Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan kembali menyerang Iran melalui operasi militer skala kecil yang disebut sebagai Epic Fury jika Teheran tidak kunjung menerima kesepakatan untuk mengakhiri konflik.

Trump menyatakan, serangan dapat dilancarkan sewaktu-waktu apabila Iran tidak bersedia berunding. Ia juga menyinggung Operasi Midnight Hammer yang disebutnya telah menghancurkan kapasitas pengayaan nuklir Iran.

Menanggapi ancaman tersebut, Ketua Parlemen Iran Mohammad Baqer Qalibaf menegaskan bahwa Iran tidak gentar dan siap merespons keras setiap serangan Amerika Serikat maupun Israel.

Masa depan stabilitas kawasan Teluk kini bergantung pada upaya kedua negara mencapai kesepakatan atau justru terjerumus ke dalam konflik berkepanjangan.

Kita akan bahas bersama Hikmahanto Juwana, Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia.

#donaldtrump #iran #amerika #epicfury #konfliktimurtengah #kompastv

Baca Juga Iran Sebut Pengelolaan Selat Hormuz Tak Akan Sama Usai Perang di https://www.kompas.tv/internasional/697909/iran-sebut-pengelolaan-selat-hormuz-tak-akan-sama-usai-perang

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/697929/full-trump-ancam-serang-iran-lagi-lewat-operasi-epic-fury-pengamat-bahas-dampaknya-bagi-dunia
Transkrip
00:00Sedara Trump Ancam seranggiran lewat operasi kecil-kecilan efek yuri jelang pemilu selah AS.
00:05Kita akan bahas bersama Prof. Hikmahanto Yuana, Guru Besar Hukum Internasional UI.
00:10Selamat malam, Prof. Hikmahanto.
00:13Selamat malam.
00:14Prof, ancaman operasi militer jelang pemilu selah AS disampaikan Trump.
00:19Apa yang Anda baca?
00:21Ya, sebenarnya begini ya.
00:23Kalau yang saya dapatkan dari berbagai media itu pertama adalah adanya pernyataan dari Duta Besar Amerika di Turki
00:33yang mengatakan bahwa Trump akan melakukan serangan sebelum tanggal 3 November.
00:39Karena 3 November ini kan meet-up election di Amerika Serikat.
00:43Namun demikian di depan wartawan, Trump mengatakan dari mana dia tahu.
00:48Kok dia lebih tahu kira-kira seperti itu.
00:50Jadi, meragukan apakah memang sebelum tanggal 3 November, sebelum meet-up election itu akan ada serangan.
00:59Namun demikian, memang Trump, tanda kutip, ada nada mengancam.
01:05Tetapi kita masih belum tahu apakah sebelum tanggal 3 November atau setelah tanggal 3 November.
01:11Nah, meet-up election ini menjadi patokan.
01:13Kenapa? Karena bagi Trump, dia membutuhkan senat yang dikuasai oleh Partai Republik
01:23untuk bisa benar-benar melakukan serangan ke Iran kembali.
01:28Kenapa? Karena kalau misalnya ternyata hasil dari meet-up election ini dimenangkan oleh Partai Demokrat,
01:35justru sebaliknya, Trump akan mendapatkan atau menghadapi ancaman impeachment dari pihak Demokrat.
01:44Artinya begini, maaf saya potong.
01:46Artinya, Benika, apakah Anda melihat AS benar-benar bersiap untuk perang atau hanya menekan Teheran saja?
01:53Ya, ini kalau saat sekarang, ini mau menekan Teheran.
01:56Jadi, karena belum ada kepastian pada tanggal 3 November nanti,
02:01senat dan kongres itu akan dikuasai oleh siapa.
02:05Tapi sekali lagi, kalau misalnya Trump melihat bahwa ternyata dikuasai oleh Partai Republik,
02:11oh, dia akan lakukan serangan tersebut.
02:13Tapi apapun keputusan dari Trump, kapan harus menyerangnya,
02:18Iran sudah mengatakan bahwa dia akan siap.
02:20Karena posisi Iran adalah dia tidak mau tunduk dengan keinginan Amerika Serikat,
02:26baik itu ancaman maupun diserang dalam yang serangan nyata.
02:33Jadi, dia tidak akan mau tunduk dengan apapun itu.
