Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
LAUT JAWA, KOMPAS.TV - Operasi penyelaman untuk mengevakuasi korban KM Virgo dengan menurunkan tim penyelam dilaksanakan setiap harinya. Berbagai tantangan muncul dan dilihat langsung oleh para penyelam.

Bagaimana cerita di balik layar, khususnya penyelam yang turun langsung ke bawah laut?

Berikut liputan jurnalis KOMPAS TV Jonah Hamonangan dan prajurit Satkoppeba Koarmada II Surabaya yang turun dari hari pertama operasi SAR. Bersama juru kamera Arief Rahman, dari KRI I Gusti Ngurah Rai, di Laut Jawa, pada Sabtu (26/9/2026).

Baca Juga Hari ke-14 Pencarian KM Virgo Transport 8: Basarnas Evaluasi Perpanjangan Operasi SAR | SAPA PAGI di https://www.kompas.tv/nasional/692779/hari-ke-14-pencarian-km-virgo-transport-8-basarnas-evaluasi-perpanjangan-operasi-sar-sapa-pagi

#kapalvirgo #lautjawa #penyelam #tnial

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/692794/kesaksian-penyelam-satkoppeba-tni-al-evakuasi-korban-dari-dalam-km-virgo
Transkrip
00:00Permasarannya kita-kita masuk terlalu dalam, barang itu akan menutup dan kita akan kesulitan untuk keluar berbahannya di situ.
00:06Dan untuk evakuasi korban untuk keatasnya, kondisi korban ini.
00:11Saudara saat ini saya berada di kapal perang KRI Igusti Murarai.
00:15Saya ikut belayar di kapal ini dalam rangka melihat bagaimana operasi pencarian kapal Virgo Transport 8.
00:23Terkait dengan pencarian dari penyelam, salah satunya adalah dari Satko Pebah Kuarmada 2 Surabaya.
00:30Untuk mengetahui terkait dengan bagaimana rintangan atau mungkin cerita di belakang layar dalam operasi pencarian ini,
00:37saat ini saya bersama dengan Kapten Laut Sunadi, selaku dan tim divisi 4 dari Satko Pebah Kuarmada 2 Surabaya.
00:45Komandan, terima kasih atas waktunya.
00:47Mungkin kita boleh bincang-bincang sedikit untuk melihat cerita atau di belakang layar dari operasi pencarian.
00:52Ini kalau melihat dari operasi ini kan memang cukup dinamis ya, ada cuaca, ombang, atau gelombak.
00:58Mungkin dari komandan, mungkin boleh cerita terkait dengan operasi, apalagi sudah masuk hari ke-14.
01:03Mungkin dari komandan, boleh cerita sedikit?
01:05Oke, baik. Pertama-tama mungkin kita mengucapkan turut bebela songkawa kepada keluarga korban.
01:12Semoga diberikan kesahaban lagi ikhlasan dan arwah para korban semoga diterima di sisi Allah.
01:18Dan yakin mati sahid karena di laut intinya.
01:26Terus untuk pencarian di hari ke-14 ini, kendala kita mungkin cuaca ya.
01:35Karena cuaca mungkin hari ini antara 1 sampai 2 meter ketinggiannya.
01:39Kita menggunakan problem kita sebelum melaksanakan evakuasi mahat juga di atas sudah mulai ada problem dengan menurunkan skoci maupun rib.
01:51Dan juga pergeseran kita ke daerah operasi yang sudah tentukan.
01:56Tapi kita selaku prajurit, kita tetap siap mendukung apapun yang diperintahkan.
02:01Itu aja.
02:01Mungkin itu aja.
02:03Untuk masalah operasi, sebenarnya kan ini kan juga tergantung cuaca ya.
02:07Lantas untuk kesulitan mungkin untuk mengangkat jenazah atau korban.
02:11Seperti apa?
02:12Oke, mungkin untuk mengangkat jenazah mungkin kami akan langsung aja ke Sertunugroho.
02:16Karena kemarin dia sempat mengeluarkan beberapa jenazah di KMP Irko.
02:21Itu aja.
02:22Mungkin dari Mas Tungguroho mungkin boleh cerita mas terkait dengan mungkin tantangan ya atau kesulitan ketika mengangkat dari jenazah ini.
02:30Silahkan mas.
02:30Oke Mas, saya akan ceritakan sedikit aja dari evakuasi jenazah untuk turun ke kapal yang tenggelam ini.
02:39Permasalahan dari jenazah, apa kesulitan untuk evakuasi ini ketika kita menuju ke sektor penyelaman.
02:46Nah, disitu gelombang kita ketika turun itu masih tinggi.
02:51Dan kita harus mengawahi perau karet itu harus sebesar mungkin setak di tempatnya.
02:55Nah, ketika turun itu gelombang tinggi, arus di 1 meter sampai 2 meter itu masih ada arus.
03:02Masih 0,1.
03:05Ketika lebih turun lagi ke 5 meter itu akan lebih tenang.
03:09Nah, permasalahannya disitu kita, problem kita ada pemacahan kaca.
03:12Kita ada pemacahkan kaca.
03:14Untuk pemacahan kaca ini, kita gak boleh di depannya kaca.
03:17Karena ketika paca itu dipecah, dia akan retak.
03:21Retak ketika pecah itu akan menyembur ke depan orangnya.
