00:00Dua lubang hitam bertabrakan di kejauhan dan riaknya sampai ke bumi setelah menempuh perjalanan lebih dari 1 miliar tahun.
00:07Sinyal itu tertangkap oleh dua detektor raksasa di Amerika Serikat pada 14 September 2015.
00:13Para ilmuwan di kolaborasi LIGO langsung tahu mereka merekam sesuatu yang belum pernah terekam sebelumnya.
00:20Tapi apa sebenarnya yang bergetar di ruang angkasa dan kenapa penemuan ini membuat dunia sains menahan nafas?
00:25Yang mengejutkan, getaran itu mengubah panjang detektor hanya sepersekian lebar inti atom.
00:32Seratus tahun sebelum sinyal itu tiba, Albert Einstein sudah menuliskan ramalan aneh tentang ruang.
00:37Dalam teori relatifitas umum tahun 1915, ruang bukan panggung yang diam.
00:43Ruang bisa melengkung dan bergetar seperti permukaan air yang dilempar batu.
00:47Getaran itu ia sebut gelombang gravitasi, riak kecil yang bergerak secepat cahaya.
00:52Dan ini yang bikin ilmuwan bingung selama puluhan tahun.
00:55Ada satu pertanyaan yang belum terjawab.
00:58Berapa banyak tabrakan serupa yang masih bersembunyi di kegelapan?
01:01Padahal Einstein sendiri ragu, apakah riak itu benar-benar bisa diukur oleh manusia?
01:06Untuk mendengar riak itu, para ilmuwan membangun telinga terbesar dalam sejarah.
01:11Namanya LIGO, dua observatorium di Louisiana dan Washington dengan terowongan sepanjang 4 km.
01:17Di dalam terowongan itu, sinar laser memantul di antara cermin yang digantung dengan sangat hati-hati.
01:23Kalau gelombang gravitasi lewat, satu lengan memanjang sedikit dan lengan lainnya memendek sedikit.
01:29Perbedaannya sangat kecil, jauh lebih kecil dari lebar satu proton.
01:33Jawabannya sederhana, hanya sinyal yang muncul di kedua tempat pada saat yang sama yang bisa dipercaya.
01:38Pagi itu, 14 September 2015, detektor di Louisiana masih dalam masa uji coba.
01:45Lalu pada pukul 4 lewat 50 menit, sesuatu melintas dan menggoyang kedua detektor hampir bersamaan.
01:51Sinyalnya naik pelan lalu meninggi cepat.
01:54Seperti nada yang mendengung makin tinggi sebelum berhenti mendadak.
01:57Pola itu punya nama, cirp, kicauan singkat dari dua benda masif yang akhirnya menyatu.
02:02Analisis menunjukkan dua lubang hitam bermasa sekitar 36 dan 29 kali masa matahari.
02:09Energi yang dilepas setara dengan tiga masa matahari yang berubah menjadi riak ruang.
02:14Yang mengejutkan, seluruh peristiwa dahsyat itu hanya berlangsung sepersekian detik di layar detektor.
02:20Dari bentuk sinyal itu, ilmuwan menghitung jarak sumbernya sekitar 1,3 miliar tahun cahaya dari bumi.
02:27Artinya tabrakan itu terjadi jauh sebelum dinosaurus berjalan di bumi.
02:32Riaknya berjalan melintasi ruang selama lebih dari 1 miliar tahun.
02:35Melewati galaksi demi galaksi.
02:37Dan ini yang bikin penemuan ini terasa begitu dekat.
02:40Kita mendengar gema dari masa ketika alam semesta masih muda.
02:44Setiap angka di sini punya cerita.
02:45Masa yang besar berarti sinyal yang kuat.
02:47Tapi kenapa bisa begitu?
02:49Karena lubang hitam yang lebih berat berputar makin cepat saat mendekat.
02:54Padahal banyak ilmuwan mengira telinga sebesar itu tidak akan pernah cukup peka untuk mendengar apapun.
03:00Pengumuman resmi baru datang 5 bulan kemudian, pada 11 Februari 2016.
03:05Dunia sains menyambutnya dengan meriah dan tiga tokoh kunci menerima hadiah Nobel Fisika 2017.
03:11Tapi dampak terbesarnya bukan penghargaan.
03:14Melainkan cara baru untuk mendengarkan alam semesta.
03:17Teleskop melihat cahaya.
03:19Sedangkan detektor gelombang gravitasi mendengar getaran.
03:22Dan keduanya saling melengkapi.
03:24Dan jawaban atas pertanyaan tadi akhirnya datang.
03:27Setelah sinyal pertama.
03:28Puluhan tabrakan lain ikut tertangkap satu demi satu.
03:31Ada tabrakan lubang hitam dan tabrakan bintang neutron.
03:34Dan setiap sinyal baru menambah halaman katalog langit.
03:38Yang paling menarik.
03:39Setiap sinyal baru itu seperti surat dari masa lalu yang baru sampai hari ini.
03:44Sungguh menakjubkan betapa riak sekecil itu bisa menempuh perjalanan begitu jauh hanya untuk menyapa kita.
03:50Seratus tahun penantian, dua lubang hitam yang jauh, dan satu dentuman sunyi yang akhirnya terdengar.
03:56Kalau tayangan ini membuatmu penasaran.
03:58Tekan like dulu.
03:59Lalu tulis di kolom komentar.
04:01Tabrakan langit mana lagi yang paling ingin kamu dengar kisahnya.
04:04Terima kasih sudah menonton sampai akhir dan menemani perjalanan sejauh ini.
04:09Tekan subscribe supaya kita bisa terus menjelajah bersama.
04:12Sampai jumpa di tayangan berikutnya.