00:00Saudara, dunia pendidikan dan ruang aman anak kembali terkoyak.
00:04Lagi-lagi, aksi perundungan menghantui anak-anak kita.
00:08Seorang bocah laki-laki di Pemalang yang masih duduk di bangku sekolah dasar meninggal.
00:13Diduga akibat dianiaya oleh kakak kelasnya di sekolah.
00:17Yang menambah miris dari kasus ini adalah kekerasan yang dialami korban juga terjadi di lingkungan sekolah.
00:24Kok bisa kekerasan terjadi di sekolah?
00:27Bagaimana kemudian masalah pengawasannya?
00:33Munur ke belakang pada tanggal 30 September 2026 pada Rabu sore jadi hari kelabu bagi dia Fitrianti
00:42yang merupakan ibunda dari Ananda Hasbi Al-Akib.
00:47Akib menghembuskan nafas terakhir saat perjalanan menuju ke rumah sakit.
00:52Sebelumnya, Akib sempat dirawat selama 9 hari di RSUDM Asyari, Pemalang.
00:58Ia lalu diperbolehkan pulang dan sempat dirawat di rumah selama 3 hari.
01:04Tapi, kondisi kesehatannya menurun hingga ia harus dibawa kembali ke rumah sakit.
01:10Sayang, Akib meninggal di perjalanan.
01:14Dia terpukul saat mengenang cerita terakhir dari buah hatinya.
01:19Akib kala itu pernah bercerita kalau ia pernah dipukuli oleh kakak kelasnya.
01:30Dia menjawab itu setelah diperiksa sama dokter, baru dia cerita.
01:36Ketanya diapakan itu?
01:38Dipukul perut, ada yang ngendang pakai sepatu.
01:43Dan itu pun saya pertama nggak tahu kalau anak itu udah dipukul, Pak.
01:49Saya baru tahu udah kemarin-kemarin, tadi ibu-ibu bilang katanya Akib memang dipukul sama kakak kelas.
01:58Dan keesokan harinya pada 1 Oktober, polisi mengotopsi jenazah korban di RSUDM Asyari.
02:06Otopsi dilakukan untuk kepentingan penyelidikan dan memastikan penyebab dari kematian Akib.
02:17Dan hari ini, pagi ini kami sudah melaksanakan otopsi kepada korban
02:22untuk mengetahui penyebab kematian dari pemerintah korban ini.
02:26Dan didalami dengan pihak ini, forensik, bidokers, polda janteng.
02:32Kejadian ini bermula pada Sabtu 12 September lalu.
02:36Saat itu, korban sedang berada di kantin ketika jam istirahat.
02:41Menurut pengakuan keluarga, saat di kantin, korban dihadang dan dipalak oleh 3 kakak kelasnya.
02:48Tapi karena korban melawan, para pelaku lalu memukuli korban di depan toilet sekolah.
02:54Tapi belakangan, polisi membantah adanya aksi pemalakan yang dilakukan oleh pelaku terhadap korban.
03:02Kepada ibunya, sodara korban juga sempat mengeluhkan sakit di bagian perut hingga kesulitan berjalan.
03:09Dia lalu membawa anaknya ke rumah sakit.
03:12Dan tak disangka, pihak rumah sakit bilang bahwa gejala yang dialami Akib bukanlah gangguan medis biasa.
03:19Bukan pula karena pola makan yang keliru.
03:21Dokter bilang kalau penyebab rasa sakit Akib diduga akibat pukulan keras di area perut.
03:28Diagnosis itu menghancurkan hati dia sebagai ibu yang baru mengetahui bahwa anaknya diduga jadi korban kekerasan di sekolah.
03:43Setelah mendengar putra ketiganya yang masih duduk di kelas 2 SD itu menjadi korban kekerasan dari kakak kelasnya,
03:49dia bersama suami mendatangi sekolah.
03:52Dia mencoba menceritakan keluhan anaknya itu dan meminta klarifikasi dari pihak sekolah.
03:58Tapi bukan kejelasan yang ia dapatkan, saudara. Dia justru merasa diabaikan.
04:03Bahkan ia menilai kalau pihak sekolah seperti menutupi dugaan bullying yang terjadi di lingkungan sekolah.
04:12Saya sudah klarifikasi ke sekolahan sama suami.
04:17Dan dari pihak sekolah itu ternyata enggak ngeser di grup sekolah, Pak.
04:22Baru ngeser di grup itu semalam setelah Akib pulang.
04:25Pas batir dirima sakit, terus saya datang ke sekolahan bahwa anak saya dikayak gini, dikayak gini, dikayak gini sama kakak
04:32kelas.
04:33Tapi ternyata enggak ada pengumuman apa dari sekolah.
04:40Kasus perundungan ini pun berbuntut panjang.
04:43Pemda Pemalang memutuskan Kepala Sekolah SD Negeri 1 Kebondalem, Erning Rustini, diberhentikan sementara dari jabatannya.
04:51Keputusan itu untuk mempermudah proses penyidikan di kepolisian.
04:55Sebelumnya, Saudara Bupati Pemalang juga menyayangkan peristiwa kekerasan anak di sekolah.
05:00Nurholis berjanji akan mencari langkah preventif untuk mencegah peristiwa kekerasan berulang di lingkungan sekolah.
05:08Yang jelas pemerintah tidak mentolerir adanya bullying atau perundungan.
05:13Dan kita harap kejadian ini adalah kejadian yang terakhir tidak ada lagi.
05:17Dan nanti kita akan langsung kita kumpulkan seluruh dinas pendidikan termasuk jajaran pendidikan.
05:26Dan kita cari formula yang tepat untuk bisa tidak terjadi ini.
05:30Bahkan itu lebih penting nanti kita akan mengetahui.
05:35Polres Pemalang telah menetapkan dua siswa sebagai anak berhadapan dengan hukum terkait dugaan perundungan yang menyebabkan seorang siswa meninggal.
05:44Polisi juga menyebut keduanya bukan anak polisi.
05:52Saya terkaskan juga informasinya bahwa kemarin juga ada sempat informasi bahwa salah satu orang tua dari ABH,
06:05anak berhadapan dengan hukum itu orang tuanya polisi.
06:12Itu tidak benar.
06:14Jadi teman-teman di Polres Pemalang sudah melakukan pengecekan,
06:20kartu keluarga, dan lain sebagian terhadap anak yang berhadapan dengan hukum.
06:26Mereka bukan anak polisi.