00:00yang akan terjadi.
00:01Bapak-Ibu sekalian, beberapa informasi kunci
00:05yang selanjutnya akan disampaikan dalam pertemuan ini
00:10tingkatnya sebagai berikut ya.
00:12Yang pertama,
00:14anomali suhu muka laut di Samudera Pasifik
00:17pada periode Juli, Agustus, September 2026
00:21menunjukkan nilai sebesar plus 2,63
00:24yang dapat diartikan bahwa Enso berada
00:28pada fase El Nino sangat kuat.
00:31Kondisi Enso diprediksi akan bertahan
00:33pada fase El Nino hingga awal tahun 2027.
00:38Yang kedua, terkait awal musim hujan.
00:41Awal musim hujan, 2026-2027
00:45terjadi secara bertahap.
00:47Sebagian besar wilayah Indonesia
00:49diprediksi masuk musim hujan
00:51pada periode November 2026
00:54yaitu sebanyak 185 zona musim
00:58atau 24,66 persen luas daratan Indonesia.
01:04Kemudian musim hujan,
01:07masuknya musim hujan
01:09itu pada periode Desember 2026
01:12yaitu sebanyak 266 zona musim
01:15atau 17,31 persen luas daratan Indonesia.
01:19Yang ketiga, perbandingan awal musim hujan.
01:25Awal musim hujan di sebagian besar wilayah Indonesia
01:28diprediksi datang lebih lambat
01:29atau mundur
01:30yaitu di 529 zona musim
01:35atau 61,08 persen luas daratan Indonesia.
01:39Yang keempat, yaitu terkait dengan sifat musim hujan.
01:43Akumulasi curah hujan
01:45pada periode musim hujan
01:46di sebagian besar Indonesia
01:48atau 510 zona musim
01:50sama dengan 69,76 persen luas daratan Indonesia
01:55diprediksi berada pada kategori normal
01:58atau mendekati kondisi rata-rata klimatologisnya.
02:02Yang kelima adalah puncak musim hujan.
02:05Sebagian besar wilayah Indonesia
02:07diprediksi mengalami puncak musim hujan
02:10pada bulan Desember 2026
02:12yaitu di 155 zona musim
02:15atau 36,94 persen luas daratan Indonesia.
02:19Puncak musim hujan di Januari 2027
02:22yaitu di 162 zona musim
02:26atau 25,68 persen luas daratan Indonesia.
02:30Dan nanti di bulan Februari 2027
02:33yaitu di 190 zona musim
02:35atau 16,79 persen luas daratan Indonesia.
02:40Informasi yang ke-6 yaitu durasi musim hujan.
02:43Sebagian besar wilayah Indonesia
02:46di 482 zona musim
02:49atau 51,90 persen luas daratan Indonesia
02:52diprediksi mengalami musim hujan
02:552026-2027 yang lebih pendek
02:58dari normalnya.
03:01Kami berharap prediksi musim hujan
03:032026-2027 dapat menjadi pijakan strategis
03:07untuk memperkuat perencanaan
03:09meningkatkan kesiapsiagaan
03:12serta mempertajam langkah mitigasi
03:14dan antisipasi di berbagai sektor
03:16yang terdampak oleh dinamika iklim.
03:20Lebih dari sekedar informasi
03:21prediksi ini diharapkan dapat
03:23diterjemahkan menjadi aksi nyata
03:25kebijakan yang adaptif
03:28dan respons yang lebih cepat
03:29serta tepat sasaran
03:31baik untuk kebutuhan saat ini
03:33maupun dalam merancang ketahanan
03:35menghadapi perkembangan
03:37kondisi iklim di masa mendatang.
03:40Bapak-Ibu sekalian
03:41selanjutnya informasi prediksi musim
03:43hujan 2026-2027
03:45secara lebih mendalam
03:47akan disampaikan oleh
03:48Deputi Bidang Klimatologi
03:50Bapak Dr. Arda Sena Sopahil Wakan.
03:53Terima kasih.
