00:02Pada Maret 2024 lalu, banjir ROP berskala besar menerjang Demak, Jawa Tengah.
00:09Peristiwa itu menjadi gambaran betapa seriusnya ancaman ROP bagi sekitar 50 juta penduduk pesisir Pantura.
00:20Untuk memitigasi ROP, di desa Purworejo dibangun Hybrid Seawall sebagai perlindungan.
00:26Upaya menahan terjangan air laut agar garatan dan permukiman warga tak semakin tergerus.
00:33Namun Hybrid Seawall belum sepenuhnya mampu menahan terjangan air laut.
00:38Cakupannya perlu diperluas dan biaya perlindungan ini tak sedikit.
00:43Kita disini tantangannya karena untuk hari ini ataupun tahun ini,
00:51itu anggaran dana desa juga dipotong.
00:53Tidak seperti di wilayah kami, desa Purworejo sendiri dengan kondisi wilayah yang saat ini juga air semua seperti ini.
01:00Kalau tidak anggaran dana desa pun juga kita tidak bisa jalan.
01:05Tak hanya mengenangi permukiman dan mengganggu aktivitas warga,
01:10ROP yang semakin masif diprediksi bisa menurunkan pertumbuhan ekonomi hingga 20% di Pantura.
01:22Namun dampak ROP bukan hanya soal perekonomian di masa yang akan datang.
01:28Hari ini warga sudah dipaksa hidup beradaptasi.
01:32Termasuk bagi perempuan pesisir yang harus menjalani beban kehidupan yang tak ringan.
01:38Menjadi ibu rumah tangga tak selalu menjadi pilihan bagi sebagian perempuan di desa Purworejo.
01:44Di tengah urusan domestik mereka pun harus turut mencari penghasilan, membantu suami melaut.
01:52Dari APK susah jadinya istri diajak melaut.
01:56Juga untuk penghasilan tahun bertambah tahun itu semakin susah, semakin sulit.
02:02Dan juga kalau mau membagi untuk APK itu kan corongnya nggak sampai.
02:09Seandainya kalau penghasilan dapat 200 itu dibagikan ke APK 50.
02:15Kan jadinya 150 tuh mbak.
02:16Untuk sehari-hari kan nggak cukup.
02:18Sanggur sekolah, makan sehari-hari, untuk perbekalan juga pun kan nggak sampai.
02:25Rop yang semakin sering datang ditambah pendapatan yang kian berkurang menjadi beban berlapis yang harus dihadapi nelayan perempuan di sini.
02:34Karena dulunya saya ikut suami itu, ikan tuh banyak mbak.
02:39Ikan tuh banyak.
02:41Dulu dapatnya tombak rajungan tombak 10 kilo, 15 kilo.
02:44Itu satu berangkatan.
02:47Dan jam 3-nya sore mbak, berangkat lagi.
02:51Cari ikan bawal.
02:53Dapatnya 2 juta, 1 juta setengah.
02:56Sekarang ini tahun 2010, nggak ada apa-apa.
02:59Nggak ada ikan bawal, nggak ada ikan lausan tuh, nggak ada.
03:03Sekarang ini, cari rajungan pun 1 kilo susah.
03:09Tak hanya tinggal diam, Siti bersama nelayan-nelayan perempuan lain mencoba bertahan dan menyelamatkan rumah mereka.
03:18Menanam mangrove jadi salah satu upaya yang bisa mereka lakukan.
03:22Dan kamilah kalau ada mangrove ditanam di bibir pantai,
03:27kayak ada di ceblok, kayak apa, di cebloknya kok alhamdulillah.
03:32Dan mangrove dengan jatuhnya dengan dirinya sendiri dan tumbuh dengan dirinya sendiri.
03:37Itu kan ada banyak kalau di bibir pantai kami.
03:40Dan itu menahan abrasi ombak untuk masuk ke wilayah kami.
03:46Setiap bibit mangrove yang mereka tanam membawa harapan
03:50untuk menjaga rumah dan kehidupan mereka.
03:53Dan ke depannya, semoga laut kami itu sejahtera.
03:58Dan ikan-ikan kayak seperti dulu lagi yang kami alami,
04:04kayak seperti dulu ada banyak ikan, kayak gitu.
