Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
SERANG, KOMPAS.TV - Sepekan sejak operasi SAR rombongan jurnalis hilang di Selat Sunda ditutup, salah satu kru kapal Arupadhatu Satu, Surakman ditemukan.

Kepala Kantor SAR Banten, Al Amrad menerangkan Basarnas telah berkoordinasi dengan instansi, nelayan dan warga di pesisir Banten, Lampung hingga Bengkulu untuk melapor jika ada temuan serupa.

Kapal itu hilang kontak di Selat Sunda setelah berangkat dari dermaga di Carita, Pandeglang.

Awal pencarian difokuskan di sekitar jalur perjalanan rombongan menuju Gunung Anak Krakatau.

Sepekan pencarian, tim SAR memutuskan memperpanjang operasi selama tiga hari, dan ditutup Kamis (17/9/2026).

Namun, Gubernur Banten, Andra Soni memastikan jika ada informasi temuan material terkait Kapal Arupadhatu Satu beserta penumpangnya, operasi SAR bisa dibuka kembali.

Jasad Surakhman ditemukan oleh warga di Pulau Enggano, Bengkulu Utara, Sabtu (12/9/2026), lokasi ini berjarak sekitar 200 kilometer dari titik hilangnya kapal jurnalis di kawasan Selat Sunda, Gunung Anak Krakatau.

Temuan salah satu penumpang kapal rombongan jurnalis dikonfirmasi hari ini, lalu apakah masih ada peluang dibuka kembali operasi pencarian? Kita sapa Jurnalis KompasTV, Suherdi di Serang, Banten.

Baca Juga Jenazah ABK Ditemukan, Keberadaan Kapal Arupadhatu 1 yang Bawa Rombongan Jurnalis Masih Misterius di https://www.kompas.tv/nasional/692181/jenazah-abk-ditemukan-keberadaan-kapal-arupadhatu-1-yang-bawa-rombongan-jurnalis-masih-misterius

#jurnalis #abk #anakkrakatau

_

Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/692224/1-abk-rombongan-jurnalis-hilang-ditemukan-di-pulau-enggano-pencarian-dibuka-kembali
Transkrip
00:02Sebekan sejak operasi SAR, rombongan jurnalis silang di Selat Sunda ditutup,
00:06salah satu kru kapal Aru Padatu 1, Surakman, ditemukan.
00:11Kepala Kantor Sar Banten, Al-Amran menerangkan Basarnas telah berkoordinasi dengan instansi nelayan
00:17dan warga di pesisir Banten, Lampung hingga Bekulu, untuk melapor jika ada temuan serupa.
00:23Kita melakukan koordinasi dengan Kantor Sar Banten dan Kantor Sar Lampung
00:28yang untuk wilayah pesisir dan para belayang yang ada di sekitar,
00:34hingga saat ini Banten masih melaksanakan koordinasi dan ikut diri, termasuk yang di wilayah Lebak.
00:43Jadi pindakan yang kita ambil dari setelah tanggal 7 Mas,
00:46seperti yang kami sampaikan di awal adalah kemampilan termasuk hand progress terhadap instansi terkait,
00:52termasuk nelayan dan para masyarakat yang di pesisir, termasuk yang di sekitar Pulau Engganu.
00:58Pulau Engganu sampai hingga saat ini teman-teman dari Bung Kulur, dari Sar Gawungan itu
01:03masih melakukan penyisiran dengan informasi yang kita berikan dengan penyisiran
01:08atau penyisiran target yang mengarah ke wilayah Bung Kulur.
01:11Dan hingga saat ini bermakna semua.
01:13Itu kita akan dengan saat ini kita lakukan.
01:23Kapal itu hilang kontak di Selat Sunda,
01:25sejak diberangkatkan dari dermaga dicari Tapan Deklang.
01:28Awal pencarian difokuskan di sekitar jalur perjalanan robongan menuju Gunung Anak Rakatau.
01:34Sepekan pencarian, tim SAR memutuskan memperpanjang operasi selama 3 hari
01:38dan ditutup pada Kamis 17 September 2026.
01:41Namun, Gubernur Banten, Andrasoni memastikan,
01:44jika ada informasi temuan material terkait kapal Aru Padatu 1 beserta penumpangnya,
01:50operasi SAR bisa dibuka kembali.
01:53Dengan berat hati, pelaksanaan operasi gabungan ini oleh pihak yang berkepentingan,
02:02pihak yang memiliki kewenangan, dinyatakan, dihentikan.
02:07Namun, bila mana ada informasi dari masyarakat,
02:13baik nelayan atau kapal yang melintas,
02:15atau pihak manapun, operasi ini bisa dihidupkan kembali
02:21atau dilaksanakan kembali bila mana ada penemuan petunjuk baru
02:30yang bisa dibuka kembali, operasi proses evakuasi atau upaya evakuasi.
02:37Jasad Surahman ditemukan oleh warga di Pulau Enggano, Pengkulu Utara,
02:41Sabtu 12 September 2026.
02:44Lokasi ini berjarak sekitar 200 km dari titik hilangnya kapal jurnalis
02:48di kawasan Selat Sunda, Gunung Anak Rakatau.
02:52Tim Liputan, Kompas TV.
02:58Temuan salah satu penumpang kapal rombongan jurnalis dikonfirmasi hari ini.
03:03Lalu apakah masih ada peluang dibuka kembali?
03:05Operasi pencarian jurnalis lainnya yang diketahui hilang
03:09saudara kita, Sapa Jurnalis Kompas TV Suherdi di Serang, Banten.
03:13Herdi, dengan ditemukannya suatu korban.
03:15Apakah artinya dibuka peluang operasi SAR dibuka
03:18untuk mencari lima jurnalis dan ABK lainnya?
03:22Ya, saudara Ilona dan pemirsa bahwa tadi siang jam 2,
03:30bahwa siang Kolda Banten sudah merilis soal penemuan ABK
03:38baru berdatu satu yang hilang di Selat Sunda
03:43yang bersama lima jurnalis ini bahwa ditemukan
03:47satu ABK yang bernama Surakman.
03:51Ini berumur 60 yang ditemukan di wilayah Enggano.
03:55Dan pihak tadi ditanya untuk palasar Banten bahwa
04:03jika ditemukan ada tanda-tanda yang wilayah Selat Sunda
04:09dan di Enggano, penemuan untuk pencarian kembali itu
04:15nanti akan berkoordinasi dengan dasar nasi Bengkulu.
04:18Nah, itu belum dipastikan apakah akan dilanjutkan atau tidak.
04:22Nah, ini tapi secara SOP untuk pencarian itu
04:27pihak palasar nasi Bengkulu bahwa sudah maksimal
04:30selama pencarian 10 hari di wilayah Selat Sunda
04:35dan hingga wilayah yang hampir ke Bengkulu juga pencariannya.
04:42Demikian Ilona.
04:44Baik, terima kasih Suwerdi telah meleporkan kepada kami.
04:48Kita tunggu nanti perkembangan lainnya.
04:50Selamat sore.

Dianjurkan