00:00Yang modernnya kereta kita itu cuman
00:01yang ada ini MRT, LHT ini masih modern.
00:06Sementara keajaran jauh ini
00:08sangat-sangat
00:10apa ya, melebatkan banyak masyarakat
00:12yang menggunakan seperti itu ya Pak ya?
00:14Betul, betul.
00:16Coba bayangin Mas ya, kita bayangin
00:18kok bisa
00:19dalam satu jalur yang sama
00:21Argo Bromo dengan KRL Mas.
00:26Ya.
00:27Dan Mas ini saya sampai nggak tahu
00:32ada kereta
00:33dan jalurnya yang sama
00:35di depannya gitu loh Mas.
00:37Polisi mikir nggak begitu?
00:41Oke, dalam konteks ini
00:43Bapak melihatnya apakah
00:45dalam hal ini kan tadi kan
00:46polisi menyatakan
00:48terlalu cepat, hanya mengambil
00:51dari satu angle, kita katakan seperti itu
00:52dari pengereman. Apakah
00:55dalam arti, Mas Inis
00:57bisa kita sebut
00:57tanda kutip
00:58kita kambing hitamkan sebagai
01:00udah, biar ada hasil
01:01dikorbankan.
01:02Dikorbankan, Mas.
01:03Dikorbankan jadi kambing hitam.
01:05Paling gampang itu saya bilang
01:06polisi itu kan
01:08berbeda gitu, satu peristiwa
01:09diambil kejadian yang mana gitu loh.
01:12Sesuai kebutuhan
01:13tersangkanya ini loh.
01:14Tersangkanya
01:16Mas Yogi
01:16ini tersangkanya udah ditetapkan
01:19dulu nih Mas.
01:21Mas Inis, udah cari deh.
01:24Buktinya dia yang mana lah.
01:26Pokoknya Mas Inis
01:27jangan jadi korban gitu loh.
01:28Jadi
01:31kambing hitam gitu loh.
01:33Oh gak ada peristiwa ini,
01:34disini nih Mas Inis bisa kita
01:35jadikan pesantan nih.
01:37Apa?
01:37Lambat pengereman.
01:39Dia gak baca hati-hati itu
01:41laporan.
01:42Dia jangan jadi korbankan
01:44Mas Inis ini mas.
01:46dari
01:46ada agenda tersembunyi
01:49kalau saya menangkap gitu loh.
01:52Agenda seperti apa itu Pak?
01:54Loh, ya sebetulnya
01:56ada yang harus
01:58lebih bertanggung jawab gitu loh.
01:59Kan juga
02:00ini kan
02:00sebelumnya ada kejadian
02:02kecelakaan
02:02di perintasan sepidang Mas.
02:06Antara KLL,
02:07Jabodetabek,
02:08yang lain gitu ya.
02:10Dengan
02:12sebuah taksi kan,
02:13green taksi.
02:14Yes.
02:17Ya itu harus diperiksa juga
02:19kecelakaannya kenapa.
02:21Kenapa kan
02:22kecelakaannya juga
02:23mengakibatkan kerusakan
02:26fasilitas kereta api yang di
02:28jalur tersebut gitu loh.
02:32Kan harus dicek juga.
02:33Kan di laporan kan ada
02:34kecelakaannya.
02:37Oke.
02:38Nah jadi
02:39kelihatan betul
02:40penetapan tersangka ini
02:41adalah
02:42sudah, sudah,
02:43sudah direncanakan Mas.
02:45Direncanakan apa?
02:46Tidak lah.
02:47Ini kayak, kayak, kayak, kayak, kayak
02:49kesempatan.
02:50Udah lah.
02:50Mas ini saja jadi tersangkannya nih.
02:53Nah udah.
02:54Tinggal direkayasa aja kan.
02:57Mana
02:58pinyerah
02:58dasarnya bisa.
03:00Oke.
03:01Pak, dalam konteks
03:03kecelakaan ini kan sebetulnya
03:04kalau kita melihatkan
03:05polisi, KNKT, dan juga
03:07masih ada KAI, bahkan
03:08Kementerian Perhubungan juga harus
03:09melihat utuh
03:11bagaimana rangkaian
03:12peristiwa ini, Pak.
03:13Bagaimana Anda melihat
03:14pihak, menyoroti
03:16bagaimana perspektif
03:17dari pihak KAI
03:18ataupun juga
03:18Kementerian Perhubungan
03:19dengan insiden ini
03:21dan sampai saat ini kan
03:23Mas, baru Mas Sinis nih.
03:24Apakah mungkin
03:25di kemudian
03:26proses panjang nanti
03:28masih akan dilakukan
03:29investigasi ulang
03:30atau seperti
03:30hal yang berkaitan
03:32untuk mengungkap
03:33bagaimana peristiwa ini, Pak?
03:35Ya, kalau
03:36harusnya dibaca betul
03:38secara utuh
03:39laporan
03:41investigasi KNKT.
03:43Itu para
03:45peratmenegak hukum
03:46atau APA
03:47polisi
03:47siapapun
03:48duduk bersama.
03:51Mari kita
03:52pakai ini
03:53laporan ini
03:54untuk memperbaiki
03:55sistem
03:56perkereta apian
03:57nasional.
04:00Harusnya itu
04:01gitu loh, Mas.
04:03Bukan sekedar
04:04menentukan
04:06siapa yang bertanggung jawab
04:07gitu.
04:07Siapa yang bersalah.
04:10Bukan.
04:12Sebetulnya
04:13kejadian ini
04:13ini adalah
04:14potret
04:15potret kecil
04:18kekurangan
04:18sistem perkereta apian
04:20nasional nih, Mas.
04:21Tadi kan kita udah
04:22bicara juga.
04:26Ketinggalan-ketinggalan
04:27dalam sistem
04:28perkereta apian
04:29nasional kita
04:29ini gitu loh.
04:33Jadi itu
04:34harusnya yang dilakukan.
04:35Oleh polisi,
04:36oleh kementerian
04:37perhubungan.
04:40Kalau yang
04:41sebelumnya
04:42tau nggak?
04:42Juga kan kayak gitu.
04:43Masti dilempar
04:44persoalannya kemana.
04:44Tau nggak?
04:45yang sebelumnya.
04:47Persoalannya adalah
04:48nggak ada
04:49anggaran
04:50untuk
04:51memperbaiki
04:52sistem
04:52perlintasan
04:53sepidang.
04:55Langsung
04:56didorong
04:57Presiden bilang,
04:58kasih uang
04:594 triliun
04:59beresin
05:00itu perlintasan
05:00sepidang.
05:02Jadi segampang
05:04itu ya Pak
05:04kesannya ya?
05:06Itu sama
05:07nih gini gitu loh.
05:10Iya kan?
05:11Lucu aja nih
05:12yang bisikin gitu loh.
05:16Persoalannya
05:16kok cuma
05:16perlintasan
05:18sepidang.
05:19Perlintasan
05:19sepidang memang
05:20persoalan
05:20iya,
05:21tapi bukan
05:21cuma itu gitu loh.
05:25Jadi ini kan
05:26persoalannya
05:26sudah ditentukan nih.
05:27tinggal cari
05:28pembenarannya
05:29justifikasi kan.
05:31Oke.
05:33Bapak,
05:33kalau saat ini kan
05:36masih ini
05:36kan jadi tersangkap Pak.
05:38Kemudian
05:38apakah
05:40mengingat
05:40di media sosial
05:41kan banyak pihak
05:42yang mungkin
05:42mengatakan
05:43ya tidak bisa
05:44Mas Sinis ini
05:45sebagai tersangka tunggal.
05:46Apakah bisa nanti
05:47pihak Mas Sinis
05:48menggugat
05:49seperti itu Pak
05:50terkait hal ini?
05:52Secara hukum
05:53bisa mempertanyakan
05:54penetapan
05:55tersangka dia.
05:56Saya berharap
05:58nanti tim hukumnya
05:59Mas Sinis ini
05:59tim hukum
06:01PTKI
06:02harus melakukan
06:04ini
06:04peradilan.
06:07Ya.
06:08Menggugat
06:09penetapan
06:09tersangkanya
06:10Mas Sinis
06:12Oke.
06:13Ini kan belum
06:14kedengaran nih Mas.
06:15Untung
06:15di
06:17wajar
06:18kompasi
06:19yaudah
06:19ini saya mau bilang.
06:20Harusnya ini
06:20udah lakukan
06:21ajukan
06:21apa namanya
06:24tim hukum
06:25advokatnya
06:26Mas Sinis
06:26ajukan
06:28peradilan
06:30untuk
06:30mempertanyakan
06:31penetapan
06:32tersangkanya
06:32si Mas Sinis
06:33sebelum
06:33kedengaran nih.
06:36Bisa Pak
06:37kalau menurut
06:38Bapak
06:38sebenarnya
06:39kalau
06:40kita ngambil
06:42secara general
06:42pihak mana saja
06:44yang perlu
06:45menjadi kunci
06:47mungkin
06:48bisa disorot
06:48untuk
06:49investigasi
06:49lebih mendalam
06:50mengingat
06:50dari ada rangkaian
06:51dari KNKT tadi.
06:52Pihak
06:53siapa aja
06:53selain dari Mas Sinis
06:54yang harus diperiksa
06:55secara detail Pak.
06:57Ya harus diperiksa
06:58misalnya di
06:58jen kata api ya.
07:00Misalnya kok begini sih
07:01jen kata api
07:02yang nasional kita
07:03gitu ya.
07:03Raksaranannya ya.
07:05Ya sinyalnya.
07:07Kejadian
07:08seperti ini gitu loh.
07:09Ya.
07:11Itu bisa diperiksa
07:12kenapa sih?
07:13Kok gak ada perubahan
07:14sudah puluhan tahun ya?
07:17Kan dia
07:18harus bertanggung jawab juga
07:18lalai juga dong dia.
07:22Dia tidak memperbaiki
07:23apa gunanya dia
07:24sebagai dirjen
07:25atau sebagai
07:26Menteri Perhubungan.
07:29Ya kan?
07:31Itu kan
07:32pendapatan dari
07:33bisnis kata api
07:34itu kan besar sekali.
07:36itu harusnya
07:37bisa dipakai
07:38untuk
07:38meningkatkan
07:39kapasitas
07:40dan kualitas
07:42sarana-prasarana
07:43perketa
07:44api nasional
07:44untuk pelayanan
07:45yang berkeselamatan kan.
07:47Itu kok gak dilakukan.
07:49Berarti kan dia
07:50juga lalai
07:50akibatnya
07:51karena dia tidak
07:52lakukan perbaikan
07:52peningkatan
07:53kapasitas
07:53prasarananya
07:54misalnya
07:55persinyalan
07:56atau
07:56fasilitas
07:57komunikasi
07:58terjadilah
07:59kecelakaan ini.
08:00Dia harus bertanggung jawab juga.
08:04ya
08:04harus bertanggung jawab.
08:05Dirjen kereta api itu
08:06harus bertanggung jawab.
08:07Menteri Perhubungan
08:08harus bertanggung jawab.
08:13Gak bisa
08:14dia diem aja gitu loh.
08:16Tapi kan
08:17PT kereta api
08:18dilepas aja.
08:18Udah lah
08:19kamu lo kerjain aja deh.
08:21Tapi
08:21ya
08:23suruh bawa gitu ya.
08:24Suruh bawa
08:26suruh bawa kereta
08:27keretanya
08:28bobrok gitu loh.
08:29Nah kenapa
08:30Anda melihat kok
08:31seakan-akan
08:32udah lepas tangan aja
08:33diurus yang bawah
08:34itu kenapa alasannya Pak?
08:35Kalau analisa Anda?
08:38Ya karena
08:39memang
08:39kalau kita
08:40kita lihat
08:41selama ini kan
08:42ada ketidakmauan
08:44dari pemerintah
08:46meningkatkan
08:47keselamatan
08:48bertransportasi
08:49umum ini.
08:51Belakangan ini kan
08:52sangat kelihatan
08:53banyak kejadian
08:54di kecelakaan
08:57transportasi.
08:58misalnya kapal laut
08:59gitu ya.
09:00Bahkan juga gitu
09:01bayang
09:01100
09:02apa itu ya
09:04kecelakaan
09:04Oh Virgo
09:05maksud Bapak Virgo ya?
09:06Virgo ya?
09:07Iya.
09:07Apal Virgo
09:08129 kurang lebih Pak?
09:10Nah sebelumnya
09:11juga ada
09:11juga kecelakaan
09:12itu kan catatan saya
09:14dari bulan Januari
09:15sampai
09:15khusus sudah
09:16601 kecelakaan
09:17kapal.
09:20Kereta api juga
09:21lebih banyak juga
09:22kecelakaannya.
09:24Iya.
09:25Iya.
09:26Terus juga
09:27di lalu lintas
09:29darat juga
09:29kecelakaan terus
09:30Mas.
09:31Iya.
09:33Nah ini
09:34yang harusnya
09:34jadi konsen
09:35bagaimana
09:35memperbaiki
09:36gitu loh
09:38keselamatan
09:38bertransportasi
09:39kita.
09:40Nah dalam
09:41konteks
09:41setiap api
09:42juga banyak
09:42sebetulnya.
09:43Dan kebutuhannya
09:44sudah jelas
09:44tapi itu
09:45tidak dilakukan tadi
09:46kebutuhannya apa
09:46misalnya sinyal
09:47sinyalnya
09:47berperbaiki
09:48tingkatkan
09:49gitu misalnya.
09:50Teknologi yang digunakan
09:51harusnya lebih bagus
09:52gitu kan tadi.
09:53bagaimana Mas Iri
09:54bisa mengetahui
09:56ada apa saja
09:57di sekitarnya.
09:59Itu kan
09:59gak ketahui
10:00itu yang paling
10:00sederhana loh Mas.
10:02Paling sederhana
10:03dan harusnya
10:03paling penting
10:04itu harus ada tuh Mas.
10:05hmm.