00:00Sedara Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia atau VEGDI
00:03berkolaborasi dengan Indonesia Fintech Summit & Expo 2026
00:07kembali digelar di Jakarta.
00:09Forum ini menjadi wadah kolaborasi pemerintah, regulator, industri, dan pelaku usaha
00:15untuk mempercepat transformasi ekonomi keuangan digital nasional.
00:22VEGDI Ex-IFC 2026 resmi berlangsung pada 24 hingga 26 September 2026
00:30di Jakarta International Convention Center, Senayan.
00:34Mengusung tema mempererat sinergi, memacu inovasi,
00:39mencetak talenta unggul berdaya saing global
00:41untuk kemajuan ekonomi keuangan digital nasional,
00:44acara ini menjadi ruang kolaborasi antar kementerian,
00:48lembaga, dunia usaha, dan industri fintech
00:51untuk mendorong inovasi sistem pembayaran
00:54dan pengembangan teknologi keuangan.
00:57Sejumlah pejabat hadir dalam pembukaan.
01:00Di antaranya, Gubernur Bank Indonesia Destri Damayanti,
01:05Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Erlangga Hartarto,
01:09Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian,
01:12serta Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderika Widya Saridewi.
01:16Kehadiran para pemaku kepentingan ini
01:19menegaskan pentingnya sinergi lintas lembaga
01:22dalam menjaga ketahanan ekonomi
01:24di tengah tantangan global.
01:27Untuk menjaga pertumbuhan ekonomi,
01:30menjaga kebijakan fiskal, moneter, dan sektoril,
01:34ini harus terus disinergikan,
01:36terutama juga untuk mendorong ekspor daripada sektoril.
01:42Nah, digitalisasi tadi disampaikan oleh Ibu Gubernur,
01:46salah satunya adalah Kris,
01:48yang sudah digunakan lebih dari 69,32 juta penduduk
01:52dengan mercennya 47 jutaan.
01:55Kemudian, pemerintah daerah sudah melakukan
01:59ekosistem digitalisasi dari 518,
02:04dari 546 pemda,
02:07dan hampir 95 persen sudah mempunyai ekosistem digital.
02:13Digitalisasi juga menjadi fokus pemerintah
02:16melalui penguatan ekonomi digital,
02:18kerjasama teknologi,
02:19dan pengembangan talenta digital
02:21untuk menjaga pertumbuhan ekonomi nasional.
02:25Bank Indonesia menilai,
02:27transformasi digital kini telah menjadi bagian
02:30dari kehidupan masyarakat sehari-hari.
02:32Inovasi pembayaran digital, termasuk Kris dan Bifas,
02:35terus dimodernisasi
02:37agar mampu mendukung ekonomi nasional secara berkelanjutan.
02:43Tentu tumbuh,
02:44tapi juga disertai dengan adanya resiko
02:48yang harus kita pahami bersama.
02:50Nah, oleh karena itu,
02:53tentunya masalah literasi,
02:55perlindungan konsumen,
02:57itu akan menjadi sangat penting ke depannya.
03:00Dan kami juga di Bank Indonesia
03:03tentunya akan selalu mensupport
03:05program-program literasi yang dilakukan oleh pemerintah,
03:08maupun juga oleh rekan kami sendiri, OJK,
03:11dan kita juga sering bersama-sama
03:13melakukan literasi,
03:15karena ya kita tahu,
03:17makin canggih,
03:19makin interconnected,
03:21tentu resiko yang akan kita hadapi
03:23juga makin besar.
03:25Di Bank Indonesia,
03:26kita menggunakan
03:26tiga kebijakan utama,
03:29kebijakan moneter,
03:31kita pro-stability,
03:32kemudian kita ada kebijakan makro-prudensial,
03:35dan kebijakan sistem pembayaran
03:36yang memang lebih kita arahkan kepada pro-group.