03:23Kita harus dari samping pemacahkan kaca itu.
03:26Agar terbebas dari semburan kaca yang pecah tadi.
03:30Nah, untuk ketika kaca itu semua pecah, kondisi di dalam itu banyak.
03:36Seperti kasur, spray, dan kondisi agak gelap.
03:39Untuk masuk dari 1 meter ke 2 meter.
03:42Kita akan sisikan kasur, spray, atau mungkin barang-barang lain-lain yang menutupi jendela kaca itu masuk ke dalam.
03:50Kita masuk.
03:51Tapi resikonya dari penyelam ini ketika keluar.
03:54Karena spray sama itu tadi, ketika sudah dikeluarkan mungkin ada barang-barang yang menyangkut di dinding atap.
03:59Karena banyak yang tersangkut di atap itu.
04:04Permasarannya kita masuk terlalu dalam, barang itu akan menutup.
04:08Dan kita akan kesulitan untuk keluar, berbahannya di situ.
04:11Dan untuk evakuasi korban untuk ke atasnya.
04:14Kondisi korban ini, maaf sebelumnya, itu sudah menglembung.
04:19Sudah mengembang.
04:20Jadi, dia boyajinya naik ke atas.
04:23Mengapung.
04:23Jadi, kita butuh tenaga untuk menariknya ke bawah.
04:26Menariknya ke bawah, butuh tenaga.
04:28Karena posisi badan sudah mengembung ke atas.
04:31Nah, untuk menariknya ke bawah, keluar dari jendela ini.
04:34Atau dari dalam ruangan keluar jendela ini.
04:36Butuh satu, dua, sampai tiga orang.
04:39Karena posisi korban sudah kaku.
04:42Kaku dan harus ngepaskan kotaknya, lubangnya jendela itu.
04:46Nah, dari situ kita keluarkan dua atau tiga orang.
04:49Nah, permasalahan di situ.
04:50Sedangkan jendela itu hanya cukup satu orang.
04:52Untuk menepikan dari situ, kita tarik, keluar dari jendela, kita lepaskan.
04:57Lepaskan dari, dia akan mengapung ke atas.
05:00Dan dari atas itu, nanti ada tim medis yang evakuasi korban ke Praukaret,
05:06ke KN Pacitan atau ke KRI GNR.
05:10Setelah itu dibawa pesat, heli menuju Banjarmasin.
05:14Mungkin sekiranya juga.
05:15Saya menarik ya, kan kalau lihat video yang viral media sosial,
05:18kan menggunakan palu ya, untuk memukul kaca.
05:20Itu memang tidak sembarang ya tekniknya ya?
05:22Ada teknik khusus ya?
05:23Ada, ada teknik khususnya.
05:24Kita lebih hamanya dari pojok-pojok dulu.
05:27Dari ujung pojok empat sisi.
05:30Setelah itu sudah retak semua, kita pukul dari tengah.
05:32Tapi kita harus menghindar dari samping.
05:34Jangan di depannya kaca yang kita pecahkan.
05:36Dari samping, ketika sudah pecah semua,
05:38tekanan keluar, kita baru rapikan kaca-kaca yang tersisa itu.
05:42Untuk bisa kita penyelam aman, keluar masuknya.
05:46Gak bisa, gak bisa.
05:48Luar biasa nih.
05:49Mungkin dari komandan terakhir ya,
05:51barangkali ada keluarga korban yang sedang menonton ya.
05:55Ini tentu saja kan tidak mudah ya,
05:56apalagi kalau kita melihat dari tim penyelam,
05:59kan ini sedang melaksanakan operasi misi kemanusiaan.
06:01Mungkin boleh kata-kata terakhir.
06:03Baik untuk keluarga korban yang ditinggalkan,
06:08saya mudah-mudahan tetap bersabar dan juga ikhlas dengan kejadian ini.
06:15Cuma kami tetap di sini tetap berusaha untuk semaksimal mungkin
06:19untuk meluarkan sinajah korban.
06:22Mudah-mudahan hari ini cuacanya mendukung.
06:25Sehingga banyak korban yang kita evakuasi ke atas.
06:30Terima kasih banyak sepaktunya,
06:33begitu luar biasa.
06:35Menjalankan tugas mulia,
06:36misi negara,
06:38menyelamatkan,
06:38ini tidak ada harganya.
06:40Begitu luar biasa.
06:40Terima kasih kepada Bapak.
06:41Demikian wancara saya dengan
06:42tim penyelam dari Satko Pembangkuara Madu Surabaya
06:45dan tadi kita bisa melihat bagaimana
06:47cerita dibalik operasi evakuasi ini.
06:50Butuh waktu, butuh proses,
06:52namun tentu saja ini kembali lagi terhadap
06:54kondisi cuaca yang kita rasakan,
06:56khususnya yang sedang onward di KRI Gusti Murah Rai.
06:59Cuna Menangan,
07:00Arief Rahman,
07:01Kompas TV,
07:02Laut Jawa.
07:08Cara baru nonton di Smart TV.
07:11Nonton live streaming
07:12dan ribuan tayangan Kompas Gramedia
07:15langsung dari Smart TV kamu.
07:17Cara installnya,
07:18buka Google Play Store di Smart TV kamu.
07:21Cari Kompas TV melalui pencarian.
07:24Pilih aplikasi lalu install.
07:27Selesai,
07:28kamu bisa menonton video pilihan editorial Kompas TV.
07:31Download Kompas TV apps di TV kamu sekarang juga.

Dianjurkan