00:00Permasarannya kita-kita masuk terlalu dalam, barang itu akan menutup dan kita akan kesulitan untuk keluar berbahannya di situ.
00:06Dan untuk evakuasi korban untuk keatasnya, kondisi korban ini.
00:11Saudara saat ini saya berada di kapal perang KRI Igusti Murarai.
00:15Saya ikut belayar di kapal ini dalam rangka melihat bagaimana operasi pencarian kapal Virgo Transport 8.
00:23Terkait dengan pencarian dari penyelam, salah satunya adalah dari Satko Pebah Kuarmada 2 Surabaya.
00:30Untuk mengetahui terkait dengan bagaimana rintangan atau mungkin cerita di belakang layar dalam operasi pencarian ini,
00:37saat ini saya bersama dengan Kapten Laut Sunadi, selaku dan tim divisi 4 dari Satko Pebah Kuarmada 2 Surabaya.
00:45Komandan, terima kasih atas waktunya.
00:47Mungkin kita boleh bincang-bincang sedikit untuk melihat cerita atau di belakang layar dari operasi pencarian.
00:52Ini kalau melihat dari operasi ini kan memang cukup dinamis ya, ada cuaca, ombang, atau gelombak.
00:58Mungkin dari komandan, mungkin boleh cerita terkait dengan operasi, apalagi sudah masuk hari ke-14.
01:03Mungkin dari komandan, boleh cerita sedikit?
01:05Oke, baik. Pertama-tama mungkin kita mengucapkan turut bebela songkawa kepada keluarga korban.
01:12Semoga diberikan kesahaban lagi ikhlasan dan arwah para korban semoga diterima di sisi Allah.
01:18Dan yakin mati sahid karena di laut intinya.
01:26Terus untuk pencarian di hari ke-14 ini, kendala kita mungkin cuaca ya.
01:35Karena cuaca mungkin hari ini antara 1 sampai 2 meter ketinggiannya.
01:39Kita menggunakan problem kita sebelum melaksanakan evakuasi mahat juga di atas sudah mulai ada problem dengan menurunkan skoci maupun rib.
01:51Dan juga pergeseran kita ke daerah operasi yang sudah tentukan.
01:56Tapi kita selaku prajurit, kita tetap siap mendukung apapun yang diperintahkan.
02:01Itu aja.
02:01Mungkin itu aja.
02:03Untuk masalah operasi, sebenarnya kan ini kan juga tergantung cuaca ya.
02:07Lantas untuk kesulitan mungkin untuk mengangkat jenazah atau korban.
02:11Seperti apa?
02:12Oke, mungkin untuk mengangkat jenazah mungkin kami akan langsung aja ke Sertunugroho.
02:16Karena kemarin dia sempat mengeluarkan beberapa jenazah di KMP Irko.
02:21Itu aja.
02:22Mungkin dari Mas Tungguroho mungkin boleh cerita mas terkait dengan mungkin tantangan ya atau kesulitan ketika mengangkat dari jenazah ini.
02:30Silahkan mas.
02:30Oke Mas, saya akan ceritakan sedikit aja dari evakuasi jenazah untuk turun ke kapal yang tenggelam ini.
02:39Permasalahan dari jenazah, apa kesulitan untuk evakuasi ini ketika kita menuju ke sektor penyelaman.
02:46Nah, disitu gelombang kita ketika turun itu masih tinggi.
02:51Dan kita harus mengawahi perau karet itu harus sebesar mungkin setak di tempatnya.
02:55Nah, ketika turun itu gelombang tinggi, arus di 1 meter sampai 2 meter itu masih ada arus.
03:02Masih 0,1.
03:05Ketika lebih turun lagi ke 5 meter itu akan lebih tenang.
03:09Nah, permasalahannya disitu kita, problem kita ada pemacahan kaca.
03:12Kita ada pemacahkan kaca.
03:14Untuk pemacahan kaca ini, kita gak boleh di depannya kaca.
03:17Karena ketika paca itu dipecah, dia akan retak.
03:21Retak ketika pecah itu akan menyembur ke depan orangnya.
03:23Kita harus dari samping pemacahkan kaca itu.
03:26Agar terbebas dari semburan kaca yang pecah tadi.
03:30Nah, untuk ketika kaca itu semua pecah, kondisi di dalam itu banyak.
03:36Seperti kasur, spray, dan kondisi agak gelap.
03:39Untuk masuk dari 1 meter ke 2 meter.
03:42Kita akan sisikan kasur, spray, atau mungkin barang-barang lain-lain yang menutupi jendela kaca itu masuk ke dalam.
03:50Kita masuk.
03:51Tapi resikonya dari penyelam ini ketika keluar.
03:54Karena spray sama itu tadi, ketika sudah dikeluarkan mungkin ada barang-barang yang menyangkut di dinding atap.
