Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
LAMPUNG, KOMPAS.TV Sejumlah aliansi mahasiswa di Lampung menggelar demonstrasi untuk mengevaluasi program pemerintahan. Massa aksi menyampaikan delapan poin tuntutan dan mengancam akan menduduki Gedung DPRD Lampung.

Salah satu tuntutan mahasiswa adalah menetapkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebagai bencana nasional. Mahasiswa juga mendesak pengusutan tuntas mafia pembakaran hutan, perlindungan kesehatan masyarakat terdampak karhutla, serta keterbukaan data dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang tepat sasaran.

Selain itu, mahasiswa menuntut perbaikan tata kelola kebijakan ekonomi, pemulihan kepercayaan pasar untuk berinvestasi, pembatasan militerisme di ranah sipil, serta terwujudnya pendidikan gratis.

Perkembangan unjuk rasa mahasiswa di Lampung akan kita bahas bersama jurnalis KompasTV, Roma Afria Idham.

#mahasiswa #demo #lampung #karhutla #bbmsubsidi #kompastv

Baca Juga Demo BEM UI Besok 28 Oktober: Adakah Tuntutan Baru setelah Aksi #IndonesiaSadar? di https://www.kompas.tv/nasional/698150/demo-bem-ui-besok-28-oktober-adakah-tuntutan-baru-setelah-aksi-indonesiasadar

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/698275/terkini-mahasiswa-lampung-demo-tuntut-evaluasi-kebijakan-hingga-program-pemerintah-kompas-petang
Transkrip
00:00Kita ke informasi lain, sejumlah aliansi mahasiswa di Lampung menggelar demo untuk mengevaluasi program pemerintahan.
00:06Masa aksi mengancam akan menduduki gedung DPRD Lampung.
00:09Ada 8 poin tuntutan, diantaranya soal penetapan Karhutlah sebagai bencana nasional.
00:24Masa demo yang menyoroti kebijakan pemerintah serta penanganan bencana sempat panas.
00:308 poin tuntutan, diantaranya tetapkan Karhutlah sebagai bencana nasional, usut tuntas mafia pembakaran hutan,
00:38perlindungan kesehatan masyarakat, terdampak Karhutlah, menjamin ketersediaan keterbukaan data dan distribusi BBM subsidi yang tepat sasaran,
00:48perbaiki tata kelola kebijakan ekonomi, pulihkan kepercayaan pasar untuk berinvestasi, serta militerisme dirana sipil.
00:55Mahasiswa juga menuntut, wujudkan pendidikan gratis.
01:14Terima kasih telah menonton!
01:31Roma, suara Anda belum terdengar? Mungkin bisa diperbaiki, Roma?
01:42Bisa Anda buka audionya, Roma?
01:52Dan visual yang Anda lihat, saudara, adalah masa aksi demonstran yang kemudian melakukan aksi unjuk rasa di Lampung.
02:02Ada sejumlah tuntutan, setidaknya ada 8 poin tuntutan yang disampaikan oleh mahasiswa.
02:08Di antaranya, yang paling ditekankan adalah soal penentapan Karhutlah sebagai bencana nasional.
02:16Bahkan masa aksi juga mengancam akan menduduki gedung DPRD Lampung.
02:23Aksi demonstrasi ini disuarakan oleh mahasiswa untuk kemudian mengevaluasi jalannya pemerintahan.
02:31Kita akan kembali hubungi Roma Friya Idam yang berada di Lampung.
02:36Roma, bisa mendengar suara saya?
02:38Ya, sore dipo dan juga saudara bahwasannya sejumlah mahasiswa yang terdiri dari aliansi Lampung melawan
02:46dari sejumlah kampus universitas di Lampung melakukan unjuk rasa.
02:51Di mana unjuk rasa ini menyoroti peristiwa yang saat ini masih terjadi.
02:56Salah satunya Karhutlah dan juga ketersediaannya BBM.
03:00Masa aksi juga menuntut bahwasannya Karhutlah ini, peristiwa Karhutlah ini kebakaran ini menjadi bencana nasional.
03:07Dan juga menuntut bahan bakar minyak yang dirasakan oleh masyarakat sampai saat ini.
03:15Saat ini memang masa aksi masih melakukan unjuk rasa.
03:18Di belakang saya ini merupakan masa aksi masih melakukan unjuk rasa.
03:22Menyampaikan aspirasi-aspirasi dan juga tuntutannya setidaknya ada 8 poin.
03:27Yang...
03:32...tengah mendesak ditemui oleh pihak gubernur.
03:36Namun, dari pihak gubernur sendiri memang pihak gubernur tidak berada di kantor atau berada di lokasi atau berada di Provinsi
03:47Lampung.
03:48Dan juga meminta seluruh anggota Dewan Provinsi Lampung untuk menemui.
03:51Hal inilah yang menjadi hambatan masa aksi belum ditemui oleh pihak siapapun.
03:56Dan mereka tidak mau ditemui selain ditemui oleh gubernur.
03:59Dan juga di pihak DPRD Provinsi Lengkap.
04:02Tanpa adanya absensi, DPRD akan menemui mereka untuk mereka menyampaikan 8 poin tadi.
04:10Oke, Jurnalis Kompas TV, Roma Afriya Idan.
04:13Terima kasih atas laporan Anda. Selamat bertugas kembali.

Dianjurkan