Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Tragedi polisi tembak polisi kembali terjadi. Bharatu Laurentius Valdo Fernandez Lewai tewas setelah diduga ditembak juniornya, Bharada Andika Rahmadani, di Markas Komando Direktorat Kepolisian Udara, Pondok Cabe, Tangerang Selatan.

Peristiwa ini menyisakan sejumlah pertanyaan. Mulai dari dugaan mudahnya akses terhadap senjata api laras panjang, pengamanan markas, hingga kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.

Bagaimana penembakan ini bisa terjadi di lingkungan kepolisian yang seharusnya memiliki pengamanan ketat?

Jurnalis KompasTV, Dipo Nurbahagia, menelusuri lokasi kejadian bersama kuasa hukum keluarga korban, menggali sejumlah kejanggalan dari keterangan kerabat dan keluarga, serta mendengarkan perjuangan ayah Bharatu Valdo dalam mencari keadilan.

Penelusuran juga dilakukan melalui perspektif Kompolnas dan pakar kriminologi untuk mengungkap persoalan pengawasan senjata api, prosedur pengamanan, hingga evaluasi internal Polri. Benarkah tragedi ini sekadar persoalan antaranggota, atau ada fakta lain yang belum terungkap?


Baca Juga Terungkap! Motif Pembunuhhan Istri dan Anak di Madiun, Polisi: Karena Perselisihan Pribadi di https://www.kompas.tv/regional/698221/terungkap-motif-pembunuhhan-istri-dan-anak-di-madiun-polisi-karena-perselisihan-pribadi

Saksikan Program Dipo Investigasi setiap Senin pukul 20.30 WIB di KompasTV.

#polisitembakpolisi #tangsel #polisi

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/698232/full-tragedi-polisi-tembak-polisi-di-tangsel-apa-pemicunya-dipo-investigasi
Transkrip
00:08Intro
00:10Ada 4 peluru di dalam kepala korban
00:15Mendok cabe, ya terkait mendok cabe
00:18Sudah dalam penyidikan oleh Pro Pampori
00:23Intro
00:27Insiden polisi tembak polisi
00:29Kembali terjadi, ironisnya tragedi berdarah
00:32Yang menghilangkan nyawa sesama anggota Korps Bayangkara
00:35Terjadi di markas komando
00:37Yang seharusnya menjadi tempat aman dari tindak kekerasan
00:40Dekat teki motif pembunuhan menyeruak
00:43Namun tersiar kabar terduga pelaku
00:45Adalah junior korban yang diduga alami perundungan
00:48Peristiwa pembunuhan ini tidak bisa dipandang sebelah mata
00:52Karena muncul desakan evaluasi penggunaan senjata api
00:55Hingga pemantauan kondisi psikologis personil Polri
00:59Yang kian mengemuka
01:00Lalu celapa yang harus segera ditutup
01:02Agar tragedi polisi tembak polisi
01:04Tidak kembali terjadi
01:06Ini live studio ke-94
01:07Dipo investigasi
01:08Saya diponruh bahagia
01:09Saya akan melusuri
01:10Dan mencari bukti secara langsung
01:12Terkait tragedi tewasnya personil Polri
01:14Di tangan juniornya sendiri
01:27Setelah saya berada di kawasan pangkalan udara
01:31Pondok cabai yang berada di kawasan Tangerang Selatan
01:34Provinsi Banten
01:35Yang menjadi saksi bisu dari peristiwa mengejutkan insiden polisi
01:39Tembak polisi
01:45Area yang bertuliskan polisi udara
01:47Adalah area hanggar yang terdapat di Markes Komando Direkturat Kepolisian Udara
01:51Dan bisa dilihat di sebelahnya ada bangunan berwarna kuning
01:55Yang menjadi ruang pemadam kebakaran
01:58Dan menjadi lokus dari penembakan
02:01Yang diduga kuat dilakukan oleh tersangka
02:04Berada Andika Ramadhani
02:06Kepada korban
02:07Bernama Baratu Laurentius Valdo Fernandez Lawai
02:16Kalau tahu nggak begini udah masuk polisi
02:18Udah udah
02:26Dari rekam CCTV
02:27Si terduga itu
02:29Ya kami juga belum pastikan dia pelakunya
02:31Karena bisa aja peran pengganti
02:33Menggunakan helm
02:34Keptel Park
02:35Semua tertutup benar itu
02:36Kayak dia
02:36Kayak astronot di bulan itu
02:43Dan berdasarkan rekaman CCTV
02:46Yang kami amati bersama
02:47Ya terduga pelaku ini
02:48Itu masuk melalui akses pintu belakang
02:51Di dalam CCTV terlihat jelas
02:53Ada satu petugas
02:54Yang kami duga
02:56Dia adalah penjaga senjata api tersebut
02:59Yang radiusnya kurang lebih 10 meter
03:01Tapi tidak memonitor peristiwa pengambilan senjata api itu
03:06Dan kemudian terdengarlah tembakan
03:08Sampai dengan 4 atau 5 kali
03:18Saya merasa begini perbuatan yang sangat kecil ya
03:21Saya ini kan tidak pernah hukum
03:24Bahkan ada tanda sedikit pun di tubuhnya
03:27Harapan dari keluarga yang paling utama itu adalah
03:30Yang membunuh anak saya
03:32Itu harus dihukum mati
03:37Ya terkait pandau cabai
03:39Sudah dalam penyidikan oleh Pro Pampoli
03:45Dari rentetan kasus ini apakah bisa ditafsirkan
03:49Bahwa memang sudah ada niat perencanaan dalam pembunuhannya
03:52Ya saya kira dua-duanya ada ya
03:54Niatnya ada, perencanaannya ada
03:56Dia juga punya akses kelihatannya dengan senjata
03:58Karena keras
04:00Karena ketika ada seperti ini terjadi
04:02Ya maka disini ada problem pengawasan
04:04Ketika ada yang telah dalam proses pengawasan
04:06Pengawasan penyidikan api oleh pesawat neukori
04:09Siapa pindahnya yang harus di tahu jawaban
04:20Setelah saya berada di kawasan Pangkalan Udara
04:24Pondok cabai yang berada di kawasan Tangerang Selatan
04:27Provinsi Banten
04:28Yang menjadi saksi bisu dari peristiwa
04:31Mengejutkan insiden polisi
04:32Tembak polisi
04:34Terakhir ini saudara melibatkan dua personil
04:36Dari Direkturat Kepolisian Udara
04:39Atau korps kepolisian perairan dan udara
04:44Baharkan Polri
04:45Korban dari peristiwa ini saudara adalah
04:47Seorang personil Polri
04:50Bernama Baratu Laurentius Valdo
04:54Yang diduga kuat
04:55Ditembak oleh juniornya sendiri
04:57Bernama Barada Andika Ramadhani
05:01Peristiwa ini saudara kian menjadi ironi
05:03Karena tragedi penembakan antara polisi
