00:00Saudara-saudara, yang tadi kita alami di Bali, keterlambatan pasokan minyak.
00:10Bukan karena stoknya tidak ada, karena distribusinya.
00:15Jadi saya perintahkan Menteri ISDM, saya perintahkan Dirut Pertamina,
00:21saya perintahkan Danantara, kemudian BUMN-BUMN yang ada itu untuk meriksa lagi kontrak-kontrak itu.
00:34Saya kira itu dari saya, saudara-saudara.
00:36Sekali lagi, terima kasih atas bantuan saudara-saudara, dukungan saudara kepada saya.
00:43Terima kasih tokoh-tokoh nasional yang bergabung di Dewan Pertimbangan Presiden.
00:51Ini kehormatan bagi saya.
00:55Saya ingin, saya kira memberi sedikit rangkuman.
01:02Yang pertama, kita perlu selalu memelihara arah kompas kita.
01:13Kita menuju tujuan kita apa?
01:18Tujuan kita, saya tegaskan adalah agar kita bisa mengkonsolidasikan,
01:31mengamankan, menjaga, mengelola, dan meyakinkan bahwa kekayaan kita berada di tangan bangsa Indonesia.
01:47Yang selama ini kita mengetahui bahwa sebagian yang cukup besar dari kekayaan kita tidak tinggal di Indonesia.
02:02Dan sampai sekarang pun usaha-usaha penyelundupan, usaha-usaha transfer pricing, under-invoicing berjalan.
02:14Kita terpaksa mengambil tindakan untuk survival kita sebagai bangsa.
02:21Untuk itu, saya telah melaporkan pada tanggal 20 Mei yang lalu,
02:33hari kebangkitan nasional.
02:38Langkah kita yang saya raporkan ke MPR,
02:45di mana secara
02:48secara
02:49vokal
02:50seluruh fraksi menyetujui adalah
02:53bahwa kita akan menerapkan ekspor satu pintu
02:58melalui
03:00DSI
03:02yaitu
03:04suatu
03:05perusahaan BUMN
03:08PT dan antara sumber daya Indonesia
03:11yang
03:13akan monitor
03:15dan menyalurkan
03:17ekspor kita.
03:18dan ini kita harapkan bisa
03:24mengamankan
03:25kebocoran-kebocoran yang terjadi selama ini.
03:29Saudara-saudara,
03:31apa yang kita lakukan ini untuk keselamatan kita
03:33suasupada pangan,
03:36dan antara,
03:39ekspor satu pintu,
03:41begitu banyak keberhasilan kita.
03:42Jadi saya minta,
03:44jangan kita minder lagi.
03:46Jangan kita,
03:46kita we are on the right track.
03:50MBG
03:51strategis.
03:52MBG
03:53vital.
03:55Banyak kekurangan
03:56dalam pelaksanaan MBG.
03:58Kita akui.
04:0013 orang
04:01sudah ditangkap tersangka.
04:04203 orang
04:05diperiksa kejaksaan agung.
04:07Sudah diberhentikan dengan tidak hormat
04:09353 orang.
04:10Dalam proses
04:12diperiksa
04:12inspektorat BGN.
04:142.600 orang.
04:16Jangan ragu-ragu.
04:18Pecat.
04:19Bersihkan.
04:20Sampai bersih.
04:23MBG ini
04:23strategis dan
04:25sangat penting
04:26untuk
04:27masa depan
04:28anak-anak kita.
04:30Terima kasih.