Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 4 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - Penetapan masinis sebagai tersangka tunggal dalam kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin, 27 April 2026, yang menewaskan 16 orang dan melukai lebih dari 100 orang, menuai sorotan dari analis kebijakan transportasi sekaligus eks Komisaris LRT Jakarta periode 20232026, Azas Tigor Nainggolan.

Tigor mempertanyakan dasar penetapan tersangka, mengingat investigasi kecelakaan dilakukan oleh KNKT dari aspek keselamatan dan kepolisian dari aspek pidana.

Menurutnya, kesalahan tidak semestinya langsung dibebankan kepada masinis hanya berdasarkan satu rangkaian peristiwa kecelakaan.

Ia menilai masinis berpotensi menjadi "kambing hitam" dan mengusulkan tim hukum mengajukan praperadilan untuk menguji dasar penetapan status tersangka tersebut.

Produser: Prayogi Haro

Editor: Novaltri

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/695460/full-masinis-ka-argo-bromo-tersangka-pengamat-dorong-praperadilan-jadi-kambing-hitam-zoomcast
Transkrip
00:00Mas Sinis, kereta api, argung, promo, angrek.
00:03Ancaman hukuman maksimal 5-12 tahun penjara.
00:08Karena ada KNKT yang melakukan investigasi kecelakaannya,
00:11kemudian juga ada kepolisian yang melihat dari aspek pidana,
00:14jadi kami serahkan kepada masing-masing pihak.
00:15Ini saya lihat kayaknya sama nih, polisi menggampang aja gitu ya,
00:18mas Sinisnya disalahin gitu loh.
00:19Menggampangkan, kira-kira apa yang menjadi analisa dari Pak Tigor?
00:22Polisi seakan-akan menggampangkan, mengambil keputusan,
00:25mas Sinis sebagai tersangka.
00:26Yang saya dapat, katanya dari KNKT,
00:28pelatihan fisiknya memang enggak,
00:30tapi pelatihan secara teoriknya sudah dapat.
00:32Makanya dia enggak mau langsung emergency break pada jalan pelengkungan.
00:34Nanti dari kejadian itu kan ada beberapa peristiwa tuh, mas.
00:36Nanti diambil lagi satu peristiwa dari kejadian ini,
00:39oh ini tersangkanya.
00:40Mas Sinis bisa kita sebut tanda kutip,
00:41kambing hitam kan.
00:42Dikorbankan, mas.
00:43Dikorbankan jadi kambing hitam.
00:44Paling gampang itu.
00:45Saya sih mengusulkan supaya tim hukum mas Sinis ya,
00:48lakukan bugatan peradilan untuk mempertanyakan
00:50penetapan status Sinis sebagai tersangka.
00:53Apa dasarnya?
00:55Halo Sobat Kompas TV,
00:56kecelakaan maut KA Agro Bromu Anggrek
00:59dengan KRL di Bekasi Timur
01:00menewaskan kurang lebih 16 orang
01:02dan kini memasuki babak hukum.
01:05Polisi menetapkan mas Sinis sebagai tersangka tunggal
01:08atas dugaan, kelalaian, pengereman
01:10dengan ancaman 12 tahun penjara.
01:13Namun investigasi KNKT mengungkap
01:15persoalan yang lebih kompleks.
01:17Mulai dari persinyalan, komunikasi darurat,
01:20koordinasi pengendalian perjalanan,
01:21hingga belum adanya pelatihan khusus emergency break
01:25di kecepatan tinggi pada Jaru Lengkung.
01:28Lantas, apakah tragedi sebesar ini cukup dijelaskan
01:32sebagai kesalahan seorang mas Sinis?
01:34Atau ada persoalan sistem keselamatan yang lebih besar?
01:38Untuk membedahnya, saya sudah terhubung via Zoom
01:41dengan analis kebijakan transportasi,
01:43advokat sekaligus mantan komisaris LRT Jakarta
01:46periode 2023 hingga 2026, Pak Azaz Tigor, Nainggolan.
01:52Halo Bapak, salam.
01:54Selamat sore Mas Yogi.
01:58Bapak, sekarang tragedi dari laka kereta ini cukup lama
02:05dan baru-baru ini disebutkan Mas Sinis sebagai tersangka tunggal
02:10seperti itu.
02:11Tapi secara prinsip keselamatan transportasi,
02:14apakah ini masuk akal?
02:15Sementara menurut KNKT sendiri ada lebih kurang 6 faktor utama
02:20mulai dari sinyal, komunikasi, dan hingga sistem.
02:23Dari Pak Tigor, bagaimana pandangan Anda, Pak?
02:28Ya, betul tadi disampaikan oleh Mas Yogi.
02:30Jadi persoalannya tidak sederhana
02:31seperti yang dituduhkan oleh polisi Polda Metro Jaya
02:36kepada N ya, Mas Sinis Argo Bromo Anggrek
02:40yang menabrak KRL, Jabodetabek di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat.
02:47Tidak.
02:47Sesimpel itu persoalan yang didasari bahwasannya si Mas Sinis dianggap lelai.
02:56Terlambat melakukan pengereman emergensi.
02:59Ya, itu menyederhanakan persoalan menurut saya.
03:05Ya, karena dalam perjalanan sebuah kereta
03:09itu bukan hanya tanggung jawab Mas Sinis.
03:12Banyak pihak yang harus bertanggung jawab di sana.
03:14Tadi ada yang pihak yang bertanggung jawab
03:16untuk pengaturan perjalanan.
03:18Ya, pihak pengaturan perjalanan
03:21itu sangat tergantung pada pihak yang bertanggung jawab
03:24untuk persinyalan.
03:25Perintahnya juga komunikasi
03:27dengan didukung oleh sistem komunikasi yang baik.
03:30Seperti itu.
03:32Ya, jadi tidak bisa juga
03:34oh, karena lelai.
03:36Dilihat juga, baca betul polisi
03:38itu hasil investigasi KNKT
03:41atas kejadian kecelakaan kereta ini
03:44pada bulan April 2026 yang lalu.
03:47Ya, kalau dibaca betul polisi
03:51itu kan saya juga agak curiga ya Mas Yogi ya.
03:55Itu kan hasil
03:56apa, investigasi KNKT
03:58Komite Nasional Keselamatan Transportasi
04:00itu di launching hari Senin.
04:03Ya.
04:04Lalu selasa polisi menetapkan
04:07Mas Sinis tersangka gitu loh.
04:10Itu dasar-dasar Mas Sinis
04:12menetapkan itu apa dulu deh?
04:14Apakah polisi melakukan
04:17investigasi?
04:18Harusnya kan kalau dengan kecelakaan
04:19yang sangat spesifik seperti ini
04:21dan korban yang banyak
04:21itu tidak bisa hanya polisi
04:23harusnya benar-benar alihnya kan gitu kan.
