00:00Selamat sore, sore Bung Rai
00:01Saya ke Bung Rai dulu ya Bung Rai, Pak Jokowi ini kan serba semiotika ya kalau kita bahas soal Pak
00:05Jokowi
00:06Nah kalau dia hadir bersama dengan Gibran di tengah-tengah desakan mundur, di tengah dia disebut sebagai beban
00:11Pak Presiden, ada maknanya enggak?
00:15Maknanya adalah bahwa Gibran itu nggak bisa membesarkan dirinya sendiri
00:19Dan kebesarannya itu harus ditopang oleh orang tuanya dalam hal ini Pak Jokowi
00:24Nah ini Pak Jokowi lagi nopang Mas Gibran berarti?
00:27Betul, ketika Pak Sudara Gibran berhadapan dengan berbagai tuntutan untuk mundur
00:33Dan saya menuntut supaya dimajukan ke angket
00:37Maka ditunjukkanlah bahwa Pak Jokowi berada di sampingnya
00:41Jadi bukan hanya di belakangnya, tapi di sampingnya
00:43Itu artinya Pak Jokowi mengatakan Gibran itu adalah saya, saya adalah Gibran
00:48Itulah kira-kira tuh yang mau disampaikan oleh Pak Jokowi
00:51Nah kalau gitu tapi maknanya apa?
00:54Nggak bisa menangkis
00:54Nah maknanya emang pengaruhnya apa kalau Pak Jokowi mau menunjukkan itu ke publik sebenarnya?
01:00Ya kan kesukaan publik kan kepada Pak Jokowi, bukan kepada Gibran
01:05Jadi kalau misalnya Pak Jokowi terus berhadap berdampingan dengan Gibran
01:10Ya publiknya mungkin diharapkan akan membaca bahwa
01:13Ya Pak Jokowi itu tetap bersama dengan Gibran
01:16Dan dengan sendirinya
01:17Mereka yang mempersoalkan dan seterusnya-seterusnya lah ya
01:21Atau yang ragu-ragu ya atau yang mulai runtuh ya kepercayaannya tetap kuat
01:27Kalau dari Bang David gimana? Apakah ini memang adalah sikap Pak Jokowi mau membackingi
01:33Dan tanah kutip Gibran
01:34Meyakinkan pendukung-pendukungnya?
01:37Ya jadi gini kan kemarin itu sebenarnya acara itu saya juga hadir
01:41Acara Andi Aswan menikahkan putrinya
01:44Dan kebetulan Pak Jokowi Mas Gibran diundang dan hadir ya
01:48Nah ya tapi ya itu kita serahkan sepenuhnya juga
01:52Misalnya Bung Rewa atau publik
01:54Menterjemahkan, menginterpretasi itu secara politik
01:57Wajar-wajar dan biasa-biasa saja itu
01:59Tetapi yang mau dikatakan bahwa
02:02Gibran kan adalah tetap adalah seorang Gibran sebagai wakil presiden
02:06Bahwa dalam relasi biologis
02:08Pak Jokowi itu adalah ayah Mas Gibran
02:12Ya itu nggak bisa dipungkiri ya itu real
02:15Kalaupun banyak masukan sebagai mantan presiden
02:19Kepada Mas Gibran dari Pak Jokowi sebagai ayahnya
02:23Kepada anaknya sebagai wakil pres hari ini
02:25Memberi masukan dan langkah-langkah politik
02:27Itu juga wajar-wajar saja ya
02:29Bahkan dari mantan presiden yang sebelumnya
02:32Kepada presiden yang menjabat itu juga wajar-wajar saja
02:35Untuk saling memberi masukan
02:37Tetapi soal konteks misalnya
02:40Katakanlah kegaduhan-kegaduhan yang ada hari ini
02:43Rasa-rasanya Pak Prabowo juga nggak terganggu sama sekali
02:46Termasuk partai-partai koalisi juga
02:49Nggak terganggu sama sekali dengan situasi itu
02:52Karena mereka menyadari penuh
02:53Pak Prabowo menyadari full
02:55Mas Gibran menyadari full
02:57Dan partai koalisi menyadari sepenuhnya
02:58Bahwa nggak ada satupun pintu masuk
03:01Kalau tujuannya untuk melengsarkan wapres
03:06Bahkan dari kata Mas Hasto
03:08Sekian PDI untuk mundur
03:11Rasa-rasanya nggak ada argumen
03:12Dan nggak ada reasoning
03:13Alasan yang kuat untuk meminta
03:15Seorang wapres yang saat itu mundur
03:17Karena secara justru sih
03:19Nggak ada pintu masuk
03:20Dan hukum nggak ada pintu masuk
03:21Berdasarkan laturan
03:22Tapi Bang David
03:24Sorry
03:24Kalau misalnya ada pandangan juga
03:26Bahwa Mas Gibran nggak bisa nih
03:28Menghadapi semua desakan ini sendiri
03:30Memang harus dibantu Pak Jokowi
03:31Anda secara lewat
03:32Mengamin itu juga nggak?
03:34Gini
03:35Yang ada di belakang Mas Gibran itu adalah
03:3990 juta lebih masyarakat Indonesia
03:42Atau 58 persen ya
03:44Para pemilih di 2024 kemarin
03:48Jadi itu kekuatan beliau
03:49Belum lagi topangan-topangan dari para jensi
03:54Yang memang belum punya usia pilih
03:56Pada tahun 2024
03:57Tapi yang sangat merindukan sosok seorang pemuda
04:00Untuk memimpin bangsa ini
04:02Itu juga jensi yang belum punya hak suara
04:04Dua tahun kemarin
04:05Katakanlah yang sudah punya hak suara
04:07Mungkin tahun 2026, 2027, sampai 2029
04:10Itu ada
04:11Memberikan support moral
04:12Sebagai sesama milenial
04:15Sebagai sesama pemuda
04:16Kepada Mas Gibran
04:17Jadi itu kekuatan Mas Gibran per hari ini
04:19Berarti Pak Jokowi muncul bareng
04:20Ini nggak ada kaitannya sama sekali?
04:23Kata saya kan itu kegiatan sosial ya
04:26Pernikahan kemarin
04:26Bahwa kalau itu diterjemahkan publik
04:29Bung Rey dan semua orang-orang
04:30Ya itu wajar-wajar aja
04:31Kalau dianggap Pak Jokowi
04:34Membackup dan itu manusiawi kan
04:36Sebagai ayah menolong anaknya
04:37Atau membackup anaknya
04:38Itu manusiawi banget
04:40Sebenarnya nggak ada yang salah di situ Mbak
04:43Oke
04:43Tapi kalau Bung Rey sebenarnya
04:45Ini kan PDIP
04:46Pertama ada kadernya yang menurunkan foto dari Mas Gibran
04:49Kemudian juga sekarang menyentil bilang
04:51Ini adalah bebannya Presiden
04:52Mundur aja dan lain-lain
04:54Sebenarnya Anda melihat ini memang
04:55Sebuah bentuk menyuarakan kegelisahan dari akar rumput
04:59Atau ada motif lain sih
05:00Misalnya masih ada masalah-masalah lu yang sekarang diungkit lagi
05:05Perlu kita uji dulu pernyataan Bung David ya
05:0858% itu
05:10Itu mungkin disumpai aja dulu Bung David ya
05:12Yang 58% adalah 90 juta itu
05:15Jangan terus dibawa-bawa ya
05:16Karena itu bukan angka statis
05:18Itu bisa naik bisa turun dan seterusnya gitu
05:21Yang faktual sekarang itu kan tingkat kepuasan kepada Pak Prabowo itu cuma 44%
05:26Dan sebagian dari pemilih Pak Prabowo juga sekarang menyatakan tidak puas
05:30Kepada pemerintahan Pak Prabowo gitu
05:32Jadi terus menerus menyebut angka 58 ya
05:36Lalu 90 juta itu
05:38Sebetulnya nggak menunjukkan angka hari ini gitu loh Pak
05:41Berarti udah nggak relevan Bung Rey
05:42Sumpai aja dulu Bung David
05:44Benar nggak bahwa
05:45Masyarakat kita ini masih mendukung 58% dan seterusnya itu gitu
05:49Itu yang pertama
05:50Yang kedua
05:51Nah yang perlu mungkin kita lihat dari reaksi PDI Perjuangan ini
05:54Artinya PDI Perjuangan mulai keluar nih
05:58Dari bayang-bayang rasa khawatir
06:00Seperti yang mereka lakukan pada Pilpres 2024 yang lalu
06:04Ah iya
06:062024 yang lalu itu kan mereka agak khawatir dan agak menahan diri
06:10Kalau misalnya langsung berhadapan dengan PDI Perjuangan
06:12Tapi hari ini dengan mereka mulai ya
06:15Menyatakan baiknya
06:16Sudara Gibran 7 mundur
06:18Sebagai wakil presiden
06:19Karena berbagai desakan
