Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Selain mengerahkan kapal di lokasi, TNI AL juga melakukan pantauan dari udara menggunakan helikopter selama proses pencarian dan evakuasi korban KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa.

Helikopter digunakan untuk memastikan posisi KM Virgo Transport 8 sekaligus melakukan surveillance untuk mencari kemungkinan korban atau jenazah yang berada di sekitar lokasi kapal.

"Jadi di belakang kita ini adalah helipenter AS-1311 yang kita gunakan atau kita fungsikan untuk pantauan udara tujuannya adalah untuk mengetahui posisinya di KM Virgo transport 8 jadi pada saat di pencarian hari pertama sampai di pencarian hari kelima kita maksimalkan kita operasionalkan itu untuk memantau sekaligus untuk melihat apakah ada korban-korban yang berada di permukaan," ungkapnya.

Sementara itu, kondisi KM Virgo Transport 8 kini telah tenggelam sepenuhnya.

Dari pemantauan udara, posisi kapal masih dapat terlihat meski badan kapal telah masuk ke dalam air dalam kondisi terbalik dan miring.

Pemantauan udara juga diarahkan untuk mencari korban yang kemungkinan berada di sekitar lokasi kapal.

Helikopter dilengkapi peralatan untuk membantu mengangkat korban dari permukaan air.

"Kita melaksanakan surveillance untuk mencari korban atau jenazah yang berada di sekitar lokasi jika itu korban kita memiliki peralatan yang dipasang di helikopter itu bisa mengangkut korban dari air untuk dimasukkan ke dalam helikopter," katanya.

TNI Angkatan Laut memastikan operasi kemanusiaan untuk mengevakuasi korban KM Virgo Transport 8 terus dilakukan secara maksimal.

Tiga unsur kapal TNI AL disebut berada di lokasi untuk mendukung proses evakuasi.

Bagaimana menurut Anda? Tuliskan di kolom komentar.

Selengkapnya saksikan di sini: https://youtu.be/8wc6aVT5sVI

Baca Juga [FULL] EKSKLUSIF! Di Balik Proses Evakuasi Korban Kecelakaan KM Virgo | DIPO INVESTIGASI di https://www.kompas.tv/video/691992/full-eksklusif-di-balik-proses-evakuasi-korban-kecelakaan-km-virgo-dipo-investigasi

