuki pesawat,
07:36ada yang satu hal yang sangat kurang ajar ini.
07:39Sekarang petugas bandara itu sudah melebih malikat Israel.
07:42Berani melakukan panggilan terakhir kepada Bapak Akbar.
07:52Panggilan terakhir.
07:53Itu kan tugasnya malikat Israel.
07:55Itu panggilan terakhir.
07:57Malikat Israel ada kalau manggil nggak pakai pengeras suara loh.
08:04Kan malu kalau ketahuan tetangganya.
08:07Padahal anehnya gini.
08:09Malikat Israel itu kan manggil nggak pakai pengeras suara.
08:12Tapi tetangganya denger loh.
08:14Bapak Akbar katanya dipanggil kemarin ya.
08:16Itulah hebatnya.
08:17Nah, memasuki pesawat.
08:19Kita selalu diingatkan.
08:21Melipat meja,
08:22kencangkan sabuk pengaman,
08:24tegakkan sandaran kursi.
08:25Tahu artinya?
08:26Itu artinya gini.
08:27Melipat meja.
08:28Udah nggak ada lagi makanan yang disajikan.
08:31Kalau Anda lapar,
08:33kencangkan saja ikat pinggang.
08:35Tegakkan sandaran kursi.
08:37Anda kan lempas.
08:38Biar terlihat kuat,
08:39tergakkan sandaran kursi.
08:45Sudah panggilan ya?
08:47Oh belum.
08:47Masih lama.
08:49Nah,
08:50biasanya kalau naik pesawat itu terjadi hal yang aneh-aneh di pesawat.
08:53Begitu kita masuk,
08:56ngomong aja pramugarinya.
08:58Tapi penumpang nggak mau dengerin.
09:00Tahu kenapa penumpang nggak pernah mendengarkan?
09:02Karena pramugari juga nggak pernah ngasih PR sama tugas.
09:07Coba bayangkan kalau pramugari ini ngasih tugas.
09:09Pasti semua.
09:10Mbak-mbak tolong diulangi tadi.
09:12Sabuknya diapain sabuknya?
09:14Oh gini.
09:16Tolong-tolong.
09:17Tadi ada di bawah mana?
09:18Pelampungnya ada di bawah mana?
09:19Oh sini.
09:20Tadi tabung apa mbak?
09:21Tabung LPG!
09:25Pesawatnya pasti akan delay lebih lama.
09:27Tapi kita akan dapat nasi kotak lagi.
09:32Masih ada waktu.
09:33Belum ada panggilan kan?
09:34Oh belum.
09:36Biasanya kalau kita naik pesawat itu ya,
09:38kita harus tahu bahwa pramugari itu adalah orang yang paling sabar.
09:43Bayangkan loh kalau itu guru,
09:44penumpang nggak ada yang dengarkan.
09:46Hei, bangku 10B kalau nggak ngedengarkan, keluar!
09:49Bangku 10C kalau ngedengarkan, keluar!
09:53Jangan naik ini lagi.
09:54Anda saya skor sing tiga hari nggak boleh naik pesawat ini.
10:05Jangan keras-keras panggilan boarding saya nggak denger.
10:10Pesawat itu biasanya kita kalau naik,
10:12wos, blok, gini.
10:14Saat paling berbahaya bagi pesawat adalah saat take off dan south landing.
10:18Makanya pramugari mesti berpesen.
10:20Kalau saat take off, south landing, buka cendela mbak.
10:22Itu artinya apa?
10:25Nikmatilah pemandangan itu.
10:26Siapa tahu itu adalah pemandangan terakhir Anda
10:28sebelum sesuatu akan terjadi.
10:34Makanya,
10:35bangku pesawat itu ada nomor 10B, 10C.
10:38Itu fungsinya apa?
10:39Kita nggak boleh pindah.
10:40Apabila memang terjadi apa-apa,
10:43identifikasinya mudah.
10:44Nggak usah lihat wajahnya.
10:4510B Bapak Akbar,
10:4710C Bapak...
10:48Makanya Bapak Akbar tadi mendapat panggilan terakhir.
10:52Nah,
10:53jangan ngetahuin pesawat ya.
10:55Sekarang saya mau ngetahuin penumpang.
10:57Penumpang Indonesia ini cenderung pamer.
10:59Begitu mau naik pesawat,
11:01ambil handphone,
11:02hello Soekarno-Hatta,
11:04ganti status.
11:05Status Facebook, Twitter,
11:07hello Soekarno-Hatta,
11:08hello Polonia,
11:09hello Juanda.
11:12Pernah naik beast kemudian,
11:14hello Gambir,
11:15hello Pulau Gadung,
11:17hello.
11:19Pernah,
11:19ini membuktikan orang Indonesia itu suka pamer.