05:06Menembak polisi terjadi di markas komando
05:10Direkturat Kepolisian Udara
05:12Yang seharusnya menjadi tempat aman
05:14Dan juga menjadi tempat yang memiliki pengawasan ketat
05:18Terhadap penggunaan senjata api
05:23Peristiwa penembakan yang menewaskan Baratu Valdo
05:26Sudah terjadi lebih dari satu pekan
05:28Namun hingga kini
05:29Polisi belum merilis kronologi
05:31Serta motif dibalik tragedi ini
05:33Namun berdasarkan keterangan kuasa hukum keluarga korban
05:36Yang telah melihat CCTV detik-detik kejadian bersama penyidik
05:40Pergerakan terduga pelaku
05:41Barada Andika
05:43Terpantau pada Jumat 16 Oktober 2026
05:46Pukul 4 lewat 20
05:47Waktu Indonesia Barat
05:49Terduga pelaku diduga memasuki area ditpol udara
05:52Menggunakan motor melalui pintu belakang
05:54Terduga pelaku tampak tak melepas helm
05:57Berwarna putih yang ia gunakan
05:59Usai mendatangi ke ruang kerjanya
06:01Terduga pelaku terpantau memasuki ruang penyimpanan senjata
06:04Dengan masih menggunakan helm
06:06Tak berselang lama
06:07Terduga pelaku tampak keluar ruang senjata
06:10Membawa senjata laras panjang jenis SS2 dan pisau
06:13Terduga pelaku kemudian berlari menuju ruang damkar
06:17Yang diketahui sebagai tempat yang biasa digunakan korban
06:20Untuk beristirahat
06:21Dalam kurun waktu sekitar 12 detik
06:24Terdengar suara tembakan sebanyak 4 kali
06:26Dari dalam ruangan damkar
06:28Terdengar pula teriakan dari dalam ruangan tersebut
06:30Setelah itu terduga pelaku terekam memasuki ruangan provos
06:34Dengan masih menggunakan helm
06:35Penjelasan penyidik
06:38Bahwa pelaku ini melampiaskan kemarahan
06:42Kepada korban
06:43Karena menurut penyidik tadi menjelaskan
06:47Teman-teman seangkatan korban
06:49Sering membunuh tersangkat
06:56Saya akan tunjukkan saudara di hadapan saya adalah
06:59Pangkalan udara pondok cabai
07:01Tulisan dari polisi udara
07:03Yang berada persis
07:04Di hadapan saya
07:05Adalah area
07:07Yang menjadi markas komando dari direktorat kepolisian udara
07:11Atau lokus terjadi peristiwa
07:14Polisi
07:15Tembak polisi
07:17Saya akan tunjukkan lebih dekat ya
07:19Untuk menjelaskan
07:21Lebih detail
07:22Dimana sesungguhnya
07:23Lokus penembakan yang dilakukan
07:27Oleh
07:29Barada Andika Ramadhani
07:31Bisa ditunjukkan ya
07:34Area yang bertuliskan polisi udara
07:36Adalah area hanggar
07:38Yang terdapat di markas komando direktorat kepolisian udara
07:40Dan bisa dilihat di sebelahnya ada bangunan
07:43Berwarna kuning
07:44Yang menjadi ruang
07:45Pemadam kebakaran
07:47Dan menjadi lokus
07:48Dari penembakan
07:50Yang diduga kuat
07:51Dilakukan oleh tersangka
07:53Barada Andika Ramadhani
07:55Kepada korban
07:56Bernama Baratu Laurentius
07:58Valdo Fernandes Lawai
08:02Dan di area pemadam kebakaran itu juga masih ada
08:07Satu unit setidaknya
08:09Mobil pemadam kebakaran
08:11Dan di sebelahnya adalah area yang sudah sebelumnya
08:14Ditandai garis oleh polisi
08:16Karena sudah dilakukan sejumlah proses hukum
08:18Salah satunya adalah
08:20Prarekonstruksi
08:20Untuk mengetahui
08:21Apa yang sesungguhnya terjadi
08:23Di area
08:26Ruang pemadam kebakaran
08:28Yang juga menjadi lokus penembakan
08:32Peristiwa yang kemudian terjadi pada pukul 4.40 waktu Indonesia Barat ini tentu masih didalami
08:36Oleh polisi
08:37Tetapi
08:38Kalau saya amati
08:40Dari
08:41Aplikasi Maps
08:43Yang kemudian ada
08:45Titik ataupun lokus
08:47Dari penembakan tersebut
08:48Berada cukup berdekatan
08:51Dengan area perumahan warga di belakangnya
08:53Apakah kemudian terdengar
08:54Suara-suara tembakan
08:56Tentu ini juga masih didalami
08:57Oleh polisi
08:59Sebelumnya saudara polisi juga
09:01Menyebutkan bahwa
09:03Korban atas nama
09:05Baratufaldo termasuk juga pelaku
09:08Ataupun tersangka
09:09Atas nama Barada Andika
09:10Merupakan
09:11Satu tim
09:12Yang bertugas sebagai petugas administrasi
09:15Di
09:16Pegamanan
09:17Personil
09:19Dan logistik
09:20Ataupun pamperslok
09:21Yang berada di direktorat
09:22Kepolisian udara
09:24Ada sejumlah narasi
09:26Yang kemudian menyebutkan
09:27Ada
09:28Gesekan
09:30Antara
09:31Senior
09:33Maupun junior
09:33Yang berada di direktorat
09:35Kepolisian udara
09:35Tetapi tentu motif
09:37Dari
09:38Peristiwa polisi
09:39Tembak polisi
09:39Ini masih didalami
09:40Oleh
09:41Polda Metro Jaya
09:42Untuk betul-betul diungkap
09:43Apa yang sesungguhnya
09:45Melatar belakangi peristiwa ini
09:46Saya akan
09:47Langsung
09:48Mendatangi
09:49Markas Komando
09:50Direktorat Kepolisian udara
09:51Sedara untuk mendalami
09:52Dan juga untuk
09:53Mencoba
09:54Untuk melihat secara langsung
09:55Seperti apa lokasi
09:57Tempat kejadian perkara
09:58Dari peristiwa
10:00Ataupun tragedi
10:01Polisi
10:01Tembak polisi
10:13Setelah saya tiba di
10:14Markas Komando
10:16Direktorat Kepolisian udara
10:18Atau tempat kejadian perkara
10:20Dari peristiwa
10:21Ataupun tragedi
10:22Polisi
10:23Tembak polisi
10:24Lalu sudah sejauh mana
10:25Proses hukum
10:26Yang kini tengah berjalan
10:28Dan apa yang sesungguhnya terjadi
10:29Di tempat kejadian perkara
10:32Saya akan tanyakan
10:33Secara langsung
10:34Kepada dua kuasa hukum
10:35Dari korban
10:36Ada Pak Andi
10:37Keluarga korban
10:38Dan juga
10:38Ada Pak
10:39Wilfridus Watu
10:40Bapak-bapak terima kasih
10:41Untuk waktunya Pak
10:42Pertama
10:43Saya ingin tanyakan
10:44Sejauh ini Pak
10:44Konfirmasi
10:46Dari kepolisian
10:47Terkait proses hukum
10:48Yang tengah berjalan
10:49Sudah sejauh mana
10:50Ya
10:50Jadi kita
10:52Bertemu dengan penyidik
10:53Unit 2
10:54Jatan Raspo
10:54Dan Metro Jaya
10:55Kami diperlihatkan
10:57Tentang
10:58CCTV
10:59Tentang
11:00Kronologis kejadiannya
11:01Nah jadi
11:03Sejak
11:03Masuk
11:05Jam 4
11:06Lewat 20
11:06Dan berakhir
11:08Sekitar
11:084.50
11:10Sekian ya
11:11Bukti-bukti CCTV
11:12Itu memang
11:12Menggambarkan tentang
11:13Bagaimana
11:15Dugaan
11:16Terduga itu
11:17Masuk
11:18Menurut penyidik
11:19Lewat pintu belakang mako
11:21Lewat pintu belakang mako
11:23Dan
11:23Tidak ada penjagaannya
11:25Dia menggunakan motor
11:27Dan menggunakan helm putih
11:28Dan
11:29Baju
11:30Ketelpak
11:32Itu warna merah
11:32Jadi dia masuk
11:34Di parkiran belakang
11:36Kemudian
11:36Dia masuk ke tempat
11:38Pengambilan senjata
11:39Ya itu
11:42Menggunakan helm
11:43Dan disitu
11:44Bertemu dengan seorang penjaga
11:46Tapi penjaga itu
11:47Tidak melihat
11:48Si tersangka ini
11:50Sehingga dia mengambil senjata itu
11:52Lalu kemudian
11:52Bergegas dengan
11:54Berlari menuju
11:56Tempat eksekusi
11:57Di mana
11:58Korban tidur
11:59Di damkar itu
12:00Nah terlihat disitu
12:02Tapi masih menggunakan helm
12:03Lalu
12:04Terdengarlah bunyi tembakan itu
12:06Terdengarlah bunyi tembakan
12:07Empat lima kali itu
12:08Dan ada suara
12:09Bahkan dua orang berteriak
12:10Dan kami bertanya
12:12Yang satu
12:13Adalah teriakan korban
12:14Ya kan
12:16Dan yang
12:17Tuhan atau ampun
12:19Itu
12:20Dan kemudian ada
12:21Menurut penyidik
12:23Yang satu lagi adalah
12:24Suara daripada pelaku
12:26Lalu
12:27Seketika dia keluar
12:28Dan
12:29Lari ke suatu tempat
12:31Di samping yang gelap
12:32Dan menyerahkan diri
12:33Kepada provos
12:34Menyerahkan diri
12:35Kepada provos
12:36Dan
12:38Sejak menyerahkan diri itu
12:39Kita tidak melihat
12:40Di posko itu
12:41Seperti apa
12:42Penyerahan dirinya
12:43Ya kan
12:44Bahkan kita minta
12:45Kalaupun ada
12:46Kan tentunya
12:47Sudah dibuka helmnya
12:48Karena harus diborgol
12:49Sampai disitu
12:50Putus
12:53Artinya ketika
12:54Polisi sudah
12:55Memperlihatkan
12:56Rekamasi TV
12:57Kepada kuasa hukum
12:59Dari korban
13:00Atas nama Baratu Faldo
13:01Kuasa hukum menilai
13:03Masih ada sejumlah kejanggalan
13:04Oh iya
13:04Tentu pasti
13:05Makanya itu perdebatannya
13:06Kan
13:06Sangat tajam disitu
13:08Dan
13:09Saya katakan
13:10Bahwa
13:11Dari kahumas
13:12Pol dan metode
13:13Sendiri
13:14Menyampaikan
13:15Belum ada kesimpulan
13:16Tadi berdasarkan keterangan
13:17Dari Pak Arti
13:18Bahwa
13:18Terduga pelaku
13:20Ketika melakukan aksinya
13:21Ini menggunakan helm
13:23Ya
13:23Artinya wajahnya
13:25Tidak terlihat sama sekali
13:25Tidak terlihat sama sekali
13:26Dan kita sudah berada
13:28Tepat ya
13:28Di depan dari
13:29Markas Komando
13:31Direkturat kepolisian udara
13:32Mungkin bisa kita
13:33Masuk
13:34Bapak-bapak untuk melihat
13:35Seperti apa TKP-nya
13:36Oke
13:36Saya bersama dengan
13:37Dua kuasa hukum dari
13:39Baratul Faldo
13:40Saudara akan langsung
13:41Mencoba untuk masuk ke
13:43Direkturat kepolisian udara
13:44Untuk melihat
13:44Seperti apa sesungguhnya
13:45Tempat kejadian perkara
13:47Dan
13:47Apa yang sesungguhnya terjadi
13:48Di dalam
13:49Direkturat kepolisian udara
13:55Selamat siang Pak
13:57Selamat siang Pak
13:58Selamat siang ya
13:59Kami dari
14:01Pak Penisit Hukum
14:03Keluarga
14:04Almarum Aldo
14:06Dari Bapak-bapaknya
14:07Mau
14:09Melihat situasi
14:11Tempat kejadian perkara
14:14Sudah izin kemarin
14:15Di penyidik ya
14:16Semalam
14:16Sudah izin ke penyidik ya
14:18Mas siapa ya Pak
14:19Eru
14:20Sudik
14:20Boleh kami minta nomornya Pak
14:22Boleh
14:23Saya telepon sebentar ya Pak
14:32Sementara
14:33Tidak bisa Bapak
14:34Tidak bisa masuk
14:35Karena sedang
14:36Ada kegiatan juga
14:37Kita tahu
14:38Penerbangan
14:39Penerbangan VIP
14:40Bisa tetap berkoordinasi
14:42Dengan
14:42Penyidik
14:43Penyidik aja
14:43Untuk
14:45Perkembangannya
14:46Bagaimana
14:48Barangnya
14:48Dimana
14:49Kita sudah serahkan
14:49Semua ke
14:50Kalau untuk
14:52Keterangannya
14:53Mungkin bisa lewat
14:54Pumas Kode Metro
14:55Oke
14:55Atau di Pumas Mabes Polri
14:57Namun kita
14:58Gak bisa untuk
14:59Kita dari tim kuasa
15:00Untuk melihat
15:01Situasi
15:02Tempat eksekusinya
15:03Belum bisa
15:04Belum bisa ya
15:04Untuk
15:05Dari
15:06Propam
15:06Itu sudah
15:07Meriksa kami
15:08Bapak
15:09Oke gitu
15:09Sudah berlangsung
15:10Tapi kalau ruangan
15:12Pemadam kebakaran
15:13Itu di dalam
15:14Jauh
15:14Paling ujung
15:16Dia border
15:17Paling disini
15:18Atau ruang senjata
15:19Apa?
15:20Ruang senjata
15:21Itu
15:21Tidak
15:22Sebelum
15:23Kode disini
15:23Sebelum
15:24Ruang pemadam
15:26Sebelum
15:27Tapi itu
15:27Pasti dijaga ya Pak?
15:29Pasti dijaga Pak
15:30Kalau pumpers lock itu
15:31Memang dibekali senjata
15:33Laras panjang Pak?
15:34Iya
15:34Di pumpers lock itu
15:36Biasanya ada bagian
15:36Pumlas
15:37Pengaman pangkalan
15:38Itu biasanya dilengkapi
15:39Tapi itu biasanya
15:40Di poman-poman tertentu
15:42Pak Ardi dan Pak Willy
15:46Bahwa tadi kita sudah
15:47Coba untuk
15:47Kemudian masuk ke TKP
15:48Tapi tidak
15:49Mendapat izin dari polisi
15:50Tanggapan Anda?
15:51Oh iya
15:51Jadi tadi
15:52Komendan jaganya
15:53Danyatakan bahwa
15:54Ini
15:55Sudah jadi perintah pimpinan
15:57Untuk
15:58Belum dapat arahan
16:00Saya sampaikan juga tadi
16:01Bahwa
16:02Dari rekan CCTV
16:04Si terduga itu
16:06Ya kami juga belum pastikan
16:07Dia pelakunya
16:08Karena bisa saja
16:09Peran pengganti
16:10Menggunakan helm
16:10Cuttle Park
16:12Semua tertutup
16:12Benar itu
16:13Kayak dia
16:13Kayak astronot
16:14Di bulan itu
16:16Tidak kelihatan betul
16:17Ada apa?
16:18TKP sampai hari ini
16:19Di CCTV pun juga
16:20Tidak bisa memperlihatkan
16:21Peristiwa eksekusi itu
16:22Oke
16:23Dan akses masuk
16:24Dari terduga pelaku ini
16:25Sebelum eksekusi
16:27Barat Tufaldo
16:28Adalah melalui pintu belakang
16:29Kita bisa lihat
16:30Kesana
16:30Oke
16:31Kita akan coba
16:32Lihat ya
16:32Pintu
16:33Yang kemudian
16:34Menjadi akses masuk
16:35Dari
16:35Terduga pelaku
16:37Barada
16:39Andika
16:40Sebelum akhirnya
16:41Mengsekusi
16:41Barat Tufaldo
16:48Saya merasa
16:50Ini perbuatan
16:50Yang sangat kecil ya
16:51Saya menerima berita
16:53Bahwa dia ini
16:53Dicemat
16:54Ditikam
16:55Nah ini yang
16:56Ini yang bagi saya
16:57Ini sudah sangat
16:58Kurang air
17:02Udara
17:03Papa Erud
17:04Pada kesempatan ini
17:07Saya selama orang tua
17:09Dan almarhum
17:10Baratku
17:12Burentinus
17:14Peraldo
17:14Pardentes
17:15Lawai
17:16Sangat penduka
17:37Terkait
17:38Tentang motif
17:38Penggunaan sejata api
17:39Dan perundungan
17:40Duga perundungan
17:41Serta ada
17:42Kemungkinan
17:42Keterlibatan orang lain
17:43Ini masih
17:44Didalami
17:45Yang perlu kami sampaikan
17:46Bahwa persangkaan
17:47Pasal pidana
17:48Yang dikenakan
17:50459 KUAP
17:51Tentang pembunuhan
17:53Berencana
18:09Mau lewat sini
18:11Sampai ke pintu belakang
18:12Tadi itu
18:12Tidak bisa
18:13Tidak boleh
18:14Memang
18:15Arandar pimpinan
18:16Seperti itu
18:18Pak Ardi
18:19Dan juga Pak Wili
18:20Tadi kita sudah
18:21Mencoba untuk masuk
18:22Melalui dua pintu
18:23Yang pertama pintu depan
18:24Yang kedua pintu belakang
18:26Tapi dua-duanya
18:27Kita tidak diizinkan
18:28Untuk masuk
18:28Kita juga sempat
18:29Bermincang ya
18:30Jadi kan beberapa petugas
18:31Yang kemudian
18:32Berjaga
18:33Bisa ditunjukkan mungkin
18:34Di salah satu pintu
18:35Yang kemudian
18:36Bisa saja diakses
18:37Oleh seseorang
18:38Untuk masuk
18:39Ke
18:40Mako
18:41Direkturat
18:42Kepolisian Udara
18:43Dalam tanda kutip
18:44Melalui pintu belakang
18:45Dan bisa dilihat ada beberapa kendaraan yang keluar masuk melalui sini
18:48Tapi apakah
18:48Kuasa hukum meyakini
18:49Pintu ini
18:50Yang digunakan
18:52Ataupun yang diakses
18:53Oleh Barada Andika
18:54Sebelum melakukan eksekusi kepada Barat Tuvaldo
18:57Ya
18:58Jadi memang
18:59Kami menyesali ya
19:00Bahwa kami
19:01Sebagai kuasa hukum
19:03Orang tua korban
19:04Tidak bisa masuk ke dalam
19:05Dan berdasarkan
19:06Rekaman CCTV
19:08Yang kami amati bersama
19:09Kami lihat bersama
19:10Tadi malam
19:11Itu memang
19:12Si pelaku ini
19:14Ya terduga pelaku ini ya kakak ya
19:16Itu masuk melalui akses pintu belakang
19:19Masuk melalui pintu ini
19:20Iya
19:20Masuk melalui pintu ini
19:22Kemudian
19:24Menimpan motornya
19:26Turun dari motor
19:28Kemudian terlihat jelas
19:30Ya
19:30Pisoknya
19:31Kemudian
19:32Masuk menuju ke ruang
19:34Penyimpanan senjata
19:36Padahal di dalam CCTV
19:38Terlihat jelas
19:39Ada satu petugas
19:41Ya
19:41Yang kami duga
19:42Dia adalah
19:43Penjaga senjata api tersebut
19:45Yang radiusnya kurang lebih 10 meter
19:47Tapi tidak
19:50Memonitor
19:51Peristiwa pengambilan senjata api itu
19:54Dan kemudian
19:55Terlihat jelas
19:55Ketika
19:56Si terduga pelaku ini
19:58Memegang senjata
19:59Dia langsung
20:01Berlari
20:01Menuju ke tempat
20:03Almarhum
20:04Tidur
20:05Dan kemudian
20:05Terdengarlah tembakan
20:07Sampai dengan 4 atau 5 kali
20:11Sebelum polisi
20:13Mengungkap motif
20:14Dari pembunuhan
20:16Yang kemudian masih didalami
20:17Ada satu pernyataan
20:18Menyebut bahwa
20:19Terduga pelaku
20:20Ataupun tersangka ini
20:21Merupakan
20:21Dalam tanda kutip
20:22Korban perundungan
20:24Yang dilakukan oleh
20:25Senior-seniornya
20:26Tanggapan dari kuasa hukum
20:28Korban seperti apa?
20:29Jadi Alibi ini kan dibangun duluan
20:30Tidak sesudah dari itu
20:32Karena kita pun investigasi
20:33Bahwa kejadian
20:35Dan ini
20:35Tidak ada
20:37Si korban itu
20:38Melakukan secara pribadi
20:39Perundungan terhadap
20:39Si tersangka ini
20:41Kalau misal perundungan
20:43Anak ini
20:44Ingat loh
20:44Dia baru belum jadi
20:45Lama menjadi anggota polisi
20:46Kalau orang melakukan
20:48Esekusi secara sendiri
20:49Di tempat yang
20:51Institusi
20:52Itu butuh
20:53Satu nyali
20:53Dan psikologi yang kuat
20:58Usai kejadian
20:59Baratul Faldo
21:00Kemudian dibawa
21:01Menggunakan ambulans
21:02Menuju rumah sakit
21:03Di kawasan Cipultat
21:04Tangirang Selatan
21:05Dalam video yang beredar
21:06Ambulans tersebut
21:07Melintas kencang
21:08Dengan menyalakan sirine
21:09Melintasi jalan talas
21:10Sekitar pukul 5
21:11Lewat 14 menit
21:13Atau 30 menit
21:14Usai tragedi terjadi
21:15Lalu seperti apa
21:17Kasus ini
21:18Bermula
21:19Dan terungkap
21:20Dan seperti apa
21:21Sesungguhnya kondisi korban
21:22Ketika peristiwa tersebut
21:24Terjadi
21:25Saya sudah bersama
21:26Dengan
21:27Mbak Lince
21:28Salah satu orang pertama
21:29Yang mengetahui
21:30Kejadian tersebut
21:30Dan juga ada
21:31Bang Nandes
21:32Pihak keluarga
21:33Yang melihat kondisi korban
21:34Mbak Lince dan Bang Nandes
21:35Terima kasih untuk waktunya
21:36Pertama saya ingin ke
21:37Mbak Lince dulu
21:39Saya konfirmasi
21:40Mbak Lince itu
21:40Pihak pertama yang dihubungi
21:42Ketika
21:43Baratul Faldo
21:45Ini ditemukan
21:46Tewas meninggal dunia
21:47Sekitar jam
21:485.30 atau 5.40 lah
21:50Itu suami saya
21:51Ditelepon
21:52Lalu disampaikan bahwa
21:53Almarhum sudah
21:54Meninggal dunia
21:55Lalu suami nanya
21:57Dimana meninggalnya
21:58Katanya sekarang
21:59Di rumah sakit Hermina
22:00Lalu bertanya lagi
22:01Itu kenapa
22:02Sakit apa gimana
22:03Nah itu tidak disampaikan
22:05Yang menelpon saat itu
22:06Rekannya
22:07Almarhum
22:09Kita kesana
22:10Almarhum sudah di IGD
22:12Disana kita melihat
22:13Ditutupin kain kafan
22:15Artinya sudah dalam
22:16Kondisi meninggal dunia
22:17Betul
22:17Saya ingin ke
22:18Bang Nandes
22:19Saya konfirmasi lagi
22:21Bang
22:21Abang yang memandikan
22:22Jenazah dari Almarhum
22:23Artinya abang melihat
22:25Betul
22:25Kondisi dari Almarhum
22:27Untuk terakhir kalinya
22:27Benar
22:28Saya lihat
22:29Seperti apa
22:29Kondisi luka
22:30Kondisi luka korban itu
22:33Almarhum itu
22:35Sini ya
22:36Sini ada
22:37Sayatan
22:38Di betis kiri
22:41Sama di kaki itu ada
22:42Sayatan juga
22:44Informasi di bagian
22:45Belakang kepala
22:47Juga ada
22:47Jahitan itu tiga
22:48Tiga jahitan
22:50Panjang ya
22:50Abang ya
22:51Satu
22:52Tengah
22:52Satu
22:53Sama kiri
22:53Satu
22:54Tiga jahitan itu
22:55Oke
22:57Ketika pertama kali
22:58Abang melihat
22:59Kondisi jenazah
23:00Yang terintas
23:01Di pikiran abang apa
23:01Nggak percaya lah bang
23:02Orang dia
23:04Hari
23:04Kamis malam aja
23:06Masih
23:07Teleponan sama adik saya
23:10Sehari sebelum
23:11Bukan sehari
23:12Abang malam
23:13Malam
23:14Malamnya
23:14Subuhnya dia meninggal
23:15Malamnya masih telpon
23:17Oke
23:17Bukan sehari
23:18Abang tau apa yang dibicarakan
23:19Mungkin saat itu
23:20Dengan adik abang
23:21Dia
23:23Bahasa-bahasa dia
23:24Waktu itu bawa dia mau ke rumah
23:25Tidur di rumah
23:26Ada mungkin cerita
23:27Bahwa
23:29Ada konflik yang dialami oleh korban
23:30Sebelum peristiwa itu
23:32Tidak ada sama sekali
23:33Tapi sosok dari almarhum
23:34Sepengetahuan Balince ini
23:35Orangnya sopan
23:37Orangnya baik
23:38Orangnya tuh yang
23:39Yang nggak bercanda berlebihan
23:41Tidak pernah mungkin mendengar
23:42Ada konflik antara senior dengan junior
23:43Nggak
23:44Nggak ada
23:45Sama sekali
23:45Nggak ada
24:18Korban penembakan tragedi polisi
24:22Tembak polisi
24:23Baratu Faldo telah dikebumingkan
24:25Di tanah kelahiran
24:26Yang di Larantuka
24:27Nusa
24:28Tenggara Tibur
24:29Sampai dengan saat ini
24:29Pihak keluarga masih terus
24:30Mencari keadilan
24:32Bagi korban
24:33Baratu Faldo
24:34Lalu
24:35Keterangan apa yang sesungguhnya
24:36Diterima oleh
24:37Pihak keluarga
24:38Dari polisi
24:38Dan bagaimana harapan keluarga
24:40Terkait dengan
24:41Pengungkapan
24:42Kasus ini
24:43Saya akan tanyakan secara langsung
24:45Kepada
24:46Ayah Anda
24:47Dari Baratu Faldo
24:49Antonius Fernandes
24:51Dan juga
24:51Paman Baratu Faldo
24:53Yohannes Fernandes
24:54Kami
24:56Tim di Poinvestigasi
24:57Kompas TV
24:58Pertama ingin mengucapkan
24:59Turut berduka cita Pak
25:00Atas apa yang terjadi
25:02Dan menimpak
25:03Keluarga Bapak
25:04Secara spesifik lagi
25:06Menimpa
25:06Korban Baratu Faldo
25:09Saya ingin tanyakan Pak
25:10Pertama kali ketika
25:12Pak Antonius
25:13Ataupun Pak Yohannes
25:14Mendengar informasi
25:16Bahwa
25:17Almarhum ini
25:18Meninggal dunia
25:20Keterangan apa yang
25:21Bapak dapatkan dari polisi
25:22Itu dari
25:23Satu ibu
25:25Yang
25:25Katanya
25:26Aldo biasa
25:27Apa
25:28Nomornya
25:30Di rumah itu ibu
25:31Pagi-pagi itu
25:33Di cilpon
25:36Itu katanya
25:37Aldo meninggal dunia
25:39Bahwa
25:40Sampai dengan saat ini Pak
25:41Polisi masih mendalami
25:43Motif
25:44Dari
25:45Meninggalnya
25:46Baratu Faldo
25:47Karena kita tahu juga
25:48Ada satu orang
25:49Yang diduga menjadi pelaku penembakan
25:51Kepada Baratu Faldo
25:53Ini juga belum disampaikan
25:54Kepada Bapak
25:55Kepada pihak keluarga
25:56Secara resminya
25:57Belum disampaikan
25:58Kami ini hanya
25:59Dengar dari Medsos
26:01Yang dirilis di Medsos
26:02Tapi untuk penyampaian
26:04Secara langsung
26:04Ke keluarga ini belum ada
26:05Dan
26:06Salah satu informasi
26:07Yang kemudian beredar Pak
26:08Bahwa
26:09Terduga pelaku
26:11Ataupun tersangka
26:12Ini
26:12Merasa sakit hati
26:14Karena adanya perundungan
26:15Dan
26:15Perundungan ini dikaitkan
26:17Dengan peristiwa penembakan
26:18Yang dilakukan tersangka
26:19Kepada
26:20Al-Mahrum Baratu Faldo
26:22Tanggapan Bapak seperti apa?
26:24Bapak menerima
26:24Alasan tersebut?
26:25Yang jelasnya
26:26Saya tidak terima
26:27Artinya
26:28Begini Bapak
26:29Di bully itu
26:30Ada pembuktiannya
26:31Seperti apa?
26:32Kan belum ada pembuktian
26:33Bahwa dia ini
26:34Mengguli
26:34Bisa saja kan
26:35Dibericahkan
26:36Atau
26:37Dicarakan
26:38Begitu
26:39Tapi pembuktiannya
26:40Ada tidak
26:40Bahwa dia
26:40Memuli orang
26:41Di mata keluarga sendiri Pak
26:43Sosok dari
26:44Al-Mahrum Baratu Faldo
26:45Ini sosok yang seperti apa?
26:47Setahu saya
26:48Anak
26:49Anak saya ini
26:51Kifatnya baik
26:52Dalam keluarga
26:53Penyakit keluarga
26:55Sama saudaranya juga
26:58Sering berbagi
26:59Jadi
27:00Orangnya itu memang
27:02Baik
27:03Apakah pernah terdengar
27:05Mungkin Pak
27:05Cerita dari
27:06Al-Mahrum Baratu Faldo
27:07Bahwa
27:08Mungkin
27:09Dirinya mengalami
27:11Konflik
27:11Atau menceritakan
27:12Soal relasi
27:13Dirinya dengan
27:14Personil
27:14Polri lain
27:15Tidak pernah
27:16Selama ini kan
27:17Kami tahu saja
27:18Anak kami itu
27:19Baik-baik saja
27:19Karena dia tidak pernah
27:20Mengeluhi
27:21Tidak pernah
27:22Itu adik
27:23Ada
27:23Salah satu adiknya
27:25Dia sering curat
27:26Atau apa
27:27Semua itu di adiknya
27:28Untuk
27:29Tetapi untuk
27:30Curat tentang
27:32Tidak ada orang
27:33Yang tidak senang
27:34Atau ada
27:36Komik dengan orang
27:37Tidak pernah
27:38Sama sekali Pak
27:39Saya merasa
27:40Ini perbuatan
27:41Yang sangat kecil
27:42Anak saya itu kan
27:43Dari dulu
27:44Saya ini kan
27:45Tidak pernah
27:48Pukul
27:48Bahkan ada
27:49Tanda sedikit pun
27:50Ditunggu
27:52Lalu ini
27:53Saya menerima
27:54Berita bahwa
27:55Dia ini
27:55Ditemak
27:56Ditikam
27:57Nah ini yang
27:58Ini yang bagi saya
27:59Ini sudah sangat
28:00Kurang air
28:03Bapak mungkin
28:04Masih ingat
28:05Apa yang menjadi
28:07Alasan
28:08Baratufaldo ini
28:09Ingin menjadi
28:10Personil Polri Pak
28:11Ingin menjadi polisi
28:12Pernah disampaikan
28:13Kepada Bapak
28:13Setelah tamat SMA
28:15Anak saya ini
28:16Cita-citanya
28:17Memang mau
28:18Ke
28:18Polisian
28:20Saya tanya
28:21Mau ke
28:22Tantama
28:23Atau
28:24Lebih bagus
28:25Kuliah
28:25Dianjurkan
28:26Tapi beliau
28:27Mati-matian
28:29Tetap ke
28:29Polisi
28:31Sebagai pihak keluarga
28:32Sebagai ayah Anda
28:33Dari korban
28:34Apa yang
28:35Bapak harapkan
28:36Terkait proses hukum
28:37Yang tengah berjalan saat ini
28:38Hukum
28:39Harus benar-benar
28:40Terbuka
28:41Dan transparan
28:42Sehingga kami
28:43Orang tua
28:44Yang sedang sakit
28:45Itu
28:46Bisa terubati
28:47Jangan disembunyi-sembunyikan
28:49Ada mungkin
28:50Permintaan khusus
28:50Yang ingin Bapak sampaikan
28:51Kepada Kapolri Pak
28:52Mungkin
28:53Kepada Kapolri
28:54Saya mengharapkan
28:57Kejadian-kejadian
28:58Seperti ini
28:59Tidak
29:00Perlu terulang lagi
29:01Harapan dari keluarga
29:03Yang paling
29:03Utama itu adalah
29:05Orang yang bersangkutan
29:07Yang membunuh
29:08Anak saya
29:08Itu harus
29:09Dihukum mati
29:22Tim depo investigasi
29:24Telah berupaya
29:24Meminta tanggapan
29:25Dari kepolisian
29:26Mulai dari pihak
29:27Polda Mitrojaya
29:28Yang menangani
29:29Kasus pidana
