00:09Intro
00:12Tak hanya di Jawa Barat, TKI Jakarta juga terdampak kemarau panjang.
00:17Pada pertengahan September lalu, BMKG menetapkan Jakarta masuk dalam status awas kekeringan meteorologis.
00:23Sebagai upaya penanganan, sejak awal September, BPBD Jakarta telah melakukan operasi modifikasi cuaca sebanyak 14 kali dengan total NACL yang
00:33disemai sebanyak 14 ton.
00:36Upaya ini diklaim berhasil meningkatkan rata-rata curah hujan mencapai 71% dari prediksi BMKG.
00:42Tujuannya adalah untuk menurunkan polusi udara, kemudian yang kedua adalah untuk membantu menurunkan hujan di wilayah Jakarta, dan yang ketiga
00:54adalah meningkatkan kebutuhan air baku di Paham Jaya.
01:01Selain itu hingga akhir September, BPBD DKI Jakarta telah menyalurkan lebih dari 400 ribu liter air ke 31 kelurahan terdampak
01:10kekeringan.
01:11Salah satunya adalah kelurahan Pondok Labu.
01:25Ya, kalau di Pondok Labu ini kurang lebih ada 7 titik yang mengalami kekeringan,
01:31dan kita kurang lebih dalam waktu 2 minggu ini kita sudah rutin melakukan pengiriman dan ini yang dalam 2 minggu
01:42sudah 4 kali melakukan pengiriman air.
01:46Begitu ada laporan langsung dikirimkan air yang dari berupa mobil Tengki.
01:51Dan untuk yang di sini, ini kita siapin torrent sementara, untuk bagaimana warga itu bisa mengambil secara bergantian.
02:07Jadi ini bareng-bareng nanti mereka gunakan, jadi kita impun di sini, warga bisa ngambil.
02:14Kurang lebih hampir 200 ya, kalau untuk jiwa.
02:23Kita baru menerima laporan untuk kekeringan itu baru tahun ini.
02:27Untuk tahun-tahun sebelumnya kita tidak menerima laporan bahwa ada kekeringan.
02:32Ya, selain karena cuaca juga sumurnya itu kurang dalam.
02:38Manteknya kurang dalam, sehingga yang kurang dalam itu mengalami kekeringan.
02:43Tetapi untuk titik-titik yang penggalian sumurnya, ngebor sumurnya itu dalam, mereka tidak ada masalah terhadap permasalahan air.
02:58Kalau BBDDKI, sesuai dengan INKU 14 itu, kami sudah mulai distribusi air semenjak tanggal 13 September sampai dengan saat ini.
03:09Kebetulan kami untuk setiap distribusi itu pasti akan menunggu dulu laporan dari kelurahan.
03:15Jadi koordinasi kami, selain satu dari kelurahan, kami menerima laporan dari 112 bahwa ada warga yang memang mengalami kekurangan air.
03:25Baru kami koordinasi ke pihak kelurahan.
03:27Untuk prosesnya pada yang saat ini sedang dilaksanakan, kita langsung kalau memang untuk torrennya berada di pinggir jalan,
03:35mudah kami jangkau, kami langsung distribusi ke torrennya.
03:38Jadi tidak melalui galon. Kalau yang melalui galon ataupun ember warga, itu biasanya kami yang memang torrennya jauh, tidak terjangkau
03:46oleh selang.
03:46Kami kolaborasi dengan teman-teman Goramil, dengan teman-teman Polres, dengan teman-teman Damgar, dan PDAM, kami melakukan distribusi.
03:56Jadi untuk proses pengambilan air, kami seluruhnya berproses di gudang air di PDAM.
04:03Ini untuk torren ini kami, ini paling isinya 500 liter ini.
04:09Jadi kalau kebutuhan, kebutuhan ini kami tidak batasi untuk pendistribusiannya.
04:15Untuk tantangannya di DKI itu pasti, satu adalah gangnya sempit saat kita masuk.
04:20Karena unit kami yang kami bawa, ini bawa-bawa air 5.000 liter.
04:24Mungkin kalau yang dari TNI itu kapasitas airnya Tengpi 2.500 ya Pak ya, 2.500.
04:37Untuk dampak El Nino, ini berefek pada salah satu wilayah atau beberapa wilayah yang memang mengalami kekurangan air.
04:47Terutama yang memang warganya belum menggunakan PDAM.
04:51Jadi harapan kami nantinya PDAM ini akan masuk semua ke warga DKI Jakarta.
04:56Kami dalam dua minggu ini dari Pondok Pinang, Pondok Lapu, Cilandak Barat, Cilandak Timur, Cipedak, lanjut lagi, Nenteng Agung.
