Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 2 minggu yang lalu
Plastik ada di mana-mana: di tas belanja, di kotak makan, bahkan di layar ponsel yang kamu pegang sekarang. Tapi tidak ada satu pun yang lahir dari getah kayu atau lumpur seperti yang dibayangkan banyak orang. Ceritanya jauh lebih aneh. Berawal dari meja billiard, lalu ada seorang penemu yang namanya justru tidak pernah ia dengar lagi. Video ini membahas bagaimana manusia pertama kali menciptakan plastik, bagaimana rantai molekul panjang itu terbentuk di dalam lab, dan detail kecil yang bertahun-tahun terlewat dari catatan sejarah. Jangan lupa like dan subscribe biar tidak ketinggalan video sains berikutnya.
Transkrip
00:00Setiap hari kamu memegang plastik di ponsel, di botol minum, bahkan di gagang sendok yang kamu pakai makan siang tadi.
00:07Tapi tidak ada satupun bahan itu yang ditemukan di tambang atau di kebun.
00:11Plastik pertama di dunia justru lahir dari meja biliard. Serius.
00:16Di tahun 1863, perusahaan pembuat bola biliard di New York menawarkan hadiah 10 ribu dolar untuk siapapun yang bisa menemukan
00:26bahan pengganti gading.
00:28Tapi ceritanya tidak berhenti di situ.
00:31Ada detil yang hampir tidak pernah disebut buku sejarah manapun, dan itu justru bagian yang paling penting.
00:37Mari kita telusuri dari awal bersama.
00:41Di pertengahan abad ke-19, dunia sedang kehabisan gading.
00:46Setiap hari ribuan ekor, gajah diburu cuma untuk bikin gagang pisau, sisau, sisir, dan tentu saja bola biliard.
00:52Para ilmuwan waktu itu sadar mereka butuh bahan sintetis, sesuatu yang tidak bisa diambil dari alam begitu saja.
01:00Tapi bagaimana cara menciptakan material baru dari nol?
01:04Itu pertanyaan yang bikin pusing selama bertahun-tahun.
01:08Karena kalau kamu lihat sekitarmu sekarang, semua plastik itu punya satu hal yang sama, molekulnya rantai panjang yang berulang-ulang.
01:16Tapi siapa yang pertama kali berhasil merangkai rantai itu?
01:20Ada satu partikel di meja biliard tahun 1863 yang sampai sekarang dianggap sebagai titik kelahiran plastik.
01:29Dan kita akan membongkar kisahnya menjelang akhir video.
01:33Langkah pertama datang dari seorang penemu Inggris bernama Alexander Parkes.
01:38Pada tahun 1862, ia memamerkan sesuatu yang disebut Parkesin di Pameran Internasional London,
01:46material transparan yang bisa dibentuk panas dan tahan air.
01:50Parkesin dibuat dari selulosa nitrat yang berasal dari serat tumbuhan yang dicampur asam nitrat.
01:57Tapi Parkesin punya masalah besar, gampang terbakar, dan mahal produksinya.
02:02Lalu muncul John Wesley Hyatt, penemu Amerika yang terinspirasi hadiah 10 ribu dolar untuk bola biliar tadi.
02:10Hyatt menyempurnakan resep Parkes dengan menambahkan kapur baru sebagai plasticizer.
02:15Hasilnya, seluloid, bahan yang lebih stabil, lebih murah, dan akhirnya dipakai untuk film fotografi, kerah baju, sampai bola biliar sendiri.
02:25Tapi seluloid masih berasal dari tumbuhan.
02:28Dan disinilah ceritanya jadi menarik.
02:31Pada tahun 1907, seorang ilmuwan kelahiran Belgia bernama Leo Baiklan membuat sesuatu yang benar-benar baru,
02:40bahan yang tidak mengandung satupun unsur alami.
02:43Namanya baklit.
02:45Dibuat dari fenol dan formaldehid, baklit jadi plastik sintetis pertama di dunia yang sepenuhnya buatan manusia.
02:52Kenapa ini penting?
02:54Karena sampai saat itu, semua material masih harus mengambil sesuatu dari alam, kayu, logam getah.
03:00Baklit membuktikan manusia bisa merangkai molekul dari nol.
03:04Baklit dipakai untuk telepon, tombol radio, gagang panci, sampai tutup stop kontak listrik.
03:10Bayangkan dunia tanpa isolator listrik yang baik, listrik di rumahmu akan jauh lebih berisiko.
03:16Baklit mengubah itu semua.
03:18Proses pembuatan plastik modern sebenarnya tidak jauh berbeda dari prinsip Baiklan, bahan bakunya minyak bumi atau gas alam.
03:27Dipanaskan sampai mememecah molekul besar jadi monomer, potongan kecil penyusun.
03:31Lalu monomer-monomer itu dirangkai jadi polimer, yaitu rantai panjang yang saling mengunci.
03:37Proses ini disebut polimerisasi, analoginya seperti merangkai balok Lego, satu balok kecil tidak ada apa-apanya,
03:45tapi kalau kamu sambungkan ribuan kali, kamu dapat sesuatu yang kuat dan fleksibel.
03:51Hari ini, dunia memproduksi lebih dari 400 juta ton plastik setiap tahun.
03:57Angka itu setara dengan berat seluruh manusia di bumi digabung jadi satu, dibuat ulang setiap tahun.
04:03Itulah sebabnya plastik ada di mana-mana.
04:07Sekarang kita kembali ke detil yang tadi dijanjikan.
04:10Di tahun 1863, bukan hanya hadiah 10 ribu dolar yang terkenal.
04:17Ada satu catatan kecil di arsip industri biliard Amerika yang menunjukkan
04:21bahwa bola biliard pertama dari seluloid buatan hiat ternyata masih terlalu lunak untuk dipakai.
04:27Pemain profesional waktu itu mengeluh bola gampang penyok dan tidak memantul sempurna.
04:33Karena keluhan itu, hiat terus mengubah komposisi plasticizer selama bertahun-tahun
04:38sampai akhirnya menemukan rasio yang pas.
04:41Tanpa keluhan 10 ribu dolar itu, penelitian seluloid mungkin berhenti di tengah jalan.
04:47Dan tanpa seluloid yang stabil,
04:50baklit mungkin tidak akan pernah diracik oleh Baekelan 40 tahun kemudian.
04:55Satu keluhan pemain biliard mengubah seluruh arah sejarah material.
05:00Satu fakta kecil sebelum kita tutup,
05:02Parkesin Alexander Parkes itu sebenarnya bisa terbakar sendiri kalau dipanaskan terlalu tinggi,
05:09saking mudah terbakarnya sampai-sampai beberapa pameran harus jaga jarak dengan lilin.
05:15Kalau cerita ini membuatmu melihat plastik di sekitarmu dengan cara yang sedikit berbeda,
05:20tulis di komentar kira-kira barang apa yang paling kamu tidak sangka ternyata punya sejarah seperti ini.
05:27Terima kasih sudah menonton sampai habis.
05:30Tekan like kalau suka dan subscribe biar tidak ketinggalan cerita sains berikutnya.
05:35Sampai ketemu lagi.

Dianjurkan