Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 22 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia atau FEKDI berkolaborasi dengan Indonesia Fintech Summit and Expo 2026 kembali digelar di Jakarta.

FEKDI x IFSE 2026 resmi berlangsung pada 24-26 September 2026 di Jakarta International Convention Center, Senayan.

Mengusung tema "Mempererat Sinergi, Memacu Inovasi, Mencetak Talenta Unggul Berdaya Saing Global untuk Kemajuan Ekonomi Keuangan Digital Nasional", acara ini menjadi ruang kolaborasi antarkementerian, lembaga, dunia usaha, dan industri fintech untuk mendorong inovasi sistem pembayaran dan pengembangan teknologi keuangan.

Sejumlah pejabat hadir dalam pembukaan, di antaranya Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, serta Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi.

Bank Indonesia menilai, transformasi digital kini telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sehari-hari. Inovasi pembayaran digital, termasuk QRIS dan BI-FAST, terus dimodernisasi agar mampu mendukung ekonomi nasional secara berkelanjutan.

Di tengah tantangan yang semakin besar, dibutuhkan sinergi Merah Putih yang kuat. QRIS menjadi salah satu terobosan karya anak bangsa yang kini telah diakui dan terintegrasi dengan berbagai negara.

QRIS antarnegara kini telah terhubung dengan enam negara, yakni Thailand, Malaysia, Singapura, Jepang, Korea Selatan, dan Tiongkok.

Perluasan konektivitas ini terus dilakukan. Salah satunya melalui penandatanganan nota kesepahaman antara BI dan Banco Central de Timor-Leste.

Rangkaian FEKDI x IFSE 2026 juga diisi berbagai seminar, talkshow, pameran, hingga kompetisi talenta digital yang terbuka bagi masyarakat secara gratis. Melalui kolaborasi pemerintah, regulator, dan industri, forum ini diharapkan menjadi platform untuk mendorong inovasi, investasi, serta implementasi ekonomi keuangan digital yang inklusif dan berdaya saing global.