#kmvirgo #tenggelam #kecelakaan

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/692022/tni-al-kerahkan-helikopter-lakukan-pantauan-udara-cari-korban-kecelakaan-km-virgo-tenggelam-dipo
Transkrip
00:25Jangan lupa SUBSCRIBE, LIKE, KOMEN dan SHARE...
00:30...kejadian tersebut supaya di masa depan kita lebih bisa mitigasi dan bisa mengambil langkah-langkah yang terbaik.
00:42Saya masih berada di Laut Jawa, tempatnya di atas dari kapal motor Virgo Transport 8 yang tenggelam.
00:49Saya bersama dengan angkota atau prajurit dari komando pasukan Qatar dan apa siapa?
00:55Kapten Zafir.
00:56Bahwa tadi kita sudah melihat ada dua prajurit yang akanan laut yang kemudian menyelam dan melakukan proses pembetahan.
01:02Tekniknya bisa dijelasin seperti apa?
01:04Di hari sebelumnya kita sudah melaksanakan pemasangan downline, yaitu pelampung yang terhubung dengan tali yang kita ikat di badan kapal.
01:12Jadi itu untuk mempermudah penyelam pada saat dia turun dari permukaan ke badan kapal.
01:18Dan itu sudah di permukaan ya?
01:19Sudah selesai melaksanakan pemasangan tali jalan.
01:22Mohon maaf, tapi dengan kondisi kapal motor Virgo yang sudah tenggelam, bahkan hampir berada di dasar laut,
01:28apakah memungkinkan jika prajurit kita masuk ke dalam dari KM Virgo?
01:32Untuk melaksanakan penyelamatan langsung di badan kapal, kita memastikan dulu bahwa ada dalam badan kapal ini yang untuk dimaksanakan.
01:42Contoh, kemungkinan di dalam masih banyak barang-barang dari korban yang menutupi jalur penyelaman.
01:48Itu sangat berbahaya.
01:49Jalur berbahaya?
01:50Jalur berbahaya.
01:50Tadi juga sempat terlihat ada gelembung-gelembung udara yang masih menyembur dari dalam badan kapal.
01:56Dan itu dipastikan masih ada badan kapal yang belum sepenuhi terisi air dan itu masih berkemungkinan untuk bergerak badan kapal.
02:04Dan sekarang kita mungkin mencoba untuk laksanakan penyelaman di pesisir badan-badan kapal.
02:10Pesisir badan kapal.
02:11Ya, kita mencari sesuatu apapun yang bisa dicari, apakah yang tinggal berhenti atau bisa diharapkan oleh jalan-jalan.
02:30Terus melakukan penyelaman, bisa dilihat ya ada sejumlah penyelaman yang kemudian berhasil dievakuasi oleh prajurit TNI Akatan Laut dan dibawa
02:41ke KRI Igusti Ngurah Rai.
02:44Tadi ada beberapa kantong penyelaman yang kemudian sudah dibawa ke KRI Igusti Ngurah Rai.
02:49Bisa dijelaskan prosesnya?
02:50Baik, terima kasih mas.
02:51Tadi kurang lebih sekitar pukul pesat kosong, pesat kosong kosong kosong kosong, kita menurunkan tim penyelam kita, 10 tim dari
03:00Kopaska dan 7 tim, 7 orang personel dari Kobeba.
03:04Itu kita turunkan langsung menuju ke lokasi karena kita melihat perhitungan arusnya aman.
03:10Akhirnya seluruh tim turun ke bawah dan mempelajari situasi dan kami perintahkan untuk tim penyelam, kurang lebih sekitar 3 orang
03:17untuk masuk ke kompartemen-kompartemen.
03:20Akhirnya kita bisa memindahkan 2 kaca dan kita melakukan okservasi pengamatan untuk ada mayat di situ.
03:28Jadi menurunkan bahwasannya masih banyak mayat-mayat lainnya yang terjebak di dalam kompartemen itu.
03:32Saat ini kita Alhamdulillah bisa mengevakuasi 3 mayat, yaitu 2 mayat laki-laki dan 1 mayat perempuan.
03:39Bisa kita tunjukkan pak?
03:40Jadi mayat pertama adalah di sebelah kanan.
03:43Mayat pertama ya di sebelah?
03:44Ini adalah laki-laki dan ini adalah laki-laki dan satu lagi masih proses evakuasi ke tinggi.
03:50Itu adalah perempuan.
03:51Artinya ada 3 ya pak ya?
03:52Ada 3.
03:53Untuk saat ini kita masih ada 3.
03:54Apakah ketika begitu banyak jenazah yang saat ini berhasil evakuasi membuktikan ratusan korban memang kemungkinan besar berada di dalam kapal?
04:03Kami baik-baik yakin masih banyak korban yang terperangkap di dalam kompartemen kapal di dalam.
04:11Saya yakin.
04:14Pihak dari TNI Akatan Laut yang menemukan pertama kali?
04:17Oke, ini di sebelah saya ada karting penyelam.