11:22Begitu pesawat mendarat,
11:23ambil handphone,
11:24status Twitter, Facebook diganti.
11:26Just landing,
11:27mendarat,
11:28touchdown.
11:30Semua diganti,
11:31orang ambil handphone.
11:32Halo, aku harus landing,
11:33ya aku harus landing juga.
11:34Aku juga berlending.
11:36Pernah nggak kalau di terminal,
11:38aku baru nyampe Pulau Gadung.
11:40Aku juga,
11:42aku lagi di halte.
11:44Andaikan status KTP ini bisa diganti,
11:47saya yakin saat itu diganti juga,
11:49nama akbar status just landing.
12:03Belum ya?
12:06Tanggung jawab loh ya,
12:07kalau saya ditinggal.
12:10Ngomongin pesawat,
12:11nah ini ada yang menarik sekali lagi.
12:13Ini membuktikan bahwa hitam lebih unggul dari putih.
12:17Kalau ada kecelakaan,
12:18pasti yang dicari adalah kotak hitam,
12:20bukan kotak putih.
12:40orang Stephen van програм.
12:42Pak!
12:43Pak!
12:44Pak!
12:45Pak!
12:46Pak!
12:47Pak!
12:48jumpsang!
12:48Pak!
12:49Pak!
12:49Pak!
12:52Dua kutukan yang saya terima malam ini
12:55Pertama, saya dipaksa memakai jazz
13:00Ini gak matching banget
13:04Kedua, saya harus ditugasi menggugurkan salah satu dari dua yang sama kuat
13:12Ini adalah sesuatu yang hil yang mustahal
13:16Jika dimungkinkan ada juara kembar, mendingan kembar
13:22Ini anhel nih, tugasnya berat
13:25Karena kamu membuktikan keunggulanmu yang mulai kamu munculkan pada episode yang ke-8
13:31Kalau gak salah, adalah permainan-permainan acting dan repetisi itu
13:35Dan kali ini, ini kamu munculkan dalam variasinya yang luar biasa
13:42Seluruh pengalaman yang kamu dapatkan dari mentor-mentor itu
13:46Sudah kamu punya, sudah betul-betul menjadi milikmu
13:48Dan kamu perkaya dengan satu sumbangan teori kamu yang sangat lokal jenius itu
13:54Budaya, plesetan, dukannya plesetan kata-kata
13:58Tapi bagaimana kamu dengan canggih memplesetkan logika
14:01Memplesetkan stereotip-stereotip kemapanan
14:05Wah itu kan luar biasa
14:10Pol
14:23Yang tiga, itu huruf itu enggak?
14:28Sudah
14:29Oh udah
14:31Enggak
14:32Atas nama Sopan Santun
14:35Oke
14:37Oke
14:38Tumpuk tangan untuk Insan Nur Akbar
14:40Dan berarti selesailah perjuangan Insan Nur Akbar
14:44Di stand-up komedi Indonesia putaran per... eh season pertama
14:49Kita lihat nangis enggak?
14:50Oh nangis
14:51Iya
14:52Air matanya tidak akan pernah kering ya
14:54Kalau lu enggak jadi komik, lu bisa jadi pemain sinetron kayaknya
14:56Lu tahu enggak kenapa dia nangis?
14:58Kenapa tuh?
14:59Ini siapa ini?
15:02Tapi oke lah, berarti baik Rian dan Akbar sudah memberikan yang terbaik jadi tepuk tangan
15:06Terima kasih untuk Insan Nur Akbar
15:08Thank you
15:08Thank you Akbar
15:10Oke, setelah yang satu ini ada dua orang ganteng nih katanya mau stand-up sedikit untuk Anda
15:16Oh iya
15:16Abis itu baru kita cari tahu siapa kira-kira yang menjadi pemenang
15:18Jadi jangan kemana-mana tetap stand-up komedi Indonesia
15:20Yang berikut ini gue rasa enggak tahu ya bisa menandingi jagoan gue atau enggak, gue enggak ngerti
15:24Oke, kita sambutnya langsung Rian
15:31Selamat malam Teater Tanah Airku
15:33Luar biasa malam Grand Final sekali lagi tepuk tangan untuk stand-up komedi Indonesia
15:38Akbar tadi bilang juara itu ditentukan dari tinggi podium
15:42Padahal dia lupa
15:43Kalau menang nanti di podium itu dilihat yang dikasih hadiah itu
15:45Yang kelihatan, terang, putih
15:47Kalau hitam kayaknya dia juga penelitian enggak bakal bisa lihat
15:55Juara, malam ini gue ngomongin soal juara
15:57Buat gue pribadi kata juara itu tidak lepas dari kompetisi ini
16:00Sejak gue ikut stand-up komedi Indonesia
16:02Banyak hal aneh terjadi di keluarga gue
16:04Spesifiknya nyokap gue
16:06Nyokap gue itu jadi sangat-sangat obsesi dengan stand-up komedi Indonesia
16:09Minggu lalu, dua minggu yang lalu kan adalah babak tiga besar
16:11Sekarang Grand Final
16:12Minggu lalu enggak ada show kan
16:13Gue bangun di rumah, gue tidak menemukan nyokap gue
16:15Lu tahu nyokap gue di mana?