29:30Barada Andika
29:30Korps pulai
29:32Rotbaharkam
29:32Polri
29:33Hingga
29:33Babes Polri
29:34Namun hingga
29:35Liputan ini
29:35Ditayangkan
29:36Kami belum menerima
29:37Jawaban dari pihak
29:38Kepolisian
29:39Empat hari
29:40Pas catragedi
29:40Penembakan
29:41Baratufaldo
29:42Korpol Airut
29:43Menggelar apel gabungan
29:44Di Mako
29:45Ditpol Udara
29:45Penduk Cabe
29:46Apel gabungan
29:47Dipimpin oleh
29:48Kepala Korpol Airut
29:49Irjen Pol
29:50Dr. Anwar
29:51Korpol Airut
29:52Menekankan
29:53Agar seluruh personil
29:54Bekerja secara
29:54Profesional
29:55Disiplin
29:56Dan tidak
29:57Mengabaikan prosedur
29:58Termasuk dalam
29:58Pelaksanaan tugas rutin
30:00Yang berpotensi
30:01Menimbulkan
30:02Kelalayan
30:02Selain itu
30:03Apel juga
30:04Menekankan
30:04Komitmen
30:05Menghapus
30:05Budaya Kekerasan
30:06Dan Bullying
30:07Atau Perundungan
30:08Di Lingkungan
30:09Korpol Airut
30:09Korpol Airut
30:11Menegaskan
30:11Tidak boleh ada
30:12Pembendaraan
30:13Terhadap
30:13Tindakan
30:14Kekerasan
30:14Intimidasi
30:15Maupun
30:16Perlakuan
30:16Sewenang-wenang
30:17Terhadap
30:17Sesama
30:18Anggota
30:18Khususnya
30:19Personil Junior
30:25Ini alarm
30:26Keras
30:27Ketika ada
30:28Seperti ini
30:29Terjadi
30:29Maka disini
30:30Ada problem
30:31Pengawasan
30:56Tragedi polisi
30:57Tembak polisi
30:58Kembali terjadi
30:59Insiden terbaru
31:00Seorang anggota poli
31:01Diduga tewas
31:02Ditembak oleh
31:03Juniornya sendiri
31:03Di Markes Komando Direktorat
31:05Kepolisian Udara
31:06Di Tangerang Selatan
31:07Provinsi Banten
31:08Peristiwa ini
31:09Kembali menyisakan
31:10Tanda tanya
31:11Mengapa sistem
31:12Pengawasan
31:12Di internal
31:13Korps Bayangkara
31:14Seolah tak mampu
31:15Memendung
31:15Tindak kekerasan
31:16Yang dilakukan
31:17Antara sesama polisi
31:19Masih lekat
31:20Dalam ingatan
31:21Peristiwa yang
31:22Mengguncang
31:22Tubuh kepolisian
31:23Pada tahun
31:242022
31:24Kematian Brigadir
31:26Yosua Utabarat
31:27Yang melibatkan
31:28Ex Kadif Propan Polri
31:29Verdi Sambo
31:30Menjadi aib di internal
31:31Polri
31:32Yang tidak mudah
31:33Untuk dilupakan
31:34Verdi Sambo
31:35Dinyatakan terbukti
31:36Bersalah
31:37Melakukan pembunuhan
31:38Perencana
31:38Terhadap Brigadir
31:39Yosua Utabarat
31:40Sambo juga terbukti
31:42Terlibat dalam
31:42Obstruction of Justice
31:44Atas skenario
31:44Palsu kematian
31:45Yosua
31:46Hingga perusahaan
31:47CCTV
31:47Yang mengakibatkan
31:49Sistem elektronik
31:50Tidak bekerja
31:51Sebagaimana mestinya
31:52Menyatakan terdakwa
31:54Verdi Sambo
31:55S.A.S.I.K.M.H
31:56Telah terbukti
31:57Sarasa
31:57Dan meyakinkan
31:58Bersalah
31:58Melakukan tindak
32:00Bidana
32:00Turut serta
32:01Melakukan
32:03Pembunuhan
32:03Berencana
32:04Dan tanpa hak
32:05Melakukan tindakan
32:06Yang berakibat
32:07Sistem elektronik
32:09Tidak bekerja
32:09Sebagaimana mestinya
32:10Yang dilakukan
32:12Secara bersama-sama
32:14Kasus
32:15Sambo
32:15Beran satu-satunya
32:15Peristiwa yang mengisahkan luka
32:16Dua tahun berselang
32:18Di Solok Selatan
32:19Sumatera Barat
32:19Polisi kembali
32:20Berhadapan dengan polisi
32:22Kali ini
32:23Peristiwa terjadi
32:23Justru di dalam lingkungan
32:25Polres Solok Selatan
32:29Kala itu
32:30Kasus Teresrim
32:31Polres Solok Selatan
32:32Kompol Anumerta
32:33Ulil Rianto Ansar
32:34Tewas ditembak
32:35Oleh kabang
32:36Ops Polres Solok Selatan
32:37AKP Dadak Iskandar
32:41Perseman bermula
32:42Dari penanganan
32:42Berkara Galiance
32:43Atau tambang ilegal
32:45Namun konflik
32:45Yang terjadi
32:46Di antara keduanya
32:47Justru berujung
32:48Pada kematian
32:51Tim depo investigasi
32:53Sempat mendatangi
32:54Langsung lokasi
32:54Kejadian di Solok Selatan
32:56Di sana kami
32:57Menelusuri lokasi
32:58Tempat peristiwa itu terjadi
32:59Kepatian di lingkungan
33:00Polres
33:01Yang menjadi saksi bisu
33:02Ketika dua orang
33:03Anggota Polri
33:04Yang seharusnya berada
33:05Dalam satu barisan
33:06Justru berhadap-hadapan
33:09Tim juga penelusuri
33:10Lokasi Galiance
33:11Yang diduga berkaitan
33:12Dengan perkara
33:13Pemicu konflik
33:14Apakah betul
33:15Tambang ilegal ini
33:17Galiance
33:17Dan mungkin ada
33:18Beberapa titik
33:19Di Sungai Pagu
33:20Itu di-backingi
33:21Oleh polisi
33:24Kebetulan yang disini
33:25Kan ini kan
33:26Yang ulayan
33:27Ini kan polisi juga punya
33:28Pak Suardi itu kan
33:28Polisi juga itu
33:29Yang lola kakaknya
33:30Pak Suardi kerja di
33:31Polisi
33:32Polisi di Polres
33:33Kita Selatan
33:34Yang artinya
33:34Tentu kenal dengan
33:36AKP Dadak
33:37Oh iyalah
33:38Satu kantor
33:40Teranggiri polisi
33:41Tembak polisi
33:42Bukan semata-mata
33:43Tentang siapa
33:44Yang menarik pelatuk
33:45Namun sejauh mana
33:46Sistem pengawasan
33:47Memastikan
33:48Aparat
33:48Tidak menyalahgunakan
33:49Dan memenang
33:50Pembatasan penggunaan
33:51Senjata api
33:52Oleh anggota Polri
33:53Bahkan pernah menjadi
33:54Wacana
33:55Dalam rapat
33:55Dengan pendapat
33:56Di DPR RI
33:57Berdasarkan data
33:58Sepanjang tahun
33:592022 hingga
34:002024
34:01Kontras
34:01Mencatat terdapat
34:02Lebih dari 300
34:03Peristiwa
34:04Penyalahgunaan
34:05Senjata api
34:06Dan total 494 korban
34:08Dan institusi
34:09Yang paling mendominasi
34:11Adalah jajaran
34:12Di tingkat
34:12Kepolisian Resor
34:13Kini tragedi
34:15Pendok Cabai
34:15Menambah satu
34:16Catatan kelam
34:17Apakah ini
34:17Sekedar perbuatan
34:18Individu
34:19Atau ada celah
34:20Dalam sistem
34:21Hingga pengawasan
34:22Yang belum benar-benar
34:23Berjalan
34:26Saudara tragedi penembakan
34:28Baratu Faldo
34:29Masih menyisakan
34:30Tanda tanya besar
34:31Meskika Polri
34:32Sudah menekankan
34:32Bahwa kasus ini
34:33Tengah didalami
34:34Oleh Propam
34:35Namun sejumlah pihak
34:36Menilai
34:37Tragedi polisi
34:38Tembak polisi
34:39Masih menyimpan
34:40Sejumlah misteri
34:42Dan juga berbagai
34:43Persoalan
34:43Yang ada
34:44Di tubuh Polri
34:45Lalu bagaimana
34:46Kompolnas
34:47Memaknai peristiwa
34:48Yang kembali terulang
34:49Tragedi polisi
34:50Tembak polisi
34:50Saya akan tanyakan secara langsung
34:52Kepada komisioner
34:53Kompolnas
34:53Bapak Yusuf Warsim
34:54Pak Yusuf
34:55Terima kasih untuk waktunya
34:55Pak
34:55Pak Yusuf bahwa
34:57Kasus penembakan
34:59Yang akibatnya
35:01Baratu Faldo
35:01Meninggal dunia ini
35:02Tidak hanya dilakukan
35:04Di dalam
35:04Markes Komando
35:05Tetapi dilakukan
35:06Oleh juniornya