03:59Karena banyak yang tersangkut di atap itu.
04:04Permasarannya kita masuk terlalu dalam, barang itu akan menutup.
04:08Dan kita akan kesulitan untuk keluar, berbahannya di situ.
04:11Dan untuk evakuasi korban untuk ke atasnya.
04:14Kondisi korban ini, maaf sebelumnya, itu sudah menglembung.
04:19Sudah mengembang.
04:20Jadi, dia boyajinya naik ke atas.
04:23Mengapung.
04:23Jadi, kita butuh tenaga untuk menariknya ke bawah.
04:26Menariknya ke bawah, butuh tenaga.
04:28Karena posisi badan sudah mengembung ke atas.
04:31Nah, untuk menariknya ke bawah, keluar dari jendela ini.
04:34Atau dari dalam ruangan keluar jendela ini.
04:36Butuh satu, dua, sampai tiga orang.
04:39Karena posisi korban sudah kaku.
04:42Kaku dan harus ngepaskan kotaknya, lubangnya jendela itu.
04:46Nah, dari situ kita keluarkan dua atau tiga orang.
04:49Nah, permasalahan di situ.
04:50Sedangkan jendela itu hanya cukup satu orang.
04:52Untuk menepikan dari situ, kita tarik, keluar dari jendela, kita lepaskan.
04:57Lepaskan dari, dia akan mengapung ke atas.
05:00Dan dari atas itu, nanti ada tim medis yang evakuasi korban ke Praukaret,
05:06ke KN Pacitan atau ke KRI GNR.
05:10Setelah itu dibawa pesat, heli menuju Banjarmasin.
05:14Mungkin sekiranya juga.
05:15Saya menarik ya, kan kalau lihat video yang viral media sosial,
05:18kan menggunakan palu ya, untuk memukul kaca.
05:20Itu memang tidak sembarang ya tekniknya ya?
05:22Ada teknik khusus ya?
05:23Ada, ada teknik khususnya.
05:24Kita lebih hamanya dari pojok-pojok dulu.
05:27Dari ujung pojok empat sisi.
05:30Setelah itu sudah retak semua, kita pukul dari tengah.
05:32Tapi kita harus menghindar dari samping.
05:34Jangan di depannya kaca yang kita pecahkan.
05:36Dari samping, ketika sudah pecah semua,
05:38tekanan keluar, kita baru rapikan kaca-kaca yang tersisa itu.
05:42Untuk bisa kita penyelam aman, keluar masuknya.
05:46Gak bisa, gak bisa.
05:48Luar biasa nih.
05:49Mungkin dari komandan terakhir ya,
05:51barangkali ada keluarga korban yang sedang menonton ya.
05:55Ini tentu saja kan tidak mudah ya,
05:56apalagi kalau kita melihat dari tim penyelam,
05:59kan ini sedang melaksanakan operasi misi kemanusiaan.
06:01Mungkin boleh kata-kata terakhir.
06:03Baik untuk keluarga korban yang ditinggalkan,
06:08saya mudah-mudahan tetap bersabar dan juga ikhlas dengan kejadian ini.
06:15Cuma kami tetap di sini tetap berusaha untuk semaksimal mungkin
06:19untuk meluarkan sinajah korban.
06:22Mudah-mudahan hari ini cuacanya mendukung.
06:25Sehingga banyak korban yang kita evakuasi ke atas.
06:30Terima kasih banyak sepaktunya,
06:33begitu luar biasa.
06:35Menjalankan tugas mulia,
06:36misi negara,
06:38menyelamatkan,
06:38ini tidak ada harganya.
06:40Begitu luar biasa.
06:40Terima kasih kepada Bapak.
06:41Demikian wancara saya dengan
06:42tim penyelam dari Satko Pembangkuara Madu Surabaya
06:45dan tadi kita bisa melihat bagaimana
06:47cerita dibalik operasi evakuasi ini.
06:50Butuh waktu, butuh proses,
06:52namun tentu saja ini kembali lagi terhadap
06:54kondisi cuaca yang kita rasakan,
06:56khususnya yang sedang onward di KRI Gusti Murah Rai.
06:59Cuna Menangan,
07:00Arief Rahman,
07:01Kompas TV,
07:02Laut Jawa.
07:08Cara baru nonton di Smart TV.
07:11Nonton live streaming
07:12dan ribuan tayangan Kompas Gramedia
07:15langsung dari Smart TV kamu.
07:17Cara installnya,
07:18buka Google Play Store di Smart TV kamu.
07:21Cari Kompas TV melalui pencarian.
07:24Pilih aplikasi lalu install.
07:27Selesai,
07:28kamu bisa menonton video pilihan editorial Kompas TV.
07:31Download Kompas TV apps di TV kamu sekarang juga.