04:25Ya.
04:26Siapa ya KNKT di negara ini gitu
04:28yang memang dia ini adalah
04:30Komite Nasional gitu.
04:33Yang ditugasi untuk melakukan
04:36investigasi dan membangun
04:37keselamatan transportasi nasional.
04:40Kalau baca dari
04:42laporan investigasi KNKT
04:44itu masalah lalai-lalai pengereman dulu
04:47kita bahas ya Mas ya.
04:47Nanti salah satu kita akupat.
04:50Itu kan katanya lalai.
04:51Karena dia mengeremnya
04:53sudah dekat dengan kereta
04:54KRL di stasiun Bekasi Timur.
04:57Jaraknya tinggal
04:58260 kilometer.
05:02Pokoknya sekitar
05:02200-an meter lah.
05:05Harusnya dia baca betul
05:06kenapa
05:07si Mas Sinis
05:08mengeremnya dalam kondisi seperti itu.
05:12Dalam laporan
05:13KNKT digambarkan.
05:15antara stasiun Bekasi
05:16sampai stasiun Bekasi Timur
05:18kan
05:19kondisi berhubungan
05:21dari Jakarta.
05:23Terus Bekasi
05:24Bekasi ke
05:25stasiun Timur
05:26langsung mau ke Jawa Tengah.
05:27Begitu ya.
05:29Itu jaraknya Bekasi
05:30ke Bekasi Timur
05:31stasiunnya itu 1,7 kilometer.
05:34Dalam laporan itu digambarkan
05:35bahwa
05:36di 1,7 kilometer itu
05:38rel kereta api itu
05:39jalurnya
05:39ada tiga lengkungan Mas.
05:42Tiga lengkungan.
05:45kalau
05:46dia mau melakukan
05:47emergency brake
05:50itu
05:51nggak mungkin
05:52dilakukan
05:54bahaya
05:54sangat berbahaya
05:55kalau dilakukan
05:56di lengkungan.
05:57Di jalur yang melengkung.
05:59Di lengkungan begitu.
06:00Karena keretanya
06:01kan tidak seperti
06:02mobil kan
06:03di line langsung
06:03berhenti gitu loh.
06:06Apalagi dia
06:07bawa rangkaian
06:08sangat panjang.
06:08Itu kan
06:0810-12 kereta
06:10satu rangkaian itu kan.
06:12Dia harus memastikan
06:13betul
06:14kalau mau aman
06:16pengereman
06:17emergensinya
06:18harus di jalur
06:19yang lurus.
06:21Ya.
06:22Kalau dia
06:23rem di jalur
06:24yang melengkung
06:25itu justru
06:26akan jatuh
06:27korban banyak
06:28dari penumpangnya
06:29hargo berumur.
06:32Terbalik dia.
06:34Kalau nggak
06:34melengkung gitu
06:34ke atas gitu loh.
06:36Terbalik kan.
06:38dia pastikan dulu
06:40kecepatannya aman
06:41dan juga
06:43jalurnya lurus.
06:45Begitu
06:46dia dapat kabar.
06:48Ya.
06:48Dia dapat kabar
06:50ada kereta
06:50di depannya
06:51dan itu sangat terlambat
06:52menurut saya
06:53dapat kabarnya.
06:54Ya.
06:55Kenapa?
06:57Ketika dia
06:58mau masuk
06:58jalur Bekasi
06:59itu sinyal hijau.
07:01Hmm.
07:02Begitu masuk
07:04berarti merah.
07:07ya.
07:08Jadi kalau di Jokot
07:09dia jalan.
07:10Ya.
07:10Begitu dapat informasi
07:11dia mulai mengurangi
07:13itu kecepatan
07:13pelan-pelan.
07:15Karena nggak mungkin
07:16di jalur
07:16di lompongan kan
07:17dia
07:19mendadak begitu
07:20pelan-pelan
07:21gitu.
07:21Dari kecepatan
07:22yang menurut
07:23laporan KNKT
07:23118 km per jam
07:25sampai dia sudah
07:26tinggal 70an
07:28km per jam
07:29saat itu
07:29sampai 80 km per jam.
07:31Baru emergency break.
07:32Karena posisi dia
07:34sudah
07:35apa
07:35lurus.
07:36Sudah lurus.
07:37Tapi jaraknya
07:37tinggal 200an meter
07:39saja tuh
07:40antara
07:40bagian belakang
07:42KRL dengan
07:42gerbongnya
07:44Argo Bromo.
07:45Makanya dia juga
07:46nggak langsung berhenti
07:47kan masuk.
07:48Dia butuh waktu
07:49sekitar 25 detik
07:50baru berhenti.
07:52Ya.
07:54Nah
07:54jadi mukanya
07:55terlambat
07:56dalam konteks ini
07:57si mahasilis.
07:58Mahasilis ini
07:59mempertimbangkan
08:00betul.
08:01gitu.
08:03Terus
08:04tidak ada pelatihan
08:05tadi apa tuh?
08:06Pelatihan apa tuh
08:06yang Mas Yogi bilang?
08:08Emergency break
08:08dalam
08:09jalur lingkung.
08:12Ya.
08:12Dia
08:13pelatihan
08:14yang saya dapat
08:15datanya dari KNKT
08:17pelatihan fisiknya
08:18memang nggak
08:19Mas.
08:19Itu jarang
08:20memang.
08:21Sulit
08:21dilakukan.
08:23Ya.
08:24Tapi pelatihan
08:25secara teorisnya
08:26sudah dapat
08:26masinisnya.
08:29makanya
08:30dia bisa
08:31mempertimbangkan
08:32tadi saya
08:32menduganya
08:32seperti itu
08:33gitu loh.
08:34Saya memperhitungkannya
08:35begitu.
08:35Makanya dia nggak
08:35mau langsung
08:36emergency break
08:37pada jalan
08:38lengkungan
08:38langsung gitu loh.
08:40Oke.
08:41Secara teoris
08:42saya dapat
08:43informasinya
08:43dia sudah dapat
08:44pelatihan itu.
08:45Sudah dapat berarti ya?
08:46Cepat secara
08:46pelatihan belum gitu ya Pak ya?
08:48Secara fisiknya
08:49belum.
08:49Karena memang sulit itu.
08:51Jarang gitu.
08:52Ya pelatihan fisiknya
08:53ya.
08:54Secara teori
08:55dapat ya
08:56sudah pelatihan itu gitu loh.
08:57Saya dapat itu dari
08:58kawan di KNKT.
09:00Kan saya
09:01klarifikasi
09:02kenapa
09:03lakuannya kayak gini ya?
09:04Gitu kan?
09:05Ya.
09:05Jelasin.
09:06Makanya saya
09:07tadi menganalisis
09:08dia nggak terlambat.
09:09Karena dia
09:10pernah dapat
09:11pelatihan itu
09:11gitu ya.