35:08Kepada seniornya sendiri
35:09Bagaimana
35:10Kompolnas menilai hal ini
35:11Sangat
35:12Prihatin
35:13Bahwa ada
35:16Penyalahgunaan
35:16Kembali
35:17Senjata api
35:19Ini alarm keras
35:20Alarm keras
35:21Ketika hal ini
35:23Menjadi alarm keras
35:24Artinya
35:24Kompolnas juga sepakat
35:25Bahwa ada kelalaian
35:26Dalam hal pengawasan
35:27Penggunaan senjata api
35:28Termasuk juga
35:29Pelanggaran prosedur
35:30Ya
35:30Penyalahgunaan senjata api
35:32Itu bukan soal
35:33Digunakan untuk
35:36Menembak
35:36Tapi
35:38Penyalahgunaan itu
35:39Juga
35:40Merupakan
35:41Bagian dari
35:42Rantai
35:44Sistem pengawasan
35:45Karena ketika
35:46Ada seperti ini
35:47Terjadi
35:48Ya maka disini
35:49Ada problem pengawasan
35:50Sebenarnya
35:51Kemarin-kemarin itu
35:52Dalam pengawasan
35:54Kita
35:54Pengawasan
35:55Penggunaan senjata api
35:57Itu sangat
35:58Sudah diketatkan
35:59Sudah diketatkan
36:00Sempat
36:01Yang diberikan izin itu
36:02Ditarik semua
36:03Di audit
36:04Ini tentu
36:06Perlu
36:07Perlu menjadi
36:08Perhatian kembali
36:09Ketika ada celah
36:10Dalam proses pengawasan
36:11Penggunaan senjata api
36:12Oleh personil polis
36:14Siapa pihak yang harus
36:14Bertanggung jawab
36:15Pak
36:15Jika memang betul
36:16Ada celah itu
36:18Bertanggung jawab
36:19Ya tentu
36:20Sistem pengawasan itu
36:22Yang harus dimintain
36:23Pertanggung jawaban
36:24Dan
36:24Pengawasan itu kan
36:26Melekat
36:27Saya sebut
36:28Melekat tadi
36:29Pimpinan
36:30Ini diduga
36:31Senjata yang
36:33Disimpan
36:34Artinya ada
36:35Kelemahan pengawasan
36:37Dalam penyimpanan
36:38Nah kan itu harus
36:39Dimintain tanggung jawabnya
36:40Tidak semata-mata
36:42Tersangka yang saat ini
36:43Sedang diproses
36:44Nah harus ada
36:45Pertanggung jawaban
36:46Pengawasan
36:47Itu berjenjang
36:48Di siapa atasannya
36:49Dalam penugasan apa
36:52Dia diberikan
36:53Baru nanti
36:54Evaluasi selanjutnya
36:56Dikaitkan dengan
36:57Fakta-fakta
36:58Yang terkait
37:00Dengan penyidikan
37:01Kita
37:01Menyarankan
37:03Di dalam proses
37:04Penyidikan itu
37:05Dilakukan
37:06Pemeriksaan
37:07Psikologi forensik
37:09Untuk memastikan
37:10Bagaimana kejiwaannya
37:11Berbicara soal tragedi
37:14Polisi
37:15Tembak polisi
37:15Tentu ini bukanlah
37:16Yang kali pertama
37:17Kita masih ingat betul
37:18Ada peristiwa penembakan
37:19Polisi
37:20Tembak polisi
37:20Di Solok Selatan
37:21Bahkan kita tahu juga
37:22Bahwa beberapa tahun yang lalu
37:24Mantan Kadif Propampori
37:26Juga terlibat
37:27Dalam proses
37:28Pembunuhan
37:29Berencana Brigadir Yosua
37:30Tetapi nampaknya
37:31Momen tahun ini
37:33Kembali terulang
37:34Apa yang kemudian
37:35Akan didorong oleh
37:36Kompolnas
37:37Agar peristiwa polisi
37:38Tembak polisi ini
37:39Tidak kembali terjadi
37:40Pak Yosua
37:41Ya sementara ini
37:42Ya sementara ini
37:42Karena sudah
37:43Termonitor jelas
37:44Kasusnya dituntaskan
37:47Baik itu
37:48Pidananya
37:49Maupun
37:50Kode etiknya
37:51Yang kedua
37:53Itu
37:53Ada pemenuhan
37:55Hak-hak korban
37:56Ya kita tentu
37:57Sangat berduka
37:58Dan berempati
37:59Baru yang ketiga
38:00Pembelajaran
38:02gitu
38:03Bahwa
38:04Harapannya
38:05Tidak terjadi
38:06Sehingga
38:07Kita punya optimisme
38:09Bahwa senjata
38:10Yang diberikan
38:11Kepada polisi itu
38:11Untuk melindungi kehidupan
38:13Yang kedua
38:14Soal
38:15Pembinaan
38:16Pembinaan
38:16SDM
38:17Baru yang ketiga
38:18Pengawasan
38:19Di dalam tugas
38:24Dari rentetan kasus ini
38:26Apakah bisa
38:26Ditafsirkan
38:28Bahwa memang
38:28Sudah ada
38:29Niat perencanaan
38:30Dalam pembunuhan ini
38:31Ya saya kira
38:32Dua-duanya ada ya
38:33Niatnya ada
38:34Perencanaannya ada
38:41Kalau untuk terkait
38:42Tentang
38:43Kejiwaan
38:44Itu butuh proses
38:45Ini masih berproses
38:46Makanya kami sampaikan
38:48Kami butuh waktu
38:49Karena tidak bisa
38:50Satu dua hari
38:51Untuk
38:51Mengenali
38:52Psikologi seseorang
38:56Akan di evaluasi
38:58Pasti akan di evaluasi
38:59Pasti akan di evaluasi
39:00Pasti akan di evaluasi
39:00Apakah nanti
39:00Rekrutan
39:01Atau apa
39:01Bikin itu
39:02Ya sistem rekrutan
39:03Entah ideologi
39:04Psikologi
39:05Itu pasti akan
39:06Sangat dominan
39:08Terlihat
39:09Kejalan-kejalan
39:16Sudara peristiwa polisi
39:17Tembak polisi
39:18Kembali terjadi
39:18Bahkan kini
39:19Peristiwa penembakan
39:20Terjadi
39:21Tidak di ruang publik
39:22Tidak di kantor polisi
39:23Tetapi di markas komando
39:25Lalu apa yang sesungguhnya
39:26Terjadi di internal polri
39:27Saya akan tanyakan
39:28Secara langsung
39:29Kepada guru besar
39:30Departemen
39:30Kriminolog UI
39:31Yang juga merupakan
39:32Pakar ilmu
39:33Kepolisian
39:34Profesor Adrianus Meliala
39:36Prof Adrianus
39:37Terima kasih
39:38Polisi sampai dengan saat ini
39:39Masih mengecek
39:40Kondisi kejiwaan
39:41Dari tersangkat
39:42Jika betul
39:43Ada gangguan psikis
39:44Pertanyaannya
39:45Mengapa
39:46Seorang
39:47Anggota polri
39:48Ini bisa
39:49Tidak terdeteksi
39:50Kondisi kejiwaannya
39:51Ketika
39:52Mendaftar sebagai
39:53Anggota polri
39:53Ada dua cara
39:54Dulu melihatnya
39:55Pertama
39:55Kalau kita bicara
39:56Gangguan psikis
39:57Maka ada gangguan psikis
39:58Yang kemudian
39:59Menjadikan pelakunya
40:00Itu tidak bisa
40:01Bertanggung jawab
40:01Terhadap perbuatannya
40:02Atau
40:03Gangguan psikis
40:04Yang sebetulnya
40:04Masih bisa
40:05Nah
40:06Saya menduga
40:06Kalau lihat dari
40:07Dimana
40:08Keduanya ini
40:09Terlibat dalam pekerjaan
40:10Lalu si pelaku
40:11Juga masih bisa perform
40:12Kalau tidak salah
40:138 bulan ya
40:13Biasanya itu
40:14Maka sebetulnya
40:15Ini
40:17Kalau saya duga
40:18Ini kategorinya adalah
40:18Suatu situasi psikis
40:20Betul mungkin ada
40:21Tapi masih bisa
40:23Dipertanggung jawabkan
40:23Oleh pelaku dan korban
40:24Dengan kata lain
40:25Kalau dalam hal ini
40:26Lalu dilakukan sidik
40:27Atau penyidikan pidana
40:28Oleh
40:28Oleh propam
40:30Maka
40:30Saya yakin
40:31Harus dibawa ke
40:31Komite etik
40:33Sidang etik
40:34Dan kemudian lanjut
40:35Kepada sidang pidana
40:35Nah saya menduga
40:36Bahwa karena dia berada
40:37Dalam lingkungan
40:38Polairut ya
40:39Yang memang
40:40Tidak terlalu banyak
40:41Mempentingkan
40:42Mempentingkan orang
40:43Dengan kata lain
40:44Jumlah personil
40:45Cukup terbatas disitu
40:46Kalau kita bicara
40:47Mengenai struktur
40:49Daftar urusan personilnya
40:50Maka lebih banyak
40:51Perwira ke atas
40:52Kenapa?
