00:00Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, selamat siang, salam sejahtera, rekan-rekan sekalian yang berbahagia.
00:06Pertama tentu kami ucapkan banyak terima kasih kepada pihak Praksis PKB.
00:10Kami tahu bahwa ada sedikit ganjalan, tetapi itu bukan berasal dari PKB, tapi dari instansi lain, lembaga lain.
00:19Dan kedua juga kami sangat senang karena PKB sebetulnya menginginkan pertemuan ini cukup lengkap.
00:25Dihadiri oleh Ketua Praksis sekalian, tetapi itu tadi karena lagi berhalangan, maka akan dilakukan penjadwalan ulang.
00:34Sekalipun begitu, untuk bahan diskusi kalau terjadi penjadwalan ulang, kita sampaikan pada hari ini.
00:40Lalu tentu kita akan tunggu kapan penjadwalan ulang itu akan dilakukan.
00:45Nah, dari situ sebetulnya kami sangat gembira karena artinya PKB sangat terbuka.
00:50Bahkan kalau penting berdialog lebih lanjut lagi, oke begitu ya.
00:53Cuma mudah-mudahan enggak ada lagi masalah seperti yang tadi ya, yang berhubungan dengan kesekjenan yang ketanya di telpon.
01:00Tadi sekjen?
01:02Kesekjenan.
01:03Oh bukan PKB?
01:03Bukan, bukan. Jadi tentu kami tegaskan itu tadi adalah kesekjenan.
01:07Oh sekjen, bukan PKB ya?
01:08Oleh karena itu kami menolak keras karena kalau sekjen yang melakukan intervensi tentu enggak patut.
01:14Sekalipun begitu, saya akan perkenalkan mungkin satu-satu yang hadir supaya jelas organ-organ yang datang ini.
01:19Saya sendiri, Rai Ramkuti dari Lingkar Madani untuk Indonesia.
01:23Bung.
01:25FN Degasali akademisi aja.
01:27Dan datang dengan gembira karena sudah juara ASEAN.
01:32Silahkan.
01:32Rai Ramkuti dari Ketua Gemeni DKI.
01:35Roland Sekjen, PBBM GRI.
01:39Saya Pak Dir, Sekjen Gemeni DKI.
01:42Oke.
01:42Mohd Nd Nulyakin dari Indonesia Demokrasi Monitor.
01:45Indemo.
01:47Brahma Ariana dari Komiten MBM Pemantau Bumilu.
01:50Ya, ini.
01:51Terus satu kemohon.
01:52Saya UB Dwa Badun dari Universitas Negeri Jakarta.
01:57Saya Rai Serio, Ketua Ketua Ketua Gemeni DKI.
02:01Antogis Danar, Nenteng Club.
02:02Ah, ini.
02:04Ini orang dalam, ini orang dalam.
02:06Ini orang dalam.
02:07Benar, ini dua kali ya.
02:08Bila-bila.
02:11Bila-bila informasi.
02:12Informasi.
02:13Saya Ahmad Wakil Kamal.
02:16Saya akan aktif di 98 dan masyarakat UB Indonesia.
02:20NO yang pasti juga.
02:21NO ya.
02:22Nah, biin, nah biin.
02:23Nah, itu kira-kira perwakilan yang hadir pada kesempatan hari ini.
02:27Terima kasih banyak kepada praksi PKB yang berkenan.
02:31Pada intinya sebetulnya kami menyerahkan surat,
02:35mendorong dan sekaligus meminta kepada PKB untuk menginisiasi,
02:40ya, apa namanya, langkah untuk mengajukan hak angket.
02:44Pertanyaannya, kenapa hak angket?
02:46Pertama, karena ada putusan MK yang menyebutkan,
02:50bukan putusannya,
02:51di dalam pertimbangan putusan MK yang menyebut bahwa
02:55Sudara Gibran tidak memiliki ijazah.
02:58Kita harus pertegas lagi tuh,
03:00karena orang sekarang seolah-olah mengembangkan,
03:02bahwa MK itu seolah-olah mengatakan tidak menemukan.
03:06Bukan.
03:06Tidak memiliki ijazah.
03:08Itu dijelaskan oleh MK di dalam,
03:10sehingga saya poin 3, poin 3.7.
03:14Itu dijelaskan di sana.
03:16Nah, yang kedua, seturut dengan itu,
03:19pihak dari Gibran terlihat mulai gempar-gembor ke sana kemari
03:24yang menyatakan bahwa Gibran itu punya ijazah.