09:13Dia sudah
09:13memperlambat mas.
09:15Ya selanjutnya
09:16jalur itu gitu loh.
09:18Ya.
09:19Kerajaan kan tadi
09:19nggak bisa berhenti
09:20cepat langsung gitu.
09:22Butuh
09:2220-30 detik
09:24ya baru berhenti.
09:25Ya.
09:25Oh izin saya potong.
09:28Kalau misalkan
09:30dari KNKT
09:31mengatakan
09:31secara teori
09:32sudah dapat
09:32kemudian secara fisik
09:34masih belum dapat
09:34apakah memang
09:35di berbagai negara
09:37juga seperti itu Pak?
09:38Atau memang
09:39di Indonesia memang
09:40kita belum ada
09:41pelatihan secara fisik?
09:42Mungkin seperti apa Pak?
09:44Kalau yang saya dapat
09:45yang di Indonesia?
09:47Di beberapa negara
09:48sudah ada
09:49pelatihan fisik berarti Pak?
09:50kemungkinan
09:51saya belum dapat
09:52informasinya Mas.
09:53Saya belum dalami itu.
09:54Tapi
09:55penjelasan dari
09:56teman-teman
09:57teman di KNKT
09:58memang untuk
10:00pelatihan fisiknya
10:01belum gitu loh.
10:03Maksudnya
10:03gitu.
10:04Ya ini juga
10:05persoalan
10:05ke pemerintah
10:07ya.
10:07Bagaimana
10:08memperkuat
10:08kapasitas
10:10yang hadilnya gitu.
10:11Ini kan banyak pihak nih Mas
10:13yang bertanggung jawab.
10:14kalau lalai gitu ya.
10:15Pertanyaan saya
10:16apakah cuma
10:17si
10:18Mas Sinis yang lalai?
10:20Gitu loh.
10:21Oke.
10:22Kalau dasarnya lalai
10:23polisi yang tersangka
10:24jadi jangan cuma Mas Sinis.
10:27Maksudnya bukan Mas Sinis
10:29apakah bisa kita
10:29masukkan untuk dilakukan
10:31investigasi
10:31hasil investigasi
10:33KNKT ini
10:33kan mengingatannya
10:34ada komunikasi
10:35dan persinyalan nih Pak.
10:36Apakah
10:36komunikasi
10:37itu perlu diperiksa?
10:38Itu perlu diperiksa.
10:40Kenapa kok hijau?
10:42Itu kan ada
10:42ada bukti gitu Mas.
10:43Pengakulasi Mas Sinis
10:44juga ada.
10:45Ada di sosial media
10:48masyarakat tuh
10:48yang ambil videonya tuh
10:49waktu malam kejadian itu.
10:51Ada hijau kan?
10:52Oke.
10:53Ya di stasiun Bekasi.
10:54Sinyal ini kan urusannya
10:57penyedia prasarana nih.
10:59Pemerintah nih.
11:01Iya kan?
11:02Terus pengatur perjalanannya.
11:05Terus yang memberi komunikasi
11:08kenapa terlambat juga gitu loh.
11:10Oke.
11:11Ya jadi
11:12ini bukan persoalan sederhana.
11:14Makanya
11:15saya dari awal
11:16mengatakan
11:16ini harus ada perbaikan
11:17sistemik.
11:20Ya untuk
11:21menyangkut
11:21keselamatan
11:23bertransportasi umum
11:24khususnya di kereta api.
11:27Oke.
11:27Ini kan
11:28beberapa kali
11:29pernah terjadi
11:30yang kayak gini Mas.
11:32Ya mulai
11:32dari kejadian
11:34yang dipintar dulu
11:35sampai sekarang ya.
11:37Ini saya lihat
11:37kayaknya sama nih.
11:39Polisi men gampang aja gitu ya.
11:41Mas Sinisnya disalahin gitu loh.
11:43Menurut Anda kenapa
11:44Bapak tadi kan menyebut
11:45menggampangkan.
11:46Kira-kira apa
11:47yang menjadi analisa
11:48dari Pak Tigor
11:49sehingga
11:50polisi
11:51seakan-akan
11:52menggampangkan
11:52mengambil keputusan
11:53masih ini sebagai tersangka.
11:55Kenapa tidak
11:56menarik
11:57pihak-pihak yang lain
11:58melalui hasil
11:59investigasi
12:00KNKT Pak?
12:02Ini
12:03belajar dari pengalaman ya
12:04Mas Yogi.
12:05Ini kan saya kan
12:06advokat juga ya.
12:07Ini
12:08kalau ada sebuah
12:09kejadian gitu
12:10kasus gitu ya.
12:11ketika dia
12:12mau menangkap
12:13tersangkanya Mas
12:14nanti dia tanya
12:15mikronologi
12:16seperti apa
12:17dari kejadian tersebut.
12:20Nanti dari kejadian itu
12:20kan ada beberapa
12:21peristiwa tuh Mas.
12:22Iya.
12:23Nanti diambil aja
12:24satu peristiwa
12:25dari
12:26satu rangkaan
12:27kejadian ini
12:28oh di kejadian
12:29di sini nih.
12:30Lengkap datanya
12:31buktinya
12:31informasinya.
12:33Oh ini tersangkanya.
12:35Oh.
12:38tapi kan
12:39kalau dalam
12:39peristiwa
12:40kita maunya
12:40jangan cuma
12:41satu kejadian
12:42dari satu rangkaian
12:44peristiwa kan.
12:45Karena banyak
12:46kompleks ya Pak ya.
12:47Itu
12:48ini cara
12:49polisi ya.
12:51Sepengalaman
12:52saya kayak gitu
12:53gitu loh.
12:55Biar cepat aja
12:56gitu loh.
12:57Kalau tersangkanya
12:58udah ada
12:58ini kan dia harus
12:59punya bukti nih Mas
13:00untuk menaikkan
13:01perkananya.
13:05Oh di
13:06peristiwa
13:07di peristiwa ini
13:08aja deh.
13:09Kita ambil
13:09kejadiannya
13:10dari kejadiannya
13:11supaya
13:13memperkuat
13:13tersangkanya.
13:17Oke.
13:18Tapi kan
13:18mungkin ada
13:19mungkin pertanyaan
13:20saya mungkin
13:21mendasar
13:22seperti itu ya Pak ya.
13:23Jadi kira-kira
13:24siapa yang harus
13:25bertanggung jawab
13:26ketika
13:27kalau kita
13:28melihat
13:28Mas Inis
13:29bukan hanya
13:31mempertimbangkan
13:33minimnya
13:33kecelakaan
13:34tapi juga
13:35korban jiwa
13:36seperti itu kan
13:37yang tadi Bapak
13:37sampaikan
13:38sudah dilakukan
13:39pengereman
13:40tapi memang
13:40sistemnya
13:41seperti itu
13:42supaya penumpang
13:43dari agro-promo
13:43tidak banyak
13:44korban gitu.