05:10Himpuan kami kepada warga supaya bijak dalam menggunakan air.
05:14Mengingat untuk musim kemarau masih panjang dan puncaknya,
05:19Seperti prediksi BMKG itu di bulan depan itu puncak dan mungkin segera menggunakan air PDAM.
05:26Mengingat kita tidak tahu untuk tahun depan, tahun depan, tahun depannya.
05:30Yang pasti saat ini gunakanlah air pump.
05:35Jangan kita selalu terfokus untuk kepada air tanah.
05:38Karena air tanah saat ini juga sudah diketahui dan sudah diinstruksikan oleh Pak Gup bahwa penggunakan air tanah itu usahakan
05:50untuk dikurangi.
05:57Sudah hampir dua bulan.
06:00Air sudah kering.
06:01Cuma saya mau minta juga sama tetangga, nggak enak.
06:06Sampai saya ngayeng, minta sini, minta sana.
06:09Tapi saya gini, nggak enak juga kalau sering-sering minta.
06:12Mau ngebor, duitnya juga gede banget.
06:15Kita kata gitu.
06:16Bagaimana sih ini, Neng?
06:17Ya Allah, Neng, ini air bisa nggak ada.
06:32Tuh, begitu, begini nih.
06:35Kalau ini kalau nggak ada air dari keurahan, bisa nggak mandi.
06:39Begitu.
06:40Tuh, lama.
06:42Udah kecil lagi, ternyata juga ujah kecil dah.
06:45Tuh.
06:52Iya, sebenarnya sih cukup nggak cukup ya.
06:54Paling ini bisa satu gentong ini paling cuma dua hari, tiga hari.
06:58Soalnya kan kita delapan kepala ya, belum nyuci.
07:02Kemarin kan karena lagi lihat IG, kan ada kelurahan pondok labu.
07:08Komen lah di situ.
07:10Tolong ini di sini nggak ada air.
07:12Langsung dikituin.
07:14Di apa namanya?
07:15Langsung direspon, hari itu juga langsung datang.
07:17Jadi cepat ya?
07:18Iya, cepat.
07:19Kalau kejadian ini sih baru tahun ini ya, kita ngalamin nggak bisa nyuci sama sekali.
07:24Kalau dulu, kalau tahun kemarin kita bisa nyuci malam, bergantian sehari-sehari.
07:29Ini sama sekali udah nggak bisa nyuci, jadinya kita kalau nyuci laundry.
07:32Iya, nambah pengeluaran.
07:34Berat banget.
07:35Minum ya, kita minum harus beli kan setiap harinya.
07:38Biasanya kita ada yang rebus, ini udah nggak bisa rebus.
07:43Dulu nggak pernah.
07:45Baru ini aja gitu.
07:46Pokoknya benar-benar banget deh.
07:48Benar-benar sekarang.
07:49Badan saya ampe pada peganan tengin.
07:52Kayak kalau malam juga ini, ya Allah.
07:55Kapan hujan?
07:56Gitu gitu.
07:57Malam, siang, pagi.
07:58Udah capai ngangkutin air.
08:00Penyak pikiran tuh air, nggak bisa tidur.
08:11Di Pondok Labu udah dibangun beberapa sumur resapan yang udah dibangun.
08:15Dan sekarang di belakang sana sedang lagi dibangun embung atau waduk yang ditargetkan.
08:23Mudah-mudahan di tahun ini bisa selesai.
08:25Dan mudah-mudahan itu bisa mengurangi dampak banjir dan juga bisa membantu permasalahan air juga yang di wilayah sini.
08:34Jadi di sini ada inlet dan outletnya.
08:37Untuk bagaimana kalau misalkan ketika air kali kerukut itu lagi tinggi,
08:44air yang dikali itu bisa ditransitkan dulu sementara ke dalam waduk.
08:50Nanti kalau misalkan setelah air kali kerukutnya sudah mulai surut,
08:56maka itu akan dikeluarkan kembali.
08:58Dan juga nanti bisa dimanfaatkan juga warga kalau misalkan pada musim kemarau ini.
09:03Jadi kita berharap ini bisa maksimal, bisa menampung air hujan juga.
09:08Ya untuk pembangunannya dimulai dari awal tahun ya.
09:14Dan rencana target tahun ini selesai.
09:16Untuk luasnya kurang lebih 1 hektare ya.
09:20Yang mana di sini ada 2 tempat penampungan, sisi selatan dan sisi utara.
09:32Kita tidak boleh lengah.
09:33Karena El Nino juga bisa terus meningkat derajatnya.
09:40Di samping isu kesiapan atau ketersediaan air bersih,
09:45juga ada isu kebakaran hutan dan lahan.
09:48Terima kasih telah menonton!