00:00Sekarang kami lanjutkan, saudara, dalam operasi tangkap tangan Bupati Klaten, KPK menyita sebuah tong berwarna biru.
00:05Tong ini ternyata berisi uang yang diduga hasil korupsi dengan jumlah hampir 1 miliar rupiah.
00:36Inilah barang bukti yang disita dalam operasi tangkap tangan OTT Komisi Pemberantasan Korupsi KPK terhadap Bupati Klaten, Hame Nangwajarismoyo.
00:45Tong berwarna biru ini dibawa KPK dari Klaten menuju Jakarta menggunakan kereta.
00:52Tong ditemukan di rumah adik Bupati Klaten, Hanaku Agni Sadewo.
00:58Dalam konferensi pers, KPK mengatakan uang yang ditemukan dalam tong biru ini diduga hasil korupsi penyelenggara negara,
01:05berkenaan dengan pengadaan barang dan jasa, perizinan, serta penerimaan lain.
01:11Untuk uang Rp 934 juta, itu betul yang ada dalam tong warna biru yang ditemukan oleh tim di rumah saudara
01:22HS,
01:22adik kandung Bupati yang bersangkutan, untuk klasternya ini sudah bercampur.
01:30Peneliti Pukat UGM Zainur Rahman menyebut,
01:33ada beragam cara yang dilakukan koruptor untuk menyimpan uang haram hasil korupsi.
01:38Yang jelas uang yang didapat koruptor biasanya dilakukan dengan menjual konangan untuk mendapatkan keuntungan pribadi.
01:45Ya mungkin kalau dari sisi alat untuk menyimpannya berbeda-beda ya,
01:50tetapi kalau dari sisi modus sepertinya tidak ada perbedaan, Bang Tikval.
01:54Yaitu menjual keunangan di bidang perizinan, pengadaan barang dan jasa,
02:00terkait dengan pupah pungut maupun bentuk-bentuk kickback lainnya.
02:04Artinya ini merupakan modus yang sangat tradisional,
02:08pengumpulan dana oleh para kepala daerah,
02:11barangkali untuk pengembalian modal politik maupun pengumpulan modal politik untuk kontestasi berikutnya.
02:17Usai terjerat OTTKPK Bupati Hamenang,
02:20Wajar Ismoyo yang juga merupakan kader PDI Perjuangan meminta maaf.
02:40Secara total KPK menyita uang 1,2 miliar rupiah dari kasus dugaan korupsi Bupati Klaten ini.
02:46Selain Bupati Klaten Hamenang, Wajar Ismoyo,
02:49KPK juga menetapkan dua tersangka lain,
02:52yakni Ahmad Lutfi H. Rahmatullah,
02:54Kepala Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan BPK Jawa Tengah dan Muhammad Amin Wahyu Utomo,
02:59yang merupakan pihak swasta.