13:45Kira-kira dengan
13:47keputusan dari
13:48kepolisian
13:48tapi sebenarnya
13:49siapa yang harus
13:50bertanggung jawab
13:50sebenarnya Pak?
13:52Nah ini kan
13:53satu peristiwa ya Mas.
13:55Harusnya
13:55polisi baca betul
13:57kata
13:57peristiwa
13:58ini investigasi
14:00peristiwa ini
14:00yang sudah dibuat oleh
14:01KNKT
14:02kan polisi
14:04hanya mengambil
14:05peristiwa di
14:06pengereman aja Mas.
14:08Yes.
14:10iya kan
14:10tapi dia gak
14:12dia gak baca
14:13data yang
14:14menyebutkan
14:15dari KNKT
14:15ada data
14:16yang menyebutkan
14:17bahwa
14:18si Mas Inis
14:21tetap masuk
14:23ke jalur
14:24stasiun Bekasi
14:25sehingga
14:26masuk ke stasiun
14:28Bekasi Timur
14:28dan menabrak
14:29KRL gitu.
14:30Oke.
14:31Kenapa bisa?
14:32Itu kan tiap
14:32harus dicari juga
14:33kan kenapa?
14:34Oh gitu kan?
14:36Kalau datanya
14:36sinyalnya hijau
14:41informasinya
14:42terlambat
14:44kalau ada
14:45informasi
14:46ada kereta
14:46di depannya
14:46di jalur yang sama
14:47kan gitu kan?
14:50Siapa nih
14:51penanggung jawabnya nih?
14:53Sinyalnya bisa hijau
14:54dan informasinya
14:56terlambat
14:58padahal itu kan
14:59juga disebutkan
14:59dalam laporan
15:00KNKT
15:01kereta cepat itu
15:03seperti Argo Blomo
15:03kecepatannya tinggi
15:04Mas
15:06paling gak
15:07110 km per jam
15:12dan itu
15:14gak bisa berhenti
15:14dia harus bersih
15:16kan steril kan?
15:17Baik
15:18Pak kan kalau kita
15:19selain
15:20kalau kita melihat
15:22dari hasil KNKT ini
15:23kan tidak hanya
15:23seperti polisi kan
15:25mengambil dari pengereman
15:25saja
15:26sementara
15:27kalau kita
15:27membaca dari
15:28investigasi
15:29atau hasil
15:30investigasi KNKT
15:31itu kan banyak
15:31sinyal
15:33komunikasi yang telat
15:34dan lain sebagainya
15:35sebenarnya
15:36sistem
15:36perkereta apin kita
15:38sudah seperti apa sih
15:39Pak?
15:39Saat ini
15:40kan kita tidak ingin
15:41hal ini berulang
15:43untuk ke depannya
15:44Pak?
15:46Kalau
15:47saya memperhatikan
15:48sih
15:50sistem
15:51perkereta apin
15:52nasional kita ini
15:53belum menjamin
15:55keselamatan
15:56penggunanya
15:57Mas
15:58dan juga
15:59yang melakukan
16:00operasionalnya
16:01seperti masinis
16:02gitu loh
16:03belum dilengkapi
16:05dengan baik
16:05elemen-elemen
16:07untuk membangun
16:08keselamatan tersebut
16:10ya
16:11sisi persinyalannya
16:13juga masih
16:14model lama
16:18ada-lain juga
16:19real lama
16:19ya kan
16:21ya
16:22kita
16:23kalau kita
16:24dari
16:24Kuala Lumpur
16:25jawaban
16:25mas
16:27ya
16:28dengan
16:28dengan
16:29merenjaman kereta apinya
16:30gitu loh
16:31baik sarana
16:32maupun
16:32prasarananya
16:35ya
16:36usia kereta
16:37juga sudah lama
16:41di modifikasi
16:42modifikasi
16:43gitu ya
16:43terus gini
16:44kalau kita
16:45Mas
16:46Yogi
16:46tak pernah lah ya
16:47tau lah ya
16:48kalau naik di kapal
16:49laut tuh mas ya
16:50itu kan di depan
16:52di depan
16:53kaptennya tuh
16:54sama nakodanya tuh kan
16:55ada
16:56semacam layar
16:57televisi ya
16:58itu kan kelihatan tuh mas
17:01ada
17:02apa aja
17:03di sekitar kapal
17:04di depannya
17:05atau di kanannya
17:06ya gak mas
17:08iya betul
17:09jadi lu bisa bikin
17:10manuver kan
17:10karena manuver kapal
17:11juga gak bisa
17:12seperti mobil kan
17:13yes
17:14kalau udah belok
17:15dia kan harus jauh-jauh
17:16dari jauh
17:17waktu sebelumnya kan
17:18dia belok kan
17:18untuk mengindah
17:19ditabrakan kan
17:22kan
17:23alatnya udah sampai
17:24kesana kan
17:25di pesawat juga
17:26gitu kan mas
17:27betul
17:27kalau kita di
17:28cockpit gitu kan
17:30di kenyata api
17:31ada gak mas
17:32kayak gitu mas
17:35berarti sejauh ini
17:36kita masih kurang ya pak
17:38masih jauh kurang
17:38dari atas
17:40jadi
17:40mas ini sih
17:41tau ada kereta depannya
17:43tuh dia gak bisa
17:43lihat tuh mas
17:48coba deh
17:49pernah gak mas
17:49main ke gerbong
17:51kereta
17:54gak ada tuh mas
17:55oke
17:57ya
17:59yang modern
18:00kereta kita tuh
18:00cuman
18:01yang ada nih
18:02MRT
18:02LRT nih
18:03masih modern
18:06sementara
18:07keajaran jauh ini
18:08sangat
18:08sangat
18:09apa ya
18:10melibatkan banyak
18:11masyarakat yang
18:12menggunakan
18:12seperti itu ya pak ya
18:13betul
18:14betul
18:15coba bayangin mas ya
18:16kita bayangin
18:17kok bisa
18:18dalam satu jalur yang sama
18:21Argo Bromo
18:21dengan KRL mas
18:27dan masih ini
18:28sampai gak tau
18:31ada kereta
18:32dan jalurnya
18:33yang sama
18:34di depannya
18:35gitu loh mas
18:35coba
18:36polisi mikir gak
18:37begitu
18:40oke dalam
18:41konteks ini
18:42bapak melihatnya
18:44apakah
18:44dalam hal ini
18:45kan tadi kan
18:46polisi
18:46menyatakan
18:48terlalu cepat
18:49hanya mengambil
18:50dari satu angle
18:51kita katakan
18:51seperti itu
18:52dari pengereman
18:53apakah
18:54dalam arti
18:55mas ini bisa
18:56kita sebut
18:57tanda kutip
18:57kita akan
18:58dihitamkan
18:59sebagai
18:59udah
18:59biar ada hasil