16:16Nangkring di Usmar Ismail
16:20Teaternya kosong, nyokap gue di sana, gue cari-cari
16:22Mama ngapain di sini?
16:26Mama mau nonton stand-up komedi Indonesia?
16:28Apa yang terjadi dengan nyokap gue?
16:30Ya udah gitu nyokap gue menjadi sangat-sangat tergila-gila dengan lagu stand-up komedi Indonesia
16:33Tau lagunya? Tene-nenen-nenet
16:35Ya kan tau kalau gitu kan?
16:36Tene-nenen-nenet
16:37Dan setiap hari di rumah kegiatan sehari-hari
16:40Selalu dengan lagu itu
16:41Gue gak bong
16:41Dia masak
16:42Tene-nenen-nenet
16:47Jemur pakaian juga gitu
16:48Tene-nenen-nenet
16:50Sampai nyiapin sarapan
16:51Buat gue sama bokap gue juga kayak gitu
16:52Dari dapur, bawa piring tiga
16:54Terus datang ke meja makan
16:55Sarapan sudah siap
16:56Tene-nenen-teng
16:57Apa yang terjadi dengan keluarga gue?
17:06Terus soal juara
17:07Juara itu selalu terkait dengan dua hal
17:09Yang pertama adalah peserta
17:11Yang kedua adalah tentang urutan
17:13Jadi cewek-cewek jangan percaya kalau pacar lu bilang
17:15Sayang, kamu adalah juara di hatiku
17:17Itu berarti ada peserta lain
17:19Dan lu belum tentunya nomor satu
17:26Ya kan?
17:27Terus kompetisi
17:27Tapi kompetisi ini
17:28Kompetisi ini itu masih normal
17:30Gue liat di TV Tetangga
17:31Ada kompetisi mencari pesulap
17:33Lu buat apa nonton kompetisi mencari pesulap?
17:35Itu kan berusaha membohongi penonton
17:37Bener gak?
17:38Bener kan gue?
17:38Itu kan yang semakin juara adalah
17:40Yang semakin jago membohongi penonton
17:41Udah membohongi penonton
17:43Barang lu diminta
17:44Di panggung barang lu hilang
17:46Sebuat apa gitu?
17:47Terus gue heran lu pernah perhatiin gak?
17:49Kenapa pesulap itu setiap difoto tangannya kayak gini?
17:52Itu artinya apa?
17:53Tepuk tangan lah
17:54Atau barang anda akan hilang
17:59Apa itu masuknya?
18:01Dan semakin sering lu bermain sulap
18:03Daya ingat lu akan semakin menurun
18:04Kenapa gue bisa bilang seperti itu?
18:06Tahu Pak Wisben?
18:07Pak Wisben itu udah sering main sulap
18:08Daya ingatnya menurun
18:09Buktinya setiap kali dia sulap
18:11Sulap dia sendiri kok dia nanya
18:12Kenapa bisa begini?
18:16Terus manusia itu paling juara
18:18Kalau misalkan disuruh mendiskriminasi spesial selain
18:21Logo
18:21Logo dari Sea Games tahun ini
18:23Adalah dua komodo
18:24Bernama Modo dan Modi
18:25Siapapun yang punya ide mendesain itu
18:27Menurut gue dia sedikit rasis
18:28Kenapa?
18:29Karena Modo dan Modi adalah komodo berkulit putih
18:31Kenapa sih komo yang kulit hitam gak diajak jadi logo?
18:35Itu rasis sodara-sodara
18:37Iya kan?
18:39Dan menjadi juara
18:40Gampang atau tidaknya itu
18:41Tergantung dari masa dimana lu melakukannya
18:44Waktu gue SD
18:45Gue paling sering juara lomba mengeja
18:47Jadi lomba mengeja tuh gini
18:48Dikasih kata
18:49Makan
18:49Eja
18:50M-A-M-A-K-A-K-N
18:51Makan selesai
18:52Kenapa gue juara?
18:53Karena itu gampang zaman dulu
18:54Gue gak kebayang
18:55Kalau misalkan zaman sekarang
18:56Ada kompetisi mengeja
18:57Mana sekarang alay-alaya nulis di Facebook tuh
18:59Bahasa samsekerta apa tuh
19:00Gue gak ngerti kan?
19:02Lu kebayang gak kalau ada kompetisi mengeja bahasa alay?