06:21Publik gitu
06:22Itu artinya mereka mulai
06:24Mereka lebih terbuka lagi
06:25Untuk memperlihatkan hubungan
06:28Antara PDI Perjuangan dengan
06:30Gibran
06:31Yang kedua adalah
06:32Mereka juga mulai ya
06:34Menarik simpati dari mereka
06:36Yang mulai banyak mempersoalkan
06:38Ya kehadiri apa namanya itu ya
06:42Keputusan makamah konstitusi
06:43Terkait dengan tidak adanya
06:45Ijazah Sudara Gibran
06:46Karena kalau kita lihat sekarang ini
06:49Mulai makin banyak ya
06:50Kelompok-kelompok masyarakat yang menyuarakan
06:52Sudara Gibran supaya
06:54Mundur ya
06:56Entah itu yang dari 150
06:57Guru besar ya
06:59Kemarin misalnya kita
07:00Baca dari
07:01Katanya
07:02Warga Melayu di Sumatera
07:05Utara ya
07:05Dan boleh jadi
07:07Kedepan-kedepannya akan lebih banyak lagi
07:08Tuntutan-tuntutan itu
07:10Terjadi gitu
07:11Nah artinya PDI Perjuangan mulai
07:13Mencari apa namanya itu ya
07:15Kedekatan
07:17Dengan mereka-mereka yang sekarang
07:19Mulai menyuarakan dengan keras
07:20Ya supaya Sudara
07:22Gibran dibundur
07:23Sebagai wakil presiden
07:24Nah yang ketiga adalah
07:26Dengan cara begini juga
07:28Menurut saya
07:29Pada tingkat tertentu
07:30Mereka sedang
07:31Mengingatkan presiden
07:33Alias
07:33Memperlihatkan
07:35Hubungan mereka yang lebih terbuka juga
07:37Dengan presiden
07:39Bahwa hubungan dengan presiden itu
07:41Tidak terganggu
07:42Sekalipun mereka
07:43Memiliki
07:44Hubungan yang tidak harmonis
07:46Dengan wakil presiden
07:47Oke
07:48Dan saya kira
07:49Jadi membaca
07:50Apa yang terjadi pada
07:52Pada realitas masyarakat kita sekarang ini
07:54Yang masih melihat
07:56Bahwa masalah
07:57Sudara Gibran ini
07:58Semata-mata masalah Gibran
07:59Dan belum berhubungan dengan
08:01Presiden
08:02Dan oleh
08:03Tapi betul
08:04Apa yang kemudian disampaikan oleh
08:05PDI Perjuangan
08:06Tidak menutup kemungkinan
08:08Kalau ini berlanjut
08:10Terus berlarut-larut
08:11Ya
08:12Permintaan publik yang mungkin
08:14Makin membesar
08:15Supaya Gibran itu mundur
08:16Dan tidak ada reaksi presiden
08:18Boleh jadi memang
08:19Presiden
08:20Ya
08:21Dikait-kait-kaitkan
08:22Dengan masalah ini
08:23Saya kira
08:24Itu yang mau diungkapkan oleh
08:25PDI Perjuangan
08:26Oke
08:26Kalau dari Bang David
08:28Sebenarnya dari teman-teman relawan
08:29Apakah melihat
08:30Ada motif lain juga
08:31Di balik sebenarnya
08:31Dari berbagai sindiran dari PDIP
08:36Jadi kalau
08:38Partai misalnya
08:40PDIP
08:41PKS
08:41Artinya partai-partai
08:43Yang di luar koalisi
08:44Ya kita sangat memaklumi
08:46Memaklumi
08:46Kalau misalnya
08:47Dengan segala macam cara
08:49Memberikan stigma
08:50Atau
08:51Penilaian-penilaian negatif
08:53Bahkan
08:54Ada kecenderungan
08:55Yang kita tangkap
08:56Secara politik nih Mbak
08:57Sebagai pendukung
08:58Prabowo-Gibran
08:59Ada kecendungan
09:00Dari partai-partai
09:01Yang akan menjadi kompetitor
09:02Pak Prabowo
09:03Bahkan menjadi kompetitor
09:04Prabowo di 2024
