Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
SOLOK, KOMPAS.TV - Dua orang hilang pascabanjir bandang menerjang Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Senin (21/9/2026) malam.

Sementara itu, sedikitnya lima orang terluka akibat peristiwa ini.

Banjir bandang menerjang wilayah Arosuka, area kaki Gunung Talang, Solok, Sumatera Barat.

Banjir Sungai Batang Barus meluap dan membawa material batu dan kayu besar, hingga menghantam kawasan permukiman dan perkantoran.

Pemkab Solok masih mencari dua korban hilang bernama Dafi Arahman, 21 tahun dan Agusra, 59 tahun.

Kita akan perbarui informasi terkini terkait upaya pencarian korban hilang banjir bandang di Solok, Sumatera Barat bersama Jurnalis Kompas TV, Rio Johanes.

Baca Juga Sopir Mobil Kargo Terjebak Banjir Bandang di Solok, Selamat Setelah Dievakuasi Warga | SAPA SIANG di https://www.kompas.tv/regional/692017/sopir-mobil-kargo-terjebak-banjir-bandang-di-solok-selamat-setelah-dievakuasi-warga-sapa-siang

#banjirbandang #solok #korban

_

Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/692058/2-korban-hilang-banjir-bandang-solok-1-korban-ditemukan-meninggal-dunia-sapa-malam
Transkrip
00:00Kita bergeser ke peristiwa dari Sumatera Barat, sodara.
00:03Dua orang hilang pasca banjir bandang menerjang Kabupaten Solo.
00:07Senin malam, sementara itu sedikitnya lima orang terluka akibat peristiwa ini.
00:15Banjir bandang menerjang wilayah Arosuka, area kaki Gunung Talang, Solo, Sumatera Barat.
00:21Banjir sungai Batang Barus meluap dan membawa material batu dan kayu besar
00:26hingga menghantam kawasan permukiman dan perkantoran.
00:31Pemkap Solo masih mencari dua korban hilang bernama Davi Arrahman, 21 tahun, dan Agusrah, 59 tahun.
00:47Kalau korban kita yang masih hilang berpercayaan dua, sudah masuk ke posko.
00:53Umumnya seluruh pasit pemerintah ini terdampak.
00:57Termasuk bangunan, termasuk dokumen-dokumen kita yang memang anyut ya.
01:00Terutama bagi Jumbo, itu yang memang dihantam oleh batu-batu besar ya.
01:06Dan kendaraan-kendaraan dinas, termasuk alat-alat berat kita yang memang
01:12berdampak di atas masih tertimbun oleh batu-batu.
01:17Seorang sopir mobil logistik selamat dari banjir bandang yang menerjain Kabupaten Solo, Sumatera Barat,
01:24Senin malam.
01:25Sopir itu tengah istirahat di sebuah rumah makan yang tak jauh dari lokasi mobil logistik ini terparkir.
01:33Ia kaget saat banjir menghantam warung dan sempat terjebak sebelum akhirnya dievakuasi warga.
01:39Banjir bandang menyeret mobil logistik antar provinsi itu.
01:44Sang sopir mengaku surat berharga dan uang jutaan rupiah pun lenyap di terjang banjir.
01:54Habis sholat pabuk, saya istirahat tertidur.
01:57Tidur-tidur, nggak tahu, langsung terdorong.
02:00Seperti jantam mobil dari belakang, ternyata kena ini langsung.
02:04Konsoran langsung.
02:06Saya lihat kok bisa keluar, saya cari istirahat, bisa keluar.
02:09Dari sini, dari kantor apa ini, dan semakin besar.
02:14Apa yang hilang, Pak?
02:15Ya, sholat-sholat sama, ya, sedikit, itu yang lebih kita diudar.
02:20Mundur, awas, mundur.
02:23Senin malam, banjir bandang menerjang Kabupaten Solo, Sumatera Barat.
02:29Banjir sempat memutus akses jalan Padang, Solo,
02:32dan merusak rumah warga hingga kantor pemerintah Kabupaten Solo.
02:38Untuk sementara, warga perlu melewati jalur lembah anai
02:42untuk mencapai Padang ataupun Solo.
02:45Sedikitnya, lima orang luka akibat banjir bandang ini.
02:57Kita akan perbaru informasi terkait upaya pencarian korban hilang
03:01dari banjir bandang di Solo, Sumatera Barat
03:03lewat laporan langsung jurnalis Kompas TV Rio Johannes.
03:06Rio dengan Tifal di sini.
03:07Kalau terakhir yang kami dapatkan informasinya,
