Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KALIMANTAN, KOMPAS.TV Hujan yang mengguyur sejumlah wilayah di Kalimantan membawa kelegaan bagi relawan yang selama berbulan-bulan berjuang memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Rasa syukur ditunjukkan para relawan dengan bersujud menyambut hujan yang telah lama dinantikan.

Di Kalimantan Selatan, hujan deras mengguyur Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, serta sebagian wilayah Tanah Bumbu dan Tanah Laut. Hujan diharapkan dapat membantu membasahi lahan terbakar, mengurangi titik api, dan menghilangkan kabut asap. BPBD Kalimantan Selatan juga melakukan operasi modifikasi cuaca hingga 27 Oktober.

Sementara itu, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang mengguyur Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Meski kondisi udara mulai membaik, kualitas udara pada Senin masih berada dalam kategori sangat tidak sehat, dengan angka 235 mikrogram per meter kubik.

Kondisi terkini penanganan karhutla dan kabut asap kita bahas bersama Arfa Arya Guna, relawan dalkarhutla Dinas Kehutanan.

#karhutla #kabutasap #kalimantan #palangkaraya #banjarbaru #kompastv

Baca Juga Hasto Usul Lahan Karhutla Direboisasi: Jangan Jadi Perkebunan, Termasuk Sawit di https://www.kompas.tv/nasional/698065/hasto-usul-lahan-karhutla-direboisasi-jangan-jadi-perkebunan-termasuk-sawit

