00:00...untuk vendor-vendor terkait pengadaan apa saja, diantaranya yang bisa kita sampaikan,
00:07karena ada beberapa memang, ini sangat banyak kegiatan pengadaan barangnya,
00:12karena ini penunjukan langsung, jadi beberapa paket-paket itu kecil-kecil gitu.
00:16Nah diantaranya memang ada yang digunakan untuk kegiatan penanganan karhutlah,
00:24salah satunya adalah pengadaan alat komunikasi atau HT itu ada.
00:30Itu secara detail nanti akan kita update kembali, karena memang pendalaman-pendalaman dokumen pengadaannya seperti apa,
00:37itu akan dikumpulkan di proses penyidikan ke depan.
00:43Kemudian untuk aliran uang terhadap tadi temuan pihak PPK,
00:52itu memang didapatkan di beberapa tempat dan termasuk di SDB yang bersangkutan,
01:00safe deposit box di dua bank yang berbeda,
01:06dan kita menemukan beberapa tadi yang sudah rekan-rekan lihat,
01:09ada beberapa falas, uang rupiah, dan keping emas.
01:14Jadi memang kita akan telusuri apakah murni itu untuk saudara yang PPK-nya,
01:26GPS ya,
01:29ataukah itu memang peruntukan digunakan untuk pihak-pihak lain,
01:32baik di sisi atasan yang bersangkutan maupun kepentingan-kepentingan di lingkungan PNBP,
01:39itu jadi akan jadi bahan di proses penyidikan ke depan.
01:45Kemudian untuk dua pihak swasta,
01:50ini dua perusahaan yang berbeda,
01:52jadi memang dua entitas perusahaan yang berbeda terkait dengan kegiatan pengadaan barang jasa yang berbeda pula.
02:00Tetapi ada persamaan untuk,
02:03karena ini pemberi swap ya,
02:04terhadap PN yang ada di PNBB,
02:07melalui orang-orang tadi BMS dan termasuk PPK.
02:13Jadi ini dua perusahaan yang berbeda dan kegiatan PBJ yang berbeda juga.
02:19Gitu Mas Ryo.
02:22Kemudian yang terakhir,
02:25apa tadi yang terakhir?
02:28Yang melibat,
02:32yang pihak swasta tadi terkait dengan pengadaannya,
02:37nanti kita akan didetailin di proses pengadaan ke depan.
02:40Dan tadi sudah saya sampaikan bahwa
02:42untuk peran-peran adik kipar atau adik kandung itu sudah kita dalami
02:48dan sudah ada beberapa alat bukti yang menguatkan
02:53dan kita meyakini bahwa itu juga melibatkan pihak PN di lingkungan PNBP.
02:59Gitu ya?
03:03Oh ya, untuk kegiatan-kegiatan penyidikan ke depan,
03:09karena ini sudah dilakukan,
03:12ini kami juga update beberapa nanti detailnya dengan Mas Cubir ya ke depan,
03:17tapi sudah ada kegiatan-kegiatan awalan yang sudah dilakukan,
03:21karena memang harus ada tindakan cepat,
03:24kemarin di tanggal 14 dan 15,
03:27sudah ada beberapa kegiatan penggeledahan yang dilakukan oleh penyidik,
03:31termasuk di kantor PNBP.
03:35Dan kami mendapatkan laporan dari tim di lapangan
03:39bahwa kegiatannya berjalan cukup lancar,
03:43beberapa pihak termasuk di lingkungan PNBP juga kooperatif
03:49untuk kemudian bersama-sama dengan tim di lapangan
03:52dalam rangka melengkapi pencarian alat-alat bukti
03:57atau bukti-bukti dokumen lain yang memang dibutuhkan untuk penanganan perkara.
04:01Demikian.
04:02Pak Tofik, untuk ruangannya, ruangan apa saja Pak?
04:05Bisa dijelaskan?
04:08Saya tidak terlalu detail ya,
04:10tapi untuk beberapa pejabat-pejabat di PNBP sudah dilakukan,
04:14termasuk ruangan kepala badan,
04:17untuk kemudian di kedeputian apa, saya lupa,
04:20dan beberapa kantor yang staf pengadaan barang renjasa,
04:24termasuk ruangan SGP selaku PPK.
04:31Ya nanti itu disampaikan mungkin karena ini tidak bisa disiapkan tadi bahannya,
04:37nanti akan diupdate berikutnya oleh Budi.