03:09masih ada dua korban hilang yang masih dicari.
03:12Sudahkah ada tanda-tanda keberadaan mereka?
03:14Atau justru sampai dengan hari ini atau sampai dengan sore ini
03:17ada tambahan korban hilang?
03:20Ya, Tifal dan juga, Saudara, memang untuk pencarian korban hilang.
03:23Itu tadi tim Sargabungan dibantu oleh masyarakat sekitar
03:27berhasil menemukan satu dari dua korban yang masih dijentakkan hilang.
03:31Korban ditemukan pada jarak lebih kurang 5 km dari titik awal
03:35yang dinyatakan berdampak oleh banjir bandang.
03:38Korban ditemukan di air sepanjang, aliran sungai Batang Barus
03:41tersangkut di material-material bawaan banjir bandang.
03:46Dan saat ini korban sudah berhasil diidentifikasi dan benar.
03:49Pihak keluarga membenarkan bahwasannya korban merupakan Davi
03:53yang berusia 21 tahun.
03:54Dan saat ini saya berada tepat di depan rumah duka Davi.
03:58Di belakang sekarang ini jenazah korban sedang disemayamkan
04:02dan pihak keluarga berencana akan memakamkan korban pada malam hari ini.
04:07Dan nanti setelah sholat maghrib nanti akan digelar sholat jenazah
04:11lalu korban akan dimakamkan di pemakaman keluarga yang berada
04:14di belakang rumah duka ini.
04:16Demikian.
04:17Untuk Agusra, usia 59 tahun yang juga masuk dalam daftar korban hilang.
04:21Untuk saat ini tanda-tandanya bagaimana dari Timsar?
04:24Ya, untuk pencarian salah satu lagi korban yang masih dinyatakan hilang
04:28yaitu Agusra yang berusia 59 tahun.
04:31Timsar melakukan pencarian dengan memfokuskan radius pencarian
04:36dari titik ditemukannya Davi ini.
04:38Mengingat korban bersama Davi itu terdampak oleh banjir bandang
04:43itu berada tidak jauh sehingga ada kemungkinan besar
04:46mereka juga terseret dengan banjir bandang
04:50dan jarak yang juga tidak terlalu jauh.
04:52Dalam hal ini ada tiga tim yang dibagi oleh tim Sargabungan
04:55dari TNI, Polri, dan Basarnas juga dibantu masyarakat
04:58melakukan penyisiran di titik dimulai dengan titik awalnya ditemukan
05:03salah satu korban yang tadi siang itu Davi 21 tahun.
05:07Demikian.
05:07Tapi memang hingga saat ini korban yang bernama Agusra itu belum ditemukan.
05:12Demikian.
05:12Oke, kalau untuk akses jalan, terakhir kali kan ini informasikan
05:16saat bencana terjadi tadi malam, akses jalan Padang Solo terputus
05:20sehingga harus lewat lembahanai dulu.
05:22Kalau untuk sekarang bagaimana? Apakah skema itu masih berlaku?
05:25Atau kemungkinan ada alternatif lain?
05:28Atau mungkin sudah normal kembali untuk keadaannya sekarang?
05:31Ya, untuk akses jalan memang jalur jalan utama
05:34yang menghubungkan kota Padang dengan Kabupaten Solo
05:38itu masih terputus total karena material banjir bandang
05:42masih mengenangi memutus akses jalan tepatnya
05:45di kawasan pertantoran pemerintahan Kabupaten Solo Selatan.
05:50Namun dalam hal ini, di lantas Polda Sumbar
05:54itu sudah mengoptimalkan pembukaan jalur jalan baru
05:57yang kemarin malam juga terdampak banjir bandang.
06:00Saat ini untuk jalur jalan baru, tepatnya di jalur jalan baru
06:04Pintu Angin, sekarang ini jalur kota Solo
06:07kota Kabupaten Solo dengan kota Padang sudah bisa terhubung kembali
06:11melalui jalur jalan Pintu Angin ini.
06:13Tapi dalam hal ini, di lantas membatasi tonase
06:16yang bisa melawati jalur jalan baru ini.
06:19karena jalur jalan ini juga terdampak banjir bandang
06:22pada Senin malam.
06:24Sehingga ada beberapa titik jalur yang mengalami penyempitan
06:27karena ada badan jalan yang amblas.
06:30Sehingga tonase yang dibatasi adalah maksimal 10 ton.
06:34Demikian, Ival.
06:35Rio Johanus melaporkan langsung dari Solo, Sumatera Barat.
06:38Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan