Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KETAPANG, KOMPAS.TV - Delapan orangutan korban kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat ditranslokasi ke Hutan Lindung Batu Nyambu, Kabupaten Ketapang, setelah dinyatakan sehat dan siap kembali ke habitat alami.

Delapan orangutan ini diselamatkan dari wilayah terdampak karhutla di Ketapang dan Kayong Utara pada Agustus hingga September 2026.

Translokasi dilakukan BKSDA Kalimantan Barat bersama YIARI dan instansi terkait. Hutan Lindung Batu Nyambu dipilih karena memiliki sumber pakan, air, dan habitat yang mendukung kehidupan orangutan.

Namun, YIARI mengingatkan perlindungan hutan perlu diperkuat karena sejumlah orangutan lainnya masih dirawat akibat luka bakar dan gangguan kesehatan.

#orangutan #karhutla #kalimantan

Baca Juga Habitat Orangutan Terbakar Karhutla, BKSDA Selamatkan 46 Individu di Kalbar di https://www.kompas.tv/regional/695423/habitat-orangutan-terbakar-karhutla-bksda-selamatkan-46-individu-di-kalbar

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/695448/diselamatkan-dari-karhutla-8-orangutan-di-kalimantan-kembali-ke-habitat-alami-kompas-pagi
Transkrip
00:008 orang hutan korban karhutlah di Kalimantan Barat
00:03ditranslokasi ke hutan lindung batu nyambu
00:06Kabupaten Ketapang setelah dinyatakan sehat
00:09dan siap kembali ke habitat alami.
00:178 orang hutan ini diselamatkan dari wilayah terdampak karhutlah
00:22di Ketapang dan Kayong Utara pada Agustus hingga September 2026.
00:27Translokasi dilakukan BKSDA Kalimantan Barat
00:31bersama Yari dan instansi terkait.
00:34Hutan lindung batu nyambu dipilih
00:36karena memiliki sumber pagan, air, dan habitat
00:39yang mendukung kehidupan orang hutan.
00:42Namun Yari mengingatkan perlindungan hutan perlu diperkuat
00:46karena sejumlah orang hutan lain masih dirawat
00:48akibat luka bakar dan gangguan kesehatan.
00:56Orang hutan-orang hutan yang dilepasliarkan disini itu
00:59merupakan orang hutan yang terdampak karhutlah.
01:02Awalnya memang beberapa orang hutan dilepaskan juga
01:04di sekitar lokasi penemuan mereka.
01:08Cuma karena saat ini karhutlah belum berhenti
01:12dan lokasi-lokasi yang awalnya ditargetkan
01:15sebagai lokasi pelepasliaran itu juga terkena api.
01:20Sehingga kami memikirkan bahwa
01:22alangkah baiknya kita mencari lokasi
01:25yang memang tidak terdampak karhutlah secara langsung.

Dianjurkan