04:40Terima kasih Pak Adir, rekan-rekan semua,
04:43sepertinya semuanya sudah terwakili melalui Mbak Sari,
04:47Mas Habir, dan juga Mas Rio.
04:49Ini kok masih banyak yang angkat tangan?
04:50Ini sebagai informasi tersangka,
04:53karena Klaten sebentar lagi sudah mau turun.
04:55Dan nanti kita juga akan ada konvers.
04:58Itu.
05:00Perwakilan, Mas Fadil.
05:02Langsung ke pertanyaan ya Mas Fadil ya.
05:04Mas Habir, silahkan titip pertanyaan.
05:07Mas Yudi, titip nanti.
05:13Silahkan Mas Fadil ditunggu.
05:16Satu-satu.
05:17Satu-satu.
05:19Ya, silahkan.
05:21Sore, Pak Diri dan Mas Jubir.
05:25Mas, yang pertama,
05:28kemarin itu kan kebetulan ketika terjadi peristiwa tertangkap tangan ini,
05:36Presiden juga melakukan rotasi kepemimpinan di BNPB itu sendiri.
05:42Nah, apakah ini berkaitan gitu Pak,
05:47dengan penanganan perkara yang dilakukan oleh KPK gitu,
05:50sampai kemudian ekskaban itu diganti gitu.
05:57Terus kemudian yang kedua,
05:59tadi dari teman-teman ada yang nanya,
06:02penegasan aja soal kerugian negaranya itu
06:06tidak ada atau gimana?
06:09Itu.
06:11Mas, sama tempus penerimaannya.
06:14Tempusnya.
06:15Nah, itu aja sih Mas.
06:16Mas, saya titipan susah.
06:19Ya, silahkan Mas Abe.
06:21Cuman kalau kita lihat kan ada beberapa pengadaan ya Mas,
06:25kayak misalnya yang totalnya 140 sekian gitu,
06:28atau 150 sekian miliar gitu kan,
06:30terus kemudian ada pembelian aset juga ke perusahaan gitu.
06:34Nah, cuman di situ kan nggak ada tuh,
06:36di pasalnya itu nggak ada juta 18 kan ya,
06:39dan juga kan di situ kan nggak ada ditulis tuh Mas soal,
06:41ada nggak sih di sini kerugian keuangan negaranya gitu kan,
06:44dan pasalnya kan juga konflik kepentingan ya.
06:46Nah, ini boleh dijelasin nggak Mas ini?
06:49Apakah memang KPK sebenarnya nggak nemuin kerugian keuangan negara di sini,
06:53atau memang ada kerugian keuangan negara,
06:56tapi ya karena pasalnya konstruksinya berbeda itu,
06:59akhirnya nggak dimasukin di situ.
07:01Itu aja Mas, terima kasih.
07:02Ya, terima kasih.
07:04Silahkan Pak Adir, ini langsung.
07:05Baik, terima kasih.
07:10Langsung, langsung saja Mas Yus.
07:11Satu aja Mas, mungkin mau tanya ini,
07:13ini kan barang buktinya itu 5,47 miliar ya,
07:16tadi itu hanya dipaparkan kan bentuk jenis-jenisnya,
07:18kira-kira barang bukti itu,
07:20itu diambil dari siapa saja barang bukti yang itu.
07:23Itu di, apa?
07:25Diamankan dari pihak siapa saja gitu ya.
07:27Simpan bagaimana gitu,
07:29kalau misalnya kemarin tadi kan ada yang dalam tong biru,
07:31mungkin ini ada yang unik gitu kan.
07:32Terima kasih, Mas Yus.
07:35Udah cukup ya,
07:36karena Mas Endi sudah buru-buru nunggu tersangkat turun juga.
07:39Silahkan Pak Adir.
07:40Baik, terima kasih.
07:41Mungkin ya mohon maaf kalau tidak bisa menjelaskan secara detail nanti ya,
07:45tapi tentunya akan kita update seperti apa,
07:48terkait jumlah detail tadi,
07:50akan kita sampaikan nanti ketika memang data disampaikan ke Mas Jubir ya.
07:55Untuk tadi menyikapi atau menanggapi atau merespon lah,
07:59tadi ada kegiatan rotasi kepemimpinan di Badan Nasional Penanggulangan Bencana
08:05oleh Bapak Presiden.
08:06Nah, tentunya kami KPK itu memaknai bahwa Bapak Presiden mendukung langkah-langkah
08:14atau upaya-upaya pemberantasan korupsi yang dilakukan oleh KPK.
