Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 7 menit yang lalu
JAKARTA, KOMPASTV Mahasiswa Universitas Trisakti menggelar aksi demonstrasi di kawasan Patung Kuda Arjunawiwijaya, Jakarta Pusat, Kamis (29/10/2026).

Dalam orasinya, salah satu mahasiswa menyebut aksi tersebut bukan lagi sekadar evaluasi terhadap pemerintahan, melainkan bentuk ultimatum kepada para pemimpin negara.

"Teman-teman, untuk sekarang teman-teman ini bukan lagi jadi evaluasi, bukan lagi kita evaluasi mereka, tapi ini adalah bentuk ultimatum kita kepada mereka, teman-teman," ujar orator di hadapan massa aksi.

Mahasiswa juga menyoroti penanganan bencana di sejumlah daerah.

"Setelah satu bulan lamanya itu di Aceh tidak ada pulih, teman-teman. Kami di sana menyaksikan bagaimana orang untuk mendapatkan akses kesehatan saja tidak bisa," ujar orator.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyuarakan tiga tuntutan utama salah satunya, mendesak pemulihan di sektor ekonomi, ekologi, politik, pendidikan, hingga kesehatan nasional.

Aksi mahasiswa Trisakti di Patung Kuda ini menjadi bagian dari rangkaian demonstrasi yang menyuarakan tuntutan perbaikan kebijakan pemerintah, pemulihan kondisi masyarakat, dan penegakan supremasi sipil.

