Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 4 menit yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV Pemohon perkara, Denny Indrayana mengaku kesulitan mencari saksi ahli untuk sidang pembuktian yang akan digelar di Mahkamah Konstitusi pada Rabu (29/9/2026).

Hal ini disampaikan Denny Indrayana dalam konferensi pers pada Jakarta, Selasa (29/9/2026).

"Terus terang ini agak kesulitan mencari ahli dan mencari saksi, karena berbagai macam faktor pastinya," ujar Denny.

Denny mengatakan bahwa pihaknya tetap optimis, ahli yang dihadirkan berani menyampaikan kebenaran.

"Inilah realitas penegakan hukum kita. Di mana orang kemudian untuk berbicara itu tidak jarang banyak pertimbangan untuk menyampaikan kebenaran. Sehingga ternyata, kalau kemarin teman-teman pemohon itu pilah-pilih, 'Oh, ini aja, oh, ini aja', hari ini kita mencari 5 pun ternyata tidak mudah," ujar Denny.

Diketahui, Denny Indrayana bersama 12 pemohon lainnya melayangkan gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) ke Mahkamah Konstitusi terkait keabsahan syarat pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Video Editor: Joshua

Produser: Theo Reza

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/693502/denny-indrayana-akui-kesulitan-cari-ahli-saksi-di-sidang-pembuktian-ijazah-gibran-di-mk
Transkrip
00:00Tadi gak mau menyebutkan siapa saksi atau ahli, karena kamu tadi intervensi ya.
00:03Cuman biar ada yang baru, ini kan dari yang kemarin, apakah bisa disampaikan jumlahnya
00:08baik itu saksi maupun ahli, kemudian bidangnya, bidangnya apa kira-kira yang nanti akan dihadirkan?
00:17Iya, terima kasih.
00:22Dari Mahkamah Konstitusi, itu kita diberi kuota 5 orang.
00:31Ahli dan saksi, kami sedang merundingkan siapa dan bagaimana komposisinya.
00:44Terus terang, ini agak kesulitan mencari ahli dan mencari saksi.
00:51Karena berbagai macam faktor pasti ya, ini kan perkara yang pasti punya daya tekan yang tidak mudah.
01:02Sehingga mungkin beberapa teman juga punya pertimbangan-pertimbangan.
01:06Tidak mudah untuk menghadirkan saksi, ahli.
01:13Kami mencari ahli yang otoritatif, artinya punya kredibilitas di hadapan Hakim Konstitusi yang sangat terpelajar, tidak mudah.
01:24Kami mencari saksi, ahli yang artikulatif, artinya pada saat berbicara juga menyampaikan pokok-pokok pikirannya secara jelas, tegas.
01:39Tidak kalah penting kami mencari saksi dan ahli yang berani maju ke hadapan Mahkamah Konstitusi untuk menyampaikan pandangan dan kesaksiannya.
01:58Tentu saja komposisinya itu terkait dengan dalil-dalil yang kami sampaikan.
02:05Terkait dengan posita-posita yang kami ajukan.
02:10Adanya cacat yang administratif dan cacat yang manipulatif.
02:16Di situ ada kemungkinan teman-teman dari hukum administrasi negara,
02:21atau ilmu administrasi negara, atau hukum tata negara.
02:26Ada kemungkinan kita juga menghadirkan kaitannya dengan bagaimana komposisi ulangi,
02:34bagaimana proses pembentukan peraturan KPU dan pengawasan.
02:40Apakah di situ ada kemungkinan penyelenggara yang kita hadirkan, mantan penyelenggara.
02:46Kita juga sedang berusaha untuk mencari bagaimana proses digdashment dan seterusnya.
02:54Dan teman-teman ini semua intinya adalah mencoba untuk menguatkan argumentasi dalil posita yang kami sampaikan ke hadapan majelis.
03:08Sejak beberapa hari ini, sejak beberapa minggu sebenarnya,
03:12saya sudah membangun komunikasi dengan calon-calon ahli dan saksi.
03:17Sebelum tadi saya duduk di sini, saya bertelepon dengan salah seorang kawan,
03:23meminta tolong.
03:25Karena sejak tadi malam, mencari lima saja tidak mudah.
03:32Inilah realitas penegakan hukum kita,
03:36di mana orang kemudian untuk berbicara itu tidak jarang banyak pertimbangan untuk menyampaikan kebenaran.
03:44Sehingga ternyata,
03:47kalau kemarin teman-teman pembohon itu pilih-pilih,
03:50oh ini aja, oh ini aja, oh ini aja.
03:52Hari ini kita mencari lima pun ternyata tidak mudah.
03:58Tetapi kami tetap optimis,
04:00nanti teman-teman akan melihat bahwa ahli-ahli yang kami hadirkan
04:05adalah ahli-ahli yang tadi
04:09otoritatif,
04:11artikulatif,
04:12dan berani menyampaikan kebenaran.
04:17Saya pikir itu ya.
04:19Cukup teman-teman dari saya,
04:21dan sekali lagi terima kasih atas kehadiran teman-teman semua.
04:25Lebih kurangnya minta maaf.
04:26Sampai berjumpa minimal besok di persidangan.
04:31Mungkin juga ada diskusi awal,
04:33nanti akan disampaikan oleh melalui berbagai channel.
04:40Mungkin ada diskusi yang besok diadakan.
04:44Narasumbernya,
04:45Jainal Arifin Mohtar,
04:49Rai Rangkuti,
04:55saya dan satu orang lagi.
04:57Nanti dilihat aja besok.
05:00Mulai jam 1 tempat akan disampaikan menyusul.
05:04Ada soalnya sedang dipersiapkan teknis dan persiapannya.
05:08Terima kasih banyak teman-teman.
05:09Selamat menikmati.
05:09Selamat menikmati.
05:10Selamat menikmati.

Dianjurkan