00:00Secara kita yang ternyata malam ini semakin terbukti, salah satu calon kontestannya itu ada cacat administratif dan cacat manipulatif yang
00:13sifatnya terstruktur sistematis terencana.
00:18Terstruktur sistematis terencana ini, malam ini makin kelihatan kapan pasal 18 E3 itu menjadi bagian dari perubahan peraturan KPU.
00:30Tidak ada yang bisa menjelaskan, itu pasal yang tiba-tiba ada di situ dan kok ia cocok dengan karakter pendidikan
00:45Saudara Gibran.
00:47Apakah ini suatu kebetulan atau kita sedang mengalami pengulangan ketika syarat umur pun digibrankan lewat putusan Paman Usman untuk ponakan
01:02Gibran.
01:02Ketika syarat umur diakali dan apakah malam ini menguatkan syarat pendidikan juga dikadali.
01:14Administratif ternyata tidak terpenuhi, cacat administratif tidak ada dokumen yang KPU verifikasi untuk membuktikan tamat pendidikan SMA kecuali surat keterangan
01:26itu sendiri yang kata KPU dikeluarkan oleh instasi yang bermenang.
01:30Itu bukan tanda tamat pendidikan SMA atau sederhana.
01:36Kedua, cacat manipulatif karena pasal 18 E3 itu sendiri, calon wakil presiden yang sekolah di luar negeri dikecualikan untuk menunjukkan
01:50bukti tamat cukup tamat pergeruan tinggi.
01:54Dua, norma itu tidak ada di pilipres-pilipres sebelumnya baru muncul di 2023 untuk siapa cocoknya untuk Gibran.
02:05Tiga, tidak ada dalam uji publik pasal 18 E3 itu tiba-tiba saja muncul entah kapan.
02:15Empat, tidak ada dalam konsultasi dengan DPR Komisi 2 tiba-tiba saja muncul.
02:22Lima, yang kita lihat adanya keputusan KPU 731 yang justru mengatakan dokumen saraca pres dan cawapres adalah informasi yang dikecualikan
02:36artinya dirahasiakan.
02:38Semua segmen dan fakta itu malam ini terungkap ternyata memang yang bersangkutan tidak memenuhi syarat kecuali dengan surat keterangan itu
02:51saja.
02:53Pak Arsul tadi memberikan sentuhan personal, beliau ternyata pernah ikut studi bahasa Inggris di UTS Insert, nama sebelumnya.
03:04Beliau pernah bahkan sekolah di UTS, jadi beliau paham ini ada apa ini.
03:11Kenapa surat keterangan UTS Insert itu tidak dilengkapi dengan apakah itu ijasa, transkrip, atau apapun.
03:20Teman-teman menyedihkan tetapi kita harus menerima kenyataan ternyata setelah dua tahun kita baru tahu bahwa calon wakil presiden kita
03:36punya potensi tidak memenuhi syarat umur sebenarnya
03:39dan sekarang pun tidak memenuhi syarat pendidikan.
03:43Kita karenanya tetap pada permohonan.
03:50Mohon agar dilakukan pemeriksaan lanjutan.
03:55Kami menghormati independensi Mahkamah Konstitusi, kami menghormati RPH yang akan dilakukan Kamis dan mungkin sampai Jumat.
04:08Kami mengetuk hati sembilan negarawan hakim konstitusi untuk melanjutkan karena kita sedang bertaruh dengan sejarah konstitusi kita.
04:21Apakah kita karena alasan prosedural, tenggang waktu, kedudukan hukum, keunangan mahkamah, mengorbankan keadilan dan kebenaran hakiki, substantif.
04:35Bahwa ada suara dolat rakyat yang diberikan kepada calon yang sejatinya tidak sah syarat-syaratnya.