19:00dikorbankan
19:01dikorbankan
19:03dikorbankan
19:03jadi kambing hitam
19:04paling gampang
19:05itu
19:05polisi itu kan
19:07satu peristiwa
19:08diambil
19:09kejadian yang mana
19:11sesuai kebutuhan
19:12tersangkanya ini loh
19:14tersangkanya
19:17ini tersangkanya
19:18udah ditetapkan
19:18dulu nih mas
19:21mas ini
19:21udah cari deh
19:23buktinya deh
19:24yang mana
19:25pokoknya
19:26mas ini
19:26jadi korban
19:28jadi
19:30kambing hitam
19:32kalau gak ada
19:33peristiwa ini
19:33disini nih mas ini
19:34bisa kita jadikan
19:35persangka nih
19:36apa
19:36lambat
19:37pengeremahan
19:38dia gak baca
19:39hati-hati
19:40itu laporan
19:42jadi hanya
19:43dikorbankan
19:43mas ini-sini mas
19:45dari
19:46ada agenda
19:48tersembunyi
19:48kalau saya
19:50menangkap
19:50gitu loh
19:51agenda seperti
19:52apa itu pak
19:54loh
19:54ya sebetulnya
19:55ada
19:56ada yang harus
19:57lebih bertanggung jawab
19:58gitu loh
19:59kan juga
19:59ini kan
20:00sebelumnya ada
20:01kejadian
20:01kecelakaan
20:02di perintasan
20:02sepidang mas
20:05antara
20:06KL
20:06yang lain
20:07gitu ya
20:09dengan
20:10sebuah taksi
20:12kan
20:13green
20:13taksi
20:14ya itu
20:17harus diperiksa
20:18juga
20:18kecelakaannya
20:19kenapa
20:20kenapa
20:21kecelakaannya
20:22juga mengakibatkan
20:23kerusakan
20:26fasilitas
20:27kereta api
20:27yang di
20:28jalur tersebut
20:29gitu loh
20:31kan harus
20:32dicek juga
20:33kan di laporan
20:33kan ada
20:34kecelakaannya
20:36oke
20:37nah jadi
20:38kelihatan betul
20:39penetapan
20:40tersangka ini
20:41adalah
20:41sudah
20:42sudah
20:43sudah direncanakan
20:44mas
20:45direncanakannya apa
20:45ini kayak
20:47kayak
20:48kayak
20:48kesempatan
20:49udah lah
20:49mas ini saja
20:50jadi tersangkanya
20:51udah
20:52tinggal direkayasa
20:54aja kan
20:56mana
20:57pinye raku
20:58dasarnya
20:58bisa
20:59gitu loh
21:00Pak
21:01Pak
21:01dalam konteks
21:02kecelakaan ini kan
21:03sebetulnya
21:03kalau kita melihatkan
21:04polisi
21:05KNKT
21:06dan juga
21:06masih ada KAI
21:07bahkan
21:07Kementerian Perhubungan
21:08juga harus
21:09melihat utuh
21:10bagaimana rangkaian
21:12peristiwa ini Pak
21:12bagaimana Anda melihat
21:14pihak
21:14menyoroti
21:15bagaimana perspektif
21:16dari pihak KAI
21:17ataupun juga
21:17Kementerian Perhubungan
21:18dengan insiden ini
21:20dan
21:21sampai saat ini
21:22kan Mas
21:23baru Mas
21:23ini
21:23apakah mungkin
21:24di kemudian
21:25proses panjang nanti
21:27masih akan dilakukan
21:28investigasi ulang
21:29atau seperti
21:30hal
21:31yang berkaitan
21:32untuk mengungkap
21:32bagaimana
21:33peristiwa ini Pak
21:35kalau
21:36harusnya dibaca
21:37betul
21:38secara utuh
21:39laporan
21:40investigasi
21:41KNKT
21:43itu
21:44para
21:44aparat menegak hukum
21:45atau APA
21:46polisi
21:47siapapun
21:48gitu ya
21:48duduk bersama
21:50mari kita
21:52pakai ini
21:52gitu ya
21:53laporan ini
21:54untuk memperbaiki
21:55sistem
21:55perkereta apian
21:57nasional
22:00harusnya itu
22:01gitu loh Mas
22:02bukan sekedar
22:04menentukan
22:05siapa yang bertanggung jawab
22:06gitu
22:06siapa yang bersalah
22:08bukan
22:11sebetulnya
22:12kejadian ini
22:13ini adalah
22:13potret
22:15potret
22:16kecil
22:17kekurangan
22:18sistem
22:19perkereta apian
22:20nasional
22:20nih Mas
22:20tadi kan kita
22:21udah bicara juga
22:24ya
22:25ketinggalan
22:26ketinggalan
22:27dalam sistem
22:27perkereta apian
22:28nasional
22:29kita ini
22:29gitu loh
22:32jadi itu
22:33harusnya yang dilakukan
22:34oleh polisi
22:36oleh kementerian
22:36berhubungan
22:39kalau yang
22:40sebelumnya tau gak
22:41juga kan kayak gitu
22:42pasti dilempar
22:43persoalannya kemana
22:44tau gak
22:44yang sebelumnya
22:46persoalannya adalah
22:48ada anggaran
22:49untuk
22:50memperbaiki
22:51sistem
22:52perlintasan
22:52sepidang
22:54langsung
22:55didorong
22:56Presiden bilang
22:57kasih uang
22:584 triliun
22:59beresin itu
22:59perlintasan sepidang
23:00kan itu kan
23:02jadi segampang
23:03itu kesannya ya
23:04makanya kan
23:05itu sama nih
23:07gini gitu loh
23:09iya kan
23:10lucu aja nih
23:11yang bisikin gitu loh
23:15persoalannya
23:16kok cuma
23:16perlintasan
23:17sepidang
23:18perlintasan sepidang
23:19memang persoalan
23:20iya
23:20tapi bukan cuma itu
23:21gitu loh
23:24ya jadi ini kan
23:25persoalannya
23:26sudah ditentukan nih
23:27ini
23:27tinggal cari
23:28pembenarannya
23:29justifikasi kan
23:30oke
23:32bapak kalau saat ini kan
23:35masinis ini kan
23:36jadi tersangka pak
23:37kemudian apakah
23:39mengingat di media sosial
23:40kan banyak pihak
23:41yang mungkin
23:42mengatakan
23:43ya tidak bisa
23:44masinis ini
23:44sebagai tersangka tunggal
23:46apakah bisa nanti
23:47pihak masinis
23:47menggugat
23:48seperti itu pak
23:49terkait hal ini
23:51secara hukum bisa
23:52mempertanyakan
23:53pengetahuan tersangka dia
23:56saya berharap
23:57nanti tim hukumnya
23:58masinis ini
23:59tim hukum
24:00PTKI
24:02harus melakukan
