00:00Kita ke informasi lain, sejumlah aliansi mahasiswa di Lampung menggelar demo untuk mengevaluasi program pemerintahan.
00:06Masa aksi mengancam akan menduduki gedung DPRD Lampung.
00:09Ada 8 poin tuntutan, diantaranya soal penetapan Karhutlah sebagai bencana nasional.
00:24Masa demo yang menyoroti kebijakan pemerintah serta penanganan bencana sempat panas.
00:308 poin tuntutan, diantaranya tetapkan Karhutlah sebagai bencana nasional, usut tuntas mafia pembakaran hutan,
00:38perlindungan kesehatan masyarakat, terdampak Karhutlah, menjamin ketersediaan keterbukaan data dan distribusi BBM subsidi yang tepat sasaran,
00:48perbaiki tata kelola kebijakan ekonomi, pulihkan kepercayaan pasar untuk berinvestasi, serta militerisme dirana sipil.
00:55Mahasiswa juga menuntut, wujudkan pendidikan gratis.
01:14Terima kasih telah menonton!
01:31Roma, suara Anda belum terdengar? Mungkin bisa diperbaiki, Roma?
01:42Bisa Anda buka audionya, Roma?
01:52Dan visual yang Anda lihat, saudara, adalah masa aksi demonstran yang kemudian melakukan aksi unjuk rasa di Lampung.
02:02Ada sejumlah tuntutan, setidaknya ada 8 poin tuntutan yang disampaikan oleh mahasiswa.
02:08Di antaranya, yang paling ditekankan adalah soal penentapan Karhutlah sebagai bencana nasional.
02:16Bahkan masa aksi juga mengancam akan menduduki gedung DPRD Lampung.
02:23Aksi demonstrasi ini disuarakan oleh mahasiswa untuk kemudian mengevaluasi jalannya pemerintahan.
02:31Kita akan kembali hubungi Roma Friya Idam yang berada di Lampung.
02:36Roma, bisa mendengar suara saya?
02:38Ya, sore dipo dan juga saudara bahwasannya sejumlah mahasiswa yang terdiri dari aliansi Lampung melawan
02:46dari sejumlah kampus universitas di Lampung melakukan unjuk rasa.
02:51Di mana unjuk rasa ini menyoroti peristiwa yang saat ini masih terjadi.
02:56Salah satunya Karhutlah dan juga ketersediaannya BBM.
03:00Masa aksi juga menuntut bahwasannya Karhutlah ini, peristiwa Karhutlah ini kebakaran ini menjadi bencana nasional.
03:07Dan juga menuntut bahan bakar minyak yang dirasakan oleh masyarakat sampai saat ini.
03:15Saat ini memang masa aksi masih melakukan unjuk rasa.
03:18Di belakang saya ini merupakan masa aksi masih melakukan unjuk rasa.
03:22Menyampaikan aspirasi-aspirasi dan juga tuntutannya setidaknya ada 8 poin.
03:27Yang...
03:32...tengah mendesak ditemui oleh pihak gubernur.
03:36Namun, dari pihak gubernur sendiri memang pihak gubernur tidak berada di kantor atau berada di lokasi atau berada di Provinsi
03:47Lampung.
03:48Dan juga meminta seluruh anggota Dewan Provinsi Lampung untuk menemui.
03:51Hal inilah yang menjadi hambatan masa aksi belum ditemui oleh pihak siapapun.
03:56Dan mereka tidak mau ditemui selain ditemui oleh gubernur.
03:59Dan juga di pihak DPRD Provinsi Lengkap.
04:02Tanpa adanya absensi, DPRD akan menemui mereka untuk mereka menyampaikan 8 poin tadi.
04:10Oke, Jurnalis Kompas TV, Roma Afriya Idan.
04:13Terima kasih atas laporan Anda. Selamat bertugas kembali.