04:20Itu Lantai Raja yang akan menjelaskan lebih detail pada saat proses waktu itu di dalam.
04:25Saya juga sempat merekam ya ketika Pak Rajab penyelam.
04:29Saat itu memang niat pertamanya adalah melakukan pemetaan.
04:32Tetapi berhasil mengevakuasi 3 jenazah.
04:36Bisa digamarkan Pak awal mulanya seperti apa?
04:38Cuma kami melihat di cendela kelihatan ada...
04:43Terus kami kecahkan.
04:46Kami masuk ternyata ada 3 jenazah.
04:49Dan ini salah satunya Pak ya?
04:50Ini kita tunjukkan dulu ya?
04:51Oke.
04:51Saya akan ajak Anda.
04:53Ini salah satu jenazah yang kemudian juga berhasil dievakuasi oleh TNI Akatan Laut.
04:59Secara total tadi seperti disampaikan Pak Idy ada 3.
05:01Dan ini artinya yang perempuan?
05:03Dari yang perempuan.
05:05Baik.
05:06Sudah ada 3 ya jenazah.
05:08Jadi pengolamnya KM Tirgo yang kemudian diangkat ke KRI Ibu Simurah.
05:12Bisa dijelaskan kembali Pak Rajab.
05:14Ketika tadi ada instruksi untuk memecahkan.
05:16Itu dilakukan artinya?
05:17Kami saya lakukan, saya pecahkan.
05:19Karena sesuai arwan dari komandan, kalau memang kaca harus perlu dipecahkan, pecahkan.
05:25Yang penting korban bisa dikeluarkan.
05:29Artinya, Pak Rajab, oh maaf, sempat melihat situasi di dalam kapal?
05:34Sempat melihat.
05:35Seperti apa kondisinya, Pak?
05:36Kondisinya, ya agak gelap sih.
05:39Namun yang saya lihat ya beramburan, berserakan.
05:42Berserakan?
05:43Berserakan.
05:44Ada barang-barang pribadi, barang-barang alat-alat makan, dan alat-alat apa.
05:50Terus saya lihat kemuatan-muatan prof yang terbalik pada luar beramburan.
05:57Bapak melihat, mona sekali lagi.
05:59Selain 3 jenazah ini, Bapak mungkin melihat ada jenazah lain di dalam KM Tirgo?
06:06Saya belum bisa memastikan, karena kan pandangan air kan, saya nggak fokus, saya hanya fokus di evakuasi tiga.
06:13Namun saya punya keyakinan di ruangan-ruangan yang lain, pasti kemungkinan besar.
06:17Setelah tadi Kopeba, ada Kopaska juga tadi yang bersama kami, menyusuri secara langsung situasi di Laut Jawa ya, Bang ya.
06:24Ketika saya masih berada di Perahu, belum ada jenazah yang kemudian berhasil evakuasi.
06:30Tetapi ketika saya sudah kembali ke KM, ternyata ada jenazah yang dievakuasi.
06:34Jadi, bagaimana proses pemindahan dari Laut menuju ke Perahu yang sangat kecil tadi kita gunakan?
06:40Oke, jadi pertama-tama kita tadi dendakan info dari Dantin Kopeba, bahwasannya ada satu jenazah yang sudah diapungkan.
06:48Secara visual sudah kita dapat, kita mendekat, mencari posisi dan sesuai dengan halu dan arus yang ada.
06:55Sudah posisi sudah enak, kita mendekati jenazah dan kita tarik jenazah yang terapung, tapi bagian baju yang kita tarik.
07:04Bagian baju?
07:05Bagian bajunya, dikhawatirkan apabila kita tarik bagian tubuhnya akan merusak dari jenazah tersebut.
07:11Tapi ini ada kantung, ini juga barang mungkin?
07:14Mungkin paket-paket, paket-paketan yang dikirim dari Pelabuhan Tujuan ke Banjarmas.
07:20Barang yang dikirim menggunakan KM Virgo?
07:23Yes, betul.
07:23Boleh saya lihat ya?
07:24Yes, oke.
07:25Mungkin bisa ditunjukkan, karena saya tidak menggunakan sarung tangan, bisa ditunjukkan ini paket yang berupa-berupa sudah beberapa kali, baik,
07:32mas.
07:33Jadi, dua hari yang lalu kita juga temukan paket yang sama, kemungkinan ini berisi paket-paket yang kargo yang dikirim
07:41menggunakan kapal.
07:42Jadi, tidak satu, boleh, pak?
07:45Saya akan tunjukkan ya, ini.
07:51Dan ini salah satu paketnya ya, tentu karena sudah tenggelam berhari-hari, sudah tidak terpantau lagi milik siapa dan akan
08:02dikirim ke siapa.
08:06Melihat temuan yang begitu banyak hari ini pak, tentu di satu sisi kita bersyukur bahwa semakin ada titik terang dalam
08:12proses evakuasi KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa ke depan.
08:17Dalam beberapa waktu ke depan, apa yang kemudian akan dilakukan oleh TNI Akten Laut untuk semakin memberikan titik terang kepada
