Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 5 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPASTV Presiden ke-7 RI Joko Widodo tampil bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di tengah desakan agar Gibran mundur.

Belum lagi pernyataan Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto yang menyebut Gibran sebagai beban Presiden Prabowo Subianto.

Direktur Eksekutif Lingkar Madani Ray Rangkuti menilai, kehadiran Jokowi di samping Gibran menjadi simbol dukungan ayah kepada putranya yang tengah menghadapi tekanan politik.

"Pak Jokowi mau mengatakan Gibran itu adalah saya, saya adalah Gibran," ujar Ray di Kompas Petang, Minggu (25/10/2026). .

Namun, Ketua Umum All Cipayung Nusantara David Pajung menyebut keduanya hadir dalam acara pernikahan putri Andi Aswan. Menurut David, publik wajar menafsirkan kemunculan tersebut secara politik, tetapi ia menegaskan Gibran memiliki basis dukungan sendiri.

"Sebagai ayah menolong anaknya atau mem-backup anaknya itu manusiawi banget," kata David.

David juga menilai pernyataan PDIP yang menyebut Gibran sebagai beban Prabowo merupakan manuver untuk memecah kekuatan politik Prabowo, Jokowi, dan Gibran.

Produser: Yuilyana

Thumbnail Editor: Aqshal

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/697912/jokowi-gibran-tampil-bersama-ada-pesan-politik-ini-kata-pengamat
Transkrip
00:00Selamat sore, sore Bung Rai
00:01Saya ke Bung Rai dulu ya Bung Rai, Pak Jokowi ini kan serba semiotika ya kalau kita bahas soal Pak
00:05Jokowi
00:06Nah kalau dia hadir bersama dengan Gibran di tengah-tengah desakan mundur, di tengah dia disebut sebagai beban
00:11Pak Presiden, ada maknanya enggak?
00:15Maknanya adalah bahwa Gibran itu nggak bisa membesarkan dirinya sendiri
00:19Dan kebesarannya itu harus ditopang oleh orang tuanya dalam hal ini Pak Jokowi
00:24Nah ini Pak Jokowi lagi nopang Mas Gibran berarti?
00:27Betul, ketika Pak Sudara Gibran berhadapan dengan berbagai tuntutan untuk mundur
00:33Dan saya menuntut supaya dimajukan ke angket
00:37Maka ditunjukkanlah bahwa Pak Jokowi berada di sampingnya
00:41Jadi bukan hanya di belakangnya, tapi di sampingnya
00:43Itu artinya Pak Jokowi mengatakan Gibran itu adalah saya, saya adalah Gibran
00:48Itulah kira-kira tuh yang mau disampaikan oleh Pak Jokowi
00:51Nah kalau gitu tapi maknanya apa?
00:54Nggak bisa menangkis
00:54Nah maknanya emang pengaruhnya apa kalau Pak Jokowi mau menunjukkan itu ke publik sebenarnya?
01:00Ya kan kesukaan publik kan kepada Pak Jokowi, bukan kepada Gibran
01:05Jadi kalau misalnya Pak Jokowi terus berhadap berdampingan dengan Gibran
01:10Ya publiknya mungkin diharapkan akan membaca bahwa
01:13Ya Pak Jokowi itu tetap bersama dengan Gibran
01:16Dan dengan sendirinya
01:17Mereka yang mempersoalkan dan seterusnya-seterusnya lah ya
01:21Atau yang ragu-ragu ya atau yang mulai runtuh ya kepercayaannya tetap kuat
01:27Kalau dari Bang David gimana? Apakah ini memang adalah sikap Pak Jokowi mau membackingi
01:33Dan tanah kutip Gibran
01:34Meyakinkan pendukung-pendukungnya?
01:37Ya jadi gini kan kemarin itu sebenarnya acara itu saya juga hadir
01:41Acara Andi Aswan menikahkan putrinya
01:44Dan kebetulan Pak Jokowi Mas Gibran diundang dan hadir ya
01:48Nah ya tapi ya itu kita serahkan sepenuhnya juga
01:52Misalnya Bung Rewa atau publik
01:54Menterjemahkan, menginterpretasi itu secara politik
01:57Wajar-wajar dan biasa-biasa saja itu
01:59Tetapi yang mau dikatakan bahwa
02:02Gibran kan adalah tetap adalah seorang Gibran sebagai wakil presiden
02:06Bahwa dalam relasi biologis
02:08Pak Jokowi itu adalah ayah Mas Gibran
02:12Ya itu nggak bisa dipungkiri ya itu real
02:15Kalaupun banyak masukan sebagai mantan presiden
02:19Kepada Mas Gibran dari Pak Jokowi sebagai ayahnya
02:23Kepada anaknya sebagai wakil pres hari ini
02:25Memberi masukan dan langkah-langkah politik
02:27Itu juga wajar-wajar saja ya
02:29Bahkan dari mantan presiden yang sebelumnya
02:32Kepada presiden yang menjabat itu juga wajar-wajar saja
02:35Untuk saling memberi masukan
02:37Tetapi soal konteks misalnya
02:40Katakanlah kegaduhan-kegaduhan yang ada hari ini
02:43Rasa-rasanya Pak Prabowo juga nggak terganggu sama sekali
02:46Termasuk partai-partai koalisi juga
02:49Nggak terganggu sama sekali dengan situasi itu
02:52Karena mereka menyadari penuh
02:53Pak Prabowo menyadari full
02:55Mas Gibran menyadari full
02:57Dan partai koalisi menyadari sepenuhnya
02:58Bahwa nggak ada satupun pintu masuk
03:01Kalau tujuannya untuk melengsarkan wapres
03:06Bahkan dari kata Mas Hasto
03:08Sekian PDI untuk mundur
03:11Rasa-rasanya nggak ada argumen
03:12Dan nggak ada reasoning
03:13Alasan yang kuat untuk meminta
03:15Seorang wapres yang saat itu mundur
03:17Karena secara justru sih
03:19Nggak ada pintu masuk
03:20Dan hukum nggak ada pintu masuk
03:21Berdasarkan laturan
03:22Tapi Bang David
03:24Sorry
03:24Kalau misalnya ada pandangan juga
03:26Bahwa Mas Gibran nggak bisa nih
03:28Menghadapi semua desakan ini sendiri
03:30Memang harus dibantu Pak Jokowi
03:31Anda secara lewat
03:32Mengamin itu juga nggak?
03:34Gini
03:35Yang ada di belakang Mas Gibran itu adalah
03:3990 juta lebih masyarakat Indonesia
03:42Atau 58 persen ya
03:44Para pemilih di 2024 kemarin
03:48Jadi itu kekuatan beliau
03:49Belum lagi topangan-topangan dari para jensi
03:54Yang memang belum punya usia pilih
03:56Pada tahun 2024
03:57Tapi yang sangat merindukan sosok seorang pemuda
04:00Untuk memimpin bangsa ini
04:02Itu juga jensi yang belum punya hak suara
04:04Dua tahun kemarin
04:05Katakanlah yang sudah punya hak suara
04:07Mungkin tahun 2026, 2027, sampai 2029
04:10Itu ada
04:11Memberikan support moral
04:12Sebagai sesama milenial
04:15Sebagai sesama pemuda
04:16Kepada Mas Gibran
04:17Jadi itu kekuatan Mas Gibran per hari ini
04:19Berarti Pak Jokowi muncul bareng
04:20Ini nggak ada kaitannya sama sekali?
04:23Kata saya kan itu kegiatan sosial ya
04:26Pernikahan kemarin
04:26Bahwa kalau itu diterjemahkan publik
04:29Bung Rey dan semua orang-orang
04:30Ya itu wajar-wajar aja
04:31Kalau dianggap Pak Jokowi
04:34Membackup dan itu manusiawi kan
04:36Sebagai ayah menolong anaknya
04:37Atau membackup anaknya
04:38Itu manusiawi banget
04:40Sebenarnya nggak ada yang salah di situ Mbak
04:43Oke
04:43Tapi kalau Bung Rey sebenarnya
04:45Ini kan PDIP
04:46Pertama ada kadernya yang menurunkan foto dari Mas Gibran
04:49Kemudian juga sekarang menyentil bilang
04:51Ini adalah bebannya Presiden
04:52Mundur aja dan lain-lain
04:54Sebenarnya Anda melihat ini memang
04:55Sebuah bentuk menyuarakan kegelisahan dari akar rumput
04:59Atau ada motif lain sih
05:00Misalnya masih ada masalah-masalah lu yang sekarang diungkit lagi
05:05Perlu kita uji dulu pernyataan Bung David ya
05:0858% itu
05:10Itu mungkin disumpai aja dulu Bung David ya
05:12Yang 58% adalah 90 juta itu
05:15Jangan terus dibawa-bawa ya
05:16Karena itu bukan angka statis
05:18Itu bisa naik bisa turun dan seterusnya gitu
05:21Yang faktual sekarang itu kan tingkat kepuasan kepada Pak Prabowo itu cuma 44%
05:26Dan sebagian dari pemilih Pak Prabowo juga sekarang menyatakan tidak puas
05:30Kepada pemerintahan Pak Prabowo gitu
05:32Jadi terus menerus menyebut angka 58 ya
05:36Lalu 90 juta itu
05:38Sebetulnya nggak menunjukkan angka hari ini gitu loh Pak
05:41Berarti udah nggak relevan Bung Rey
05:42Sumpai aja dulu Bung David
05:44Benar nggak bahwa
05:45Masyarakat kita ini masih mendukung 58% dan seterusnya itu gitu
05:49Itu yang pertama
05:50Yang kedua
05:51Nah yang perlu mungkin kita lihat dari reaksi PDI Perjuangan ini
05:54Artinya PDI Perjuangan mulai keluar nih
05:58Dari bayang-bayang rasa khawatir
06:00Seperti yang mereka lakukan pada Pilpres 2024 yang lalu
06:04Ah iya
06:062024 yang lalu itu kan mereka agak khawatir dan agak menahan diri
06:10Kalau misalnya langsung berhadapan dengan PDI Perjuangan
06:12Tapi hari ini dengan mereka mulai ya
06:15Menyatakan baiknya
06:16Sudara Gibran 7 mundur
06:18Sebagai wakil presiden
06:19Karena berbagai desakan
06:21Publik gitu
06:22Itu artinya mereka mulai
06:24Mereka lebih terbuka lagi
06:25Untuk memperlihatkan hubungan
06:28Antara PDI Perjuangan dengan
06:30Gibran
06:31Yang kedua adalah
06:32Mereka juga mulai ya
06:34Menarik simpati dari mereka
06:36Yang mulai banyak mempersoalkan
06:38Ya kehadiri apa namanya itu ya
06:42Keputusan makamah konstitusi
06:43Terkait dengan tidak adanya
06:45Ijazah Sudara Gibran
06:46Karena kalau kita lihat sekarang ini
06:49Mulai makin banyak ya
06:50Kelompok-kelompok masyarakat yang menyuarakan
06:52Sudara Gibran supaya
06:54Mundur ya
06:56Entah itu yang dari 150
06:57Guru besar ya
06:59Kemarin misalnya kita
07:00Baca dari
07:01Katanya
07:02Warga Melayu di Sumatera
07:05Utara ya
07:05Dan boleh jadi
07:07Kedepan-kedepannya akan lebih banyak lagi
07:08Tuntutan-tuntutan itu
07:10Terjadi gitu
07:11Nah artinya PDI Perjuangan mulai
07:13Mencari apa namanya itu ya
07:15Kedekatan
07:17Dengan mereka-mereka yang sekarang
07:19Mulai menyuarakan dengan keras
07:20Ya supaya Sudara
07:22Gibran dibundur
07:23Sebagai wakil presiden
07:24Nah yang ketiga adalah
07:26Dengan cara begini juga
07:28Menurut saya
07:29Pada tingkat tertentu
07:30Mereka sedang
07:31Mengingatkan presiden
07:33Alias
07:33Memperlihatkan
07:35Hubungan mereka yang lebih terbuka juga
07:37Dengan presiden
07:39Bahwa hubungan dengan presiden itu
07:41Tidak terganggu
07:42Sekalipun mereka
07:43Memiliki
07:44Hubungan yang tidak harmonis
07:46Dengan wakil presiden
07:47Oke
07:48Dan saya kira
07:49Jadi membaca
07:50Apa yang terjadi pada
07:52Pada realitas masyarakat kita sekarang ini
07:54Yang masih melihat
07:56Bahwa masalah
07:57Sudara Gibran ini
07:58Semata-mata masalah Gibran
07:59Dan belum berhubungan dengan
08:01Presiden
08:02Dan oleh
08:03Tapi betul
08:04Apa yang kemudian disampaikan oleh
08:05PDI Perjuangan
08:06Tidak menutup kemungkinan
08:08Kalau ini berlanjut
08:10Terus berlarut-larut
08:11Ya
08:12Permintaan publik yang mungkin
08:14Makin membesar
08:15Supaya Gibran itu mundur
08:16Dan tidak ada reaksi presiden
08:18Boleh jadi memang
08:19Presiden
08:20Ya
08:21Dikait-kait-kaitkan
08:22Dengan masalah ini
08:23Saya kira
08:24Itu yang mau diungkapkan oleh
08:25PDI Perjuangan
08:26Oke
08:26Kalau dari Bang David
08:28Sebenarnya dari teman-teman relawan
08:29Apakah melihat
08:30Ada motif lain juga
08:31Di balik sebenarnya
08:31Dari berbagai sindiran dari PDIP
08:36Jadi kalau