03:41Nah, Bapak-Ibu sekalian,
03:44penyelenggaraan VEGDI dan IFSE 2026
03:48yang saat ini memang kami rasakan sangat spesial,
03:51karena berbarengan juga penyelenggaraan
03:53TPIP dan TPID,
03:55dan juga TP2DD,
03:57ini sebenarnya adalah merupakan wujud nyata
04:00upaya strategi-strategi untuk
04:03mengakselerasi ekonomi keuangan digital
04:06dalam rangka mewujudkan kebijakan
04:08yang impactful,
04:10inklusif,
04:11dan integratif.
04:13Di tengah tontangan yang semakin besar,
04:16dibutuhkan sinergi merah putih yang kuat.
04:19CRIS menjadi salah satu terobosan karya anak bangsa
04:22yang kini telah diakui
04:24dan terintegrasi dengan berbagai negara.
04:27CRIS antar negara kini telah terhubung
04:30dengan enam negara,
04:32yaitu Thailand, Malaysia, Singapura,
04:35Jepang, Korea Selatan, dan Tiongkok.
04:38Perluasan konektivitas ini terus dilakukan,
04:40salah satunya melalui penanda tanganan
04:43notak sepahaman antara Bank Indonesia
04:45dan Banko Sentral de Timur Leste.
04:48Kerjasama ini menjadi landasan
04:50pengembangan konektivitas pembayaran Indonesia
04:52dan Timur Leste,
04:54termasuk penjajakan implementasi CRIS antar negara.
04:57Sementara itu,
04:59perkembangan pembayaran digital di dalam negeri
05:01terus menunjukkan pertumbuhan positif.
05:04Hingga Agustus 2026,
05:06CRIS telah menjangkau 69,32 juta pengguna
05:11dan 47,11 juta merchant.
05:14Angka ini menunjukkan,
05:15pembayaran digital telah bergeser
05:17dari sekadar saluran pembayaran
05:19menjadi bagian penting dari infrastruktur ekonomi digital Indonesia.
05:24Tadi sudah banyak dijelaskan oleh Pak Menko dan Ibu Gubernur
05:28bahwa ini merupakan bentuk sinergi dan kolaborasi,
05:35boleh kita sebut sinergi merah putih,
05:37antara pemerintah,
05:38kemudian Bank Indonesia dan OJK.
05:41kita menggabungkan satu forum besar,
05:46yaitu FECD dan juga IFSE,
05:48kalau dari OJK,
05:50kita Indonesia Fintech Summit International ya.
05:55Jadi,
05:55kita melihat bagaimana
05:58berbagai inisiatif
06:00untuk mendorong inovasi keuangan digital ini
06:02harus kita lakukan secara bersama.
06:05Karena ini dampaknya sangat luar biasa.
06:07Bagaimana inovasi keuangan digital,
06:09kalau dari sisi OJK,
06:11dari level eksperimen,
06:13menjadi implementasi,
06:15yang ini bisa mendorong untuk
06:17melaksanakan pembiayaan produktif,
06:21meningkatkan pembiayaan produktif,
06:22kemudian juga meningkatkan inklusi keuangan.
06:26Inovasi digital harus berjalan beriringan
06:29dengan tata kelola,
06:31keamanan siber,
06:32perlindungan konsumen,
06:33pengembangan talenta digital,
06:34serta sinergi dan kolaborasi antar lembaga.
06:39Rangkaian FECD X IFSE 2026
06:42juga diisi berbagai seminar,
06:44talk show,
06:45pameran,
06:46hingga kompetisi talenta digital
06:47yang terbuka bagi masyarakat secara gratis.
06:51Melalui kolaborasi pemerintah,
06:53regulator,
06:54dan industri,
06:55forum ini diharapkan menjadi platform
06:57untuk mendorong inovasi,
06:59investasi,
07:00serta implementasi ekonomi keuangan digital
07:03yang inklusif dan berdaya saing global.
07:06Tim Liputan, Kompas TV
07:10Sinergi
07:11Sinergi
07:13Sinergi
07:13Sinergi