08:23pihak keluarga yang ditinggalkan.
08:24Terima kasih, mas. Jadi, ini saat ini juga ada Tenggo Bravo Jaya Dragon, yang sudah mendapatkan perintah dari ownernya untuk
08:32mempelajari rencana pengapungan secepatnya KM Virgo Transport 8.
08:37Ini tadi saya juga komunikasi, saat ini mereka menurunkan peralatan ROV-nya dia untuk memastikan datanya sebelum dia kembali ke
08:46Banjarmasin untuk rata teknis terkait dengan rencana pengapungan kapal ini.
08:59Selain menggunakan KRI Gusti Ngurah Rai, termasuk juga menggunakan perahu-perahu kecil untuk mengevakuasi ratusan korban yang masih berada di
09:07KM Virgo Transport 8,
09:09tetapi TNI Akten Laut juga melakukan operasi pemantauan udara.
09:13Saya masih bersama dengan Pak Edi. Pak Edi, di belakang kita ada helikopter, Pak. Apakah helikopter ini juga yang kemudian
09:19digunakan untuk memantau?
09:20Pada saat pertama kali KM Virgo Transport 8 ditemukan.
09:24Terima kasih, Mas. Jadi di belakang kita ini adalah helikopter, HS1311, yang kita gunakan atau kita fungsikan untuk pantauan udara.
09:33Tujuannya adalah untuk mengetahui posisi dari KM Virgo Transport 8.
09:37Jadi pada saat di pencarian hari pertama sampai dengan pencarian hari kelima, kita maksimalkan, kita maksimalkan, kita operasionalkan itu untuk
09:45memantau.
09:46Sekaligus untuk melihat apakah ada korban-korban yang sudah ada di permukaan.
09:51Dan juga ada Kapten Laut-Pelaut, Ardi Ipat, perwira operasi skuadron udara 100, wik udara 2 pus penerbal.
09:58Dari hari pertama, Pak Ardi, sampai dengan hari ini, mekanisme untuk kemudian memantau KM Virgo Transport 8 itu seperti apa?
10:04Terlebih kalau saat ini kan sudah tenggelam sepenuhnya.
10:06Jadi pertama kita sampai ke area lokasi, kapal masih bisa terlihat untuk ujung lunas depannya.
10:16Tetapi setelah hari kedua kita melaksanakan penerbangan, kita melihat visual dari udara, kapal sudah tenggelam dan posisi masih terlihat dari
10:26udara.
10:27Untuk kapal sudah masuk ke air, tetapi posisi terbalik dan miring.
10:31Jadi kita visualisasikan pelaksanaan surveillance untuk mencari apakah ada sesuatu yang keluar dari KM Virgo tersebut di sekitar lokasi.
10:41Apakah helikopter ini juga digunakan untuk kemudian selain untuk memantau posisi kapal, tapi juga untuk mencari kemungkinan ada jenazah yang
10:49tersebar di area sekitar kapal?
10:51Ya, kita melaksanakan surveillance untuk mencari korban atau jenazah yang berada di sekitar lokasi.
11:00Jika itu korban, kita memiliki peralatan seperti hoist yang dipasang di helikopter.
11:06Itu bisa mengangkut korban dari air untuk dimasukkan ke dalam helikopter.
11:12Komitmen atau pernyataan seperti apa yang kemudian ingin disampaikan oleh TNI Angkatan Laut mengingat masih ada, masih banyak.
11:18Saudara-saudara kita, mohon maaf sekali lagi, yang terjebak dan menjadi korban di dalam KM Virgo Transport 8.
11:24TNI Angkatan Laut akan berusaha maksimal.
11:26Jadi dengan mengerahkan unsur-unsurnya, saat ini ada tiga unsur yang berada di lokasi, yaitu KRI Kugis Tunggaraai, KRI Bonopani,
11:34dan KRI Kanopos.
11:35Akan berusaha maksimal sampai dengan mengevakuasi korban.
11:38Oke.
11:39Ya, mohon doanya, semoga kita diberikan kesehatan dan semangat terus melaksanakan misi kemanusia ini.
11:47Selain menyisiri Laut Jawa, saudara, saya juga akan mengikuti proses patroli ataupun pemantauan yang kemudian dilakukan dari atas helikopter milik
11:59TNI Angkatan Laut
12:00untuk kemudian mencari tahu dan juga memastikan kondisi di kapal motor Virgo Transport 8 yang saat ini kondisinya sudah tenggelam.
12:11Saya akan masuk saudara.
12:39Pak Syafi juga sempat menyinggung soal kemungkinan kapal yang terbalik itu
12:44untuk dikembalikan ke kondisi semula.
12:46Apakah rencana itu juga masih mungkin untuk dilakukan melihat tantangan yang tadi sudah disampaikan?
Komentar

Dianjurkan