09:05Lalu
09:06Sampai
09:062029
09:07Kemungkinannya juga
09:08Akan terjadi
09:08Mereka akan berusaha
09:09Untuk memecah
09:10Kekuatan koalisi
09:12Antara Prabowo-Jokowi
09:13Bersama Gibran
09:14Nah
09:14Sehingga
09:15Tadi
09:15Kalau Hasto
09:17Mengatakan
09:17Sebagai sekjen PDI
09:18Bahwa ini menjadi beban
09:19Bagi Pak
09:20Pak Prabowo
09:21Sebenarnya itu
09:22Mau
09:22Istilahnya politik
09:23Belabambu
09:24Satu diinjak
09:25Satu dipluk
09:25Seolah-olah memeluk
09:27Pak Prabowo
09:27Seolah-olah memberi support
09:28Kepada Pak Prabowo
09:29Padahal
09:30Sebenarnya ada motif politik
09:31Di belakang layar
09:32Di balik itu
09:33Untuk bagaimana
09:33Memecah kekuatan
09:34Prabowo-Gibran
09:35Atau Prabowo-Jokowi
09:36Di situ
09:37Nah
09:37Karena apa
09:38Sering saya katakan bahwa
09:39Kalau secara elektoral
09:40Proyeksi 2029
09:42Kalau ini masih satu
09:44Kekuatan Prabowo
09:45Dan Gibran
09:46Atau Prabowo-Jokowi
09:47Ini masih nyatu
09:47Maka sangat berat
09:48Untuk mengalahkan mereka
09:50Dalam elektoral
09:502029
09:51Sehingga
09:52Sejak
09:53Sedini mungkin
09:54Per hari ini
09:55Itu sudah mulai
09:56Diciptakan
09:57Bagaimana caranya
09:57Untuk memecah
09:58Kuali situ
09:59Nah
09:59Statement dari
10:00Sekjen PDIP
10:01Itu arahnya ke sana
10:02Muaranya ke sana
10:03Sebenarnya
10:03Tetapi kan
10:04Sampai detik ini
10:05Tidak ditanggapin
10:06Secara serius oleh
10:07Pak Prabowo
10:08Maupun oleh Mas Gibran
10:09Semuanya jalan aja
10:10Fokus pada
10:11Fokus pada
10:11Pekerjaan
10:12Pekerjaan
10:13Proyek-proyek
10:13Pemerintah
10:14Untuk kebaikan
10:14Bangsa dan
10:15Negara ini
10:16Nah
10:16Yang satu
10:17Titipan saya
10:18Mbak
10:18Sebenarnya kan
10:19Dalam konteks
10:19Hari ini
10:20Kita ingin
10:20Mengingatkan
10:22Bangsa ini
10:23Bahwa
10:23Kita punya pengalaman
10:25Pahit dari beberapa
10:26Presiden yang dulu
10:27Apa itu
10:28Bang di tengah jalan
10:28Katakanlah misalnya
10:30Bung Karno
10:30Selesai tidak normal
10:31Pak Harto
10:32Selesai tidak normal
10:33Gus Dur
10:35Habibi
10:36Tidak selesai
10:37Tidak utuh
10:38Semua priorisasinya
10:39Nah bangsa ini
10:39Mau mengatakan
10:40Bahwa
10:41Melalui
10:41Amandemen
10:42Konstitusi yang sudah
10:43Empat kali itu
10:45Diperkuat
10:45Bahwa
10:46Sedapat mungkin
10:47Presiden-wakil presiden
10:48Itu utuh
10:49Lima tahun
10:50Menjalankan
10:50Pemerintahnya
10:51Makanya
10:51Dalam pasal
10:52Tujuh UD 45
10:52Itu dibuat
10:54Sangat berat
10:55Proses pemaksulan
10:56Sangat berat
10:57Tahapan-tahapannya
10:58Maupun landasan-landasan
11:00Hukum dan konstitusinya
11:01Untuk bisa menjatuhkan
11:02Presiden atau
11:02Wakil presiden
11:03Nah itu maksud
11:04Baiknya dari
11:05Konstitusi pasal
11:05Tujuh itu ya
11:06Jadi
11:07Dengan harapan
11:08Bahwa setiap
11:09Pemerintahan itu
11:10Lima tahun utuh
11:10Untuk membangun
11:11Bangsa ini
11:11Jangan
11:12Energi kita
11:13Habis di tengah jalan
11:14Untuk
11:16Berkonflik politik
11:17Mak