40:53Karena
40:53Dia berhadapan
40:54Dengan
40:55Dengan alutsista
40:57Kalau dalam bahasa Tia ini
40:58Yang tentu
40:59Lalu kemudian
40:59Perlu
41:00Awak-awak yang berkualifikasi
41:01Perwira
41:02Nah
41:02Awak-awak yang berkualifikasi
41:04Sebintara tentu
41:04Tidak terlalu banyak
41:05Alhasil kemudian
41:08Tidak banyak
41:09Bintara yang juga
41:09Menjadi teman
41:10Teman bergaul
41:11Teman bicara
41:12Dari si pelaku
41:12Mungkin itu yang lalu
41:13Menjadikan ketika
41:14Dia punya masalah
41:15Dia lalu kemudian
41:16Kurang teman
41:16Untuk kemudian sharing
41:17Terkait dengan masalah-masalahnya
41:19Mungkin itu
41:19Kuasa hukum sudah melihat
41:21Rekam CTV
41:21Yang kemudian
41:22Diperhatikan oleh penyidik
41:23Dan kuasa hukum
41:24Menemukan sejumlah
41:25Kejanggalan
41:26Yang pertama adalah
41:27Pelaku ini
41:28Masuk dari pintu belakang
41:30Pintu yang
41:31Tidak biasanya dimasuki oleh
41:33Orang yang ingin masuk ke Mako
41:34Kemudian yang kedua adalah
41:35Pelaku
41:36Menggunakan helm
41:37Ketika masuk ke area Mako
41:39Termasuk juga ketika
41:40Mengeksekusi korban
41:41Dan yang ketiga adalah
41:42Pelaku dengan mudahnya
41:44Dalam tanda kutip
41:45Mengambil senjata
41:46Di ruang senjata
41:47Yang sebenarnya
41:48Dijaga
41:49Oleh salah satu
41:51Anggota
41:51Polri
41:52Dari rentetan kasus ini
41:53Apakah bisa
41:55Ditafsirkan
41:55Bahwa memang sudah ada
41:57Niat perencanaan
41:58Dalam pembunuhan ini
41:59Ya saya kira dua-duanya ada ya
42:01Niatnya ada
42:02Perencanaannya ada
42:03Pertama tadi soal helm
42:05Itu kan satu hal yang aneh sekali
42:06Yang masuk ke dalam ruangan
42:07Pakai helm
42:08Kenapa?
42:09Karena kelihatannya sebagai orang dalam
42:10Dia amat tahu
42:11Dimana
42:12Dimana dan arah
42:13Dari CCTV
42:14Yang ada di kantor tersebut
42:16Kedua juga
42:16Misalnya tadi soal
42:17Soal apa
42:18Pintu yang
42:19Yang accessible bagi dia
42:21Untuk masuk
42:21Dan ketiga
42:22Dia juga punya akses
42:23Keliatannya dengan senjata
42:24Maka kemudian dia bisa pakai
42:26Dia bisa gunakan
42:27Sebagaimana tidak mungkin dilakukan oleh orang-orang lain
42:30Jadi menurut saya
42:31Ini bukan aneh
42:32Tapi ini adalah satu buah dari
42:33Satu kemarahan misalnya
42:35Yang telah dia pendam
42:37Lalu kemudian dia salurkan secara terencana
42:40Bahwa Anda juga
42:40Mendalami ilmu
42:41Kepolisian
42:42Dan ada beberapa
42:43Hal yang kemudian
42:45Pernah Anda singgung
42:46Salah satunya adalah
42:46Ada upaya untuk saling menutupi
42:48Jika ada yang melakukan kesalahan
42:49Atau code of silence
42:50Termasuk juga
42:51Jika salah satu melakukan pelanggaran
42:53Blue wall of silence
42:54Apakah
42:55Memang kultur
42:56Untuk kemudian menormalisasi
42:58Tindakan menyimpang
43:00Ataupun mungkin saja perundungan
43:01Ini ada di internal kori
43:04Nah
43:04Kalau kita bicara perundungan
43:06Yang mungkin terjadi
43:08Sebelum ya
43:09Beberapa saat
43:10Sebelum eksekusi ini terjadi
43:12Antara korban dan pelaku
43:13Maka jangan lupa bahwa
43:15Perundungan itu
43:15Itu istilah kita
43:16Kita sebagai pengamat
43:17Itu menyebutnya sebagai perundungan
43:19Sebagai bullying
43:20Tapi apakah situasi itu
43:22Situasi di mana
43:23Atasan memerintahkan secara keras
43:25Atasan main tangan kepada anak buah
43:27Atasan memerintahkan dengan
43:29Dengan menghardi kepada anak buah
43:30Itu dalam bahasa mereka
43:32Dalam kultur mereka
43:33Dia akan sebut perundungan
43:34Belum tentu
43:34Kenapa?
43:35Karena mereka dibiasakan
43:37Melalui budaya paramiliter
43:38Bahkan dididik dengan cara keras seperti itu
43:41Ya
43:41Tentu lalu kemudian
43:42Lama-lama
43:43Banyak pihak
43:44Yang
43:44Bahkan juga polisi sendiri
43:46Yang lalu meninggalkan itu
43:47Dengan berkata bahwa
43:48Untuk apa saya marah-marah
43:49Wah bawah saya pintar kok
43:51Tidak usah dimarahin pun
43:53Dia bisa mengerjakannya
43:54Ngapain saya
43:55Lalu
43:55Mengeluarkan urat leher untuk itu
43:57Jadi lama-lama memang
43:58Makin berkurang
43:59Tapi tidak berarti
44:01Itu kemudian dianggap
44:01Sebagai tindakan yang salah
44:02Nah ini perlu kita
44:03Waspada
44:04Selamat menikmati
44:05Selamat menikmati
44:05Terima kasih渡
44:05menikmati
44:06Terima kasih telah menonton

Dianjurkan