Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
SURABAYA, KOMPAS.TV - Seorang anak berkebutuhan khusus meninggal dunia, diduga menjadi korban perundungan oleh dua anak berusia 8 dan 10 tahun, di Rungkut, Surabaya, Jawa Timur.

Berdasarkan hasil penyelidikan, Polrestabes Surabaya menetapkan satu anak berusia 10 tahun sebagai tersangka, dengan status anak berhadapan dengan hukum.

Kasus perundungan yang berujung kematian korban berusia 10 tahun ini terjadi pada 12 September lalu.

Korban pertama kali ditemukan ibunya yang baru kembali dari pasar, dalam kondisi tidak sadarkan diri di teras rumah. Korban kemudian dibawa ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong.

Hasil autopsi menunjukkan adanya jeratan di leher dan cairan sabun di dalam perut korban.

Kedua bocah pelaku, termasuk yang ditetapkan sebagai tersangka, sudah dikembalikan kepada keluarga.

Baca Juga KPAI: Keluarga Anak Korban Bullying di Pemalang Belum Dapat Pendampingan Psikososial di https://www.kompas.tv/nasional/695508/kpai-keluarga-anak-korban-bullying-di-pemalang-belum-dapat-pendampingan-psikososial

#bullying #disabiitas #surabaya

_

Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya!


Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/696782/tangis-orangtua-anak-disabilitas-yang-meninggal-diduga-dibully-anak-saya-salah-apa-kompas-siang
Transkrip
00:00Saudara seorang anak berkebutuhan khusus meninggal dunia diduga jadi korban perundungan oleh dua anak berusia 8 dan 10 tahun di
00:07Rungkut, Surabaya, Jawa Timur.
00:09Berdasarkan hasil penyelidikan, Polrestabes Surabaya menetapkan satu anak berusia 10 tahun sebagai tersangkah dengan status anak berhadapan dengan hukum.
00:22Kasus perundungan yang berujung kematian korban berusia 10 tahun terjadi pada 12 September.
00:27Korban pertama kali ditemukan ibunya yang baru kembali dari pasar dalam kondisi tidak sadarkan diri di teras rumah.
00:35Korban kemudian dibawa ke rumah sakit namun nyawanya tidak tertolong.
00:39Dari hasil otopsi menunjukkan adanya jeratan di leher dan cairan sabun di dalam perut korban.
00:45Kedua bocah pelaku termasuk yang ditetapkan sebagai tersangka sudah dikembalikan kepada keluarga.
00:55Sabtu tanggal 12 September, anak saya sedang di teras rumah, tiap harinya di atas kursi roda.
01:04Saya sedang tidur, habis minum obat ibu Proven, tertidur.
01:10Anak saya, istri saya pulang dari pasar jam 9.20.
01:16Teriak-teriak, bi anaknya sudah biru, anaknya sudah biru.
01:21Saya remuk hati saya, mas, nangis.
01:24Nangis hati saya, lihat mereka itu lewat di depan mata saya itu nangis.
01:30Anak saya salah apa?
01:31Sampai jumpa.
01:32Sampai jumpa.
01:33Sampai jumpa.
01:33Sampai jumpa.
01:33Sampai jumpa.

Dianjurkan