Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Seorang mekanik bengkel di Kota Tangerang, Banten, terkejut saat mendapatkan tagihan pajak kendaraan mobil mewah seharga Rp137 juta.

Namanya tercatat sebagai pemilik mobil mewah McLaren seharga Rp4,5 miliar.

Seorang warga Panunggangan Utara, Kota Tangerang, Banten, syok saat tiba-tiba ditagih pajak mobil mewah.

Pria yang bekerja sebagai mekanik bengkel ini bilang, didatangi petugas Samsat.

Selain memverifikasi data, ia mengaku ditagih pajak mobil sport McLaren seri 570S sebesar Rp137 juta.

Yudariansyah membantah kepemilikan mobil tersebut dan menduga namanya dicatut.

Atas kejadian tersebut, Kepala UPT Samsat Ciledug, Idham Kholid, menyebut akan memblokir administrasi kendaraan atas nama Yudariansyah.

Pihak Samsat mencatat ada 39 nama pemilik mobil mewah yang menunggak pajak tahunan.

Kejadian dugaan salah nama kepemilikan mobil mewah ini terungkap setelah pihak Samsat Ciledug melakukan pelacakan dari pintu ke pintu (door to door) terhadap kepemilikan mobil-mobil mewah yang menunggak dalam basis data Samsat Ciledug.

#mekanikbengkel #mobilsport #samsat

Baca Juga Pemprov Jatim Kerahkan Helikopter Water Bombing untuk Padamkan Kebakaran TPA Supit Urang di https://www.kompas.tv/regional/697952/pemprov-jatim-kerahkan-helikopter-water-bombing-untuk-padamkan-kebakaran-tpa-supit-urang



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/697953/mekanik-bengkel-di-tangerang-ditagih-pajak-rp137-juta-samsat-diduga-korban-pemalsuan-identitas
Transkrip
00:00Seorang mekanik bengkel di kota Tanggerang, Banten terkejut saat mendapatkan tagihan pajak kendaraan mobil mewah seharga 137 juta rupiah.
00:10Namanya tercatat sebagai pemilik mobil mewah seharga 4,5 piliar rupiah.
00:17Seorang warga panungganan utara kota Tanggerang, Banten syok saat tiba-tiba ditagih pajak mobil mewah.
00:25Pria yang bekerja sebagai mekanik bengkel ini bilang didatangi petugas samsat.
00:30Selain memverifikasi data, ia mengakui ditagih pajak mobil sport McLaren seri 57S sebesar 137 juta rupiah.
00:40Yudhari Yansyah membantah kepemilikan mobil tersebut dan menduga namanya dicatut.
00:46Dia ngasih informasi, bang ini gak ada ruang samsat, abang gak ada punya mobil sport.
00:50Lihat aja rumah gue, sport dari mana.
00:55Sempat bingung gak bang?
00:56Ya bingung lah.
00:59Terus apa langkah abang setelah itu?
01:02Saya pengen nama saya bersih lagi, gak mau cacat.
01:06Takutnya karena itu menyangkut perbankan bisa becek, ingin nama saya nanti.
01:12Atas kejadian ini, Kepala UPT Samsat Ciledug, Idam Kolit menyebut,
01:16akan memblokir administrasi kendaraan atas nama Yudha Riansyah.
01:20Pihak samsat mencatat ada 39 nama kepemilikan mobil mewah yang menunggak pajak tahunan.
01:28Kalau Yudha sendiri kan tidak merasa memiliki kendaraan tersebut.
01:32Tapi kalau dilihat dari nama dan identitas, itu sama banget?
01:35Sama, persis.
01:37Nama sama, alamat sama, RT sama, RW sama, kelurahan juga sama.
01:43Kalau untuk unit sendiri gak ada ya?
01:45Unit sendiri gak ada.
01:47Ini namanya udah disebutnya apa ini?
01:51Apa yang sebutnya?
01:52Ini nih, pemalsuan.
01:54Pemalsuan identitas.
01:58Kejadian diduga salah nama kepemilikan mobil mewah ini terungkap
02:02setelah pihak Samsat Ciledug melakukan tracking door-to-door
02:05terhadap kepemilikan mobil-mobil mewah yang menunggak dalam database Samsat Ciledug.
02:11Eka Marlupi, Kompas TV, Tangerang, Bantan.

Dianjurkan