08:38Partai misalnya
08:40PDIP
08:41PKS
08:41Artinya partai-partai
08:43Yang di luar koalisi
08:44Ya kita sangat memaklumi
08:46Memaklumi
08:46Kalau misalnya
08:47Dengan segala macam cara
08:49Memberikan stigma
08:50Atau
08:51Penilaian-penilaian negatif
08:53Bahkan
08:54Ada kecenderungan
08:55Yang kita tangkap
08:56Secara politik nih Mbak
08:57Sebagai pendukung
08:58Prabowo-Gibran
08:59Ada kecendungan
09:00Dari partai-partai
09:01Yang akan menjadi kompetitor
09:02Pak Prabowo
09:03Bahkan menjadi kompetitor
09:04Prabowo di 2024
09:05Lalu
09:06Sampai
09:062029
09:07Kemungkinannya juga
09:08Akan terjadi
09:08Mereka akan berusaha
09:09Untuk memecah
09:10Kekuatan koalisi
09:12Antara Prabowo-Jokowi
09:13Bersama Gibran
09:14Nah
09:14Sehingga
09:15Tadi
09:15Kalau Hasto
09:17Mengatakan
09:17Sebagai sekjen PDI
09:18Bahwa ini menjadi beban
09:19Bagi Pak
09:20Pak Prabowo
09:21Sebenarnya itu
09:22Mau
09:22Istilahnya politik
09:23Belabambu
09:24Satu diinjak
09:25Satu dipluk
09:25Seolah-olah memeluk
09:27Pak Prabowo
09:27Seolah-olah memberi support
09:28Kepada Pak Prabowo
09:29Padahal
09:30Sebenarnya ada motif politik
09:31Di belakang layar
09:32Di balik itu
09:33Untuk bagaimana
09:33Memecah kekuatan
09:34Prabowo-Gibran
09:35Atau Prabowo-Jokowi
09:36Di situ
09:37Nah
09:37Karena apa
09:38Sering saya katakan bahwa
09:39Kalau secara elektoral
09:40Proyeksi 2029
09:42Kalau ini masih satu
09:44Kekuatan Prabowo
09:45Dan Gibran
09:46Atau Prabowo-Jokowi
09:47Ini masih nyatu
09:47Maka sangat berat
09:48Untuk mengalahkan mereka
09:50Dalam elektoral
09:502029
09:51Sehingga
09:52Sejak
09:53Sedini mungkin
09:54Per hari ini
09:55Itu sudah mulai
09:56Diciptakan
09:57Bagaimana caranya
09:57Untuk memecah
09:58Kuali situ
09:59Nah
09:59Statement dari
10:00Sekjen PDIP
10:01Itu arahnya ke sana
10:02Muaranya ke sana
10:03Sebenarnya
10:03Tetapi kan
10:04Sampai detik ini
10:05Tidak ditanggapin
10:06Secara serius oleh
10:07Pak Prabowo
10:08Maupun oleh Mas Gibran
10:09Semuanya jalan aja
10:10Fokus pada
10:11Fokus pada
10:11Pekerjaan
10:12Pekerjaan
10:13Proyek-proyek
10:13Pemerintah
10:14Untuk kebaikan
10:14Bangsa dan
10:15Negara ini
10:16Nah
10:16Yang satu
10:17Titipan saya
10:18Mbak
10:18Sebenarnya kan
10:19Dalam konteks
10:19Hari ini
10:20Kita ingin
10:20Mengingatkan
10:22Bangsa ini
10:23Bahwa
10:23Kita punya pengalaman
10:25Pahit dari beberapa
10:26Presiden yang dulu
10:27Apa itu
10:28Bang di tengah jalan
10:28Katakanlah misalnya
10:30Bung Karno
10:30Selesai tidak normal
10:31Pak Harto
10:32Selesai tidak normal
10:33Gus Dur
10:35Habibi
10:36Tidak selesai
10:37Tidak utuh
10:38Semua priorisasinya
10:39Nah bangsa ini
10:39Mau mengatakan
10:40Bahwa
10:41Melalui
10:41Amandemen
10:42Konstitusi yang sudah
10:43Empat kali itu
10:45Diperkuat
10:45Bahwa
10:46Sedapat mungkin
10:47Presiden-wakil presiden
10:48Itu utuh
10:49Lima tahun
10:50Menjalankan
10:50Pemerintahnya
10:51Makanya
10:51Dalam pasal
10:52Tujuh UD 45
10:52Itu dibuat
10:54Sangat berat
10:55Proses pemaksulan
10:56Sangat berat
10:57Tahapan-tahapannya
10:58Maupun landasan-landasan
11:00Hukum dan konstitusinya
11:01Untuk bisa menjatuhkan
11:02Presiden atau
11:02Wakil presiden
11:03Nah itu maksud
11:04Baiknya dari
11:05Konstitusi pasal
11:05Tujuh itu ya
11:06Jadi
11:07Dengan harapan
11:08Bahwa setiap
11:09Pemerintahan itu
11:10Lima tahun utuh
11:10Untuk membangun
11:11Bangsa ini
11:11Jangan
11:12Energi kita
11:13Habis di tengah jalan
11:14Untuk
11:16Berkonflik politik
11:17Mak

Dianjurkan