Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JEPARA, KOMPAS.TV - Atlet selam asal Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Syabilla Rizkia Putri Raharja, meninggal dunia saat mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-27 di Semarang.

KONI Jawa Tengah membenarkan kabar tersebut. Sebelumnya, Syabilla telah meraih dua medali emas pada nomor selam kolam 100 meter dan 200 meter.

Pada Minggu pagi, Syabilla kembali bertanding dalam nomor selam laut sejauh 3.000 meter. Saat mendekati garis finis, ia kehilangan kekuatan hingga harus diselamatkan tim dan dibawa ke darat.

Tim medis kemudian mendapati Syabilla mengalami gagal napas. Ia segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan, tetapi nyawanya tidak tertolong.

Faktor kelelahan diduga menjadi penyebab kejadian tersebut. Namun, penyebab pasti meninggalnya atlet tersebut belum dipastikan dalam informasi yang tersedia.

#atletselam #porprovjateng #meninggal

Baca Juga Duka di Tengah Karhutla, Relawan Nurdin dan Enam Orang di Bromo Meninggal Dunia | KOMPAS PETANG di https://www.kompas.tv/regional/697740/duka-di-tengah-karhutla-relawan-nurdin-dan-enam-orang-di-bromo-meninggal-dunia-kompas-petang

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/698007/atlet-selam-jepara-peraih-2-emas-meninggal-saat-bertanding-di-porprov-jateng-kompas-siang
Transkrip
00:00Saudara atlet selam asal Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Syabila Rizkiya Putri Raharja,
00:06meninggal dunia saat mengikuti ajang pekan olahraga provinsi ke-27 di Semarang.
00:11Faktor kelelahan diduga jadi penyebab meninggalnya salah satu atlet berbakat ini.
00:18Koni, Jawa Tengah membenarkan peristiwa ini, di mana Syabila merupakan atlet berprestasi.
00:24Bahkan sebelumnya dia telah meraih dua emas pada kategori selam kolam 100 meter,
00:30dan 200 meter.
00:31Minggu pagi Syabila kembali mengikuti selam, namun dengan kategori selam laut dengan jarak 3.000 meter.
00:40Saat mendekati finish, Syabila kehilangan kekuatan sehingga diselamatkan oleh tim untuk dibawa ke darat.
00:47Dan saat diperiksati, medis mengalami gagal nafas.
00:51Kemudian Syabila dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan, namun nyawanya tak tertolong.
01:06Tolong menuju ke darat dan penanganan medisnya, ada gagal nafas.
01:15Nah, kemudian bantuan itu dilakukan, kemudian dibawa cepat ke rumah sakit keluarga sehat.
01:26Dan BPD, kemudian dilakukan asesnya, dan akhirnya halus dibawa ke rumah sakit keluarga semuanya.
01:35Dan jadi tentu kita sampai di dalam, ada yang lebih biasa, dan kita, bagian kita sambungkan lagi semuanya untuk menjaga
01:44ke rumah sakit keluarga.
01:45Terima kasih.

Dianjurkan