Produser: Yuilyana

Thumbnail Editor: Joshua

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/698694/orasi-mahasiswa-trisakti-di-patung-kuda-revolusi-revolusi
Transkrip
00:29Hai teman-teman
00:30ini depan BUMN untuk masyarakat mereka silakan mereka yang timur apa timur kayaknya
00:40Hai perkuat pordor dalam-dalam utamakan teman-temannya wanita di dalam pordor
00:54yang masih di belakang diharapkan untuk peratas ya yang kanon-kanon bordor yang dikrotor untuk masuk
01:05ke dalam bordor teman-teman untuk yang perempuan silakan masuk ke tengah dipercepat mobilisasi
01:16bikin bordor diperkuat bordor ya teman-teman
01:21deh pokok maju dikit deh maju dikit deh tolong
01:33teman-teman yang ada di kiri silakan masuk ke dalam bordor
01:36Ben Ben tolong Ben yang dikiri Ben suruh masuk ke dalam bordor teman-teman
01:44teman-teman yang dikiri silakan masuk ke dalam bordor
02:03ah mentok ada yang rokok soalnya yang bawa bener silakan depanin
02:21Hai
02:22lagi-lagi Ben banyak masyarakat masih ngumpuk dikiri
02:30maju lagi masa aksi
02:40oke
02:42oke
02:44silahkan border teman-teman
02:45silahkan border
02:48oke silahkan border
02:50jangan
02:50maju ini kita cip
03:01mari sama-sama kita gaungkan
03:03Assalamualaikum
03:06Waalaikumsalam
03:10Waalaikumsalam
03:11Trisakti
03:14Bawa
03:16Masukan
03:17Rakyat Persatu
03:21Rakyat Persatu
03:25Rakyat Persatu
03:27angkat akhir kalian
03:30jadi tidak
03:32rakyat persatu
03:35rakyat persatu
03:39rakyat persatu
03:43angkat border hitam kalian teman-teman
03:47mari kita gaungkan
03:49dengan kelecuan
03:51lebih keras lagi
03:54dengan kelecuan
03:55ini adalah
03:58kegelapan
03:58dengan kebetulan
04:02ini adalah
04:04suara-suara yang diabaikan
04:08dengan kebetulan
04:11ini adalah
04:13ketuliban
04:14dengan kebetulan
04:18ini adalah
04:20cerita
04:21cerita
04:21yang tidak
04:22bermaksud
04:23dalam laporan
04:29revolusi
04:33revolusi
04:35revolusi
04:36revolusi
04:59revolusi
05:00Tak bisa dikalahkan rakyat bersatu
05:04Tak bisa dikalahkan rakyat bersatu
05:42Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
05:51Ayo sama-sama teman-teman
05:53Hidup mahasiswa
05:57Hidup mahasiswa
05:59Hidup rakyat Malaysia
06:05Rakyat bersatu tak bisa dikalahkan
06:10Teman-teman sekalian
06:12Berkumpul yang kita disini
06:14Untuk menyaksikan bosan ini tahun ke-2
06:17Pemerintah Prabowo-Kibran
06:19Mereka memang tidak betul seperti presiden-presiden teman-teman
06:24Untuk sekarang teman-teman
06:26Ini bukan lagi jadi evaluasi
06:28Bukan lagi kita evaluasi mereka
06:30Tapi ini adalah bentuk ultimatum kita kepada mereka teman-teman
06:36Bagaimana teman-teman bisa melihat
06:38Bencana alam
06:39Alam saja sudah mengingatkan
06:41Bosan yang pembuka pemerintahan sekarang
06:43Tidak bisa mengatasi
07:07Bagaimana bencana alam yang terjadi
07:13Namanya itu diajak tidak ada pulih teman-teman
07:17Kami disana menyaksikan
07:19Bagaimana orang untuk mendapatkan akses
07:21Kesehatan saja tidak bisa teman-teman
07:23Dan dengan entengnya
07:27Pemerintah sekarang mengatakan bosannya
07:29Semua daerah sekarang sudah pulih teman-teman
07:32Data yang mana mereka saksikan teman-teman
07:36Ini yang makanya kita gaungkan sekarang
07:38Tiga tuntutan rakyat
07:41Yang akan tersampaikan langsung kepada presiden kita
07:44Yang memang kita memengar
07:46Rakyatnya yang bersuara
07:47Rakyatnya yang tidak bisa bernafas
07:50Dengan pemulihan ekonomi, ekologi, politik, pendidikan
07:53Hingga kesehatan nasional
07:55Lalu pemberantasan
07:56Si pejabat negara hingga
08:09Karena saat ini
08:16Semua teman-teman
08:28Hari ini
08:30Kita berhubungan
08:31Untuk menampai kemampuan
08:35Kita dihadapkan
08:36Sejabat kami
08:37Semua teman-teman
08:39Kita ingin
08:44Semua teman-teman
09:11Semua teman-teman
09:44dan yang ketiga adalah
09:46semoga
09:50hari ini saya kasih menunjukkan
09:55bahwa
09:56ada simbol nilisan
09:59yang akan menawarkan
10:22dan yang akan menawarkan
10:27dan yang akan menawarkan
11:00dan yang akan menawarkan
11:29dan yang akan menawarkan
11:48dan yang akan menawarkan
11:58waktunya kita semua
12:01menjaga ke dalam
12:02balasannya
12:03negara-negara
12:05negara-negara
12:07negara-negara
12:07negara-negara
12:07negara-negara
12:08negara-negara
12:09tapi
12:10kita masih tidak bergabung
12:12tukung-tukung
12:13politik-khusus
12:14pengobat
12:15pengobat
12:15pengobat
12:16ini
12:17mengapa ini
12:18mengapa ini
12:19mengapa ini
12:20menjaga
12:21mengapa ini
12:21remplancis
12:21yang
12:21women
12:22itu
12:26maka
12:36Re-ko-lu-si, Re-ko-lu-si, Re-ko-lu-si, Re-ko-lu-si, Re-ko-lu-si,
12:44Re-ko-lu-si, Re-ko-lu-si, Re-ko-lu-si, Re-ko-lu-si.
12:59Terima kasih.
13:30Terima kasih.
13:56Terima kasih.
14:05Terima kasih.
14:17Terima kasih.
14:47Terima kasih.
14:49Terima kasih.
15:07Terima kasih.
15:16Terima kasih.
15:26Terima kasih.
15:40Terima kasih.
16:06Terima kasih.

Dianjurkan