04:00Baik, Bismillahirrahmanirrahim
04:02Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
04:04Waalaikumsalam
04:05Yang kami hormati bersama
04:06Bapak Kepala BMKG
04:09Bapak PLT Deputi Metologi
04:11Bapak Direktur Grupan Iklim
04:13Pengumas dan Bapak Ibu
04:15semua dari media cetak
04:17maupun juga media online
04:19izinkan kami menyampaikan
04:20secara lebih detail mengenai
04:23informasi prediksi musim hujan
04:252026-2027
04:27yang sudah kita tunggu-tunggu
04:31kehadirannya
04:32di tengah periode musim
04:34kemarau yang sedang kita jalan.
04:38Di dalam informasi ini
04:41kita akan menyampaikan
04:42empat informasi
04:45di slide berikutnya.
04:50itu kami awali dengan monitoring
04:53dan prediksi indikator-indikator
04:56penting untuk iklim Indonesia
04:57seperti bagaimana
04:59kelanjutan episode Elino
05:00yang sekarang sudah berjalan
05:02dilanjutkan dengan informasi inti
05:04mengenai prediksi musim hujan
05:062026-2027
05:07lalu bagaimana
05:09rekomendasi sektoralnya
05:11dan dilanjutkan dengan kesimpulan.
05:15Secara umum Indonesia
05:16Bapak Ibu memiliki
05:18tiga pola curah hujan utama
05:19pada gambar di slide ini
05:21daerah yang berwarna kuning
05:22itu kita sebut sebagai
05:23daerah monzunal
05:24di daerah yang berwarna
05:26kehijauan
05:27yang di sekitar
05:28katul istiwa
05:29itu kita sebut dengan
05:31daerah ekwatorial
05:32yang membedakan adalah
05:33pada daerah yang berwarna kuning
05:36secara umum kita memiliki
05:37satu musim hujan
05:38dan juga satu musim kemarau.
05:40Pada daerah yang berwarna hijau
05:42di daerah ekwatorial
05:45itu daerahnya memiliki
05:47dua puncak tinggi musim hujan
05:49dan juga dua lembah musim kemarau.
05:53Dan pola
05:54satu lagi adalah
05:55pola lokal
05:56yang mayoritas berada di Indonesia Timur
05:58ada yang berkebalikan
06:00dengan wilayah
06:02pola monzunal
06:03di mana mayoritas kita berada di Jawa
06:06yaitu hujannya itu
06:08tinggi pada pertengahan tahun
06:09dan juga lebih rendah pada
06:11akhir dan awal tahun
06:13dan juga ada pola lokal
06:14yang kering sepanjang tahun
06:16seperti di Sulawesi Tengah
06:17maupun juga yang basah
06:18sepanjang tahun
06:19seperti di pesisir barat
06:20Sumatera
06:21maupun juga di Kalimantan
06:23bagian utara.
06:26Nah ini yang membedakan
06:27adalah
06:32selain tipenya
06:33maka awal musim hujan
06:35maupun juga awal musim kemarau
06:36yang dijalani
06:37beserta panjang pendeknya
06:38tidak pernah sama
06:39di Indonesia.
06:40Keragaman ini
06:42yang menjadikan
06:44informasi
06:45yang disampaikan oleh
06:46BMPG cukup mendetil
06:48untuk dapat digunakan oleh
06:49masyarakat maupun juga
06:50stakeholder
06:51terkait.
06:54Nah berdasarkan
06:55hasil monitoring
06:56perkembangan musim
07:00saat ini
07:02556 zona musim
07:03atau 61,91%
07:06dari luas daratan
07:07di Indonesia
07:07sedang mengalami
07:08atau masih mengalami
07:10musim kemarau.
07:11Pada gambar ini
07:12kita lihat di
07:12daerah yang berwarna
07:14kecoklatan.
07:17Daerah-daerah yang diberikan
07:19warna hijau itu
07:20daerah yang sudah
07:21memasuki musim hujan
07:22sehingga kita melihat
07:23beberapa hari yang lalu
07:25terjadi
07:25banjir
07:27di
07:29Sumatera Barat
07:30maupun juga
07:31intensitas curang
07:33hujan tinggi
07:34di Aceh.
07:37Selanjutnya kami
07:39sampaikan bagaimana
07:40selamat menikmati.
Komentar