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/693635/fekdi-x-ifse-2026-dorong-transformasi-ekonomi-digital-dan-perluasan-qris-antarnegara-sapa-pagi
Transkrip
00:00Sedara Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia atau VEGDI
00:03berkolaborasi dengan Indonesia Fintech Summit & Expo 2026
00:07kembali digelar di Jakarta.
00:09Forum ini menjadi wadah kolaborasi pemerintah, regulator, industri, dan pelaku usaha
00:15untuk mempercepat transformasi ekonomi keuangan digital nasional.
00:22VEGDI Ex-IFC 2026 resmi berlangsung pada 24 hingga 26 September 2026
00:30di Jakarta International Convention Center, Senayan.
00:34Mengusung tema mempererat sinergi, memacu inovasi,
00:39mencetak talenta unggul berdaya saing global
00:41untuk kemajuan ekonomi keuangan digital nasional,
00:44acara ini menjadi ruang kolaborasi antar kementerian,
00:48lembaga, dunia usaha, dan industri fintech
00:51untuk mendorong inovasi sistem pembayaran
00:54dan pengembangan teknologi keuangan.
00:57Sejumlah pejabat hadir dalam pembukaan.
01:00Di antaranya, Gubernur Bank Indonesia Destri Damayanti,
01:05Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Erlangga Hartarto,
01:09Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian,
01:12serta Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderika Widya Saridewi.
01:16Kehadiran para pemaku kepentingan ini
01:19menegaskan pentingnya sinergi lintas lembaga
01:22dalam menjaga ketahanan ekonomi
01:24di tengah tantangan global.
01:27Untuk menjaga pertumbuhan ekonomi,
01:30menjaga kebijakan fiskal, moneter, dan sektoril,
01:34ini harus terus disinergikan,
01:36terutama juga untuk mendorong ekspor daripada sektoril.
01:42Nah, digitalisasi tadi disampaikan oleh Ibu Gubernur,
01:46salah satunya adalah Kris,
01:48yang sudah digunakan lebih dari 69,32 juta penduduk
01:52dengan mercennya 47 jutaan.
01:55Kemudian, pemerintah daerah sudah melakukan
01:59ekosistem digitalisasi dari 518,
02:04dari 546 pemda,
02:07dan hampir 95 persen sudah mempunyai ekosistem digital.
02:13Digitalisasi juga menjadi fokus pemerintah
02:16melalui penguatan ekonomi digital,
02:18kerjasama teknologi,
02:19dan pengembangan talenta digital
02:21untuk menjaga pertumbuhan ekonomi nasional.
02:25Bank Indonesia menilai,
02:27transformasi digital kini telah menjadi bagian
02:30dari kehidupan masyarakat sehari-hari.
02:32Inovasi pembayaran digital, termasuk Kris dan Bifas,
02:35terus dimodernisasi
02:37agar mampu mendukung ekonomi nasional secara berkelanjutan.
02:43Tentu tumbuh,
02:44tapi juga disertai dengan adanya resiko
02:48yang harus kita pahami bersama.
02:50Nah, oleh karena itu,
02:53tentunya masalah literasi,
02:55perlindungan konsumen,
02:57itu akan menjadi sangat penting ke depannya.
03:00Dan kami juga di Bank Indonesia
03:03tentunya akan selalu mensupport
03:05program-program literasi yang dilakukan oleh pemerintah,
03:08maupun juga oleh rekan kami sendiri, OJK,
03:11dan kita juga sering bersama-sama
03:13melakukan literasi,
03:15karena ya kita tahu,
03:17makin canggih,
03:19makin interconnected,
03:21tentu resiko yang akan kita hadapi
03:23juga makin besar.
03:25Di Bank Indonesia,
03:26kita menggunakan
03:26tiga kebijakan utama,
03:29kebijakan moneter,
03:31kita pro-stability,
03:32kemudian kita ada kebijakan makro-prudensial,
03:35dan kebijakan sistem pembayaran
03:36yang memang lebih kita arahkan kepada pro-group.
03:41Nah, Bapak-Ibu sekalian,
03:44penyelenggaraan VEGDI dan IFSE 2026
03:48yang saat ini memang kami rasakan sangat spesial,
03:51karena berbarengan juga penyelenggaraan
03:53TPIP dan TPID,
03:55dan juga TP2DD,
03:57ini sebenarnya adalah merupakan wujud nyata
04:00upaya strategi-strategi untuk
04:03mengakselerasi ekonomi keuangan digital
04:06dalam rangka mewujudkan kebijakan
04:08yang impactful,
04:10inklusif,
04:11dan integratif.
04:13Di tengah tontangan yang semakin besar,
04:16dibutuhkan sinergi merah putih yang kuat.
04:19CRIS menjadi salah satu terobosan karya anak bangsa
04:22yang kini telah diakui
04:24dan terintegrasi dengan berbagai negara.
04:27CRIS antar negara kini telah terhubung
04:30dengan enam negara,
04:32yaitu Thailand, Malaysia, Singapura,
04:35Jepang, Korea Selatan, dan Tiongkok.
04:38Perluasan konektivitas ini terus dilakukan,
04:40salah satunya melalui penanda tanganan
04:43notak sepahaman antara Bank Indonesia
04:45dan Banko Sentral de Timur Leste.
04:48Kerjasama ini menjadi landasan
04:50pengembangan konektivitas pembayaran Indonesia
04:52dan Timur Leste,
04:54termasuk penjajakan implementasi CRIS antar negara.
04:57Sementara itu,
04:59perkembangan pembayaran digital di dalam negeri
05:01terus menunjukkan pertumbuhan positif.
05:04Hingga Agustus 2026,
05:06CRIS telah menjangkau 69,32 juta pengguna
05:11dan 47,11 juta merchant.
05:14Angka ini menunjukkan,
05:15pembayaran digital telah bergeser
05:17dari sekadar saluran pembayaran
05:19menjadi bagian penting dari infrastruktur ekonomi digital Indonesia.
05:24Tadi sudah banyak dijelaskan oleh Pak Menko dan Ibu Gubernur
05:28bahwa ini merupakan bentuk sinergi dan kolaborasi,
05:35boleh kita sebut sinergi merah putih,
05:37antara pemerintah,
05:38kemudian Bank Indonesia dan OJK.
05:41kita menggabungkan satu forum besar,
05:46yaitu FECD dan juga IFSE,
05:48kalau dari OJK,
05:50kita Indonesia Fintech Summit International ya.
05:55Jadi,
05:55kita melihat bagaimana
05:58berbagai inisiatif
06:00untuk mendorong inovasi keuangan digital ini
06:02harus kita lakukan secara bersama.
06:05Karena ini dampaknya sangat luar biasa.
06:07Bagaimana inovasi keuangan digital,
06:09kalau dari sisi OJK,
06:11dari level eksperimen,
06:13menjadi implementasi,
06:15yang ini bisa mendorong untuk
06:17melaksanakan pembiayaan produktif,
06:21meningkatkan pembiayaan produktif,
06:22kemudian juga meningkatkan inklusi keuangan.
06:26Inovasi digital harus berjalan beriringan
06:29dengan tata kelola,
06:31keamanan siber,
06:32perlindungan konsumen,
06:33pengembangan talenta digital,
06:34serta sinergi dan kolaborasi antar lembaga.
06:39Rangkaian FECD X IFSE 2026
06:42juga diisi berbagai seminar,
06:44talk show,
06:45pameran,
06:46hingga kompetisi talenta digital
06:47yang terbuka bagi masyarakat secara gratis.
06:51Melalui kolaborasi pemerintah,
06:53regulator,
06:54dan industri,
06:55forum ini diharapkan menjadi platform
06:57untuk mendorong inovasi,
06:59investasi,
07:00serta implementasi ekonomi keuangan digital
07:03yang inklusif dan berdaya saing global.
07:06Tim Liputan, Kompas TV
07:10Sinergi
07:11Sinergi
07:13Sinergi
07:13Sinergi

Dianjurkan