Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Eksekusi rumah dinas milik PT Kereta Api Indonesia di Medan, Sumatera Utara, berujung ricuh. Penghuni rumah berupaya menghalangi petugas saat hendak mengosongkan bangunan tersebut.

Tak terima rumahnya akan dieksekusi, seorang pria adu mulut dengan petugas gabungan.

Suasana makin panas hingga terjadi aksi saling dorong di depan pagar rumah, Jalan Kemuning, Kota Medan, Sumatera Utara.

Emosi... pria tersebut bahkan menyiram bensin di rumah yang akan dikosongkan hingga menyalakan obor.

Ketegangan kembali memuncak saat penghuni rumah berdiri tepat di depan pintu rumah sambil memegang senjata tajam.

Petugas langsung mengamankan pria tersebut beserta senjata tajam dari tangannya.

Sebelum eksekusi dilakukan, PT KAI mengaku telah melayangkan surat peringatan pengosongan rumah.

Menurut pihak PT KAI, rumah tersebut awalnya merupakan fasilitas rumah dinas yang ditempati salah satu pegawai.

Namun, setelah pegawai tersebut memasuki masa pensiun, rumah dinas masih ditempati.

#PTKAI #rumahdinas #medan

Baca Juga Meutya Hafid Bantah Komdigi Batasi Konten Karhutla di Medsos di https://www.kompas.tv/nasional/697267/meutya-hafid-bantah-komdigi-batasi-konten-karhutla-di-medsos



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/697269/detik-detik-eksekusi-rumah-dinas-pt-kai-di-medan-berujung-ricuh-berita-utama
Transkrip
00:01Informasi pertama, di berita utama, hari ini saudara eksekusi rumah dinas milik PT Kereta Api Indonesia di Medan Sumatera Utara
00:08berujung ricuh.
00:09Penghuni rumah berupaya menghalangi petugas saat hendak mengosongkan bangunan tersebut.
00:18Tak terima rumahnya akan dieksekusi, seorang pria adu mulut dengan petugas gabungan.
00:29Suasana makin panas hingga terjadi aksi saling dorong di depan pagar rumah jalan kemuning Kota Medan Sumatera Utara.
00:35Emosi, pria tersebut bahkan menyerem bensin di rumah yang akan dikosongkan hingga menyalakan obor.
00:44Ketegangan kembali memuncak saat penghuni rumah berdiri tepat di depan pintu rumah sambil memegang senjata tajam.
00:50Petugas langsung mengamankan pria tersebut beserta senjata tajam dari tangannya.
00:55Sebelum eksekusi dilakukan, PT KI mengaku telah melayangkan surat peringatan pengosongan rumah.
01:01Atas dasar aset yang ditetikkan ini adalah milik dari PT Kereta Api.
01:09Terbukti di dinding bangunan ada terdapat satu plakat bahwa bangunan ini didirikan pada tahun 1954.
01:17Dan penertiban dilakukan dengan aturan yang sudah sesuai dengan standar operasionalnya PT Kereta Api,
01:25yaitu melakukan sosialisasi, melakukan surat peringatan 1, 2, dan 3.
01:32Menurut pihak PT KI, rumah tersebut awalnya merupakan fasilitas rumah dinas yang ditempati salah satu pegawai.
01:38Namun setelah pegawai tersebut memasuki masa pensiun, rumah dinas masih ditempati.
01:43Dedi Julkifli Tarigan, Kompas TV Medan, Sumatera Utara

Dianjurkan