Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 1 menit yang lalu
JATINANGOR, KOMPAS.TV Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono melempar kelakar soal Presiden Prabowo.

Hal ini disampaikan saat menyampaikan orasi ilmiah di Dies Natalis Ke-68 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran pada Selasa (13/10/2026).

SBY menceritakan kondisi dirinya sedang batuk, dan dirinya meminta hadirin memaklumi jika mengganggu.

"Saya ini agak batuk tapi bukan influenza aman. Sehingga kalau dalam menyampaikan orasi ini sekali-sekali batuk, mohon dimaklumi kalau saya batuk yang suka terganggu kiri kanan saya," ujar SBY.

SBY kemudian berkelakar jika Pak Prabowo batuk, nilai tukar rupiah dan saham bisa jatuh.

"Kalau saya melukis tiba-tiba batuk-batuk pada lukisannya rusak itu. Tapi aman karena saya seorang seniman sekarang. Kalau yang batuk Pak Prabowo hati-hati, Kalau batuknya keras nilai tukar rupiah dan saham bisa jatuh. Kita doakan presiden kita tetap sehat sehingga bisa memimpin negara dengan baik," ujar SBY.

Produser: Theo Reza

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/695814/kelakar-sby-kalau-pak-prabowo-batuk-hati-hati-nilai-tukar-rupiah-saham-bisa-jatuh
Transkrip
00:00Saya ini agak batuk, tapi bukan influenza, aman.
00:05Sehingga kalau dalam menyampaikan orasi ini sekali-sekali batuk, mohon dimaklumi.
00:12Kalau saya batuk, yang suka terganggu kiri-kanan saya,
00:16kalau saya melukis, tiba-tiba batuk-batuk, pada lukisannya rusak itu.
00:22Tapi aman karena saya seorang seniman sekarang,
00:26kalau yang batuk Pak Prabowo, hati-hati.
00:30Kalau batuknya keras, nilai tukar rupiah, dan saham bisa jatuh.
00:35Kita doakan presiden kita tetap sehat, sehingga bisa memimpin negara dengan baik.
00:42Yang berikutnya lagi masih komentar.
00:46Pak Rektor, saya sangat gembira berada di lingkungan akademik seperti ini.
00:53Saya juga punya karier sebagai guru.
00:57Meskipun 30 tahun sebagai prajurit dan tugas saya bertempur,
01:04menjaga keamanan nasional, dan seterusnya.
01:07Tapi saya juga pernah punya jenjang karier sebagai guru.
01:12Pertama guru militer.
01:15Bangkat saya kapten dan mayor dulu,
01:19di Cimahi.
01:20Kemudian saya menjadi dosen seskuat.
01:25Tempatnya di Jalan Gatot Subroto.
01:27Dan kemudian Alhamdulillah,
01:30saya menjadi guru besar di Universitas Pertahanan.
01:35Yang belum mampu saraih adalah guru silat.
01:45Tapi lebih bagus, kalau terlalu silat lidah enggak bagus itu.
01:50Baik, izinkan saya memulai orasi yang insya Allah bisa diterima oleh hadirin sekalian.
02:02Bismillahirrahmanirrahim.
02:04Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
02:11Alhamdulillahirrahmanirrahim.
02:12Yang saya muliakan Bapak Rektor Universitas Pajajaran,
02:22Profesor Dr. Arief Kartasasmita,
02:26berserta para Wakil Rektor,
02:31yang saya hormati Dekan Fisip Unpad,
02:38Profesor Dr. Muhammad Benny Alexandri,
02:41beserta para mantan Dekan,
02:44saya tahu banyak yang hadir pada forum ini,
02:48Ketua Senat Fisip Unpad,
02:51Profesor Dr. Ari Bainus,
02:52para guru besar,
02:55para dosen,
02:57para mahasiswa,
03:00Universitas Pajajaran,
03:02dan sekenap Sipitas Akab,
03:05Dekan Fisip Unpad,
03:05yang saya cintai.
03:07Terima kasih atas undangannya
03:10untuk berbicara pada forum yang mulia hari ini.
