Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 14 jam yang lalu
Prabowo Meradang Soal BBM Bali & Kebocoran Kekayaan Negara: Perintahkan Audit Kontrak & Ekspor Satu Pintu!

Presiden Prabowo Subianto memimpin Sidang Kabinet Paripurna 2 Tahun Pertama Pemerintahan Kerja Nyata untuk Negeri di Istana Negara, Jakarta, pada 21 Oktober 2026, dengan menyampaikan evaluasi tajam mulai dari penyelamatan kekayaan negara hingga pembersihan program strategis pemerintah. Dalam arahannya, Presiden secara khusus menyoroti insiden keterlambatan pasokan BBM di Bali yang murni disebabkan oleh kendala distribusi, bukan karena kelangkaan stok nasional. Menyikapi hal tersebut, Prabowo langsung memerintahkan Menteri ESDM, Dirut Pertamina, serta Danantara untuk memeriksa dan mengaudit kembali seluruh kontrak distribusi energi.

Kepala Negara juga menegaskan pentingnya langkah penyelamatan ekonomi nasional dari upaya penyelundupan dan transfer pricing yang selama ini merugikan negara. Sebagai solusi jangka panjang, pemerintah resmi menerapkan sistem ekspor satu pintu melalui Badan Usaha Milik Negara di bawah Danantara Sumber Daya Indonesia guna menutup celah kebocoran devisa. Prabowo turut menyerukan agar seluruh jajaran menteri serta tokoh nasional terus bekerja kompak sebagai satu tim yang solid demi mengatasi berbagai tantangan bangsa.

#PrabowoMeradangSoalBBMBali #PrabowoPerintahkanEksporSatuPintu

Creative/Video Editor: Aqilah/Michael
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom
Transkrip
00:00Saudara-saudara, yang tadi kita alami di Bali, keterlambatan pasokan minyak.
00:10Bukan karena stoknya tidak ada, karena distribusinya.
00:15Jadi saya perintahkan Menteri ISDM, saya perintahkan Dirut Pertamina,
00:21saya perintahkan Danantara, kemudian BUMN-BUMN yang ada itu untuk meriksa lagi kontrak-kontrak itu.
00:34Saya kira itu dari saya, saudara-saudara.
00:36Sekali lagi, terima kasih atas bantuan saudara-saudara, dukungan saudara kepada saya.
00:43Terima kasih tokoh-tokoh nasional yang bergabung di Dewan Pertimbangan Presiden.
00:51Ini kehormatan bagi saya.
00:55Saya ingin, saya kira memberi sedikit rangkuman.
01:02Yang pertama, kita perlu selalu memelihara arah kompas kita.
01:13Kita menuju tujuan kita apa?
01:18Tujuan kita, saya tegaskan adalah agar kita bisa mengkonsolidasikan,
01:31mengamankan, menjaga, mengelola, dan meyakinkan bahwa kekayaan kita berada di tangan bangsa Indonesia.
01:47Yang selama ini kita mengetahui bahwa sebagian yang cukup besar dari kekayaan kita tidak tinggal di Indonesia.
02:02Dan sampai sekarang pun usaha-usaha penyelundupan, usaha-usaha transfer pricing, under-invoicing berjalan.
02:14Kita terpaksa mengambil tindakan untuk survival kita sebagai bangsa.
02:21Untuk itu, saya telah melaporkan pada tanggal 20 Mei yang lalu,
02:33hari kebangkitan nasional.
02:38Langkah kita yang saya raporkan ke MPR,
02:45di mana secara
02:48secara
02:49vokal
02:50seluruh fraksi menyetujui adalah
02:53bahwa kita akan menerapkan ekspor satu pintu
02:58melalui
03:00DSI
03:02yaitu
03:04suatu
03:05perusahaan BUMN
03:08PT dan antara sumber daya Indonesia
03:11yang
03:13akan monitor
03:15dan menyalurkan
03:17ekspor kita.
03:18dan ini kita harapkan bisa
03:24mengamankan
03:25kebocoran-kebocoran yang terjadi selama ini.
03:29Saudara-saudara,
03:31apa yang kita lakukan ini untuk keselamatan kita
03:33suasupada pangan,
03:36dan antara,
03:39ekspor satu pintu,
03:41begitu banyak keberhasilan kita.
03:42Jadi saya minta,
03:44jangan kita minder lagi.
03:46Jangan kita,
03:46kita we are on the right track.
03:50MBG
03:51strategis.
03:52MBG
03:53vital.
03:55Banyak kekurangan
03:56dalam pelaksanaan MBG.
03:58Kita akui.
04:0013 orang
04:01sudah ditangkap tersangka.
04:04203 orang
04:05diperiksa kejaksaan agung.
04:07Sudah diberhentikan dengan tidak hormat
04:09353 orang.
04:10Dalam proses
04:12diperiksa
04:12inspektorat BGN.
04:142.600 orang.
04:16Jangan ragu-ragu.
04:18Pecat.
04:19Bersihkan.
04:20Sampai bersih.
04:23MBG ini
04:23strategis dan
04:25sangat penting
04:26untuk
04:27masa depan
04:28anak-anak kita.
04:30Terima kasih.

Dianjurkan