02:36Demikian kalau dari posisi Iran.
02:38Jika memang melakukan ancaman dan akan menyerang,
02:41apakah Prof melihat Amerika ini masih punya munisi dan dana
02:43untuk melancarkan operasi militer semacam epic fury kecil-kecilan, Prof?
02:48Ya, kalau misalnya memiliki potensi seperti itu,
02:54memang harus diakui Amerika Serikat memiliki potensi.
02:56Mungkin kekuatan yang ada di Timur Tengah sudah sangat menurun drastis,
03:02tapi kan bukan berarti bahwa kekuatan di wilayah-wilayah lain,
03:08di kawasan-kawasan dunia lain di mana ada kekuatan Amerika Serikat
03:13itu akan berbondong-bondong datang ke Timur Tengah.
03:16Yang pasti adalah kekuatan di Amerika Serikat sendiri itu tidak bisa digunakan
03:22untuk melakukan serangan ke Timur Tengah.
03:25Karena kekuatan di Amerika Serikat untuk kepentingan Amerika Serikat
03:31apabila Amerika Serikat diserang.
03:33Jadi, itu tidak boleh bergerak.
03:34Yang boleh bergerak adalah di kawasan-kawasan di luar Amerika Serikat.
03:39Prof, beberapa waktu lalu Iran mengklaim menembak jatuh drone AS.
03:42Apakah insiden ini menjadi tanda atau menunjukkan omongan Trump
03:46bahwa memang akan dilakukan serangan dengan pertama kali menurunkan drone mereka?
03:53Ya, sekali lagi, ini tidak seperti itu ya yang saya baca dari apa yang dinyatakan oleh Trump.
04:00Karena Trump mengatakan gini, menjelang tanggal 3 November ini,
04:03ini ada progres pembicaraan antara pihak Amerika Serikat dengan pihak Iran,
04:10menurut Trump, ya, bahwa progres itu yang membuat dia
04:14masih belum memutuskan untuk melakukan serangan ke Iran.
04:19Nah, kita tidak tahu apakah itu bahasa kamuflase
04:22untuk menunggu sampai dengan tanggal 3 November,
04:26atau memang benar-benar ada pembicaraan antara pihak Amerika Serikat dan Iran.
04:31Yang saya coba pantau dari pihak Iran,
04:34tidak menyebutkan bahwa ada pembicaraan antara pihak Amerika Serikat dengan Iran
04:40terkait dengan misalnya perdamaian, gitu.
04:43Jika menunggu sampai 3 November dan ini, serangan ini bisa kapan saja terjadi.
04:49Dan jika serangan benar-benar terjadi, Prof, Iran siap menghadapi, Prof?
04:53Ya, yang pasti Iran sudah mengatakan bahwa kalau kami diserang,
04:58kami akan hadapi dengan kekuatan.
05:00Dan dia menjanjikan bahwa serangan balasan itu akan lebih besar
05:07ketimbang serangan pada waktu Epic Fury dimulai, seperti itu.
05:12Jika kedua negara ini akhirnya saling serang lagi,
05:14bagaimana potensi konflik berkembang, Prof?
05:18Ya, ini akan sangat liar ya, kalau misalnya perang itu dimulai lagi
05:24dan kemudian ini yang pasti akan berdampak pada kehidupan, aktivitas dunia,
05:30termasuk juga mungkin harga BBM akan naik,
05:34lalu kemudian supply chain juga akan terganggu,
05:38dan banyak lagi akibatnya.
05:41Sehingga perekonomian dunia bisa dipastikan akan melambat, gitu ya.
05:44Nah, ini yang seharusnya dalam posisi seperti ini,
05:48tim mediator yang dipimpin oleh Pakistan,
05:53itu harus sudah memulai lagi pembicaraan-pembicaraan
05:57antara kedua negara.
05:58Dan yang saya harapkan adalah
06:02kalau Partai Demokrat bisa menguasai Senat dan Kongres,
06:07dan mereka memaksa Trump untuk merubah kebijakannya
06:11dalam menyerang Iran, ya, dan fokus untuk menyelesaikan
06:15masalah-masalah dalam negeri
06:16yang membuat rakyat Amerika Serikat terhimpit, seperti itu.
06:21Baik, terima kasih Prof. Rikmahanto Juwana,
06:23Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia
06:25telah bergabung bersama kami di Kompas Malam.
06:27Terima kasih, Prof.
06:29Terima kasih, selamat malam.
06:31Terima kasih, Prof.

Dianjurkan