08:18Nah, untuk itu KPK tentunya juga akan sungguh-sungguh
08:23akan melakukan proses penegakan hukum berdasarkan kecukupan bukti,
08:30bukan mengada-ngada atau bukan mentarget tadi.
08:34Saya setir di awal, saya diklar di awal bahwa ini murni kegiatan penegakan hukum
08:38atas pengaduan masyarakat.
08:40Nah, sehingga kami mengartikan Bapak Presiden
08:44tetap mendukung upaya-upaya pemberantasan korupsi
08:47dan tentunya kita akan sambut bahwa kita akan lakukan proses penegakan hukum yang optimal,
08:54artinya profesional dan tentunya aset recovery yang menjadi outcome kita ke depan
09:01terkait peristiwa tindak pidana yang terjadi.
09:04Dan ini terkait dengan pertanyaan dari beberapa teman tadi,
09:08Mas Fadid, bahwa ini sebegitunya kerugian negaranya berapa gitu ya?
09:13Karena memang banyak beberapa proyek yang ada di lingkungan BNBP ini
09:20kalau kita, yang dikumpulkan oleh teman-teman itu di dua tahun terakhir,
09:252025 dan 2026.
09:28Walaupun 2026 ini kan belum habis ya,
09:31jadi sudah dijelaskan tahun 2026 itu sampai bulan September.
09:36Nah, tentunya karena konstruksi perkara yang digunakan saat ini,
09:40karena memang ada keterbatasan-keterbatasan saat penanganan perkara di awal,
09:46pasal 12 huruf itu terkait dengan bentungan kepentingan,
09:50tetapi tidak menutup kemungkinan dalam proses penanganan perkaranya
09:54ada beberapa pihak-pihak yang diuntungkan
09:56dalam kegiatan pengadaan yang terafiliasi tadi dengan orang-orang di lingkungan BNBP.
10:04Nah, keuntungan-keuntungan yang diperoleh tersebut
10:07dari hasil proses pengadaan barang jasa yang diduga ada konflik of interest gitu ya,
10:16dengan menunjuk-menunjuk langsung,
10:17tentunya kan ada perusahaan-perusahaan yang diuntungkan,
10:21perusahaan-perusahaan afiliasi,
10:22dan baik vendor-vendor yang memang betul-betul mengadakan barangnya gitu.
10:27Jadi kita akan telusuri dari keuntungan,
10:31baik dari pihak vendor, pihak perusahaan yang,
10:35karena ada pinjem medera ini untuk perusahaan-perusahaan tadi hanya sekedar untuk mendapatkan proyek gitu,
10:41karena ini harus ada afiliasi atau diketahui,
10:43atau persetujuan dari pihak BNBP.
10:46Nah, keuntungan-keuntungan itu juga tentunya menjadi bagian dari kerugian negara kan,
10:51walaupun kita tidak mengenakan pasal 2, pasal 3.
10:56Karena perlu teman-teman ketahui,
10:58ketika peristiwa tertangkap tangan,
11:01dan ada tersangka yang sudah ditahan,
11:04artinya argo penahanan waktu penyidikan akan terbatas.
11:09Sehingga ketika diambil langkah untuk pengenaan pasal 2, pasal 3,
11:13dikhawatirkan akan habis waktunya,
11:16karena mesti harus ada penghitungan KN kan,
11:19dari ahli kewangan negara, auditor.
11:23Nah, bayangkan dari beberapa proyek-proyek pengadaan yang itu sebenarnya tidak terlalu besar loh gitu,
11:30karena tadi ada contoh, saya contohkan alat komunikasi dalam penanganan bencana karhutla.
11:38Nah, itu kan beberapa paket itu,
11:41tapi kalau secara mekanisme audit,
11:45itu harus satu persatu akan dihitung bagaimana proses perencanaannya,
11:50bagaimana nanti mencari harga pembanding yang masuk akal,
11:54sehingga kemudian harganya itu fix,
11:56diperoleh harga yang memang tidak ada markup gitu.
12:00Nah, itu sudah diperhitungkan oleh tim,
12:03sehingga kemudian ada pengenaan pasal 12 huruf I,
12:06walaupun ini tetap nanti ujungnya kita akan maksimalkan aset recovery
12:12dari keuntungan-keuntungan yang diperoleh perusahaan.
12:15Mungkin bisa akan berkembang ke korporasi gitu,
12:19karena akan lebih maksimal untuk kita menjangkau aset-aset yang sudah diperoleh oleh korporasi tersebut.
12:26Nah, kemudian untuk tadi,