00:00Seorang mekanik bengkel di kota Tanggerang, Banten terkejut saat mendapatkan tagihan pajak kendaraan mobil mewah seharga 137 juta rupiah.
00:10Namanya tercatat sebagai pemilik mobil mewah seharga 4,5 piliar rupiah.
00:17Seorang warga panungganan utara kota Tanggerang, Banten syok saat tiba-tiba ditagih pajak mobil mewah.
00:25Pria yang bekerja sebagai mekanik bengkel ini bilang didatangi petugas samsat.
00:30Selain memverifikasi data, ia mengakui ditagih pajak mobil sport McLaren seri 57S sebesar 137 juta rupiah.
00:40Yudhari Yansyah membantah kepemilikan mobil tersebut dan menduga namanya dicatut.
00:46Dia ngasih informasi, bang ini gak ada ruang samsat, abang gak ada punya mobil sport.
00:50Lihat aja rumah gue, sport dari mana.
00:55Sempat bingung gak bang?
00:56Ya bingung lah.
00:59Terus apa langkah abang setelah itu?
01:02Saya pengen nama saya bersih lagi, gak mau cacat.
01:06Takutnya karena itu menyangkut perbankan bisa becek, ingin nama saya nanti.
01:12Atas kejadian ini, Kepala UPT Samsat Ciledug, Idam Kolit menyebut,
01:16akan memblokir administrasi kendaraan atas nama Yudha Riansyah.
01:20Pihak samsat mencatat ada 39 nama kepemilikan mobil mewah yang menunggak pajak tahunan.
01:28Kalau Yudha sendiri kan tidak merasa memiliki kendaraan tersebut.
01:32Tapi kalau dilihat dari nama dan identitas, itu sama banget?
01:35Sama, persis.
01:37Nama sama, alamat sama, RT sama, RW sama, kelurahan juga sama.
01:43Kalau untuk unit sendiri gak ada ya?
01:45Unit sendiri gak ada.
01:47Ini namanya udah disebutnya apa ini?
01:51Apa yang sebutnya?
01:52Ini nih, pemalsuan.
01:54Pemalsuan identitas.
01:58Kejadian diduga salah nama kepemilikan mobil mewah ini terungkap
02:02setelah pihak Samsat Ciledug melakukan tracking door-to-door
02:05terhadap kepemilikan mobil-mobil mewah yang menunggak dalam database Samsat Ciledug.
02:11Eka Marlupi, Kompas TV, Tangerang, Bantan.