24:03ini
24:04pra-pra-adilan
24:06ya
24:07menggugat
24:08penetapan tersangkanya
24:09masinis
24:11oke
24:12ini kan belum
24:13kedengeran nih mas
24:14makanya untung
24:15di wajar kompasi
24:18yaudah
24:18ini saya mau bilang
24:19harusnya ini
24:20sudah lakukan
24:20ajukan
24:21apa namanya
24:23tim hukum
24:24advokatnya
24:25masinis
24:26ajukan
24:26pra-pra-adilan
24:28pra-pra-adilan
24:29untuk mempertanyakan
24:30penetapan
24:31tersangkanya
24:32masinis
24:32sebelum
24:33kedengeran nih
24:36bisa
24:37pak
24:37kalau menurut
24:38bapak
24:38sebenarnya
24:39kalau
24:40kita ngambil
24:41secara
24:42jenderal
24:42pihak
24:43mana saja
24:43yang perlu
24:44menjadi kunci
24:46mungkin
24:47bisa disorot
24:48untuk
24:48investigasi
24:49lebih mendalam
24:49mengingat
24:50dari ada rangkaian
24:50dari KNKT
24:51tadi
24:51pihak
24:52siapa aja
24:53selain dari
24:53masinis
24:54yang harus
24:54diperiksa
24:54secara detail
24:55pak
24:56harus diperiksa
24:57misalnya
24:57dirjen kereta api
24:58ditanya kok
24:59begini sih
25:00perkereta api
25:01nasional kita
25:03rasaranannya
25:05sinyalnya
25:06kejadian
25:07seperti ini
25:10bisa diperiksa
25:11kenapa sih
25:12kok gak ada
25:13perubahan
25:14sudah puluhan tahun
25:16kan dia
25:17harus bertanggung jawab
25:18juga
25:18lalai juga
25:19dong dia
25:21dia tidak
25:22memperbaiki
25:22apa gunanya
25:23dia sebagai
25:24dirjen
25:25atau sebagai
25:25menteri
25:25perhubungan
25:30itu kan
25:31pendapatan
25:32dari bisnis
25:33kereta api
25:33itu kan
25:33besar sekali
25:36harusnya bisa
25:37dipakai
25:37untuk
25:38meningkatkan
25:39kapasitas
25:39dan kualitas
25:41sarana-prasarana
25:43perkereta api
25:43nasional
25:44untuk pelayanan
25:44yang berkeselamatan
25:46kan
25:46itu kok gak dilakukan
25:48berarti kan
25:49dia juga lalai
25:50akibatnya
25:50karena dia
25:51tidak lakukan
25:51perbaikan
25:52peningkatan
25:52kapasitas
25:53perasaranannya
25:54misalnya persinyalan
25:55atau
25:55fasilitas
25:56komunikasi
25:58terjadilah
25:58kecelakaan ini
25:59dia harus bertanggung jawab
26:00juga
26:03ya
26:04harus bertanggung jawab
26:05dirjen kereta api
26:05itu harus bertanggung jawab
26:06menteri perhubungan
26:07harus bertanggung jawab
26:12gak bisa
26:13gak bisa dia
26:13diam aja
26:14gitu loh
26:15tapi kan
26:16PT kereta api
26:17dilepas aja
26:18udah lah
26:18kamu lo kerjain aja deh
26:20tapi
26:21ya
26:22suruh bawa
26:23gitu ya
26:23suruh bawa
26:26suruh bawa kereta
26:27keretanya
26:27bobrok gitu loh
26:29nah
26:29kenapa
26:30anda melihat
26:30kok seakan-akan
26:31udah lepas tangan aja
26:32diurus yang bawah
26:33itu kenapa alasannya pak
26:34kalau analisa anda
26:37ya karena memang
26:39kalau kita
26:40kita lihat
26:41selama ini kan
26:41ada ketidakmauan
26:44dari pemerintah
26:45meningkatkan
26:46keselamatan
26:48bertransportasi
26:48umum ini
26:51belakangan ini kan
26:52sangat kelihatan
26:53mas
26:53banyak kejadian
26:54mas
26:54di kecelakaan
26:56kecelakaan
26:56transportasi
26:57misalnya kapal laut
26:58gitu ya
26:59bahkan juga gitu
27:00bayang
27:00seratus
27:02apa itu ya
27:03kecelakaan
27:04oh virgo
27:04maksud bapak virgo ya
27:05virgo ya
27:07129 kurang lebih pak
27:09nah
27:10sebelumnya juga
27:10ada juga
27:11kecelakaan
27:12itu kan catatan saya
27:13dari bulan januari
27:14sampai
27:14khusus
27:15sudah 601
27:16kecelakaan
27:17kapan
27:20kereta api
27:20juga lebih banyak
27:21juga
27:21kecelakaannya
27:23ya
27:25terus juga
27:26di
27:27di lalu lintas
27:28darat juga
27:29kecelakaan terus
27:29mas
27:31ya
27:32nah
27:33ini yang harusnya
27:34jadi konsen
27:34bagaimana
27:35memperbaiki
27:36gitu loh
27:36ya
27:37keselamatan
27:38bertransportasi
27:39kita
27:39nah dalam konteks
27:40setiap api
27:41juga banyak
27:42sebetulnya
27:42dan kebutuhannya
27:43sudah jelas
27:44tapi itu
27:44tidak dilakukan tadi
27:45kebutuhannya apa
27:46misalnya sinyal
27:46sinyalnya berperbaiki
27:47tingkatkan gitu
27:48misalnya
27:49teknologi yang digunakan
27:51harusnya lebih bagus
27:51gitu kan tadi
27:52bagaimana
27:53mas ini bisa mengetahui
27:55ada apa saja
27:56di sekitarnya
27:58itu kan gak ketahui
27:59itu paling sederhana
28:00loh mas
28:01paling sederhana
28:02dan harusnya
28:03paling penting
28:03itu harus ada
28:04tuh mas
28:06kan itu kan
28:07jalurnya cuma dua
28:08tuh mas
28:08dan dia pakai
28:09satu itu kan
28:10khusus loh
28:10jadi kalau di jalur
28:12dia ada apa-apa
28:12kan dia harus ada
28:13bikin manuver
28:15sejak awal
28:15jauh-jauh
28:16waktunya kan
28:18kenapa kok
28:18pemerintah
28:19tidak melengkapi
28:21perkat sistem
28:21perkatahapai nasional
28:22itu dengan sistem itu
28:23pengamaran itu
28:24gitu loh
28:25itu kan
28:26gak mahal
28:28mas sebetulnya
28:29sistemnya
28:31ya kan
28:32gak mahal itu
28:33kita bisa bikin
28:34bangun sistem
28:35oke
28:36tapi analisa Bapak
28:37kenapa
28:37sistem keselamatan ini
28:39tidak ditingkatkan
