00:00Kita beralih ke informasi lain, Saudara.
00:02Rangkaian Eraw, adat Kutai tahun 2026, kini memasuki rangkaian inti.
00:07Pembukaan ditandai dengan ritual sakral dengan mendirikan tiang ayu
00:11yang kemudian dilanjutkan dengan pakelaran tarik kolosal
00:13di Stadion Rondong Demang, Tenggaro.
00:23Setelah digelar sejak 12 September melalui sejumlah prosesi pra-erau,
00:27kini rangkaian Eraw, adat Kutai memasuki acara inti.
00:32Lebih dari 50 agenda adat dan hiburan rakyat
00:35akan meramaikan perhelatan budaya tahunan ini.
00:38Sebelum pembukaan resmi, prosesi sakral mendirikan tiang ayu
00:42digelar di keraton Museum Mula Warna.
00:45Tiang ayu yang dihiasi janur dan kain kuning ini
00:49menjadi simbol pohon kehidupan,
00:52sekaligus penanda dimulainya rangkaian inti Eraw.
00:55Kita berharap dengan dimulainya Eraw ini,
00:58seluruh warga masyarakat bisa meramaikan Eraw ini
01:01karena Eraw ini pilih seluruh warga masyarakat
01:03Yusai Kartanegara, pilih masyarakat Kalimantan Timur,
01:06dan pilih masyarakat Indonesia.
01:10Pembukaan kemudian dilanjutkan di Stadion Rondong Demang.
01:14Ritual adat dipadukan dengan pegelaran seni dan tarik kolosal
01:17yang dikemas lebih dinamis
01:19untuk menarik minat masyarakat,
01:22khususnya generasi muda.
01:23Meski menghadirkan inovasi dalam penyajiannya,
01:27nilai dan kesakralan tradisi tetap dipertahankan.
01:31Salah satu bagian penting dalam pembukaan
01:33adalah pembacaan Sabda Pandita Ratu.
01:36Sabda ini memuat titah dan petunjuk
01:39Sultan Kutai Kartanegara,
01:41Ingmar Tadipura, Aji Muhammad Arifin,
01:45Sultan ke-21.
01:48Setelah Sabda dibacakan,
01:50pemukulan gong menjadi penanda resmi
01:53dimulainya Rauh Adat Kutai 2026.
01:56Yang ingin kita capai adalah terciptanya ekosistem budaya
02:00yang mampu memberikan tidak hanya dari sisi pelestarian budaya itu sendiri,
02:06tetapi bagaimana budaya ini sebagai satu kesatuan yang tidak terpisahkan
02:11dari pola kehidupan
02:13dan ini bisa menjadikan satu pegangan atau masa depan
02:17untuk dijadikan sebuah ekosistem
02:19yang mampu memberikan dampak positif bagi pelaku-pelaku budaya.
02:25Rangkaian Rauh selanjutnya akan berlangsung
02:28hingga acara puncak berlimbur
02:30dan ditutup dengan prosesi merebahkan pinang ayu.
02:35Di tengah perkembangan ibu kota Nusantara di Kalimantan Timur,
02:39Rauh tak hanya menjadi perayaan adat.
02:42Tradisi yang telah diwariskan turun-temurun ini
02:45juga didorong menjadi bagian dari transformasi Kutai Kartanegara
02:49dari ketertinggalan pada sektor ekstraktif
02:52menuju penguatan para wisata dan ekonomi berbasis budaya.
02:57Jaini Rashid, Jasmine Jafar, Kompas TV, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
Komentar