19:06Itu kayak apa susahnya coba?
19:08Baik selamat datang di lomba mengeja khusus para alay
19:11Coba untuk tim pertama
19:12Kata yang dieja adalah
19:14Ea
19:23Yang ada pesertanya juga bingung kan
19:25Ea-nya kondisinya apa dulu ya pak?
19:27Loh emangnya beda?
19:27Oh iya beda
19:28Kalau kaget
19:28Ea
19:29Itu paling gak
19:29E-E-A
19:30Nah saya ngerti gitu
19:31Kalau misalnya ngegombal
19:32Kamu adalah permaisuri di hatiku
19:34Ea
19:35Yaitu kira-kira
19:36E-nya 15
19:37A-nya 8 lah pak gitu
19:41Belum lagi kalau lo ngejanya salah
19:42Lo dikasih emotikan gini
19:45Iya kan?
19:46Terus
19:46Untuk timbe
19:47Tolong Eja kata
19:49Cemungut
19:51Itu makin bingung lagi
19:52Oke cemungut
19:53C-E-C-C-E-E
19:54E-nya berapa ya?
19:55E-nya 3
19:55Oke E-nya 3
19:56E-nya yang kedua itu
19:57E-gini apa yang E-nya kayak gini ya?
19:58Terus
19:58M-U-M-U-N-N-N-N-N-G enak gede
20:00Kecil ya?
20:01G-nya G-nya G-nya itu
20:02G apa 9 ya?
20:03Itu makin susah kan?
20:11Terus tadi
20:12Tadi akbar bilang
20:13Katanya juara itu
20:14Jangan dielulukan
20:15Harus digue-guekan
20:17Itu artinya apa?
20:18Maksudnya
20:18Juara itu harus diakbar-akbarkan
20:20Gue pikir
20:21Oke
20:22Emang dia pikir
20:23Hanya dia yang bisa jadi akbar
20:46Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
20:51Loh Loh Loh
20:52Belum kenal saya
20:55Nama saya
20:56Insan Nur Akbar
20:57Nyiah
20:58Biasa dipanggil
21:00Akbar
21:00Saya berasal dari kota Surabaya
21:03Nyiah
21:03Nah malam ini
21:05Malam ini
21:05Saya disuruh
21:06Untuk
21:08Loh Loh Loh
21:13Ini belum selesai loh
21:16Malam ini
21:17Saya tiba
21:18Di babak grand final
21:19Nyiah
21:20Grand itu
21:21Artinya besar
21:22Ya
21:22Final itu
21:23Artinya babak final
21:24Jadi grand final
21:25Adalah babak final
21:26Yang ditonton orang-orang besar
21:27Nyiah
21:28Nyiah
21:28Nyiah
21:29Nyiah
21:29Nyiah
21:29Nyiah
21:30Nyiah
21:30Nyiah
21:31Nyiah
21:31Nyiah
21:32Ya mohon maaf
21:35Akbar memang begitu
21:44Nanti dulu
21:45Nanti dulu
21:48Saya
21:49Ternyata
21:50Ternyata
21:51Selama 13 minggu
21:52Saya dinilai
21:53Sebagai seorang komik
21:54Yang paling jago
21:55Membawakan tema
21:57Politiknya
21:58Tapi
21:58Tapi
21:59Politik itu sebenarnya
22:00Hanya umpatan
22:01Kenapa
22:01Karena jog-jog saya pendek
22:03Jadi dibilang
22:04Saya adalah paling jago politik
22:05Padahal politik itu
22:06Pokoknya
22:07Dibawah 15 detik
22:08Nyiah
22:09Nyiah
22:09Nyiah
22:10Nyiah
22:11Nyiah
22:11Nyiah
22:12Nyiah
22:13Kalau ketawa
22:15Jangan keras-keras
22:16Semakin keras
22:17Anda tertawa
22:17Semakin akbar
22:18Merasa lucu
22:20Nyiah
22:21Saya Rian Adriandi
22:22Terima kasih
22:36Rian
22:37Selamat malam Mbak
22:42Sebenarnya ini
22:43Sebenarnya ini
22:45Saat itu
22:45Saya bingung
22:46Harus sedih kah
22:47Harus seneng kah
22:49Karena ini hari terakhir
22:51Pertemuan kita
22:59Akbar
22:59Tapi ini menurut gue
23:00Kurang suksesnya
23:01Jadi akbar
23:01Tahu gak kenapa
23:02Kenapa tuh
23:02Akbar nangis
23:03Dia enggak nih
23:21Akbar
23:22Penampilan
23:22Komik-komik yang lain
23:23Yang juga sempat masuk final
23:24Itu pasti akan seru sekali
23:26Oke
23:27Tetap di Stand Up Comedy Indonesia
23:29Stand Up