03:13Saya mengucapkan kepada Fisip Unpad
03:17untuk Dies Natalisnya yang ke-68,
03:21semoga Fisip Unpad dan Unpad
03:25terus menjadi world class university.
03:32Peringkat atas dalam universitas di Indonesia
03:37dan menjadi one of the center of excellence.
03:41Saya yakin you can do that.
03:44Unpad akan makin membanggakan
03:47dan bisa berbuat yang lebih banyak lagi
03:50untuk bangsa dan negara tercinta.
03:55Saya datang tidak sendirian,
03:59ada lagu ciptaan Tipex,
04:03digaungkan oleh tiga pemuda berbahaya,
04:06sahabat saya,
04:07yang judulnya,
04:08Kamu Enggak Sendirian.
04:10Yang suka Liverpool,
04:12itu ada theme song namanya
04:14You'll Never Walk Alone.
04:16Ya kan?
04:17I'm not alone,
04:18saya didampingi teman-teman saya
04:20yang berasal dari The Yudhoyono Institute.
04:24Pak Rektor, Pak Dekan,
04:25insya Allah dalam waktu dekat
04:27bisa kita bangun kerjasama dan kolaborasi
04:30antara TYI dengan UNPAD.
04:34Nah yang insya Allah,
04:36yang hadir bersama saya cukup banyak,
04:38di samping tadi,
04:40Tegu Rifki Harsa,
04:42Menteri Ekonomi Kreatif,
04:43ada juga di sini Kang Dedek Yusuf,
04:47anggota DPR RI,
04:48kemudian Kang Herman Khairon,
04:50anggota DPR RI,
04:53kemudian ada Mbak Dina Lorenza,
04:57anggota DPR RI,
04:59Teseli, anggota Selika,
05:01anggota DPR RI,
05:03Bung Lokot Nasution,
05:05anggota DPR RI,
05:07siapa lagi yang DPR RI yang belum saya sebut?
05:10Kang Anton Surato,
05:13Bang Rizki Natakusuma,
05:16juga ada sejumlah anggota DPRD
05:19dari Jawa Barat, Jakarta,
05:21dan juga dari Jawa Timur.
05:23Kemudian TYI yang lain yang hadir,
05:26Pak Sarif Hasan,
05:27Profesor kita,
05:28ada
05:30Bung Heri Sebayang,
05:32Kang Deddy Afriadi,
05:34Bung Renanda Bahtar,
05:37Elvira,
05:38kemudian Ibu Reska Oto,
05:41Mbak Vera,
05:44ya saya kira masih ada lagi,
05:47so Bung Jansen Siti Daun,
05:49itu macan di podium,
05:52dengan gayanya yang khas,
05:55dan teman-teman yang belum saya sebut,
05:58Mbak Mira Permatasari,
05:59Direktur TYI,
06:01thank you for your coming,
06:03dan teman-teman sekalian,
06:07saya akan memulai,
06:09sebetulnya,
06:11tidak persis,
06:12orasi ilmiah yang sangat akademis,
06:15biarkan kebebasan untuk saya,
06:19give me the liberty,
06:20untuk disamping mengangkat pikiran-pikiran besar,
06:24yang menjadi kepedulian,
06:27unpat,
06:27ataupun perguruan tinggi di Indonesia,
06:30saya juga ingin berbagi,
06:32to share with you,
06:34my own experiences,
06:36in leading Indonesia,
06:38in running the government of Indonesia,
06:41karena saya suka sekali dengan term of reference,
06:44store,
06:45yang disiapkan oleh unpat,
06:47saya baca dengan seksama,
06:49dan saya setuju,
06:51ada tiga kata kunci,
06:53yang harus kita jaga,
06:55dan kita kembangkan di negeri ini,
06:57yaitu integritas,
07:00inovasi,
07:01dan kolaborasi.
07:03Along the way,
07:04saya akan sampaikan nanti,
07:05meskipun tidak saya,
07:09sampaikan secara mendalam,
07:11para guru besar sebetulnya,
07:13yang bisa menyampaikan orasi,
07:17mengelaborasi pikiran visip unpat tadi,
07:21yaitu integritas,
07:25inovasi,
07:25dan kolaborasi,
07:27cukup banyak di sini.
07:28Saya tidak ingin menggurui,
07:30dan lebih bagus,
07:31saya menjadikan pikiran dari unpat itu,
07:36pentingnya integritas,
07:38inovasi,
07:38dan kolaborasi,
07:41untuk menyampaikan sesuatu,