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/698069/full-sujud-syukur-sambut-hujan-begini-cerita-relawan-di-tengah-karhutla-kalimantan-kompas-petang
Transkrip
00:21Jangan lupa like, share dan subscribe channel ini
00:36Terima kasih
01:04Visual udara memperlihatkan kepulan asap di sejumlah titik kebakaran mulai berkurang
01:08Setelah hujan mengguyur kawasan ini
01:12Meski titik api berkurang, pemadaman masih terus dilakukan oleh personel Manggala Agni
01:18Untuk memastikan titik-titik api yang tersisa benar-benar padam
01:22Personel Manggala Agni pun terus berjibaku melakukan pemadaman
01:26Sekaligus memastikan tidak ada titik api yang kembali membesar dan memicu meluasnya kebakaran
01:38Sejumlah titik api kebakaran hutan dan lahan di Palangkaraya mulai berkurang
01:41Setelah diguyur hujan pada hari minggu malam hingga Senin pagi
01:45Selain titik api yang berkurang, kabut asap terlihat lebih tipis
01:50Walau tidak membuat kualitas udara di kota Palangkaraya menjadi sehat
01:54Terpantau melalui data BMKG Palangkaraya
01:57Kualitas udara masih terkonsentrasi partikulat atau PM 2,5
02:04Yang menunjukkan pada angka 280 mikrogram per meter kubik
02:10Yaitu masuk dalam level berbahaya
02:37Setelah berbulan-bulan berjuang memadamkan kebakaran hutan dan lahan
02:42Hujan yang turun di sejumlah wilayah di Kalimantan
02:46Membawa kebahagiaan tersendiri bagi para relawan
02:49Rasa syukur itu ditunjukkan dengan bersujud
02:53Menyambut hujan yang telah lama dinantikan
02:57Di Kalimantan Selatan, hujan deras mengguyur kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar
03:03Serta sebagian wilayah tanah bumbu dan tanah laut
03:06Hujan diharapkan bisa membantu membasahi lahan yang terbakar
03:11Mengurangi titik api dan menghilangkan kabut asap
03:15Untuk mengoptimalkan potensi hujan
03:18BPBD Kalimantan Selatan juga melakukan operasi modifikasi cuaca
03:23Atau OMC yang akan berlangsung hingga 27 Oktober
03:28Kemarin siang dilakukan OMC
03:31Dan alhamdulillah, kita seizin Allah
03:34Hujan turun di beberapa wilayah di Kalimantan Selatan
03:39Mudah-mudahan ini bisa mempercepat penanggulangan
03:44Kabupaten yang terjadi di Kalimantan Selatan
03:46Memang ada potensi awan hujan selama 3 hari
03:48Dari hari kemarin, hari ini dan besok
03:52Tak hanya di Banjarbaru, hujan juga mengguyur kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah
03:58Sejak minggu malam, dengan intensitas ringan hingga sedang
04:02Warga merasakan kondisi udara mulai lebih baik dibandingkan hari sebelumnya
04:08Namun, hujan belum sepenuhnya memulihkan buruknya kualitas udara di kota ini
04:14Hingga Senin, kualitas udara Palangkaraya masih berada pada kategori sangat tidak sehat
04:21Dengan angka tercatat, 235 mikrogram per meter kubik
04:26Kemarin tuh lebih pekat lagi
04:29Sekarang bagaimana mbak rasanya?
04:31Bernafas lebih enak atau seperti apa?
04:33Kalau hari ini lebih mendingan
04:35Kalau kemarin itu kayak sesak gitu
04:37Sesak banget karena terlalu pekat asapnya
04:42Hujan yang turun menjadi harapan
04:44Di tengah kepungan asap kebakaran hutan dan lahan
04:47Namun, perjuangan belum usai
04:50Petugas dan relawan masih harus memastikan titik api padam sepenuhnya
04:56Agar kebakaran tak kembali meluas
04:58Dan kualitas udara berangsur membaik
05:01Agar warga bisa menghirup udara
05:04Tanpa harus khawatir akan dampaknya terhadap kesehatan mereka
05:09Tim Liputan Kompas TV
05:17Hujan yang mengguyur menjadi kelegaan di tengah perjuangan panjang
05:20Melawan kebakaran hutan dan lahan
05:22Serta kepungan asap
05:24Namun, dibalik hujan yang dinantikan
05:27Para relawan masih harus berjuang memadamkan api
05:29Dan melindungi warga dari dampak kabut asap
05:32Bagaimana kondisi terkini di lapangan
05:34Dan kita akan berbincang langsung dengan Arva Aryaguna
05:38Relawan Dalkarhutla, Dinas Kehutangan
05:41Mas Arya, selamat sore
05:43Selamat sore
05:45Mas Arya, bagaimana kondisinya sore hari ini?
05:49Apakah masih melakukan proses pemadaman di titik Anda bertugas?
06:04Mas Arya, ini kan berbulan-bulan berjibaku dengan api dan asap
06:09Apa yang paling Anda rasakan saat akhirnya hujan turun di wilayah Anda bertugas?
06:14Mas Arya
06:15Untuk yang saya rasakan ya cukup senang lah
06:18Ngebantu, sangat ngebantu
06:20Buat titik api yang gak bisa diakses melalui galan darat
06:26Ya, hujan walaupun gak terlalu lama ya sangat membantu kita buat di lapangan
06:32Apalagi masyarakat juga ngerasain udara segar juga kan
06:37Kangan juga dengan udara segar
06:40Nah, mungkin bisa diceritakan kepada kami
06:43Seberapa berat perjuangan relawan selama akar hutlah
06:46Ataupun kebakaran hutan
06:47Dan lahan yang berlangsung kurang lebih 4 bulan lamanya
06:54Untuk betapa berat ya cukup berat
06:59Salah saya punya juga kita di lapangan
07:02Memaksimalkan tenaga yang ada kan
07:05Sudah kurang lebih 4 bulan mau masuk 5 bulan
07:08Barutlah di kota Palangkaraya
07:11Malah makin bertambah
07:14Ya, dengan turunnya hujan
07:18Membuat petugas ataupun relawan merasa senang lah
07:23Selama bertugas hampir 5 bulan ini
07:25Apa momen yang paling sulit saat melakukan pemadaman
07:29Di titik Anda dan teman-teman juga bertugas?
07:32Momen yang paling sulit untuk sampai saat ini
07:37Di tempat saya berada
07:40Ya, kita pemadaman di zona yang lumayan berbahaya
07:47Seperti binatang buas
07:49Kita pemadaman di pinggir sungai
07:54Seperti buaya banyak, buaya muara laut
07:59Itu sih yang tantangan berat di tempat saya berada
08:04Setelah hujan turun, apakah ini artinya titik api benar-benar berkurang
08:08Atau sebenarnya masih terpantau berapa titik yang harus diwaspadai Mas Arya?
08:16Semoga saja ya, berkurang untuk titik api
08:21Sehabis turunnya hujan
08:23Untuk terpantau titik api
08:27Di tempat saya berada, belum ada sih titik-titik baru
08:30Ya, cuma pendinginan-pendinginan yang sudah terbakar saja
08:36Kondisi kabut asap dan jarak pandang di lokasi Anda saat ini bagaimana Mas Arya?
08:42Ya, untuk kondisi asap di sini cukup minim ya
08:48Atau tidak pekat seperti dua hari sebelumnya
08:51Sebelum turun hujan
08:53Untuk kondisi asap di sini ya sangat berkurang
08:59Asapnya jadi sudah cukup minim seperti itu ya
09:04Sudah menipis ya Mas Arya ya?
09:07Ya, sangat menipis
09:08Baik, untuk itu kami juga mengucapkan terima kasih atas dedikasi Anda
09:13Dan teman-teman, selamat bertugas kembali
09:15Tetap jaga keselamatan Anda
09:17Mas Arya, terima kasih, selamat sore
09:19Ya, selamat, selamat, selamat, selamat
09:20Selamat menikmati

Dianjurkan