00:00Ketua MPRRI Ahmad Muzani mendorong PT Pindad terus memperkuat kemampuan produksi dan teknologi pertahanan.
00:07Langkah ini dinilai penting untuk secara bertahap mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap produk persenjataan dari luar negeri.
00:19Delegasi MPRRI mengunjungi PT Pindad di Bandung, Jawa Barat, Senin 28 September 2026.
00:27Dalam kunjungan tersebut, Muzani mendapat penjelasan mengenai perkembangan industri Pindad,
00:32rencana pengembangan teknologi, serta target perusahaan hingga tahun 2045.
00:37Muzani menegaskan MPRRI akan terus memberikan dukungan terhadap pengembangan Pindad sebagai salah satu industri strategis nasional.
00:46Menurutnya, salah satu tugas MPR adalah memastikan keutuhan dan kedaulatan NKRI tetap terjaga.
00:53Karena itu, kunjungan ke Pindad juga dilakukan untuk melihat langsung kesiapan perusahaan dalam mendukung pertahanan dan keamanan negara.
01:02Kami dijelaskan tentang industri Pindad dan rencana ke depan sampai tahun 2045.
01:09Saya kira cukup membanggakan, cukup meyakinkan rencana-rencana produksi Pindad, support dan dukungan dari MPR.
01:17Saya kira kita berikan support dan dukungan yang luar biasa untuk memajar Pindad,
01:21supaya produksi industri strategis ini bisa tetap berkembang makin kuat dan makin panjang.
01:29Sementara itu, Direktur Utama PT Pindad Sigit P. Santoso mengatakan,
01:33pihaknya telah memaparkan berbagai produk yang tengah dikembangkan kepada MPR RI.
01:38Di antaranya, pemenuhan kebutuhan senjata dan amunisi untuk pembentukan batalion-batalion baru,
01:44kendaraan taktis, kendaraan operasional, hingga teknologi pertahanan masa depan.
01:48Sejumlah inovasi dan penelitian serta pengembangan atau R&D,
01:53dikatakan sudah memasuki tahap piloting dan trial production.
01:57Tahap selanjutnya adalah melakukan scaling up atau peningkatan skala produksi
02:01agar kebutuhan TNI dapat dipenuhi.
02:06Pada saat kita membangun batalion-batalion baru,
02:10kita siapkan senjata dan amunisi,
02:12bagaimana untuk kendaraan taktisnya, kendaraan operasionalnya,
02:16termasuk juga teknologi baru masa depan.
02:18Kami jelaskan, kita dari memulai konvensional weapon system,
02:25sampai ke smart weapon system.
02:26Kita jelaskan tahapan-tahapan amasanya yang kita jelaskan.
02:29Jadi, Alhamdulillah Bapak Ketua dan jajaran men-support penuh upaya-upaya pindat
02:35menjadi bagian dari komponen penduk TNI dan agama TNI.
02:42Sikit menyebut, kebutuhan senjata untuk batalion-batalion baru terbilang besar,
02:47karena itu peningkatan kapasitas produksi menjadi bagian penting
02:50dalam upaya pindat memenuhi kebutuhan alutsista dalam negeri.
02:55Tim Liputan Kompas TV, Bandung, Jawa Barat.
03:00Sampai jumpa di video selanjutnya.