28:40kata Bapak tadi kan
28:41sudah dari
28:41bertahun-tahun
28:43tetapi tidak ditingkatkan
28:44tapi kalau kita melihatkan
28:45beberapa
28:46rangkaian kereta
28:48juga banyak ditambah
28:49baik jenis
28:49jenis kereta ya Pak
28:50ada yang
28:51yang
28:52apa
28:53panoromi
28:54kemudian ada yang
28:55jenis-jenis
28:56luksuri dan lain sebagainya
28:57itu ditingkatkan Pak
28:58nah
28:59apakah ini
29:00bisa kita katakan
29:01pemanis saja
29:03untuk
29:04kita lupa
29:05akan keselamatan
29:06yang memang
29:06jadi urgensi utama
29:08dari
29:08perkeretaten kita Pak
29:12ini bukan
29:13pemanis Mas Yogi
29:14nah gimana Pak
29:15tapi pembiusan
29:17pembiusan
29:18jadi kita ini kayak
29:19kalau mau dioperasi
29:21itu kan dibius Mas
29:23supaya nggak terasa
29:24sakit Mas
29:27ya
29:27ini pembiusan
29:31kita jadi
29:32dibius
29:33wah kereta api kita
29:34hebat nih
29:34di sini
29:35perkereta api kita
29:36hebat
29:36di panorami
29:37segala macam
29:38melukuri
29:38mewah-mewah Mas
29:39tapi
29:41apakah kita tahu
29:42Mas Yogi
29:43yang bawa kereta api kita
29:44itu
29:46punya
29:46dilengkapi dengan
29:47kapasitas keselamatan
29:51nggak tahu Mas
29:52kita tahu masih
29:53waktu dioperasi
29:54dokternya bikin apa
29:55sama timnya
29:57kan gitu
29:57kan kita jadi
29:57hibus Mas
29:59begitu lah
30:01ini pembiusan
30:02yang berjalan
30:03gitu loh Mas
30:04kita kan nggak tahu
30:06Mas
30:06Mas Yogi
30:07nggak pernah tahu
30:08di sekitar kereta
30:09kita itu ada
30:10apa aja
30:11nggak usah ada
30:12barang lain
30:13yang
30:14apa
30:15atau kereta lain
30:16bagaimana realnya
30:17yang akan dilalu aja
30:19dia nggak tahu
30:22real di depannya
30:23seperti apa
30:24nggak tahu
30:25apa
30:25nongsor
30:26atau lagi apa
30:27gitu kan
30:28nah
30:28kenapa ini
30:29karena pemerintahnya
30:30nggak mau
30:31memperbaiki ini Mas
30:32ini kan otoritasnya
30:34di pemerintah Mas
30:38siapa di pemerintah
30:40yang kayak gini
30:41kan
30:42pemerintah itu
30:43menurut undang-undang
30:44punya kewajiban
30:46menyediakan
30:47sarana
30:49prasarana
30:49transportasi
30:51publik
30:52yang aman
30:53nyaman
30:54dan selamat
30:55dan akses
30:56itu wajib tuh
31:00ya
31:01nah
31:02untuk memenuhi itu
31:04bisa saja
31:05dia
31:06tidak harus dia semuanya
31:07yang memenuhi itu
31:09gitu loh Mas
31:09dia bisa bekerja sama
31:11dengan pihak ketiga
31:12misalnya Pak
31:14ya
31:16misalnya
31:16coba deh
31:17kayak kita
31:18kereta api Bandung
31:20itu dulu ada
31:20para yangan kan
31:21gitu ya
31:23untuk menyediakan
31:24layanan Jakarta
31:26Bandung
31:26kan tidak harus dia
31:28bisa kerja sama
31:30dengan pihak ketiga
31:30itu kan
31:31para yangan
31:31itu kan pihak ketiga
31:32itu
31:33tapi pemerintah
31:34harus
31:35meyakinkan dirinya
31:36yang disediakan oleh
31:38layanan oleh
31:39para yangan
31:40itu aman
31:40nyaman
31:41dan berkeselamatan
31:42serta akses
31:46gitu
31:47ya
31:48oke
31:50pemerintah harus
31:51menjamin itu
31:51dan kalau dia
31:53membutuhkan
31:53fasilitas perasarana
31:54juga didukung oleh
31:55pemerintah
31:55oke
31:56gitu
31:58ini kewajiban Mas
32:00ya
32:01ini kewajiban
32:01pemerintah
32:02pada masyarakatnya
32:03yang ingin
32:04bertransportasi
32:05umum
32:07karena gak mungkin
32:08semuanya itu
32:09bisa juga
32:11dia kerjakan
32:13boleh
32:13tapi itu tanggung jawab dia
32:15berkeselamatan
32:17oke
32:17bapak
32:18berarti memang dari
32:19obrolan kita
32:20kan dia mengatakan
32:21bahwasannya ini adalah
32:22sistem
32:22yang memang perlu
32:24harus diperhatikan
32:25tetapi kan untuk saat ini
32:26kan baru masinis
32:27yang kita
32:28disubuhkan
32:29sistem harus
32:31diperbaiki
32:32kemudian saat ini
32:33yang di depan mata
32:34adalah masinis
32:34yang bisa kita katakan
32:37seperti bapak
32:37sebut juga
32:38prematur
32:39tersangka ini
32:39terlalu prematur
32:40untuk ditetapkan
32:41seperti itu
32:42tetapi pak
32:43dari bahasil
32:44dari
32:44diskusi bapak
32:46dengan KNKT sendiri
32:47apakah
32:47pembekalan dari
32:48masinis ini
32:49sejauh ini
32:50sudah cukup baik
32:51atau seperti apa pak
32:54kalau
32:54kalau lihat pembekalan
32:55juga tadi
32:56tadi kan juga
32:57persoalannya
32:57misalnya pelatihan
32:59tadi gitu ya
33:01teori sudah
33:02fisik
33:02belum
33:03tapi kan
33:03sebetulnya bisa juga
33:04dibuat simulasi
33:05pelatihannya fisik
33:07tapi dengan simulasi
33:08bisa
33:09ya kan
33:11untuk masalah ini
33:12kan harusnya
33:13pemerintah juga
33:13melakukan
33:14kan gitu
33:16ya kan
33:16bisa
33:17kita lihat
33:18apa sih
33:19yang gak bisa sekarang
33:19mas
33:20dengan teknologi
33:20mas
33:21cuma serba terbarukan
33:26saya lihat tuh
33:28di social media
33:29penerjun payung
33:31gitu ya
33:31dia pelatihan fisik
33:32tidak harus
33:32di atas kan
33:33dia bisa dalam ruangan
33:34yang sudah diatur
33:35kan
33:35dia bisa terbang
33:37sendiri gitu kan
33:39ada kan
33:42dibuat