07:43yang barangkali,
07:44lebih fundamental,
07:45dalam kehidupan bernegara,
07:48di Indonesia ini.
07:50Bagaimana,
07:50sebagaimana yang saya katakan tadi,
07:53negara dikelola dengan baik,
07:56pemerintah juga,
07:57dicarankan dengan baik,
07:58dan efektif,
07:59agar,
08:00our goals,
08:03visi jangka panjang kita,
08:06ingin menjadi apa Indonesia,
08:07di tahun 2045,
08:09dan juga Indonesia,
08:11di abad 21 ini,
08:12bisa kita capai.
08:13itulah yang saya pikirkan,
08:17Tuhan telah bermurah hati,
08:20memberikan saya pengalaman,
08:22banyak di,
08:22yang saya lalui,
08:24dalam perjalanan hidup saya,
08:26oleh karena itu,
08:27saya ingin melaksanakan ibadah,
08:29saya ingin berbagi,
08:31dengan,
08:32sipitas akademika,
08:34dengan anak-anak mahasiswa,
08:35yang insya Allah nanti,
08:36menjadi pemimpin-pemimpin,
08:38kami semua.
08:41Doa saya tulus,
08:43negara memerlukan orang,
08:45yang cerdas,
08:46dan berintegritas.
08:48Setahu,
08:48UNPAD akan berupaya,
08:50sekuat tenaga,
08:51membangun,
08:52integritas,
08:54dan kapasitas,
08:55para mahasiswanya.
08:57Saya doakan,
08:58misi suci,
08:59misi besar,
09:00tugas moral itu,
09:01berhasil dengan baik.
09:04Bapak, Ibu,
09:05dan hadirin yang saya sampaikan,
09:07beberapa saat yang lalu,
09:09mungkin 10-20 tahun yang lalu,
09:12kita sering membaca buku,
09:14artikel,
09:16kajian,
09:17yang judulnya kurang lebih,
09:20bagaimana sebuah bangsa itu sukses.
09:24Tetapi sekaligus,
09:26bagaimana ceritanya sebuah bangsa gagal.
09:29How nations succeed,
09:33and how nations fail.
09:37Saya tertarik,
09:38dan to be frank,
09:41waktu saya mengemban amanah selama 10 tahun,
09:44karena saya suka membaca,
09:46saya suka belajar,
09:47saya mempelajari,
09:49bagaimana sebuah negara gagal.
09:55agar,
09:56insya Allah,
09:57waktu itu,
09:58saya mohon pertolongan Tuhan,
10:00agar saya memimpin Indonesia,
10:02tidak berakhir dengan kegagalan.
10:04Saya harus tahu,
10:06jalan ceritanya,
10:07seperti apa,
10:09mengapa,
10:10faktor-faktor apa,
10:11sebuah negara gagal.
10:14Sebaliknya,
10:15tentu,
10:15I love to be a successful guy,
10:18bagaimana,
10:19saya memimpin Indonesia,
10:20yang tidak mudah,
10:22tantangannya banyak,
10:22permasalahan tidak pernah berhenti,
10:24bisa diatasi along the way.
10:28Dengan harapan,
10:30sebanyak mungkin,
10:30persoalan bisa kita selesaikan,
10:32dan kemajuan bisa kita bangun.
10:35Itulah saya menfokuskan,
10:36banyak hal tentang,
10:38kajian,
10:39research,
10:40buku,
10:41pemikiran besar tentang,
10:44suksesnya sebuah negara,
10:46untuk tidak,
10:48mengalami gagalnya Indonesia.
10:50Kira-kira itu,
10:52dan saya ini,
10:54I am a student of history.
10:57Saya suka sekali sejarah.
11:00Saya mempelajari sejarah Indonesia,
11:02di era Bung Karno,
11:03era Pak Harto,
11:05presiden-presiden,
11:06di era reformasi,
11:07agar saya bisa,
11:08memetik pelajarannya,
11:10dalam keadaan,
11:11apa Indonesia sukses,
11:12tapi dalam keadaan,
11:14seperti apa Indonesia,
11:15mengalami krisis,
11:16atau kegagalan.
11:19Terus terang,
11:192008,
11:202009,
11:22ketika terjadi,
11:22badai krisis global,
11:25saya berdoa,
11:26siang dan malam,
11:27sambil mempelajari,
11:28sambil mengelola krisis,
11:30ekonomi waktu itu,
11:31jangan sampai,
11:32nasib kita,
11:33seperti 10 tahun sebelumnya,
11:3519.90.

Dianjurkan