Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
OJK Laporkan Penurunan IHSG Akibat MSCI kepada Presiden Prabowo Sekaligus Pamerkan Sanksi Terbesar Rp1,5 Triliun

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan laporan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto mengenai perkembangan terkini sektor jasa keuangan, termasuk dinamika Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Sabtu, (24/10/2026).

OJK menjelaskan bahwa tekanan pada pergerakan pasar saham domestik salah satunya dipengaruhi oleh penyesuaian bobot serta rebalancing indeks global MSCI. Di sisi lain, OJK juga menegaskan komitmennya dalam memperkuat pengawasan pasar modal dan perlindungan investor.

Kepada Presiden, lembaga pengawas ini memaparkan rekam jejak penegakan hukum tegas, termasuk capaian pengenaan sanksi denda administratif terbesar sepanjang sejarah yang mencapai Rp1,5 triliun terhadap para pelaku pelanggaran di pasar keuangan.

#KondisiPasarSahamDomestik2026 #OJKPamerSanksiDenda1.5Triliun

Creative/Video Editor: Icha/Michael
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom
Transkrip
00:00Terima kasih Bapak Menko Perekonomian, selanjutnya dipersilakan kepada Ketua Otoritas Jatah Keuangan, Ibu Friderika dipersilakan.
00:10Konsen kita saat ini adalah pasar modal, sejak Januari 2026 ini kita melakukan reformasi integritas di pasar modal Indonesia.
00:20Kami meningkatkan bagaimana transparansi, likuiditas, kemudian enforcement dan juga kita menguatkan sinergitas di antara lembaga.
00:32Laporan emiten kita mencatatkan pertumbuhan yang sangat baik sebetulnya di Q2 2026.
00:37Kalau kita melihat di Q2 2026 bahwa perusahaan tercatat ini secara pendapatan meningkat 15,9% dan net profitnya juga
00:48tumbuh.
00:48Jadi dari total 962 emiten yang tercatat di pasar modal Indonesia, 74%-nya adalah mencatatkan laba.
00:56Saya ingin menunjukkan kepada Bapak Ibu semua bahwa fundamental ekonomi dan juga fundamental perusahaan-perusahaan yang tercatat di pasar modal
01:03Indonesia adalah sangat kuat.
01:05Kemudian yang berikutnya, apa yang terjadi tanggal 16 Oktober kemarin?
01:09Bagaimana kami melakukan assessment terhadap apa yang terjadi di pasar saham kita?
01:14Bapak Ibu yang saya hormati, kita tadi Bapak Presiden di arahan sempat menyebut nama MSCI.
01:21MSCI itu adalah Global Index Provider.
01:24Menjadi acuan para global fund, para manajer investasi dunia.
01:29Ketika dia mau masuk ke suatu negara maka dia akan melihat Global Index Provider ini sebagai acuan.
01:35Tidak hanya MSCI tapi ada Futsi Russell, ada Bloomberg Index dan sebagainya.
01:41Nah kami melihat Bapak dan Ibu untuk MSCI ini, next slide, itu adalah di report mereka di bulan Juni 2026.
01:49Ini menindaklanjuti apa yang terjadi di Januari 2026.
01:53Mereka mengatakan bahwa apabila dirasa nanti di November itu adalah perbaikan yang dilakukan oleh market kita itu tidak cukup.
02:01Maka mereka akan meluarkan consultation di bulan November.
02:04Namun demikian mereka meluarkan announcement dari New York bahwa MSCI itu kemudian memberikan catatan ancaman kepada Indonesia
02:14untuk bisa turun tidak hanya kepada frontier market tetapi kepada stand alone market.
02:20Apa itu sebenarnya yang dimaksud dengan emerging kemudian frontier dan stand alone?
02:25Next page, kita melihat secara umum review mereka sendiri di bulan Juni mengatakan bahwa Indonesia 16 dari 18 indikator dibandingkan
02:34dengan negara-negara emerging market kita sangat positif.
02:37Di halaman berikutnya, ini adalah penilaian benchmark aturan terkait dengan free float, disclosure kepemilikan dan high shareholder concentration.
02:46Kalau kita melihat di sini Indonesia dibandingkan dengan negara-negara lain terkait dengan ketentuan untuk initial public offering yang 15
02:55sampai 25 persen.
02:56Kemudian disclosure Bapak dan Ibu kita bisa melihat kita ini 1 persen sudah kita buka sementara market lain itu di
03:02atas 5 persen.
03:03Kemudian untuk klasifikasi dan tipe investor kita sudah punya 39 tipe klasifikasi investor yang ini sangat granular dibandingkan dengan negara
03:14lain yang bahkan tidak ada rinciannya.
03:16Dan ini adalah hal-hal yang sudah kita lakukan terkait dengan konsen MSCI dan langkah yang sudah kita lakukan.
03:24Ada satu hal yang mungkin menjadi catatan yang kita juga objektif menerima adalah melalui enforcement yang dipandang belum cukup keras.
03:32Jumat kemarin Bapak Presiden izin kami melaporkan bahwa kami telah melakukan sanksi mungkin terbesar dalam sejarah pasar mulut Indonesia.
03:39Sebenarnya kita untuk pihak terkait yang melakukan coordinated trading kita memberikan sanksi sebesar 1,5 triliun rupiah dan juga ada
03:46dua lagi perusahaan yang kita tengah rai melakukan praktek-praktek manipulasi di pasar.
03:51Kita lakukan dengan koordinasi yang sangat erat dengan KSSK, Kementerian Koordinator dan juga Danantara.
03:57Alhamdulillah dua hari ini market kita sudah rebound.
04:00Ini kekuatan domestik Bapak karena asing masih net sale dalam dua hari terakhir sebesar 3,3 triliun rupiah dan kemarin
04:07itu masih 1 triliun rupiah.
04:09Tapi ini kekuatan domestik yang melakukan buyback dan investor retail kita yang juga luar biasa.
04:17Terima kasih kepada Danantara atas saran Bapak juga ini juga sangat luar biasa membantu pemulihan pasar kita.
04:24Kedepan Bapak kami akan cermati kami akan lakukan terus perbaikan-perbaikan yang ada supaya market kita semakin credible, semakin liquid,
04:32semakin transparan dan bisa menjadi rumah untuk investasi masyarakat kita ke depan.
04:37Terkait dengan bagaimana Indonesia menjadi reference price untuk komunitas bursa mineral dan komunitas strategis insya Allah nanti sesuai dengan undang
04:46-undang juga akan mulai beroperasi di awal tahun Januari ini karena 1 Januari libur insya Allah 4 Januari 2026.

Dianjurkan