03:27Cuma belum ditemukan.
03:29Masa saya bisa kuliah S1, masanya tidak ada ijazah SMA.
03:32Dan akhirnya, ternyata menimbulkan persoalan baru.
03:35Di MK sudah diuji, tidak ditemukan.
03:38Di luar MK, mereka gempar-gembor ada ijazahnya.
03:42Nah, oleh karena itulah,
03:43karena kita berbaik hati kepada keluarga Gibran ini,
03:46oke, kita beri kesempatan melalui DPR
03:48untuk memfasilitasi mereka memperlihatkan ijazah itu.
03:53Sebab kalau mereka memperlihatkan ijazah itu
03:55seperti di warung kopi,
03:57ya siapa yang percaya, kan kira-kira gitu.
03:59Nah, oleh karena itu, kita dorong DPR
04:03memfasilitasi keluarga Gibran
04:05untuk menjelaskan bahwa ijazah itu ada.
04:07Nah, yang ketiga, ada dua poin
04:10terkait dengan pasal penyelidupan
04:12di Undang-Undang Pemilu yang di PKPU yang kemarin
04:15sudah juga dibicarakan di MK.
04:17Seturut dengan itu juga bermohon tentu saja
04:20kepada praksi PKB
04:21dalam hal nanti melakukan seleksi penyelenggara Pemilu
04:25yang kita tahu ini bulannya
04:26mestinya pemerintah sudah membentukkan timsel,
04:29timsel penyelenggara Pemilu gitu ya,
04:32agar benar-benar mencari penyelenggara Pemilu
04:35yang memiliki integritas,
04:38yang memiliki kemandirian,
04:39dan juga kejujuran yang cukup.
04:41Pengalaman Penyilu dan Pilipas 2024 ini
04:44cukuplah bagi kita,
04:45ya karena berefek bukan hanya kepada KPU-nya,
04:49tapi juga kepada pemerintah yang terpilih,
04:51dan sekaligus kepada bangsa dan negara ini.
04:54Nah, terakhir tentu saja,
04:55kalau betul Sudara Gibran itu memiliki ijazah,
04:58diperlihatkan nanti di angket,
05:00itu artinya kita menyelesaikan bangsa,
05:03sudah tiga tahun kita kesedot
05:05hanya untuk persoalan keluarga ini,
05:07untuk mengetahui keabsahan mereka.
05:10Oleh karena itulah sama-sama,
05:11hari ini kita bercekat mendorong praksi PKB
05:14untuk mengambil inisiatif melakukan hak angket,
05:17karena kita ingin sama-sama stop kebohongan.
05:21Kira-kira di...
05:22Apatah 3.5.1 bahwa terima kasih teman-teman PKB,
05:27sudah Golkar, kemudian PKS, PKB,
05:31dan semua nanti yang lain,
05:33karena dua hal tadi,
05:34yang pertama niat baik sekali,
05:36kami masih meyakini bahwa
05:39kalau saya bisa kuliah S1,
05:41masa tidak ada ijazahnya.
05:42Kita meyakini,
05:43kalau ada pertanyaan di luar sana,
05:46yang paling baik itu bola ditaruh di lapangan.
05:48Lapangannya sekarang DPR.
05:50Betul ya?
05:51Kan jangan di lapangan yang liat,
05:53di DPR mainnya gitu ya.
05:55Jadi kasih kesempatan kecil.
05:56Dan tadi malam,
05:57tadi malam,
05:58ya nggak, saya ke DPR aja.
05:59Dan tadi malam,
06:00Rai Rangkuti bersama dengan Faldo ya mungkin ya,
06:03mewakili PSI,
06:05mungkin mewakili teman-teman Ngibran juga,
06:07mengatakan,
06:08nggak ada masalah dengan hak angket.
06:09Good luck, Bang Rai.
06:12Jadi hati-hati loh nih,
06:13Faldo di televisi tadi malam mengatakan,
06:15tidak ada masalah dengan hak angket.
06:17Good luck, Bang Rai.
06:19Jadi DPR nggak ada masalah berarti.
06:21Dari mereka nggak ada masalah dengan hak angket.
06:24Good luck!
06:25Nah, jadi ini betul-betul niat baik kita,
06:28ya kan?
06:28Positif.
06:29Kalau memang ada ijazahnya,
06:31diperlihatkan aja.
06:32Jadi kita betul-betul yakin.
06:34Karena itu ada di perkembangan.
06:36Terima kasih.
06:37Terima kasih.