00:00Pertalai selanjutnya dipersilahkan Bapak Menko Hilirisasi Transisi Energi
00:04Merangkap Menteri SDM terkait kesiapan energi terutama minyak dan listrik
00:09Dipersilahkan Bapak Balil Ladalia
00:12Bapak Presiden dan Bapak Ibu semua kami laporkan Bapak Presiden
00:17Terkait dengan kondisi BBM kita untuk cadangan BBM kita sekarang
00:24Untuk pertalai Bapak Presiden di angka 16-18 hari
00:28Ini yang subsidi, RON 90
00:31Kalau yang lainnya semua di atas standar minimum nasional
00:35Ijin kami laporkan di kejadian kemarin di Bali
00:39Itu sesungguhnya yang terjadi adalah bukan persoalan cadangan nasionalnya
00:44Tetapi distribusi dari Jawa Timur ke Bali itu yang terlambat kapal kurang lebih sekitar
00:51Harusnya masuk setengah 6 pagi, masuknya malam
00:55Alhamdulillah hari ini di Bali Bapak Presiden stoknya sudah mencapai 12 hari
00:59Cuman memang kita harus antisipasi di beberapa wilayah
01:03Yang akibat daripada cuaca ini pendangkalan sungai
01:07Di Kalimantan itu terjadi pendangkalan sungai
01:10Di Papua juga di Asmat itu terjadi pendangkalan sungai
01:13Yang tadinya bisa lewat laut, sekarang kita harus putar lewat darat
01:17Jadi secara umum untuk stok nasional kita
01:21Insya Allah aman di atas rata-rata
01:24LPG juga di atas rata-rata 13 hari
01:28Yang lainnya di atas 20 hari
01:29Perpres sudah ditandatangani
01:31Untuk pengadaan seluruh krut
01:34BBM dan LPG
01:36Ini akan dilakukan langsung secara G2G
01:39Lewat BLU
01:40Untuk solar Bapak Presiden
01:42Alhamdulillah sudah tidak kita lakukan impor
01:45Jadi clear khususnya solar 48
01:48Solar CN51 kita masih sebagian melakukan impor
01:51Kami laporkan bahwa untuk kondisi listrik di Batam
01:55Yang kemarin sempat error sudah bisa tertangani
01:58Dan sekarang program kita untuk listrik adalah
02:01Bagaimana memastikan di semua wilayah tidak ada lagi pembangunan bergilir
02:06Yang berikut slide menyangkut dengan ekspor batubara
02:10Kami laporkan bahwa dalam APBN
02:13Pendapatan target APBN kita di PNBP
02:16Itu target PNBP kita di 2026
02:21Sebesar Rp133,63 triliun
02:26Realisasi sampai dengan Januari Oktober
02:29Sekarang Bapak Presiden
02:30Kami laporkan sudah mencapai Rp127,74 triliun
02:34Atau sudah mencapai 98,42%
02:40Dibandingkan dengan volume
02:43Dengan periode yang sama di 2025
02:45Itu baru mencapai Rp94,98 triliun
02:50Tapi sekarang sudah mencapai Rp127 triliun
02:52Target kita nanti untuk membantu Menteri Keuangan
02:56Dalam rangka menambal defisit
02:57Terhadap subsidi BBM itu kita akan mencapai Rp165 triliun
03:02Pak Menteri Keuangan
03:03Jadi surplus sekitar Rp30 triliun
03:07Ini untuk PNBP
03:09Januari sampai September 2025
03:12Ekspor batubara kita
03:13Itu Rp374 juta
03:17Sementara pada periode yang sama
03:19Di Januari sampai September
03:20Itu menjadi Rp343 juta
03:22Terjadi koreksi kurang lebih sekitar Rp30 juta
03:25Tetapi pendapatan negara kita naik
03:27Jadi barang produksi turun
03:30Pendapatan naik
03:31Nah ekspor kita
03:33Januari September di 2025
03:36Itu Rp21 miliar
03:38Nah Januari sampai September
03:41Sekarang sudah mencapai Rp23,71
03:44Hampir Rp24 miliar
03:45Di satu sisi Pak Presiden
03:47Kami laporkan juga terkait dengan ekspor nikel
03:50Nah sampai dengan Agustus
03:54Itu kita sudah melakukan ekspor
03:57Kurang lebih sekitar
04:01Rp24,55 miliar
04:03Kalau Januari Agustus 2025
04:06Itu Rp21,22
04:07Demikian terima kasih
04:09Sudah saudara
04:11Yang tadi kita alami
04:13Di Bali
04:17Keterlambatan
04:18Pasokan minyak
04:20Bukan karena stoknya gak ada
04:23Karena distribusinya
04:25Jadi saya perintahkan
04:27Menteri ISDM
04:28Saya perintahkan Dirut Pertamina
04:30Saya perintahkan Danantara
04:35Kemudian
04:38BUMN-BUMN yang ada itu
04:40Untuk meriksa lagi kontrak-kontrak itu
04:43Saya kira itu dari saya
04:46Sudah saudara
04:46Sekali lagi
04:47Terima kasih
04:49Atas
04:51Bantuan saudara
04:52Dukungan saudara
04:53Kepada saya
04:54Terima kasih
05:00Terima kasih