04:07Dan yang ketiga ini,
04:09semoga saya menanam atau membit mangrove
04:13untuk menahan abrasi dan anak cucu kami bisa tinggal di kampung kami.
04:18Tidak tenggelam.
04:23Masyarakat pesisir menjadi salah satu aktor penting dalam upaya restorasi mangrove.
04:28Menjaga ekosistem laut,
04:30sekaligus memperkuat perlindungan dari ancaman bencana ekologis.
04:35Kekhawatiran bencana ekologis itu dirasakan Setia Utomo,
04:40warga desa Banyutowo, kecamatan Dukuh Seti, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
04:45Tak ingin desanya mengalami nasib serupa,
04:48Tomo bergerak merawat pesisir sebelum laut semakin mengambil ruang hidupnya.
04:53Kecintaan kami dengan desa kami.
04:57Kami lahir di sini.
04:59Kami makan di sini.
05:01Minum dan menikmati udara segar.
05:05Semua di sini.
05:07Jadi,
05:09kewajiban secara naluri,
05:13itu bagaimana desa kami itu jangan sampai menjadi desa yang dikenang.
05:18Artinya ketika seperti disayung,
05:21itu kan terus karena Rob itu kan terus desanya hilang.
05:26Bagaimana yuk kita menanggulangi gelombang laut itu
05:30supaya tidak sampai ke desa kami.
05:34Sebelumnya, desa ini hampir tak punya mangrove sebagai benteng alami dari Rob.
05:40Namun, sejak 2010,
05:42sembari mencari ikan,
05:44Tomo menyempatkan diri membawa bibit mangrove dari pulau lain
05:47untuk ditanam di desanya.
05:49Satu persatu bibit ditanam.
05:52Langkah kecil Tomo mempertahankan rumahnya.
05:57Sumatera itu di daerah Lampung Timur,
06:01itu banyak sekali tanaman mangrove.
06:04Jadi, teman-teman saya yang di Sumatera itu tak suruh untuk bawa.
06:08Dibuat, dimasukkan di kardus-kardus,
06:10terus dibawa trepel,
06:13dan ketika kami sampai di Banyutowo,
06:15kami harus membayar untuk transportnya.
06:18Bukan perkara mudah bagi Tomo untuk memulihkan mangrove di desanya.
06:23Terlebih, awalnya tak semua warga melihat upaya Tomo sebagai hal yang penting.
06:28Namun, Tomo bersama sejumlah warga yang peduli,
06:32memilih bertahan,
06:34menanam,
06:34merawat,
06:36dan menjaga mangrove dari waktu ke waktu.
06:38Ah, namanya juga orang itu kan punya canda pandang yang berbeda.
06:44Jadi, orang-orang boleh mengomong,
06:46ah itu banyak nyamuk,
06:47nanti ada ular,
06:48rimbun,
06:49pemandangan indah indah itulah menjadi tantangan kami, Pak.
06:51Karena ketika kami menanam itu,
06:54hanya beberapa orang
06:55yang mau ikut ambil bagian.
06:59Bertahun-tahun menanam dan merawat,
07:03itiar Tomo dan kawan-kawan membawa hasil.
07:05Kini, hingga 7 hektare mangrove telah tumbuh
07:09membentang di sepanjang garis pantai desa Banyutowo.
07:16Jika ditarik ke belakang,
07:18sejak 1980 hingga 2005,
07:22Indonesia pernah kehilangan hingga 1,3 juta hektare mangrove
07:27akibat alih fungsi lahan.
07:29Apa yang terjadi di masa lalu,
07:31turut membuat pesisir kini semakin rentan
07:34menghadapi berbagai ancaman ekologi.
07:37Padahal, mangrove tak hanya berperan sebagai pelindung.
07:41Ekosistem ini juga bagian dari ekonomi biru
07:44yang menopang penghidupan masyarakat pesisir.
07:48Manggrove membuka sumber penghidupan baru
07:50di tengah hasil tampak dan tangkapan laut yang tak menentu,
07:54agar masyarakat pesisir tetap berpenghasilan
07:57di lingkungan yang berkelanjutan.