33:43menyerupai
33:43situasi
33:44yang
33:45ini gitu kan
33:47betul
33:48nah ini juga bisa
33:50saya bilang bisa gak
33:51Pak
33:52kalau
33:52bisa
33:55asal disediakan aja
33:56sarananya
33:57untuk pelatih
33:58dan anggarannya ya Pak
33:59iya dong
34:01anggarannya tentu
34:02nah ini
34:03saya punya
34:04kan pemerintah
34:07oke
34:07Bapak
34:08terakhir Pak
34:09kalau mengingat
34:10dari obrolan kita tadi
34:11persoalan ini kan
34:12sangat kompleks ya
34:13tidak hanya
34:14tidak bisa
34:15dikita katakan
34:15sebagai masinis
34:16tersangkat tunggal
34:17tetapi banyak sistem
34:18yang harus
34:18dibenahi
34:19kemudian banyak hal
34:20yang memang harus
34:21pemerintah perhatikan
34:22mungkin yang terakhir Pak
34:24seperti apa
34:25seharusnya
34:26pertanggung jawaban
34:26negara
34:27regulator
34:27operator
34:28ataupun
34:28terkait sinyal
34:29mengingatkan
34:30kecelakaan ini
34:32juga cukup
34:32jadi perhatian publik
34:33apa yang ingin Anda
34:34sampaikan untuk
34:34ke negara khususnya
34:36sebagai penanggung jawab
34:37peristiwa ini Pak
34:38ya kalau
34:39kalau kita lihat
34:40di undang-undang
34:41perkerjaan
34:41APN nasional
34:42adalah pemerintah
34:43tadi punya
34:43kewajiban
34:45membangun
34:45layanan
34:46perkerjaan
34:46APN nasional
34:47yang berkeselamatan
34:50ini yang harus
34:52difasilitasi oleh
34:53pemerintah
34:53ya
34:54supaya
34:56operasional
34:57manajemen
34:58layanan
34:58kerjaan
34:59api ini
34:59ada jaminan
35:01keselamatan
35:01ya difasilitasi
35:04betul persinyalannya
35:05seperti apa
35:05jalurnya
35:07seperti apa
35:08stasiunnya
35:09bagaimana
35:10ya sistem
35:12komunikasi
35:13yang harus
35:14seperti apa
35:15itu yang harus
35:16disediakan
35:16dan kapasitas
35:18pelakunya
35:19pelaksananya
35:19juga harus
35:20dibangun
35:22ya
35:24harusnya
35:25karena jauh lebih
35:25baik dibandingkan
35:26dengan masa-masa
35:27tahun-tahun
35:2870-an
35:29sebetulnya
35:30masih ini
35:30misalnya
35:34layanan
35:34kata api
35:35kalau kita lihat
35:35kan masih
35:36minim juga
35:39ini yang harus
35:40dibangun
35:41jadi
35:41ini menjadi
35:42tanggung jawabnya
35:43pemerintah
35:45kenapa
35:46karena masinis
35:47yang
35:47mengerjakan ini
35:49adalah
35:49mengerjakan
35:50tugasnya pemerintah
35:51sebetulnya
35:52yes
35:54ya kan
35:55masinis ini
35:56menjalankan
35:58apa yang menjadi
35:59tanggung jawabnya
36:00pemerintah
36:01yang melayani
36:03masyarakat
36:03yang menggunakan
36:04kreatif api
36:05siapa punya
36:06ini kreatif api
36:07pemerintah
36:08jadi
36:09yang bertanggung jawab
36:10ya jangan cuma
36:10masinis
36:12masinis ini kan
36:13cuma sudah ada
36:14di kereta
36:15kalau kita
36:18diminta
36:19diberi tugas
36:19untuk menjalankan
36:20tugas kita
36:21ya kita
36:22dipasilitasi
36:23dengan baik
36:23supaya tugasnya
36:24selesai dengan baik
36:28satu
36:29yang kedua
36:29kalau penetapan ini
36:30menurut saya
36:31saya sih mengusulkan
36:32supaya tim hukum
36:34masinis
36:35tim hukum
36:36lakukan
36:38ini
36:40gugatan
36:40pra-peradilan
36:42untuk
36:43mempertanyakan
36:44penetapan
36:45status
36:46masinis
36:47sebagai tersangka
36:48apa dasarnya
36:49penetapan dia
36:50sebagai tersangka
36:51ini kan bisa dong
36:51kan ditetapkan oleh polisi
36:53yang tersangkap
36:55loh ya kan
36:56kita bisa bertanya
36:56kenapa saya tersangka
36:58kita uji
36:59benar gak ini
36:59kenapa
37:00ini kita
37:01perlu lakukan
37:03yang kita
37:04mau tangani
37:04bukan persoalan
37:05semata-mata
37:06masinis
37:07AN jadi tersangka
37:10karena ini
37:11kalau gitu
37:12kesana
37:12nanti
37:12ya ini
37:13bisa terbelokan
37:14ya memang
37:15jadi ini
37:16nanti AN
37:17ini
37:17jadi kambing hitam
37:18gitu loh
37:21tapi kita ingin
37:22menggunakan
37:23kasus ini
37:24untuk memperbaiki
37:25sistem
37:25data apian nasional
37:27kita buka
37:29kita paksa
37:30buka betul
37:30gitu loh
37:30hasil investigasi
37:32segala macem
37:32gitu
37:32jadi kita gunakan
37:35kasus kecelakaan ini
37:36untuk perbaikan
37:37secara menyeluruh
37:39oke
37:39untuk membangun
37:40kelihanan
37:41perketaan apian nasional
37:42yang berkeselamatan
37:43oke
37:44jadi saya pikir
37:45AN juga akan siap
37:46kenapa
37:47AN masinis
37:48dia itu menjalankan
37:49apa yang menjadi
37:50tanggung jawabnya pemerintah
37:51yang tanggung jawabnya pemerintah
37:53baik
37:54Pak
37:55Asas Tigor
37:56terima kasih
37:57atas perspektif
37:58dan analisisnya
37:59mengenai diskusi kita
38:01semoga
38:02dari hasil diskusi kita
38:03juga menjadi
38:05pertimbangan
38:06dari pihak masinis
38:07juga dalam melakukan
38:08dan juga keputusan
38:09dari pihak kepolisian
38:10terkait penetapan tersangka
38:12ini Bapak
38:12terima kasih
38:13analis kebijakan
38:14transportasi advokat
38:15sekaligus mantan
38:16komisaris LRT Jakarta
38:17periode 2023
38:19hingga 2026
38:20Asas Tigor
38:21Negolan
38:21terima kasih Bapak
38:25selamat menikmati

Dianjurkan