Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 7 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPASTV - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional atau ATR/BPN tengah menyiapkan simulasi peleburan sejumlah direktorat ke dalam Badan Reforma Agraria.

Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid mengatakan, kementeriannya akan terlebih dahulu menyiapkan bahan serta proses administrasi sebelum nantinya dilimpahkan kepada badan baru tersebut.

Nusron menyebut, pihaknya juga akan melakukan simulasi untuk menentukan sejumlah direktorat yang nantinya akan dilebur ke dalam Badan Reforma Agraria.

"Ada beberapa direktorat yang harus dilebur ke dalam badan tersebut. Sekarang ada beberapa, nanti simulasinya," kata Nusron saat ditemui seusai mengikuti pengesahan RUU Reforma Agraria, Selasa (22/9/2026) pagi.

Selain menyiapkan struktur kelembagaan, ATR/BPN juga akan memetakan pembagian kewenangan dalam penanganan konflik dan sengketa agraria.

Video Editor: Lintang

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/692066/menteri-nusron-jelaskan-atr-bpn-siapkan-simulasi-peleburan-direktorat-ini-alasannya
Transkrip
00:00Ada beberapa direktorat yang harus dilebut ke dalam badan tersebut.
00:06Memang ada beberapa negatif simulasi.
00:08Karena ada badan sendiri soal reforma agraria, itu dibawa presiden langsung.
00:12Tugas kementerian ATF nanti akan seperti apa?
00:16Nanti menyiapkan bahan-bahan yang mentah,
00:23sama proses administrasinya, kemudian dilupakan.
00:30Ada beberapa direktorat yang harus dilebut ke dalam badan tersebut.
00:36Memang ada beberapa negatif simulasi.
00:38Tugas mediasi akan sekembangnya ada di badan tersebut?
00:42Tegantung mediasinya apa.
00:44Kan ada dua, konflik dan sengketa.
00:47Konflik itu kan kalau ada yang menyangkut konflik agraria, kesakit komunal,
00:52ada konflik yang menyangkut individu-individu.
00:54Mungkin yang menyangkut konflik individu-individu tetap di ATF-BPN
01:00karena menyangkut sifatnya administrasi kan kalau individu-individu.
01:03Tapi kalau menyangkut komunal seperti rakyat dengan korporasi,
01:08rakyat dengan BUMN, rakyat dengan BUMN, mungkin ada di dalam badan tersebut.
01:13Nanti mediasinya itu.
01:15Anda pembagi juga di badan baru ini?
01:16Ya, nanti.
01:24Pendapat akhir, Presiden atas rancangan undang-undang tentang pengaturan reforma agraria.
01:33Jakarta 22 September 2026
01:41Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
01:45Salam, om swastiastu, namo budaya, salam kebajikan.
01:51Yang kami hormati pimpinan Dewan Perwakian Rakyat Indonesia
01:59beserta seluruh anggota Dewan Perwakian Rakyat Indonesia.
02:04Yang kami hormati pimpinan dan anggota badan negeri sasukur.
02:09Karena ada badan sendiri soal reforma agraria itu dibawa ke sini langsung.
02:13Tugas kementerian ATF nanti akan seperti apa, Pak?
02:17Nanti menyiapkan bahan-bahan yang mentah sama proses administrasinya kemudian dilipahkan ke sana.
02:29Nah, nanti konsepnya kayak apa akan kita simulasi.
02:31Ada beberapa direktorat yang harus dilebut ke dalam badan tersebut.
02:38Memang ada beberapa yang simulasinya.
02:39Masih tugas mediasi bakal sekemuhnya ada di badan tersebut, Pak?
02:43Tegantung mediasinya, Pak.
02:44Kan ada dua, konflik dan sekepa.
02:48Konflik itu kan kalau ada yang menyangkut konflik agraria, kesakitah komunal,
02:53ada konflik yang menyangkut individu-individu.
02:56Mungkin yang menyangkut konflik individu-individu tetap di ATF-BPN
03:01karena menyangkut sifatnya administrasi kan kalau individu-individu.
03:04Tapi kalau menyangkut komunal seperti rakyat dengan korporasi, rakyat dengan BUMN,
03:11mungkin ada di dalam badan tersebut nanti mediasinya.
03:16Tanda pembagi juga di badan baru ini, Pak.
03:18Oke, ya.
03:18Tidak nanti, Pak.
03:43Tidak nanti, Pak.
03:49Download Kompas TV Apps di TV kamu sekarang juga.
Komentar

Dianjurkan